Frank Lampard

Panen Kritik karena Cedera Rashford, Frank Lampard Bela Solskjaer

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Chelsea Frank Lampard membela Ole Gunnar Solskjaer yang dikritik terkait cedera yang dialami Marcus Rashford.
Solskjaer dinilai terlalu mengandalkan Rashford, pencetak gol terbanyak klub, hingga akhirnya cedera saat pertandingan melawan Wolves beberapa waktu lalu.
Menurut kabar terbaru, cedera tersebut membuat Rashford harus absen selama enam minggu dan jelas menjadi kerugian bagi United juga Timnas Inggris.
“Anda tidak dapat mengkritik manajer karena membuat keputusan seperti itu,” katanya seperti dilansir Metro.
“Marcus Rashford telah tampil luar biasa musim ini, mencetak hampir 20 gol, 19 gol, faktor besar di tim mereka.
“Jika Anda memiliki seorang pemain di sana yang ingin bermain dan kemudian memiliki masalah – saya punya itu, setiap minggu mungkin ada seseorang di tim Anda yang seperti itu – Anda harus membuat keputusan.
“Manajer hanya mencoba membawa apa yang bisa menjadi salah satu pemain paling penting dan terbaik mereka untuk mencoba dan memenangkan pertandingan di Piala FA,” paparnya.
Terkait cedera pemain, Lampard mengkonfirmasi bahwa Marcos Alonso sudah kembali fit sementara keputusan akhir akan dibuat pada bek Reece James sebelum bentrokan Selasa dengan Arsenal.
“Dia (James) mengalami cedera pada bagian belakang lutut. Tidak seburuk yang seharusnya. Dalam bentrokan untuk besok, tapi kami akan memutuskan besok. Dia mengalami cedera di awal musim. Semoga dia akan kembali besok,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Soal Transfer Edinson Cavani, Ini Kata Frank Lampard

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Chelsea Frank Lampard menyebut pemain Paris Saint-Germain (PSG) Edinson Cavani pemain hebat.
“Dia pemain hebat; saya bermain melawannya dan selalu menyukai mental dan sikapnya, dan catatan skornya berbicara untuk dirinya sendiri,” katanya dikutip dari BBC.
Saat ini, Chelsea dikaitkan dengan Cavani. Mereka disebut-sebut tertarik untuk membawa pemain Uruguay itu ke Stamford Bridge.
Terkait hal ini, Lampard tampak belum mau berkomentar banyak. Ia pun meminta untuk menunggu.
“Gagasan untuk membawa pemain berpengalaman bukanlah sesuatu yang saya kesampingkan, karena kadang-kadang pemain muda membutuhkan sedikit bantuan, dan jika itu yang terjadi maka itu dapat membantu kami,” tambahnya.
Lebih lanjut, Lampard menyinggung kekalahan dari Newcastle salah satunya karena faktor lini serang mereka.
Namun begitu, ia memastikan jika pertandingan kemarin bukan alasan terkait keinginan mempercepat transfer pemain anyar.
“Pada titik ini (penyelesaian akhir) adalah sesuatu yang kami lihat sebagai sedikit masalah di pertandingan kandang kami sehingga kami harus bekerja keras dengan grup di sini, dan kemudian jika kami dapat meningkatkan dalam hal mencetak gol, itu pasti untuk sesuatu yang harus kita perhatikan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Frank Lampard Minta Pemain Chelsea Lampiaskan Kekecewaan pada Arsenal

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kekalahan dari Newcastle membuat skuad Chelsea sangat kecewa. Padahal, mereka menguasai jalannya pertandingan tapi gagal mencetak gol.
Karena itu, Frank Lampard meminta para pemainnya untuk melampiaskannya saat bertemu Arsenal. Hal ini disampaikan oleh Tammy Abraham.
Diketahui, The Blues akan menghadapi tim asuhan Mikel Arteta pada Rabu (22/1) dini hari WIB.
“Seusai pertandingan, pelatih mengatakan: ‘Kita sudah melakukan segala cara dan memberikan segalanya (untuk dapat memenangkan pertandingan). Tegakkan kepala Anda karena kami masih memiliki pertandingan penting. Kita harus melampiaskan kekecewaan dan kemarahan ini saat melawan ​Arsenal’,” ungkap Abraham seperti dilansir ​Mirror.
Abraham mengaku, dirinya masih sulit menerima kekalahan dari Newcastle.
“Pertandingan melawan Newcastle rasanya seperti sebuah laga yang Anda saksikan di televisi dan Anda tak menyangka hal tersebut akan terjadi,” ucapnya.
“Kami mendominasi jalannya laga. Di babak kedua saya tak tahu apakah mereka memiliki kesempatan untuk menendang ke arah gawang sampai akhirnya gol tercipta di menit akhir,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Mateo Kovacic Cetak Gol Perdana, Lampard Ikut Senang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan lawan Valencia, Kamis (28/11) dini hari WIB tadi, sepertinya jadi paling mengesankan bagi Mateo Kovacic.
Pasalnya, gol yang tercipta di menit ke-40, bukan hanya jadi penyama kedudukan menjadi 1-1, tapi juga gol perdana bagi Kovacic di Chelsea.
Atas raihan ini, pelatih Chelsea Frank Lampard ikut merasa senang. Ia berharap, gol perdananya ini jadi awal yang baik untuk sang pemain.
Menurut Lampard, Kovacic adalah pemain berkualitas dan berkemampuan untuk mencetak gol lebih banyak.
“Sebelumnya saya dan Kovacic selalu bergurau soal dirinya yang belum pernah mencetak gol, begitu juga dengan para pemain yang ada di dalam skuat,” katanya dilansir laman resmi klub.
“Dia adalah pemain yang sangat berkualitas dan seharusnya lebih sering berada di daerah kotak penalti serta lebih banyak mencetak gol.
“Saya dan staf kepelatihan memang memiliki proyek untuk dapat membuat Kovacic bisa mencetak gol. Sebenarnya, dia bisa mencetak dua gol dalam pertandingan ini. Kini saya merasa sangat bahagia, semoga ini menjadi awal yang baik untuknya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Berkat Lampard, Callum Hudson-Odoi Bertahan di Chelsea

