gerard pique

Gerard Pique Sambut Kembalinya Luis Enrique ke Timnas Spanyol

POJOKSATU.id, JAKARTA – Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Robert Moreno dan menunjuk Luis Enrique kembali ke timnas.
Keputusan ini lantas menimbulkan pro kontra. Gerard Pique termasuk diantara mereka yang setuju dengan kembali Enrique ke timnas.
“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan saat ini adalah saya merasa bahagia karena Luis Enrique kembali menjadi pelatih timnas Spanyol,” ujarnya dilansir Football Espana.
Saat ditanya alasan pergantian Moreno ke Enrique, Pique mengaku tidak mengetahuinya. Ia bahkan mengaku mengetahui apa yang terjadi dari media.
“Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi (di timnas Spanyol), saya juga belum berbicara dengan rekan-rekan setim di ​Barcelona karena mereka juga ambil bagian di pertandingan melawan Rumania,” ujarnya.
“Hal yang saya tahu saat ini adalah apa yang saya baca dari media, mungkin semua akan terungkap dan menjadi lebih jelas dalam beberapa hari ke depan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Gerard Pique Beri Bocoran Strategi Lawan Manchester United

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gerard Pique memberikan bocoran strategi dalam menghadapi Manchester United di leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (11/4) dini hari WIB.
Bertindak sebagai tim tamu, Pique mengaku timnya tidak gentar. Dikatakan, timnya bakal berupaya menguasai bola.
“Kami akan menguasai bola. Man United bakal ofensif dengan mengandalkan Marcus Rashford dan Romelu Lukaku,” ujarnya.
Duet Lukaku dan Rashford dinilai menjadi ancaman bagi pertahanan Barcelona. Karenanya, mereka harus menemukan strategi untuk bisa meredam agresivitas Setan Merah.
Kehadiran Pique tentunya bakal banyak membantu Barca dalam menghadapi United di Old Trafford.
Sebab, seperti diketahui, mantan defender Timnas Spanyol itu pernah berseragam Setan Merah pada 2004-2008.
Pique mengaku masih paham karakter permainan menyerang mantan klubnya tersebut. Hal itu pun diutarakan kepada pelatih dan rekan-rekannya.
Dirinya menyebut United memiliki daya serang mematikan. Meski sudah berbeda materi pemain dan pelatih, menurutnya karakter menyerang United pada dasarnya sama.
Meski begitu, ia mengingatkan rekan-rekannya untuk berhati-hati. “Kami harus berhati-hati dengan strategi mereka,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Cetak Hat-trick, Gerard Pique : Tak Ada yang Seperti Messi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gerard Pique memuji rekan setimnya Lionel Messi setelah kemenangan mereka atas Real Betis, Senin (18/3) dini hari WIB.
Pique tak ragu melontarkan pujian untuk Messi yang menjadi bintang utama atas kemenangan tersebut dengan mencetak hat-trick.
“Apa yang kami lihat sampai sekarang menunjukkan tidak ada yang seperti Messi,” kata Pique kepada wartawan.
“Dia spesial dan dia mengulanginya selama beberapa tahun terakhir. Apa yang dia lakukan itu unik,” sambungnya.
Diketahui, pada pertandingan tersebut, Barcelona mengulung tuan rumah, Real Betis dengan skor 4-1.
Barca membuka keunggulan lewat Lionel Messi di menit ke-18. Jelang akhir babak pertama, Messi kembali mencetak gol kedua.
Di babak kedua, Luis Suarez menambah keunggulan timnya menjadi 3-0 usai mencetak gol di menit ke-63.
Sementara itu, upaya tuan rumah akhirnya membuahkan hasil. Mereka berhasil mencetak gol lewat Loren Moron di menit ke-82.
Messi pun menutup kemenangan dengan mencetak gol ketiga di menit ke-85. Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-4. Hasil ini membuat Barcelona kokoh di puncak klasemen dengan 66 poin.
(zul/pojoksatu)

