Harry Kane

Jika Terjadi Pelecehan di Kualifikasi Piala Eropa 2020, Inggris Ancam Lakukan Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kualifikasi Piala Eropa 2020 akan kembali bergulir mulai Jumat (11/10) mendatang.
Timnas Inggris dijadwalkan akan menghadapi Republik Ceko dan Bulgaria.
Laga kedua yang dimainkan di Sofia menjadi salah satu perhatian khusus, sebab para penggemar Bulgaria telah beberapa kali melakukan pelecehan rasial saat timnya menghadapi Ceko dan Kosovo.
Sejumlah pemain Inggris pernah menjadi korban pelecehan rasisme. Contoh teranyar dialami Raheem Sterling dan Danny Rose yang diejek dengan suara-suara kera dalam pertandingan di markas Montenegro Maret silam.
Karena itu, melalui Tammy Abrahan diketahui timnas Inggris bakal bersikap tegas soal tindak pelecehan rasialisme.
Dikatakan, Kapten Inggris Harry Kane bakal memimpin timnya walk out dari pertandingan jika terdapat pemain yang menderita pelecehan rasialisme dalam laga kualifikasi Piala Eropa.
“Harry Kane mengatakan jika hal (pelecehan) itu terjadi, dan kami tidak senang, kami berbicara kepada sang pemain dan jika ia tidak senang, kami semua meninggalkan lapangan,” kata Abraham kepada The Mirror.
“Itu adalah urusan satu tim. Jangan mengisolasi satu orang, kami adalah satu tim. Jika itu terjadi terhadap salah satu dari kami, itu terjadi kepada kami semua,” imbuhnya.
Terkait pelecehan rasialisme, sebenarnya badan sepak bola Eropa UEFA telah menerapkan langkah protokol.
Pertama dengan memberi pengumuman kepada para pemain bahwa terdapat pelecehan rasial, kemudian yang kedua, para pemain meninggalkan lapangan saat pesan kedua disampaikan kepada para penggemar, sebelum akhirnya diambil keputusan untuk meneruskan atau menghentikan pertandingan.
(ant/jpnn/pojoksatu)

Harry Kane : Dua Kemenangan Tidak Sesuai Standar Kami

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottenham Hotspur langsung jadi sorotan usai tersingkir dari ajang Piala Liga Inggris, Rabu (25/9) kemarin.
Bagaimana tidak, Tottenham tersingkir dari tim kasta keempat Colchester lewat adu penalti.
Tim asuhan Mauricio Pochettino diketahui memang tengah jadi sorotan karena penampilannya di Liga Inggris. Dalam enam pertandingan mereka baru meraih dua kemenangan.
Tim London Utara juga sering gagal mengamankan kemenangan setelah unggul satu atau dua gol.
Terkait itu, Harry Kane juga mengakui timnya menunjukkan penampilan yang mengecewakan. Ia pun menyebut dua kemenangan dari enam laga tidak sesuai standar Tottenham.
“Saya dapat mengatakan bahwa keadaan ini mengecewakan, saya rasa tidak ada yang dapat kami katakan selain itu. Hanya mendapatkan dua kemenangan tidak sesuai dengan standar yang kami tunjukkan dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya dikutip dari Sky Sports.
“Tentu imbang dengan Manchester City dan Arsenal bukan sesuatu yang mengecewakan, tetapi kami tidak dapat merasa puas karena sempat unggul 2-0 atas Arsenal,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Wenger dan Mourinho Kritik Penampilan Harry Kane

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Tottenham Harry Kane mendapat kritik dari Jose Mourinho dan Arsene Wenger.
Kritik tersebut tak lain terkait penampilannya dalam kekalahan di final Liga Champions dari Liverpool.
Mantan pelatih Arsenal, Wenger menilai Kane seperti tidak siap untuk tampil di final.
“Kami berbicara banyak tentang Kane (sebelum pertandingan).
“Dia tidak terlihat siap dan secara keseluruhan hanya Son (Heung-min) yang terlihat berbahaya,” ujarnya dilansir Tribal Football.
Mantan pelatih Chelsea dan United, Mourinho juga memberikan pernyataan senada.
Meski memiliki 61 persen penguasaan bola, namun peluang mereka tak berarti. Ia pun menilai jika Kane seperti tenggelam.
“Harry Kane tenggelam sepanjang waktu. Ia biasanya mundur ke belakang, biasanya datang di antara garis, biasanya dia adalah pemain penghubung,” katanya.
“Ia menerima bola dari satu sisi, ia bergerak di antara garis, ia kembali, bermain dengan full-back yang lain atau sisi yang lain, ia datang ke kotak penalti. Tidak ada dinamika (yang terjadi),” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Harry Kane Akhiri Musim Lebih Cepat?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Mouricio Pochettino memberikan sinyal perihal penampilan Harry Kane musim ini harus berakhir lebih cepat.
Sebab, cedera pergelangan kaki yang dialami saat melawan Manchester City belum lama ini dinilai bakal menyulitkan bagi sang striker.
Agak menyedihkan, tetapi dia berharap segera pulih secepatnya,” kata Pochettino, dilansir BBC.
“Ada lima minggu (musim tersisa), itu akan sulit. Kami akan melakukan segalanya untuk memulihkannya sesegera mungkin, tetapi hanya ada lima minggu musim untuk pulih.
“Dia sangat kesal setelah pertandingan – itu adalah saat yang sulit baginya,” tambahnya.
Tidak hanya bagi Kane, kondisi ini juga tentu menyulitkan Tottenham yang ingin tetap bertahan di empat besar.
Saat ini, Tottenham tertinggal dua poin dari Chelsea, penghuni posisi tiga dan unggul satu poin dari Arsenal di posisi lima.
Bukan hanya itu, mereka juga perlu menuntaskan Liga Champions dengan menghadapi Manchester City di leg kedua, Kamis, 18 April mendatang.
(zul/pojoksatu)

