indonesia vs malaysia

Buntut Kerusuhan di SUGBK, Imam Nahrawi Minta Maaf ke Menpora Malaysia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi bertemu Menteri Belia dan Sukan Malaysia, Syed Saddiq untuk membahas ulah suporter Timnas Indonesia di SUGBK, Senayan, Kamis (5/9) malam.
Sekitar 30 menit berada di kamar hotel tempat Menpora Malaysia itu menginap, Imam Nahrawi menyampaikan permintaan maaf kepada Syed Saddiq.
Tak hanya secara lisan, Imam juga menyampaikan permintaan maaf secara tertulis lantaran laga Timnas Indonesia vs Malaysia, Kualifikasi Piala Dunia 2022, diwarnai kerusuhan. Pertandingan ini sendiri dimenangkan Harimau Malaya dengan skor 3-2.
Sebelumnya, setibanya di hotel tempat Syed Saddiq menginap, Jumat (6/9) pagi, Imam sempat ngobrol empat mata dengan Ratu Tisha, Sekjen PSSI. Lantas Imam ke kamar Menpora Malaysia itu.
Setelah pertemuan sekira 30 menit, Imam Bharawi tampak keluar membawa surat bersama Syed Saddiq.
“Pagi ini saya mengunjungi Menpora Malaysia untuk menyampaikan permohonan maaf. Atas nama masyarakat Indonesia dan pemerintah, saya menyampaikan permohonan maaf,” ucapnya.
Kedatangan Imam itu sebagai usaha memastikan bahwa hubungan kedua negara tetangga tetap baik-baik saja.
“Saya datang sekaligus memastikan insiden semalam tidak akan merusak persabatan Indonesia dan Malaysia. Terus menjaga kondisi ini agar tetap baik. Dan, paling penting adalah oknum suporter yang membuat kerusakan harus ditindak,” tegas Imam.
(jpnn/fat/pojoksatu)

Usai Indonesia Kalah dari Malaysia, Aparat Dilempar Batu, Berlanjut Hingga Plaza Barat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kerusuhan terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat pertandingan Indonesia melawan Malaysia. Bahkan usai laga yang dimenangkan Harimau Malaya dengan skor 3-2 itu, kericuhan masih berlanjut di dalam dan luar stadion.
Beruntung aparat bisa mengendalikan situasi sehingga kerusuhan tidak berlangsung lebih lama. Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana mengatakan massa dapat dikendalikan dan secara kondusif kembali ke rumah masing-masing dengan aman.
“Sementara, seluruh pasukan anti huru hara Polri ditarik mundur. Pasukan Kodam Jaya BKO Polda Metro Jaya di-standby-kan di pagar Plaza Barat SUGBK kompleks,” kata Wahyu di Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Wahyu menguraikan bahwa tindakan anarkis pendukung Garuda memuncak usai laga berakhir, tepatnya saat timnas kalah 2-3 dari Malaysia. Suporter Indonesia melempari aparat menggunakan batu dan kayu di dalam stadion.
“Mereka kami dorong keluar hingga saling lempar berlanjut ke Plaza Barat. Polisi menenangkan mereka dengan menembakkan gas air mata,” jelas Wahyu.
Penanganan terhadap massa akhirnya ditangani melalui negosiasi oleh Wahyu bersama unsur Polisi Militer dan pasukan lainnya.
Kini, kata Wahyu, aparat berhasil membawa Timnas Malaysia ke Hotel Mulia, yang merupakan tempat menginap mereka.
“Kami juga fokus mengevakuasi suporter Malaysia ke Bandara Soekarno-Hatta,” terang Wahyu.
Aksi bakar-bakaran sempat terjadi di kawasan GBK pasca kekalahan Indonesia. Suporter Indonesia seperti melampiaskan amarah lantaran tim kesayangannya kalah.
Dalam pertandingan ini, Indonesia sempat unggul cepat melalui gol Alberto Goncalves di menit 12. Namun Malaysia berhasil menyamakan kedudukan melalui kaki Mohamadou Sumareh di menit 36.
Indonesia tidak butuh waktu lama untuk kembali unggul. Hanya butuh waktu dua menit dari gol Sumareh, Beto Goncalves kembali mencatatkan nama di papan skor.
Malaysia kembali bisa menyamakan skor pad amenit 66 lewat Syafiq Ahmad. Dan petaka terjadi di menit akhir injury time ketika Sumareh mencetak gol keduanya pada laga ini sekaligus memastikan Harimau Malaya menang 3-2.
(rmol/fat/pojoksatu)