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sempat dikabarkan bakal hengkang, Callum Hudson-Odoi dipastikan bakal bertahan di Chelsea.
Dilansir BBC, Hudson-Odoi memastikan kabar tersebut setelah mendapat permintaan langsung dari pelatih Frank Lampard.
“Dia ingin aku bermain untuknya,” kata Hudson-Odoi. “Itu pertanda menggembirakan yang ingin kamu dengar dari seorang manajer,” sambungnya.
Sayangnya, pemain berusia 19 tahun itu enggan membeberkan lebih detail percakapan dengan Lampard yang membuatnya bertahan di Stamford Bridge.
“Saya tidak bisa mengatakan dengan tepat apa yang dia katakan tetapi dia hanya mengatakan dia (Lampard) percaya pada saya,” ungkapnya.
“Dia ingin saya bekerja keras dan jika saya percaya pada diriku sendiri maka dia percaya padaku dan segalanya akan berjalan baik untukku di klub ini,” tambahnya.
Untuk diketahui, Hudson-Odoi sempat diterpa rumor bakal meninggalkan Chelsea. Hal ini tidak lepas dari cedera yang selalu menderanya.
Namun sejak kembali pulih, Hudson-Odoi kerap membantu Chelsea hingga naik ke posisi ketiga di Liga Premier.
Selain itu, ia pun mendapatkan tempat di skuad Inggris untuk kualifikasi Euro 2020 mendatang melawan Montenegro dan Kosovo.
(zul/pojoksatu)

Raih Enam Kemenangan Beruntun, Chelsea Salip Manchester City

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bukan hanya Leicester, Chelsea juga berhasil menyalip Manchester City dengan menempati posisi ketiga di klasemen Liga Inggris.
Hal ini terjadi setelah mereka mengalahkan Crystal Palace dengan skor 2-0. Ini merupakan kemenangan keenam yang diraih secara beruntun.
“Kami memang pantas memenangkan pertandingan, tetapi itu membuat frustrasi karena kami memiliki peluang tetapi tidak cukup yang jelas,” ujar Pelatih Chelsea Frank Lampard dilansir BBC.
Lampard pun kembali memuji para pemainnya. Ia merasa senang dengan kerja sama antara para pemain muda dan senior di tim.
“Mereka (pemain muda) adalah bagian besar dari tim. Para pemain yang lebih senior membantu yang lebih muda. Cara mereka bekerja setiap hari dan mendekati permainan sangat bagus,” ujarnya.
Semenara itu, dilansir dari Football London, Lampard berharap tren kemenangan ini bisa terus berlanjut.
“Saat ini para pemain saya berhasil mengatasi tekanan yang ada dan mereka pantas berada di level ini. Ini adalah sedikit gambaran dari masa depan kami,” tandasnya.
Berikut hasil pertandingan Liga Inggris 9-10 November :
Chelsea 2-0 Crystal Palace
Burnley 3-0 West Ham
Newcastle 2-1 Bournemouth
Southampton 1-2 Everton
Tottenham 1-1 Sheff Utd
Leicester 2-0 Arsenal
(zul/pojoksatu)

Imbang Lawan Ajax, Frank Lampard : Saya Tidak Senang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Chelsea Frank Lampard tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya dengan hasil imbang 4-4 lawan Ajax Amasterdam pada laga lanjutan Liga Champions, Rabu (6/11) dini hari WIB.
Lampard menilai, di laga penting tersebut skuad asuhannya terlalu banyak melakukan kesalahan.
“Saya tidak bisa menjelaskan permainan. Secara keseluruhan, saya tidak senang. Ini adalah Liga Champions dan kami melakukan terlalu banyak kesalahan,” ujarnya kepada BT Sport.
Diketahui, Tammy Abraham membuka keunggulan untuk tim tamu di menit ke-2. Meski berhasil dibalas dua menit kemudian oleh Jorginho, namun Ajax kembali mendapat keunggulan dari pemain Chelsea.
Setelah Promes mencetak gol kedua untuk Ajax, Arrizabalaga mencetak gol bunuh diri dan membuat kedudukan berubah menjadi 1-3.
Terkait dua gol bunuh diri yang dicetak pemain Chelsea, Lampard menilai tak seharusnya terjadi. “Babak pertama, seharusnya seri,” ungkapnya.
Untungnya, di babak kedua, setelah Van de Beek mencetak gol, Chelsea mengejar lewat gol Azpilicueta. Skor berubah menjadi 2-4.
Setelah Ajax kehilangan Blind dan Veltman, Chelsea akhirnya bisa menyamakan kedudukan lewat Jorginho (penalti) dan James.
(zul/pojoksatu)