Capai Final Keenam, Gerard Pique : Kami Ingin Juara

POJOKSATU.id, JAKARTA – Barcelona kembali melaju ke final Copa del Rey usai mengalahkan Real Madrid dengan skor telak 0-3.
Barca memastikan langkah ke final keenam mereka dengan aggregat 1-4.
Diketahui, Blaugrana sukses mencapai final dalam lima musim terakhir dan menjuarai empat di antaranya.
Yakni juara Copa del Rey pada musim 2014/15, 2015/16, 2016/17, dan 2017/18. Mereka gagal meraih trofi saat dikalahkan Real Madrid di partai final musim 2013/14.
Mencapai final keenam kalinya, Gerard Pique berharap timnya bisa kembali juara.
“Mencapai final keenam (dalam enam musim terakhir), saya pikir apa yang sudah kami raih adalah sesuatu yang tidak akan pernah terjadi lagi di Copa del Rey,” ujar Pique kepada Goal internasional.
“Kami banyak menjuarainya dalam beberapa tahun terakhir, tapi kami masih ingin juara lagi. Rasanya spesial bisa lolos ke final. Sebenarnya ini lebih seperti kebiasaan bagi kami daripada hal lainnya,” sambungnya.
Sementara itu, pertemuan kedua tim dini hari tadi tampaknya bukan yang terakhir musim ini.
Sebab, pada akhir pekan ini, Minggu (3/3) Real Madrid dan Barcelona akan kembali bertemu pada laga lanjutan La Liga.
(zul/pojoksatu)

Pedas, Sindiran Gerard Pique buat Real Madrid

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Bek Barcelona, Gerard Pique melayangkan sindiran pedas pada Real Madrid yang gigih memersoalkan kinerja wasit yang memimpin jalannya pertandingan Madrid kontra Real Sociedad di Santiago Bernabeu, Senin (7/1/2019) dini hari WIB.
Kendati tidak ditujukan langsung untuk tim raksasa ibukota Spanyol itu, namun komentarnya soal VAR ditenggarai untuk menyindir protes kubu Real Madrid atas keputusan wasit Munuera Montero yang tidak melibatkan VAR saat ada pelanggaran terhadap pemain tuan rumah di pertandingan tersebut.
Dikemukakan Pique, VAR memang bisa membantu wasit, namun wasit juga tak perlu melibatkan alat itu jika memang tidak diperlukan alias tidak ada kejadian yang harus ditinjau ulang dengan VAR.
“Saat VAR tidak digunakan, artinya VAR memang tidak perlu digunakan. Saat VAR digunakan, maka itu artinya memang ada hal yang perlu ditinjau. Saya sudah pernah bicara sebelumnya,” tutur Pique seperti dikutip dari Marca.
“Namun, negara ini memang suka kontroversi jadi ada program yang menayangkan kontroversi. Kontroversi seperti kultur di sini. Paling penting, VAR dipakai untuk membantu kerja wasit,” tandasnya.
Sebelumnya, pelatih Real Madrid, Santiago Solari mengkritisi kepemimpinan di pertandingan lanjutan La Liga pekan 18 itu yang dimenangkan Sociedad atas tuan rumah dengan skor 0-2 tersebut.
Solari merasa timnya layak mendapat hadiah penalti setelah Vinicius Jr dijatuhkan pemain belakang lawan di dalam kotak terlarang.
Namun, sang pengadil lapangan bergeming untuk meninjau VAR atas pelanggaran tersebut apakah harus berbuah hadiah penalti untul tuan rumah atau tidak.
(qur/pojoksatu)

Lionel Messi Cedera, Gerard Pique: Barcelona Baik-Baik Saja!

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Kemenangan Barcelona atas Sevilla 4-2 di Camp Nou dalam lanjutan La Liga 2018/19 pekan ke-9, Sabtu (20/10/2018) lalu harus dibayar mahal dengan cedera sang bintang, Lionel Messi.
Leo Messi dipastikan akan istirahat cukup panjang atau setidaknya hingga tiga pekan ke depan setelah mengalami retak tulang lengan kanannya.
Praktis, Barca tidak akan diperkuat La Pulga untuk beberapa laga ke depan, termasuk saat menghadapi Real Madrid dalam pertandingan sarat gengsi bertajuk El Clasico.

Selain di pentas domestik, Messi juga dipastikan akan absen saat Blaugrana menghadapi Inter Milan di Liga Champions.
Namun demikian, bek Barcelona, Gerard Pique menegaskan Barca akan baik-baik saja meski tidak akan diperkuat Messi. Kendati demikian, ia dan koleganya mengaku kondisi tersebut menjadi pukulan timnya.
“Secara psikologis, kami akan merasa lebih kuat jika dia ada di lapangan. Tapi kami tidak boleh merasa bahwa absensinya akan memengaruhi performa tim,” kata Pique seperti dikutip dari Goal.
“Kehadirannya membuat perbedaan besar, tetapi kami punya pelapis yang bisa mengatasinya. Jadi, kami tak perlu khawatir,” imbuhnya.
Senada, Ivan Rakitic menegaskan, Barca harus terus melaju meski kini untuk sementara tanpa kehadiran peraih 5 Ballon d’Or itu. “Kami akan memastikan absensi Leo tidak akan terlihat dalam permainan kami,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)