Detik-detik Kerusuhan Suporter Saat Indonesia Vs Malaysia di SUGBK

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ulah sejumlah oknum suporter yang tidak bertanggung jawab kembali mencoreng persepakbolaan Indonesia. Pada laga internasional yang tentu saja dipantau FIFA, ketika Timnas Indonesia menjamu Malaysia di SUGBK, Kamis (5/9/2019) malam WIB, tribun suporter Malaysia diserang.
Insiden itu terjadi tepatnya pada menit 72 pertandingan perdana putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia Grup G. Tiba-tiba saja pelemparan dilakukan oleh oknum suporter tribun atas ke arah tribun suporter Malaysia.
BACA JUGA: Klasemen Sementara Grup G: Dipermalukan Malaysia, Indonesia Langsung Jadi Juru Kunci
Sesaat kemudian, suporter di tribun selatan masuk ke area pinggir lapangan dan berusaha menyerang ke tribun suporter Malaysia.
Pihak keamanan sempat keteteran saat suporter masuk, tapi personel keamanan bantuan kemudian dikerahkan ke dalam untuk menenangkan suporter.
Akibat kejadian ini, laga sempat terhenti sekitar 10 menit. Setelah sebuah bom asap membuat suasana makin panas, pihak keamanan bertindak tegas dan suasana kembali kondusif.

Suporter Malaysia. Mohon maaf. pic.twitter.com/K1CoNqHdpy
— Farabi Firdausy (@abiflip) September 5, 2019

guys please pray for our ekor dekat sana, enough la pakai slogan kitaserumpun tu. enough is enough#HarimauMalaya @FIFAcom pic.twitter.com/2jpURw7mdy
— ຸ (@danishharritz) September 5, 2019

Laga kemudian dilanjutkan kembali, dengan kedudukan 2-2. Ketika pertandingan dilanjutkan, tapi kericuhan kecil di tribun masih sempat terjadi.
Suporter Malaysia sudah hadir di SUGBK jelang laga Indonesia kontra Malaysia, Kamis (5/9/2019) malam WIB. ft/twitter
Pada pertandingan ini, Indonesia tumbang 2-3. Timnas Garuda sempat unggul lebih dulu lewat Beto Goncalves pada menit 12.
BACA JUGA: Indonesia Vs Malaysia: Diwarnai Kerusuhan Suporter, Timnas Garuda Dipermalukan Harimau Malaya
Mohamadou Sumareh yang baru semenit masuk ke lapangan menggantikan Muhammad Hadin bin Azman langsung mencetak gol penyama kedudukan. Tepatnya pada menti 37. Harimau Malaya menyamakan skor menjadi 1-1.

Klasemen Sementara Grup G: Dipermalukan Malaysia, Indonesia Langsung Jadi Juru Kunci

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan hasil minor. Menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019) malam WIB, Timnas Garuda malah tumbang 2-3 dari Harimau Malaya.
Kekalahan ini membuat tim asuhan Simon McMenemy langsung nyungsep ke posisi juru kunci Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Hasil buruk ini memang baru awal dari perjuangan Tim Merah-Putih menuju pentas Piala Dunia. Namun mengingat kekuatan rival di Grup G hampir merata, peluang lolos tentu akan cukup berat.
Malaysia yang meraih tiga poin di laga perdana ini langsung memuncaki klasemen sementara Grup G dengan 3 poin. Vietnam dan Thailand yang bermain imbang tanpa gol di Thammasat Stadium (Rangsit), Thailand, menempati peringkat kedua dan ketiga dengan 1 poin.
Sementara Uni Emirates Arab baru bertanding pada 10 September mendatang melawan Malaysia.
Indonesia sendiri kembali akan bertanding di SUGBK pada laga kedua menghadapi Thailand, juga pada 10 September mendatang.
Berikut klasemen sementara Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia:

