gareth bale

Zidane Berharap Suporter Tidak Musuhi Gareth Bale

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane berharap suporter tidak memusuhi Gareth Bale.
Seperti diketahui, Bale diteriaki penggemar saat dimainkan pada laga lawan Real Sociedad, Minggu (24/11) dini hari WIB.
Penggemar tampaknya kesal karena Bale yang diketahui absen untuk Madrid, bisa tampil membela negaranya, Wales.
Bukan hanya itu, saat berhasil mengantarkan Wales lolos ke putaran final, Bale terlihat membentangkan bendera bertuliskan ‘Wales. Golf. Madrid’.
“Saya berharap (siulan) itu tidak berlanjut selama sisa musim ini,” kata Zidane, dikutip dari Marca.
“Kami ingin para penggemar bersama kami dari awal hingga akhir, tetapi kami tidak bisa mengendalikan ini. Para penggemar memiliki hak untuk melakukan apa yang mereka inginkan, tetapi saya meminta mereka untuk memberikan pujian pada semua pemain.
“Saya tidak bisa mengatakan apakah (siulan ke Bale) tidak adil atau tidak. Semua orang bisa memikirkan apa yang mereka inginkan. Kami membutuhkan penggemar kami, kami tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi,” sambungnya.
Soal kontroversi yang melibatkan Bale, Zidane mengaku dirinya belum bicara dengan sang pemain. Ia hanya memberikan ucapan selamat karena Wales lolos putaran final.
“Saya belum berbicara dengan Bale (tentang perayaan Wales), saya hanya memberinya selamat (untuk lolos ke Euro 2020),” katanya.
(zul/pojoksatu)

Inikah Rekrutan Pertama Mourinho? Spurs Bakal Punya Trio Penyerang Paling Menakutkan

POJOKSATU.id, LONDON – Setelah resmi melatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho diyakini akan mendatangkan pemain pilihannya. Salah satunya yang paling difavoritkan bakal jadi rekrutan pertama Mou adalah winger Real Madrid, Gareth Bale.
Dikutip Pojoksatu.id dari HITCH.com, Bale dirumorkan bakal kembali ke klub London Utara menyusul penunjukkan mantan bosnya di Real Madrid, Jose Mourinho sebagai manajer baru Spurs.
Beberapa penggemar berpikir bahwa Tottenham Hotspur akan belanja besar-besaran setelah menunjuk Mourinho menggantikan Mauricio Pochettino.
Ada keyakinan bahwa Mourinho tidak akan mengambil pekerjaan di Tottenham tanpa jaminan uang besar untuk dibelanjakan.
Di sisi lain, Bale telah lama dikaitkan dengan kembalinya Spurs, tetapi belum ada langkah yang terwujud.
Penyerang sayap Real Madrid, Gareth Bale.
Namun, bintang Wales itu membuat fans Madrid semakin marah tadi malam, dengan hubungannya dengan klub Spanyol semakin memburuk.
Bale merayakan sukses Wales lolos ke putaran final Euro 2020 dengan bendera yang bertuliskan ‘Wales, Golf. Madrid. Begitu urutannya,’ yang telah menyebabkan kemarahan besar di ibu kota Spanyol.
Mourinho pun diyakini akan memboyong Bale ke Tottenham Hotspur Stadium pada Januari 2020.
Jika Bale jadi kembali ke Spurs, maka klub sekota Arsenal itu akan memiliki trio penyerang paling menakutkan di Premier League. Bale akan membantu Heung-Min Son dan Harry Kane menjadi lebih produktif.