Pujian Frank Lampard untuk Michy Batshuayi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Frank Lampard mengaku puas dengan performa para pemain Chelsea saat mengalahkan Ajax Amsterdam pada laga lanjutan Liga Champions, Kamis (24/10).
Lampard menuturkan, meski menghadapi tim kuat seperti Ajax, skuad asuhannya mampu memberikan perlawanan berkat etos kerja seluruh pemain.
“Sangat puas dengan segala bagian dari performa yang kami tunjukkan. Kami datang ke sini untuk menang dan berhasil melakukannya,” katanya dikutip dari Telegraph.
Sang pelatih pun memberikan perhatian pada Michy Batshuayi, pahlawan pada pertandingan tersebut.
Batshuayi berhasil membuat timnya membawa pulang tiga poin berkat gol yang ia ciptakan di menit ke-71.
“Meski Tammy Abraham telah menunjukkan ketajamannya, dua pemain lainnya (Michy Batshuayi dan Olivier Giroud) tetap sabar, bekerja keras, mendukung tim dan mereka juga mempunyai bakat,” ujarnya dikutip dari ?Goal.
“Jadi merupakan pilihan untuk memasukkan Michy, karena mobilitasnya yang sangat bagus. Dia menungu untuk momen seperti itu dan sangat pantas mendapatkannya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kalahkan Lille 1-2, Chelsea Makin Percaya Diri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Chelsea meraih kemenangan saat bertamu ke markas Lille dengan skor 1-2, Kamis (3/10).
Dalam pertandingan laga kedua Grup H, Chelsea membuka keunggulan lewat gol yang cetak oleh Tammy Abraham di menit ke-22.
Namun, memasuki menit ke-33, Lille berhasil menyamakan kedudukan berkat Victor Osimhen.
Skor 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, Chelsea kembali unggul.
Kali ini Willian yang mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol di menit ke-77. Hingga akhir pertandingan skor tak berubah. Chelsea menang 1-2 dari Lille.
Kemenangan ini membuat Frank Lampard senang. Pasalnya, dilansir dari BT Sport, menurut Lampard Stadion Pierre-Mauroy bukan tempat yang mudah untuk menaklukkan Lille.
“Rasanya sangat bagus. Ini adalah tempat yang sangat sulit untuk didatangi, ditambah tekanan kekalahan dari Valencia,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lampard juga memberikan pujian pada pemainnya, Fikayo Tomori, yang dinilai bermain luar biasa.
Lebih Lanjut, Lampard mengatakan kemenangan atas Lille memberikan skuad Chelsea kepercayaan diri untuk bisa lolos dari fase grup.
“Tomori luar biasa lagi. Dia harus terus melakukannya. Sekarang Ajax telah menetapkan kedudukan mereka di grup. Ini memberi kita kepercayaan diri dan poin. Sekarang kerja keras dimulai,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Jarang Dimainkan, Christian Pulisic Ngaku Frustasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Christian Pulisic mengaku frustasi karena jarang mendapat kesempatan bermain di Chelsea.
Tercatat, hingga pekan ketujuh Liga Inggris, Pulisic masih kesulitan mengamankan satu tempat di starting XI.
Terakhir mantan pemain ​Borussia Dortmund ini ambil bagian saat timnya ditahan imbang 2-2 oleh Sheffield United, 31 Agustus lalu.
Kemudian, ia kembali jadi pilihan utama saat ​The Blues mengalahkan Grimsby Town 7-1 di Piala Liga Inggris.
Meski mengaku frustasi, Pulisic menegaskan dirinya akan bekerja keras untuk bisa menjadi pilihan utama sesuai pesan pelatih Frank Lampard.
“Ya, situasi ini tentu membuat saya frustrasi, tetapi saya sudah bertekad untuk terus bekerja keras karena sangat ingin menjadi pilihan utama,” ujarnya dilansir Goal.
Sementara itu, sebelumnya Lampard membeberkan alasannya jarang memainkan pemain asal Amerika Serikat itu.
“Saya punya empat penyerang sayap dan semuanya fit. Wajar saja menjalani (proses) adaptasi. Dia (Pulisic) telah menunjukkan beberapa momen bagus. Kami harus memberinya sedikit waktu beradaptasi karena dia masih muda, berganti liga, dan juga tempat tinggal,” terang Lampard.
(zul/pojoksatu)