galatasaray

Galatasaray Imbang Lawan Club Brugge, Real Madrid Otomotis Lolos

POJOKSATU.id, ISTANBUL – Tim juru kunci Grup A Liga Champions 2019/20, Galatasaray bermain imbang lawan Club Brugge pada matchday 5 yang berlangsung di Turk Telekom Stadyumu (Istanbul), Rabu (27/11/2019) dini hari WIB. Hasil yang menguntungkan tim peringkat dua, Real Madrid.
Yah, hasil imbang 1-1 pada laga Galatsaray kontra Brugge membuat dua tim ini sudah tidak mungkin mengejar perolehan poin Real Madrid (7 poin) yang beberapa saat lagi menghadapi Paris Saint-Germain.
Brugge saat ini baru mengemas 3 poin, sementara Galatasaray sudah lebih dulu dipastikan tersingkir dan saat ini mengoleksi 2 poin. Kedua tim ini hanya akan berebut tempat ketiga atau tiket ke 32 besar Liga Europa pada matchday terakhir.
Pada pertandingan di Istanbul itu, Galatasaray sebenarnya mampu unggul cepat Adem Buyuk saat laga baru menginjak menit ke-11.
Klub raksasa Turki itu mampu mempertahankan keunggulannya hingga babak pertama usai. Bahkan setelah memasuki menit 90, skor 1-0 belum berubah.
Nahas, kemenangan tuan rumah buyar pada menit kedua masa injury setelah Krepin Diatta membuat skor imbang 1-1. Diatta yang begitu emosional merayakan golnya sembari melepas jerseynya pun dihukum kartu kuning kedua sekaligus kartu merah. Pemain Brugge lainnya, Clinton Mukoni Mata Pedro Lourenco juga mendapat kartu merah.
Meski demikian hingga pertandingan berakhir tidak ada lagi gol tercipta, skor 1-1 menjadi hasil akhir laga ini.
(fat/pojoksatu)

Raih Kemenangan Pertama, Real Madrid Naik ke Posisi Dua

POJOKSATU.id, JAKARTA – Real Madrid akhirnya meraih kemenangan pertamanya di Liga Champions musim ini.
Hal itu terjadi saat mereka bertamu ke Turk Telekom Arena, markas Galatasaray, Rabu (23/10) dini hari WIB.
Tim asuhan Zinedine Zidane meraih kemenangan tipis 1-0 lewat gol tunggal yang dicetak oleh Toni Kroos di menit ke-18.
Kemenangan ini membuat Real Madrid naik ke posisi kedua klasemen Grup A dengan perolehan empat poin.
Pasalnya Club Bruges tidak mampu menambah poin saat harus berhadapan dengan pemuncak klasemen Paris Saint-Germain.
Club Bruges takluk dengan skor telak 0-5. Hal ini membuat mereka turun ke posisi ketiga dengan perolehan dua poin.
Sedangkan Galatasaray kini ada di posisi buncit dengan perolehan satu poin dari tiga pertandingan.
(zul/pojoksatu)

Real Madrid Bakal Kesulitan Kalahkan Galatasaray, Jika…

POJOKSATU.id, JAKARTA – Real Madrid diprediksi bakal kesulitan menghadapi Galatasaray pada laga lanjutan Liga Champions, Rabu (23/10) dini hari WIB.
Hal tersebut diungkapkan mantan pemain Real Madrid juga Galatasaray, Jose Rodriguez.
Pemain yang kini tercatat membela Malaga ini mengatakan, Madrid bakal kesulitan jika Galatasaray mencetak gol lebih dulu.
“Ini benar-benar nyata dan Real Madrid akan melihatnya. Suasana luar biasa. Jika mereka mencetak gol pertama, itu akan menjadi neraka yang nyata,” katanya dilansir dari Marca.
Terlebih lagi, kata Rodriguez, pertandingan tersebut di gelar di Turk Telekom Arena, markas Galatasaray. Madrid bakal menghadapi tekanan dari pendukung tuan rumah.
“Para penggemar sangat bersemangat, dan ini akan menjadi malam yang sulit bagi Real Madrid; itu adalah stadion yang dekat di mana sepakbola berpengalaman dengan banyak intensitas,” katanya.
“Anda bahkan tidak dapat mendengar rekan tim berbicara dengan Anda, ada 52.000 orang mendorong tim ke depan. Tidak diragukan Galatasaray memiliki salah satu basis penggemar terbaik di Eropa,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Zidane Terancam Dipecat Jelang Kontra Galatasaray, Kapten Real Madrid Angkat Bicara

POJOKSATU.id, GALATASARAY – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane di ujung tanduk. Juru taktik berkepala pelontos itu terancam pemecatan setelah serangkaian hasil buruk yang diraih anak asuhnya. Kini, Los Blancos harus melawat Stadion Ali Sami Yen Spor, markas Galatasaray, Rabu (23/10/2019) dini hari WIB.
Di tengah sorotan dan ancaman pemecatan terhadap Zidane, kapten Real Madrid, Sergio Ramos menyebut ia dan penggawa Madrid mendukung penuh sang pelatih.
Ramos menegaskan para pemain akan berjuang sampai mati untuk Zinedine Zidane.
Raksasa Spanyol menghadapi pertandingan krusial di Liga Champions melawan Galatasaray, hanya beberapa hari setelah menderita kekalahan mengejutkan 10-1 dari tim promosi, Real Mallorca di La Liga.
Tim asuhan Zidane baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan pembuka Liga Champions setelah kalah 3-0 di Paris Saint-Germain dan kemudian ditahan imbang 2-2 oleh Club Brugge di Bernabeu.
“Satu-satunya hal yang kami pikirkan, terlepas dari semua yang telah terjadi, adalah menang dan memainkan permainan yang bagus. Kami harus menang,” kata Ramos dalam konferensi pers pra-pertandingan pada hari Senin.
“Semua orang tahu bahwa ruang ganti bersama Zizou sampai mati, dan apa pun yang terjadi kami semua harus bersatu untuk memberikan segalanya.”
“Madrid harus bangkit dan satu-satunya cara adalah melakukannya bersama. Hasilnya akan meletakkan segalanya di pihak kita.”
Lawatan El Real ke Ali Sami Yen Spor, dilabeli ‘welcome to hell’ atau ‘selamat datang di neraka’ karena sulitnya tim tamu menang di markas Galatasaray.
Juara 13 kali Liga Champions itu pun harus segera bangkit dari keterpurukan jika tidak ingin tersingkir di fase grup musim ini. Atau mungkin akan terlempar ke kompetisi kasta kedua Eropa, Liga Europa.
Saat ini, Real Madrid juru kunci Grup A dengan 1 poin, sama dengan Galatasaray di posisi ketiga.
(fat/pojoksatu)