Gareth Bale back to Spurs would be Mourinho’s first signing. Son, Kane & Bale up top and they would genuinely have the most dangerous attack in the league.
— IG (@CatenaccioIG) November 19, 2019

(fat/pojoksatu)

Luka Modric Ungkap Kepribadian Gareth Bale

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gareth Bale kerap mendapat penilaian negatif karena dinilai enggan bergabung dengan rekan setimnya di Real Madrid.
Kabar ini pun dibantah tegas oleh rekan setimnya, Luka Modric. Disebutkan, Bale bisa berkomunikasi dengan baik dengan rekan-rekannya.
Modric lantas mengungkapkan kepribadian Bale yang sama dengannya. Yakni, keduanya pemalu dan tidak senang mendapatkan sorotan.
“Gareth (Bale) dan saya memiliki kemiripan, kami memiliki kepribadian yang pemalu dan tidak menyukai sorotan. Gareth memahami bahasa Spanyol dan dapat berkomunikasi dengan baik dengan rekan-rekannya, ia juga merasa senang dapat bermain dengan klub terbaik di dunia,” katanya seperti dilansir AS.
Karena itu, Modric pun meminta agar Gareth Bale dihormati. Pasalnya, menurutnya, setiap orang memiliki minat masing-masing.
“Saya juga perlu mengatakan bahwa setiap orang memiliki minat mereka masing-masing dan menikmatinya dengan cara mereka sendiri, itu adalah sesuatu yang harus dihormati,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Absen Latihan, Bale dan James Diragukan Tampil Lawan Leganes

POJOKSATU.id, JAKARTA – Real Madrid akan menghadapi Leganes pada laga lanjutan Liga Spanyol, pada Kamis (31/10) dini hari WIB.
Jelang pertandingan, Madrid melakukan persiapan dengan menggelar latihan. Namun sesi ini tidak diikuti oleh Gareth Bale dan James Rodriguez.
Baik Bale maupun Rodrigeuz tidak terlihat berlatih bersama skuad Madrid lainnya.
Dilansir Marca, Rodriguez absen karena kelahiran anaknya. Selain itu, kondisinya pun masih belum pulih dari cedera.
Sementara Bale, tidak ada rincian mengenai cederanya setelah meminta Real Madrid menjaga informasi internal. Belum diketahui, apakah dirinya bakal diturunkan atau tidak.
Bukan hanya Bale dan Rodriguez, Luka Modric juga cedera. Namun dia dilaporkan akan kembali pada pertandingan lawan Leganes.
Melawan Leganes, Real Madrid berpotensi meraih tiga poin agar bisa kembali ke papan atas di klasemen.
Saat ini, mereka terlempar ke posisi enam, tertinggal dua poin dari Granada di posisi puncak.
(zul/pojoksatu)

Drama Gareth Bale di Real Madrid, Bangkitkan Minat Man United Lagi?

POJOKSATU.id, MADRID – Bintang Real Madrid, Gareth Bale kembali dirumorkan akan meninggalkan raksasa La Liga itu. Winger asal Wales merasa tidak senang setelah dirinya tidak dibawa ke Belgia untuk menghadapi Club Brugge di Liga Champions pekan lalu.
Dan drama Bale di Real Madrid itu menjadi kabar gembira bagi Manchester United yang sudah lama mengincar eks Tottenham Hotspur.
Menurut sebuah laporan di BBC Radio 5 sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari ESPN.com, Bale ingin meninggalkan Real Madrid secepatnya.
Setelah spekulasi musim panas lalu yang menghubungkan Bale dengan kepindahan dari ibukota Spanyol, kini laporan itu menunjukkan bahwa pemain Wales telah memutuskan untuk pergi setelah tidak masuk skuad untuk menghadapi Club Brugge di Liga Champions pekan lalu.
Padahal Bale merasa dirinya cukup fit untuk tampil di kompetisi paling elit antar klub Eropa itu. Pemain 30 tahun pun merasa telah diperlakukan tidak adil dan sekarang mencari cara untuk mewujudkan kepindahan.
Kabar itu membangkitkan kembali minat United yang tidak hanya mengejar Bale sepanjang musim panas, tetapi performa mereka di awal musim ini juga buruk. Penambahan Bale bisa membantu United bersaing di Premier League.
Kedatangan Gareth Bale, setidaknya pada Januari mendatang juga akan menenangkan fans yang marah pada kegagalan transfer Ed Woodward yang terus berlanjut.
(fat/pojoksatu)

