W88top casino trực tuyến

FA

Terkait Postingan Virus Corona, Dele Alli Didakwa FA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Tottenham Hotspur Dele Alli didakwa FA terkait postingannya di media sosial tentang virus corona.
Diketahui, pada awal Februari lalu, lewat Snapchat, Alli mengunggah video yang isinya memperlihatkan tengah mengenakan masker di ruang tunggu keberangkatan bandara saat hendak ke Dubai.
Ia kemudian memutar kameranya dan memperlihatkan seorang pria dari Asia sedang memainkan handphone.
Akibat postingannya, Alli pun dikecam karena menjadikan virus corona sebagai candaan dan diduga mengejek orang Asia, dimana wabah Corona berasal.
Mendapati reaksi kecaman, Alli pun langsung meminta maaf. Ia mengaku tidak bermaksud menjadikan virus corona sebagai candaan.
Menurut laporan BBC, karena tindakannya itu, Dele Alli didakwa melakukan pelanggaran karena diduga melanggar peraturan FA E3.
Sebab melalui postingannya, ia diduga menghina dan/atau tidak patut dan/atau membuat pertandingan menjadi jelek.
Lebih lanjut, diduga bahwa unggahan tersebut merupakan pelanggaran yang diperburuk, yang didefinisikan dalam Peraturan FA E3 (2), karena termasuk referensi, baik tersurat maupun tersirat, pada ras dan/atau warna kulit dan/atau asal etnis dan/atau kebangsaan.
“Dia memiliki waktu hingga Kamis, 5 Maret 2020 untuk memberikan tanggapan,” demikian tutup pernyataan FA.
(zul/pojoksatu)
The post Terkait Postingan Virus Corona, Dele Alli Didakwa FA appeared first on Pojoksatu.id.

Didakwa FA, Bernardo Silva Terancam Sanksi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Manchester City Bernardo Silva didakwa melakukan pelanggaran oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA).
Hal ini terkait dengan cuitannya di Twitter yang dianggap sebagai penghinaan rasial kepada rekan setimnya, Benjamin Mendy.
“Diduga aktivitas pemain Manchester City tersebut melanggar Aturan FA E3 (1) karena itu berupa penghinaan dan/atau tidak pantas dan/atau mencemarkan permainan,” demikian pernyataan resmi FA dikutip dari BBC.
Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan bawah Silva diberi waktu hingga Rabu, 9 Oktober untuk memberikan tanggapan.
Diketahui, masalah ini bermula saat Silva memposting foto Mendy kecil yang disandingkan dengan karakter merek cokelat Conguitos, yang beredar di Spanyol dan Portugal.
Postingan itu disertai caption, “tebak siapa dia? (emoji tertawa)”. Kemudian, postingan ini pun jadi masalah dimana Silva dinilai telah melakukan penghinaan rasial.
(zul/pojoksatu)

Soal Kegilaannya di Pinggir Lapangan, FA Cuma Sentil Pep Guardiola

POJOKSATU.id, LONDON – Federasi sepak bola Inggris atau FA tak terlalu memersoalkan reaksi berlebihan Manajer Manchester City, Pep Guardiola di laga kontra Liverpool di Etihad Stadium, kemarin.
FA hanya memberikan teguran atas reaksi manajer asal Catalonia tersebut di pinggir lapangan saat melakukan protes keras terhadap perangkat pertandingan.
Dikutip Pojoksatu.id dari Omnisport, Guardiola luput dari ancaman sanksi FA kendati ia bereaksi berlebihan di pertandingan boxing day pekan 21 lanjutan Liga Primer Inggris yang dimenangkan timnya 2-1 itu.

FA dalam pernyataan resminya hanya memberikan peringatan tahap satu kepada mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.
Pep Guardiola melakukan aksi yang sangat reaktif sepanjang pertandingan krusial menghadapi pemuncak klasemen sementara itu.
Selain sempat meneriaki wasit kedua, Guardiola juga membanting syalnya ke tanah untuk menunjukkan reaksi atas beberapa pelanggaran yang menurutnya pantas diberikan pada tim tamu.
Namun, reaksi Pep Guardiola itu pun berbuah manis setelah Sergio Aguero dan Leroy Sane mempersembahkan kemenangan krusial.
Dengan tambahan tiga angka di pertandingan itu, City kini kembali ke jalur perburuan titel juara setelah kembali merebut posisi kedua yang sebelumnya dikudeta Tottenham Hotspur.
The Citizens kini hanya terpaut empat angka dari The Reds dan persaingan papan atas pun kembali panas hingga akhir musim ini.
(qur/pojoksatu)

Bicara Kasar, Jose Mourinho Terancam Sanksi FA

POJOKSATU.id, LONDON – Manajer Manchester United, Jose Mourinho telah didakwa oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA atas komentarnya usai pertandingan MU kontra Newcastle United beberapa waktu lalu.
Dikutip dari Marca, setelah kemenangan comeback timnya menghadapi Newcastle United, Mourinho melontarkan kata-kata kasar di lorong menuju ruang ganti.
Insiden yang terjadi usai pertandingan itu sendiri sempat tertangkap kamera dan Mourinho kini telah dihadapkan pada ancaman sanksi dari asosiasi.
Lewat akun resminya, FA telah mengeluarkan pernyataan resmi soal kasus tersebut dan telah mengumpulkan sejumlah bukti termasuk bukti rekaman.
“Diduga bahwa bahasa (Mourinho) di akhir pertandingan, seperti yang ditangkap oleh rekaman siaran, adalah kasar dan atau menghina dan atau tidak pantas,” demikian isi pernyataan FA seperti dikutip dari Marca.
Pelatih asal Portugal berjuluk The Special One itu pun diberikan waktu hingga Jumat (19/10/2018) pukul 18.00 waktu setempat untuk menanggapi dakwaan tersebut.
Jika terbukti bersalah, Mourinho terancam mendapatkan sanksi tidak boleh mendampingi timnya di pertandingan dalam beberapa laga ke depan.
(qur/pojoksatu)