Pada laga Kamis malam di SUGBK, ribuan pendukung Timnas Garuda bergemuruh pada menit 12 setelah Beto Goncalves membawa tuan rumah unggul. Umpan terobosan nan cantik dari Saddil Ramdani dikoneversi menjadi gol oleh bomber yang bermain di klub Madura United itu. 1-0 Indonesia unggul.
Mohamadou Sumareh yang baru semenit masuk ke lapangan menggantikan Muhammad Hadin bin Azman langsung mencetak gol penyama kedudukan. Tepatnya pada menti 37. Harimau Malaya menyamakan skor menjadi 1-1.
Tapi dua menit berselang, Timnas Garuda kembali unggul. Kembali Beto mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan spektakulernya.
Kali ini Beto memanfaatkan umpan sederhana Andik Vermansyah setelah menyerobot bola. Indonesia kembali memimpin 2-1. Skor ini bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Malaysia meningkatkan tempo permainan untuk kembali mengejar ketinggalan.
Usaha tim asuhan Tan Cheng Hoe membuahkan hasil pada menit 66. Syafiq Ahmad lepas dari kawalan dan selesaikan umpan silang di muka gawang. Harimau Malaya menyamakan skor menjadi 2-2.
Beberapa saat setelah gol Syafiq, pertandingan dihentikan sementara karena terjadi kerusuhan di tribun penonton. Bom asap dilemparkan ke arah suporter Malaysia.
Bahkan ada suporter Malaysia yang harus ditandu. Penggawa timnas Indonesia berusaha menenangkan suporter tuan rumah.
Setelah situasi kondusif, pertandingan kembali dilanjutkan. Indonesia terus menekan pertahanan Malaysia untuk kembali mencetak gol keunggulan. Sementara Malaysia juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik.
Petaka terjadi bagi Timnas Garuda di menit akhir masa injury, ketika Sumareh mencetak gol keduanya pada laga ini sekaligus memastikan Malaysia menang 3-2.
(fat/pojoksatu)

Indonesia Vs Malaysia: Diwarnai Kerusuhan Suporter, Timnas Garuda Dipermalukan Harimau Malaya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Timnas Indonesia vs Malaysia berlangsung seru, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019) malam WIB. Sempat unggul di babak pertama, Timnas Garuda malah takluk dari Harimau Malaya di akhir laga.
Ribuan pendukung Timnas Garuda yang memadati SUGBK bergemuruh pada menit 12 setelah Beto Goncalves membawa tuan rumah unggul. Umpan terobosan nan cantik dari Saddil Ramdani dikoneversi menjadi gol oleh bomber yang bermain di klub Madura United itu. 1-0 Indonesia unggul.
Mohamadou Sumareh yang baru semenit masuk ke lapangan menggantikan Muhammad Hadin bin Azman langsung mencetak gol penyama kedudukan. Tepatnya pada menti 37. Harimau Malaya menyamakan skor menjadi 1-1.
Tapi dua menit berselang, Timnas Garuda kembali unggul. Kembali Beto mencatatkan namanya di papan skor.
Kali ini Beto memanfaatkan umpan sederhana Andik Vermansyah setelah menyerobot bola. Indonesia kembali memimpin 2-1. Skor ini bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Malaysia meningkatkan tempo permainan untuk kembali mengejar ketinggalan.
Usaha tim asuhan Tan Cheng Hoe membuahkan hasil pada menit 66. Syafiq Ahmad lepas dari kawalan dan selesaikan umpan silang di muka gawang. Harimau Malaya menyamakan skor menjadi 2-2.
Beberapa saat setelah gol Syafiq, pertandingan dihentikan sementara karena terjadi kerusuhan di tribun penonton. Bom asap dilemparkan ke arah suporter Malaysia. Penggawa timnas Indonesia berusaha menenangkan suporter tuan rumah. Bahkan ada suporter Malaysia yang harus ditandu.
Setelah situasi kondusif, pertandingan kembali dilanjutkan. Indonesia terus menekan pertahanan Malaysia untuk kembali mencetak gol keunggulan. Sementara Malaysia juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik.
Petaka bagi Timnas Garuda terjadi di menit akhir masa injury, ketika Sumareh mencetak gol keduanya pada laga ini sekaligus memastikan Malaysia menang 3-2.
Berikut susunan pemain Indonesia vs Malaysia:
Indonesia: Andritany Adriansyah; Ricky Fajrin, Manahati Lestusen, Hansamu Yama, Yustinus Pae; Evan Dimas, Saddil Ramdani, Zulfiandi; Andik Vermansyah, Stefano Lilipaly, Beto Goncalves
Malaysia: Farizal M. (G); Azih N. A., Azlin A, Azman H, Corbin-Ong L, Davies M, Gan Seng Ling B, Saad S, Safawi M, Syafiq A, Talaha N
(fat/pojoksatu)