Selalu Jadi Pilihan Utama Zidane, Bale Tetap Merasa Tidak Bahagia di Madrid

POJOKSATU.id, MADRID – Penyerang Real Madrid dan Timnas Wales, Gareth Bale mengakui dirinya tidak bahagia di klubnya saat ini. Bahkan ia memprediksi akan kembali mengalami masa-masa sulit di Santiago Bernabeu.
Bale sebenarnya mulai mendapat kepercayaan dari Zinedine Zidane awal musim ini, setelah akhir musim lalu dikucilkan. Bahkan pada jendela transfer lalu diupayakan agar hengkang.
Dikutip Pojoksatu.id dari Sky Sports, Bale, yang memiliki kontrak di Real Madrid hingga 2022, mengatakan bahwa meskipun bertahan setelah musim panas, tapi ia masih merasa gelisah.
Apalagi setelah pelatih Zinedine Zidane mengatakan akan “lebih baik bagi kedua belah pihak” jika ia (Bale) pindah.
Zidane menurunkan Bale menjelang akhir musim lalu dan kemudian mengucilkannya selama musim panas yang terlihat seperti upaya yang jelas untuk memaksa dia keluar dari klub.
“Saya mengerti saya dibuat lebih dari kambing hitam daripada kebanyakan, saya mengambilnya dengan sedikit garam meskipun mungkin itu tidak sepenuhnya adil,” kata Bale.
“Menjelang akhir musim lalu sulit, tidak dapat disangkal bahwa, tidak hanya untuk saya tetapi untuk tim,” akunya.
Setelah musim panas di sela-sela, Bale kemudian dimainkan sebagai starter pada laga pembuka La Liga ketika Madrid melawan Celta Vigo. Ia bermain bagus. Memberi assist untuk Karim Benzema untuk gol pertama dalam kemenangan 3-1, dan ia melanjutkannya dengan mencetak brace dalam hasil imbang 2-2 di Villarreal, Minggu lalu.
“Saya tidak akan mengatakan saya bahagia bermain, tetapi saya bermain, ketika saya bermain saya profesional dan saya selalu memberikan semua yang saya bisa, baik untuk klub atau negara,” katanya.
Dan dengan tiga tahun masih tersisa di kontraknya, pemain 30 tahun mengharapkan spekulasi seputar masa depannya untuk terus berlanjut.
“Saya yakin akan ada lebih banyak turbulensi, jujur. Saya kira itu adalah sesuatu yang harus Anda bicarakan dengan Real Madrid dan itu ada di antara saya dan mereka, dan kita harus sampai pada semacam kesimpulan,” tuturnya.
(fat/pojoksatu)

Pelatih Real Madrid Pastikan Bale Bertahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memastikan jika Gareth Bale akan bertahan.
Hal ini disampaikannya usai pertandingan lawan Celta Vigo di Balaidos, Sabtu (17/8) malam WIB.
Zidane senang dengan penampilan Bale. Karena itu, sang pemain akan bertahan.
Diketahui, pada pertandingan di Balaidos, El Real menang 3-1, di mana gol pertama Madrid yang dicetak Karim Benzema adalah assists dari Bale.
Sepanjang dimainkan (diganti Isco pada menit ke-75), Bale menunjukkan kualitasnya sebagai sprinter, memberikan umpan-umpan efektif dan memamerkan kemahiran membelah pertahanan lawan dengan dribbling apik.
“Saya senang dengan cara dia bermain. Dia akan tinggal (di Real Madrid),” ujar Zidane seperti dikutip dari AS.
“Dia membantu kami berpikir positif. Dia tampil baik (menyerang), dan juga mau bertahan membantu tim. Dia akan tinggal. Saya pikir semua pemain yang ada saat ini, termasuk James (Rodriguez) akan menjaga kebesaran memakai seragam klub,” tambahnya.
(adk/jpnn/pojoksatu)