Harry Kane Jadi ‘Tumbal’ Kemenangan Tottenham

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottenham Hotspur berhasil meraih kemenangan di leg pertama babak perempat final Liga Champions, Rabu (10/4) dini hari tadi.
Namun, kemenangan atas Manchester City itu harus dibayar mahal. Sebab, pemain andalan mereka, Harry Kane kemungkinan bakal absen hingga akhir musim.
Kane terlihat tertatih-tatih usai diterjang Fabian Delph sebelum akhirnya ditarik keluar lapangan.
Kabar mengenai kondiri Kane sendiri dikonfirmasi oleh sang pelatih Mauricio Pochettino. Dirinya mengaku khawatir akan absennya sang pemain hingga akhir musim.
“Ini mengkhawatirkan kita,” kata Pochettino, dilansir BBC.
“Kami akan merindukannya – mungkin untuk sisa musim ini. Kami harap ini bukan masalah besar. Tetapi tidak ada banyak waktu untuk pulih. Dia memutar pergelangan kakinya sehingga kami akan melihat bagaimana reaksinya dalam beberapa jam,” sambungnya.
Pochettino melanjutkan, pihaknya masih akan memastikan kondisi Kane. Namun begitu, ia tidak bisa menutupi rasa sedih sekaligus kecewanya.
Sebab, ini bukan pertama kali Kane absen akibat cedera. Ia juga harus absen selama sebulan di awal 2019 ini.
“Kami perlu memeriksa tetapi sepertinya itu pergelangan kaki yang sama dan cedera serupa. Sangat menyedihkan dan sangat mengecewakan,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Gol Tunggal Harry Kane Antar Tottenham ke Delapan Besar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottentaham Hotspur berhasil mengamankan tiket delapan besar Liga Champions.
Kepastian ini didapat setelah mereka menumbangkan Dortmund di kandang dengan skor tipis 0-1.
Dengan ini, Tottenham maju dengan aggregat 0-4. Sebab, di leg pertama mereka menang 0-3.
Karenanya, meski leg kedua berakhir imbang 0-0, Tottenham tetap berhak maju.
Namun tidak begitu kenyataannya. Bermain di kandang lawan, Pochettino menyadari hal tersebut terlalu beresiko.
Alhasil mereka pun bisa memaksimalkan peluang yang ada. Harry Kane, menjadi pahlawan The Lily White.
Gol yang ia cetak di menit ke-48, membawa Tottenham ke babak delapan besar.
Sementara itu, meski unggul penguasaan bola serta tendangan dan tendangan tepat sasaran, sayangnya Dortmund tak bisa memaksimalkan upaya mereka menjadi gol.
(zul/pojoksatu)

Kembali Berlatih, Harry Kane Siap Diturunkan Kontra Burnley

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kambar gembira bagi penggemar Tottenham Hotspur. Pemain andalan Harry Kane sudah kembali berlatih.
Dilansir BBC, dengan ini, ia dikabarkan siap diturunkan saat kontra Burnley di Liga Premier pada Sabtu waktu setempat.
Kembalinya Kane tentu memberikan semangat lebih pada pasukan Lily White.
Pasalnya, kapten timnas Inggris ini adalah pencetak gol terbanyak Spurs musim ini dengan 20 gol di semua kompetisi.
Sebagaimana diketahui, Harry Kane absen karena mengalami cedera pada pergelangan kaki saat kalah oleh Manchester United pada 13 Januari.
Awalnya, ia diperkirakan tidak akan bisa bermain sampai awal Maret.
Meski ‘kehilangan’ Kane, Spurs mendapat hasil cukup positif pada pertandingan yang dilaluinya. Termasuk di Liga Champions dengan mengalahkan Borussia Dortmund 3-0.
Saat ini, di klasemen Liga Premier Inggris, Tottenham Hotspur berada di urutan ketiga. Mereka berjarak lima poin dari Manchester City dan Liverpool.
(zul/pojoksatu)

Demi Harry Kane, Barcelona Siap Kuras Brankas!

