gianluigi buffon

Gianluigi Buffon : Saya Masih Bagian Penting dari Klub

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kiper asal Polandia Wojciech Szczesny dinilai tampil cukup apik menjaga gawang Juventus.
Hal ini disinyalir menjadi salah satu penyebab jarang dimainkannya Gianluigi Buffon. Sejauh ini, ia baru tampil tiga kali.
Meski begitu, Buffon tampaknya tidak terlalu kecewa. Ia merasa masih menjadi bagian penting dari klub.
“Saya memutuskan hengkang ke Paris Saint-Germain karena saya tak bisa menolak tawaran yang diberikan, baik dilihat dari sisi olahraga atau ekonomi,” ujarnya dilansir Football Italia.
“Saat Anda berusia 40 tahun dan masih ada klub besar yang berminat, rasanya sangatlah menyenangkan. Saya ingin mencoba pengalaman baru dan keluar dari zona nyaman.
“Kini setelah kembali membela ​Juventus, saya masih merasa jadi bagian penting dari klub,” sambungnya.
Kiper asal Italia itu mengatakan, hingga saat ini dirinya pun belum memikirkan soal masa depannya.
“Ya, sampai saat ini saya memang belum mempertimbangkan masa depan, namun ketika sudah mulai merasa tak lagi bisa bermain seperti yang diinginkan, maka saya pasti akan langsung menemui pihak klub dan memberitahu mereka bahwa waktu saya di sini sudah usai,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kembali ke Juventus, Buffon Tolak Ban Kapten dan Nomor Punggung Satu

POJOKSATU.id, TURIN – Kiper veteran, Gianluigi Buffon resmi kembali ke Juventus setelah semusim berkarir di Prancis bersama Paris Saint-Germain. Meski namanya melegenda di Turin, Buffon enggan mengenakan kembali nomor punggung 1 dan ban kapten yang ditawarkan kepadanya.
Buffon pindah ke PSG musim lalu setelah 17 tahun membela jawara Seri A itu. Buffon yang kini sudah berusia 41 tahun memilih untuk kembali ke Turin dengan meneken kontrak berdurasi satu tahun.
Meski tidak mau mengenakan jersey nomor 1, Buffon menjamin akan bersaing dengan Wojciech Szczesny memperebutkan posisi kiper utama Bianconeri.
“Szczesny ingin memberikan nomor punggung satu dan ban kapten Giorgio Chiellini. Namun saya bukanlah seseorang yang mengambil sesuatu dari orang lain. Saya berpikir mengenai memakai nomor 77,” ujar Buffon kepada reporter.
Buffon memang akhirnya memilih untuk memakai nomor punggung 77, nomor punggung yang pernah ia kenakan semasa membela Parma.
Nama Buffon sudah menjadi pembicaraan sejak masih berusia belia, tepatnya ketika ia memperkuat Parma. Buffon sukes mempersembahkan gelar Coppa Italia dan Piala UEFA bagi Gialloblu.
Buffon pun kemudian digaet Juventus pada 2001 silam dengan biaya mencapai 52 juta euro, sekaligus membuatnya kala itu menjadi kiper termahal di dunia.
Prestasi Buffon bersama Juventus sangatlah luar biasa. Ia mempersembahkan total sembilan scudetti bagi Bianconeri.
(fat/pojoksatu)

3 Tim Ini Akan Bersaing di Liga Champions, Prediksi Buffon

POJOKSATU.id, PARIS – Gianluigi Buffon tengah berjibaku bersama klub barunya Paris Saint-Germain di musim ini. Gagal juara bersama Juventus musim lalu, Buffon tentu mengharapkan hasil yang lebih baik musim ini.
Namun, Buffon sepertinya kurang yakin dengan kans timnya saat ini. Kendati menjaga asa melaju ke babak 16 besar usai mengandaskan Liverpool 2-1, ia menilai hanya tiga tim ini yang berpeluang juara.
Selain Manchester City dan Barcelona, Buffon ternyata menjagokan klubnya dulu, Juventus. Ia percaya ketiganya favorit untuk memenangkan Liga Champions musim ini.

Pertimbangannya, Juve telah lolos ke fase knock-out, pun halnya dengan Man City dan Barcelona yang tampil impresif mengarungi babak penyisihan grupnya masing-masing.
“Musim ini, saya melihat favorit untuk Liga Champions seperti Barcelona, Juventus, dan Manchester City,” sebut Buffon seperti dikutip dari Daily Mirror.
‘Liverpool juga memiliki peluang besar dan Anda tidak pernah bisa melupakan Real Madrid,” kata mantan kiper Gli Azzuri itu.
Namun demikian, Buffon tentu memimpikan bisa mengangkat trofi Liga Champions bersama PSG musim ini sebelum memutuskan gantung sepatu alias pensiun.
“Tentu saja itu masih mimpi saya untuk memenangkan Liga Champions. Musim lalu saya pikir akan menjadi kesempatan terakhir saya, tetapi sekarang saya punya satu lagi,” ujarnya penuh harap.
(qur/pojoksatu)

Gianluigi Buffon Diminta Kembali ke Timnas Italia!

POJOKSATU.id, ROMA – Gianluigi Buffon telah memutuskan gantung sepatu dari pentas internasional bersama Timnas Italia.
Namun, penggawa Gli Azzuri, marco Verratti yakin, Buffon yang kini memperkuat Paris Saing-Germain itu selalu tersedia untuk panggilan negaranya.
Verratti mengklaim, kiper legendaris itu siap menerima panggilan timnas Italia apabila memang dibutuhkan.
Verratti yang kini bermain bersama Buffon di Les Parisiens meyakini sang kiper akan selalu menyambut dengan tangan terbuka apabila dipanggil untuk memperkuat kembali timnas Italia.
Verratti pun mendukung penuh apabila Buffon kembali mengenakan jersey kebanggaan biru untuk memainkan beberapa laga internasional.
“Timnas Italia adalah rumahnya,” kata Verratti kepada Le Parisien seperti dikutip dari Goal.
“Saya yakin, jika Italia membutuhkan dia, dia akan selalu menjawabnya. Ketika kami berbicara tentang hal itu, dia memberitahu saya bahwa dia akan selalu siap untuk membantu tim,” ungkapnya.
Gianluigi Buffon memutuskan mundur dari Timnas Italia pada Mei lalu setelah Gli Azurri gagal mentas di Piala Dunia 2018 Rusia.
(qur/pojoksatu)