Transfernya Diblokir Perez, Bale Siap-siap Makan Gaji Buta, Rp11 Miliar per Pekan

POJOKSATU.id, MADRID – Transfer Gareth Bale ke klub Liga Super China, Jiangsu Suning yang sudah di depan mata, batal terwujud. Presiden Real Madrid, Florentino Perez ada di balik batalnya transfer winger 30 tahun itu.
Perez tampaknya tidak mau kehilangan pemain berkebangsaan Wales itu dengan harga murah. Setidaknya, Perez ingin mengembalikan biaya sekitar 85 juta pounds yang dikeluarkan ketika mendaratkan Bale dari Tottenham pada musim panas 2013 lalu.
BACA JUGA: Terpaksa Telan Ludah Sendiri karena Bale, Zidane Hadapi Masalah Besar Musim Depan
Padahal Bale dan Jiangsu sudah mencapai kesepakatan soal kontrak. Nilainya mencapai 1 juta pounds atau sekitar Rp17 miliar per pekan.
Kini Bale harus kembali ke skuat Los Blancos, meski sang pelatih, Zinedine Zidane sudah menegaskan tidak memasukkan penyerang sayap itu dalam rencananya musim depan.
Zinedine Zidane dan Gareth Bale. ft/express
Jika Zidane tetap bertahan pada pernyataannya, maka Bale mungkin akan makan gaji buta 650 ribu pounds (Rp11 miliar) per minggu tanpa bermain untuk tim utama.
Gareth Bale diyakini akan jadi masalah besar bagi Zinedine dalam upayanya mengembalikan kejayaan Real Madrid musim depan.
Dikutip Pojoksatu.id dari Express.co.uk, mantan pemain Arsenal, Stewart Robson mengatakan masalah terbesar Zidane musim depan adalah Gareth Bale.
BACA JUGA: Cuma Cetak Sebiji Gol dalam 14 Bulan, Apa Untungnya Rekrut Penyerang Barcelona Ini?
Pemain asal Wales itu tampaknya berada di jalur keluar yang sensasional dari raksasa Spanyol setelah berselisih dengan Zidane.
Bos Madrid Zidane mengatakan kepada wartawan bahwa ia ingin pemain berusia 30 tahun itu pergi secepat mungkin.
Dia kemudian diharapkan meninggalkan La Liga untuk melanjukan karir di Liga Super China, menandatangani kontrak yang paling besar dalam sejarah sepak bola, 1 juta pounds per pekan.
Florentino Perez. Foto via @mundodeportivo
Namun, kesepakatan itu diblokir Perez dan membuat Bale terjebak di Madrid, meski tidak masuk dalam prospek tim utama Zidane.
Robson menjelaskan bahwa akan sulit bagi pemain sayap untuk kembali ke tim utama Madrid setelah kepindahannya gagal terjadi, karena dia tahu Zidane tidak menginginkannya.
“Saya pernah berada dalam situasi ini sebelumnya,” katan Robson kepada ESPN FC.
BACA JUGA: 10 Hari Jelang Penutupan Jendela Transfer Inggris, Tak Disangka Klub Ini Paling Royal
“Sebagai pelatih, kami memiliki pemain sebelumnya di mana kami telah memberi tahu mereka bahwa mereka tidak akan berada di tim, sudah menjalani tes medis tapi gagal pergi.”
“Mereka sekarang harus dibawa kembali ke dalam tim. Dia tahu bahwa kita tidak menyukainya, ia akan berada di sekitar tim tanpa ada yang mempedulikannya.”
“Ini adalah situasi yang sulit di mana Anda memiliki pemain yang telah Anda beri tahu bahwa Anda tidak suka dengannya.”
(fat/pojoksatu)

Terpaksa Telan Ludah Sendiri karena Bale, Zidane Hadapi Masalah Besar Musim Depan