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Barcelona bersedia untuk menghabiskan dana sebesar 200 juta poundsterling atau setara Rp3,68 triliun sekedar untuk mendapatkan tanda tangan bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane.
Rumor tersebut sebagaimana diklaim The Daily Star, namun Barca berencana untuk menandatanganinya musim panas mendatang bukan musim dingin Januari depan.
Azulgrana memang tengah mencari sosok pendamping Lionel Messi menyusul Luis Suarez yang sudah tak muda lagi.
Kane sendiri digandang sebagai pengganti ideal buat bintang Uruguay itu yang kini usianya sudah memasuki 32 tahun.
Spurs sendiri tengah membutuhkan suntikan dana besar untuk menambah biaya pembangunan stadion baru mereka.
Melepas sang bomber bisa menjadi salahsatu opsi selama harganya tidak kurang dari 150 juta poundsterling atau setara RP3 triliun lebih.
Sebelumnya, Harry Kane sempat dikaitkan dengan Real Madrid pada jendela transfer pemain musim panas lalu, namun urung terwujud, dan Los Blancos saat ini masih mencari sosok yang dipandang ideal sebagai pengganti Cristiano Ronaldo.
(qur/pojoksatu)

Jadi Penentu Kemenangan, Pelatih Timnas Inggris Puji Harry Kane Setinggi Langit

POJOKSATU.id, LONDON – Harry Kane tampil jadi pembeda dengan mempersembahkan kemenangan untuk Timnas Inggris atas Timnas Kroasia di ajang UEFA Nations League di Wembley Stadium, Senin (19/11/2018) dini hari WIB.
Dengan hasil ini, The Three Lions pun sukses menyegel satu tiket ke final Liga Bangsa-Bangsa di benua biru itu sekaligus mendegradasikan runner-up Piala Dunia 2018 Rusia itu ke grade B.
Tuan rumah sendiri sempat tertinggal dari tamunya setelah Kramaric mengoyak jala Pickford di menit 57.

Namun Inggris sukses menyamakan kedudukan lewat kreasi Jesse Lingard di menit 78 dan membalikkan keadaan lewat aksi Harry Kane di menit 85.
Sang pelatih, Gareth Southgate pun melayangkan pujian setinggi langit untuk nama terakhir yang disebutkan di atas.
Betapa tidak, selain tampil menjadi pembeda, bomber Spurs itu juga menjadi biang bagi lahirnya gol penyeimbang dari Lingard.
“Saya pikir terus terang Harry (Kane) adalah pencetak gol terbaik di dunia. Jadi, Anda enggan untuk menepikan kemampuannya,” kata Southgate seperti dikutip dari Goal.
Baginya, Kane mampu menunjukkan konsistensi selama membela Inggris diberbagai ajang. “Beberapa orang mempertanyakan keputusan pada musim panas kemarin (menjadi topskor Piala Dunia) tapi ia merupakan penendang penalti utama kami dan juga sosok pemimpin,” sebutnya.
“Dalam 98 persen dari pertandingan, permainannya dan segalanya sangatlah penting. Jadi kami memiliki kepercayaan besar padanya dan ia juga lapar untuk memimpin tim lebih jauh di masa depan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Harry Kane Brace, Spurs Bisa Keluar dari Lubang Jarum

POJOKSATU.id, LONDON – Tottenham Hotspur masih punya asa untuk merebut satu tiket ke fase knock out setelah Harry Kane mencetak brace ke gawang PSV Eindhoven.
Kane menjadi pahlawan kemenangan the Lillywhites 2-1 dalam laga macthday 4 Liga Champions di di Wembley Stadium, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB itu.
Meski tambahan tiga poin ini tak menggerakkan posisinya di klasemen Grup B dari urutan ketiga, namun Spurs masih punya asa untuk lolos jika mampu meneruskan tren positif di dua laga tersebut.
Tekuk Dortmund, Atletico Madrid Sukses Balas Dendam
Terlebih Barcelona dan Inter Milan sebagai penghuni peringkat satu dan dua baru saja bermain imbang 1-1 dan hanya mendapat tambahan satu poin.
Tuan rumah sendiri nyaris dipermalukan setelah sempat tertinggal lebih dulu oleh gol cepat Luuk de Jong di menit kedua.
Namun, dukungan penuh penonton membuat permainan tuan rumah tetap tenang untuk mengkreasi serangan mengejar ketertinggalan.
Terbukti, di interval kedua, Kane langsung memborong dua gol, di menit 78 dan gol penentu kemenangan menit 89.
Gol penyeimbang sendiri lahir dari sepakat terukur penggawa The Three Lions Inggris itu yang meluncur ke ke sudut kanan bawah.
Sedangkan gol penentu yang dikreasi Kane lahir dari tandukan kepalanya menyambut umpan silang melengkung sepakan Ben Davies.
(qur/pojoksatu)