Granit Xhaka

Granit Xhaka Jadi Rebutan Duo Milan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dua klub asal Italia, Inter Milan dan AC Milan dikabarkan tertarik untuk memboyong Granit Xhaka.
Dilansir Football-Italia, duo Milan ini tampaknya memantau situasi Xhaka di Arsenal yang dikaitkan dengan pintu keluar klub.
Diketahui, Milan membutuhkan pemain berpengalaman untuk memimpin lini tengah, mengarungi sisa musim 2019/20.
Sementara Inter, butuh amunisi anyar untuk menambah kedalaman skuat bersaing di seluruh kompetisi.
Sebelumnya, Xhaka juga dikaitkan dengan mantan klubnya, Borussia Monchengladbach. Namun, kabar ini langsung mereda lantaran sang pemain enggan kembali bermain di Jerman.
Masa depan Xhaka di Arsenal sendiri memang masih tanda tanya. Ia diprediksi bakal meninggalkan klub pada Januari 2020 mendatang.
Kabar ini menyusul perselisihannya dengan suporter Arsenal beberapa waktu lalu. Akibat masalahnya ini, status kapten Xhaka pun dicopot.
(zul/pojoksatu)

Soal Granit Xhaka, Ini Kata Patrick Vieira

POJOKSATU.id, JAKARTA – Legenda Arsenal Patrick Vieira ikut berkomentar soal Granit Xhaka. Ia menilai, sang pemain layak dihormati.
Dilansir Reuters, Vieira mengaku merasa sedih dengan situasi yang terjadi pada Xhaka.
Diketahui, Xhaka sempat berseteru dengan penggemar Arsenal yang membuatnya harus lengser dari posisi kapten.
Ia bahkan dikabarkan masuk dalam daftar pemain yang berpotensi hengkang pada Januari mendatang.
“Saya merasa sedih terhadap kejadian ini karena Granit Xhaka sempat menjadi kapten ​Arsenal dan ia merasakan situasi yang sangat sulit, baik secara pribadi maupun di dalam tim,” ujar Vieira.
“Ketika menjadi pemain dan tidak dapat tampil sesuai dengan ekspektasi, pemain dapat merasa kesal dengan dirinya sendiri. Keadaan ini dapat membuat seorang pemain melakukan atau mengatakan sesuatu yang kemudian disesali,” sambungnya.
Meski begitu, Viera mengingatkan bahwa Xhaka tetap layak dihormati.
“Saya rasa kita harus ingat apa yang telah dicapainya dengan klub ini dan performa yang ditunjukkannya selama ini membuatnya pantas dihormati,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Arsenal Takut Lawan Watford?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Granit Xhaka tampaknya kesal dengan hasil yang diperoleh Arsenal saat lawan Watford, Minggu (15/9) malam WIB.
Sampai-sampai, ia mengatakan jika Arsenal takut hingga membiarkan keunggulan dua gol menjadi imbang 2-2 di Watford.
“Tidak ada yang menginginkan bola. Pada akhirnya kami senang mengambil satu poin,” kata Xhaka dilansir BBC.
“Kami tidak menunjukkan permainan kami di babak kedua, kami terlalu takut,” sambungnya.
Lebih lanjut, Xhaka mengatakan jika skuad Arsenal tidak bermain cukup baik hari ini.
“Setiap tim di Liga Premier cukup kuat untuk mencetak gol tetapi Anda harus tetap tenang, untuk menunjukkan karakter yang baik, untuk menjadi kuat secara mental. Kami tidak hari ini,” paparnya.
Diketahui, Arsenal sempat unggul lewat dua gol yang dicetak Pierre-Emerick Aubameyang di babak pertama.
Namun, di babak kedua, Watford berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak oleh Tom Cleverley serta penalti Roberto Pereyra.
Hasil ini membuat peluang masuk keempat besar buyar. Arsenal pun tertahan di posisi ketujuh dengan delapan poin.
(zul/pojoksatu)

Xhaka Optimis Arsenal Bakal Juara Liga Europa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Granit Xhaka optimis Arsenal bakal menjadi juara Liga Europa musim ini.
Hal ini tak lepas dari kemenangan di leg pertama babak semifinal lawan Valencia, Jumat (3/5) dini hari WIB.
“Ya, itu (memenangkan Liga Europa) akan menjadi prestasi yang bagus bagi kami,” ujar Xhaka kepada Goal International.
Selain hasil pertandingan leg pertama, kehadiran Unai Emery juga menambah keyakinannya bahwa Arsenal bisa menjuarai Liga Europa.
Sebab, Emery punya pengalaman memenangan dua kali trofi Liga Europa saat bersama Sevilla.
“Pelatih memiliki banyak pengalaman di Liga Europa dan ia bisa memberikan pengalaman itu kepada kami. Namun yang terpenting adalah bagaimana cara kami bermain di atas lapangan.” paparnya.
Lebih lanjut, Xhaka menuturkan trofi elit Eropa akan menjadi pembuktian bahwa Emery layak melatih Arsenal.
“Memenangkan trofi ini akan menjadi pembuktian yang bagus untuk pelatih, karena dia baru sembilan bulan berada di klub ini,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kontra Napoli, Arsenal Wajib Waspada

POJOKSATU.id, JAKARTA – Arsenal akan bertamu ke markas Napoli di leg kedua perempat final Liga Europa, Jumat (19/4) dini hari WIB.
Memiliki modal 2-0 di leg pertama, gelandang Arsenal Granit Xhaka meminta rekan-rekannya untuk fokus.
Ia menilai, Napoli bukan lawan mudah. Terlebih mereka kini dapat kekuatan penuh dari pendukung karena bermain di kandang sendiri.
“Kami punya hasil bagus di kandang. Kami harus tetap kompak dalam bertahan, tetap memiliki keseimbangan yang bagus, dan jika kami mencetak satu gol tandang, saya kira pertandingan selesai,” ujarnya, dilansir Goal.
“Akan tetapi, mereka sangat kuat dan berpotensi mengalahkan kami apabila kami tidak siap,” sambungnya.
Meski begitu, ia tak mau hilangkan rasa optimis untuk lolos ke semifinal Liga Europa.
“Skor 2-0 merupakan hasil yang bagus dan saya harap kami bisa melaju ke semifinal,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kalahkan MU, Arsenal Kembali ke Empat Besar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Arsenal kembali ke posisi empat besar klasemen Liga Premier Inggris.
Hal ini terjadi setelah mereka mengalahkan Manchester United pada laga pekan ke-30 dengan skor 2-0.
Bertindak sebagai tuan rumah, Arsenal unggul lebih dulu saat laga baru berjalan 12 menit.
Gol pembuka tim berjuluk The Gunners ini dicetak oleh Granit Xhaka. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhirnya.
Di babak kedua, The Gunners berhasil menambah keunggulan. Kali ini berkat Pierre-Emerick Aubameyang.
Aubameyang sukses menjadi eksekutor tendangan penalti di menit ke-69 hingga merubah kedudukan menjadi 2-0.
Dengan kemenangan ini, Arsenal berhak atas tiga poin dan kembali ke posisi empat besar.
Sementara Manchester United tergelincir ke posisi lima. United hanya unggul satu poin dari Chelsea di posisi enam.
(zul/pojoksatu)