POJOKSATU.id, MADRID – Zinedine Zidane diyakini akan menghadapi ‘masalah’ besar untuk mengembalikan kejayaan Real Madrid musim depan. Masalah Zidane adalah Gareth Bale, pemain yang sudah diberitahu tidak akan masuk dalam rencananya untuk kompetisi musim 2019/2020.
Gareth Bale sempat dikabarkan akan gabung klub China, Jiangsu Suning dan akan menjadi pemain dengan gaji tertinggi di dunia, 1 juta pounds (Rp17 miliar) per pekan.
BACA JUGA: Jelang Bentrok ke-41 Arema Vs Persib, Simak 11 Fakta Menarik Berikut Ini!
Tapi Presiden Real Madrid, Florentio Perez menuntut terlalu banyak kepada Jiangsu sehingga kesepakatan urung terwujud.
Bale pun batal hengkang dan kini Zidan harus menelan ludahnya sendiri. Terpaksa mamasukkan Bale dalam skuatnya untuk menghadapi kompetisi musim depan.
Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. (Marca)
Dikutip Pojoksatu.id dari Express.co.uk, mantan pemain Arsenal, Stewart Robson masalah terbesar Zidane musim depan adalah Gareth Bale.
Pemain asal Wales itu tampaknya berada di jalur keluar yang sensasional dari raksasa Spanyol setelah berselisih dengan Zidane.
Bos Madrid Zidane mengatakan kepada wartawan bahwa ia ingin pemain berusia 30 tahun itu pergi secepat mungkin.
BACA JUGA: Cuma Cetak Sebiji Gol dalam 14 Bulan, Apa Untungnya Rekrut Penyerang Barcelona Ini?
Dia kemudian diharapkan meninggalkan La Liga untuk melanjukan karir di Liga Super China, menandatangani kontrak yang paling besar dalam sejarah sepak bola, 1 juta pounds per pekan.
Namun, kesepakatan itu diblokir Perez dan membuat Gareth Bale terjebak di Madrid, meski tidak masuk dalam prospek tim utama Zidane.
Penyerang sayap Real Madrid, Gareth Bale.
Robson menjelaskan bahwa akan sulit bagi pemain sayap untuk kembali ke tim utama Madrid setelah kepindahannya gagal terjadi, karena dia tahu Zidane tidak menginginkannya.
“Saya pernah berada dalam situasi ini sebelumnya,” katan Robson kepada ESPN FC.
“Sebagai pelatih, kami memiliki pemain sebelumnya di mana kami telah memberi tahu mereka bahwa mereka tidak akan berada di tim, sudah menjalani tes medis tapi gagal pergi.”
“Mereka sekarang harus dibawa kembali ke dalam tim. Dia tahu bahwa kita tidak menyukainya, ia akan berada di sekitar tim tanpa ada yang mempedulikannya.”
“Ini adalah situasi yang sulit di mana Anda memiliki pemain yang telah Anda beri tahu bahwa Anda tidak suka dengannya.”
(fat/pojoksatu)

Florentino Perez Halangi Kepergian Bale ke China, Ini Alasannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gareth Bale dikabarkan batal bergabung dengan klub China, Jiangsu Suning.
Presiden Real Madrid Florentino Perez disebut-sebut orang yang menghalangi kepergiannya.
Dilansir Mirror, Perez tak suka dengan harga yang ditawarkan Jiangsu Suning, yakni 22 juta euro.
Ia menilai jika harga tersebut terlalu murah untuk Bale.
Dikatakan, sikap Madrid sendiri tegas untuk menjual pemain berusia 30 tahun tersebut. Akan tetapi, tidak dengan harga yang murah.
Rumor kepergian pemain asal Wales itu menguat sejak kabar hubungannya yang tak harmonis dengan pelatih Zinedine Zidane.
Zidane sempat memberikan pujian pada Bale saat tampil membela Madrid lawan Arsenal belum lama ini, namun tidak menjamin soal masa depannya.
(zul/pojoksatu)