Timnas Indonesia Vs Malaysia: Tiga Gol Tercipta di Babak I, Garuda Ungguli Harimau Malaya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Timnas Indonesia vs Malaysia berlangsung seru, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019) malam WIB. Setidaknya hingga 45 menit pertama berakhir, tiga gol tercipta.
Ribuan pendukung Timnas Garuda yang memadati SUGBK bergemuruh pada menit 12 setelah Beto Goncalves membawa tuan rumah unggul. Umpan terobosan nan cantik dari Saddil Ramdani dikoneversi menjadi gol oleh bomber yang bermain di klub Madura United itu. 1-0 Indonesia unggul.
Mohamadou Sumareh yang baru semenit masuk ke lapangan menggantikan Muhammad Hadin bin Azman langsung mencetak gol penyama kedudukan. Tepatnya pada menti 37. Harimau Malaya menyamakan skor menjadi 1-1.
Tapi dua menit berselang, Timnas Garuda kembali unggul. Kembali Beto mencatatkan namanya di papan skor.
Kali ini Beto memanfaatkan umpan sederhana Andik Vermansyah setelah menyerobot bola. Indonesia kembali memimpin 2-1. Skor ini bertahan hingga jeda.
Berikut susunan pemain Indonesia vs Malaysia:
Indonesia: Andritany Adriansyah; Ricky Fajrin, Manahati Lestusen, Hansamu Yama, Yustinus Pae; Evan Dimas, Saddil Ramdani, Zulfiandi; Andik Vermansyah, Stefano Lilipaly, Beto Goncalves
Malaysia: Farizal M. (G); Azih N. A., Azlin A, Azman H, Corbin-Ong L, Davies M, Gan Seng Ling B, Saad S, Safawi M, 0Syafiq A, Talaha N
(fat/pojoksatu)

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Inilah Susunan Pemain Indonesia Vs Malaysia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Malaysia beberapa saat lagi kick off. Pelatih kedua tim sudah merilis daftar pemain yang diturunkan pada laga di Stadion Utama Gelra Bung Karno (SUGBK) ini.
Pelatih Indonesia, Simon McMenemy memasang Beto Goncalves sebagai striker utama. Beto dibantu Andik Vermansyah dan Stefano Lilipaly di lini serang.
Sementara Zulfiandi, Evan Dimas dan Saddil Ramdani akan berjibaku dengan para gelandang Malaysia.
Adapun di barisan pertahanan Timnas Garuda, McMenemy mempercayakan kepada kuartet Ricky Fajrin, Manahati Lestusen, Hansamu Yama dan Yustinus Pae. Kemudian di bawah mistar gawang, posisi kiper dipercayakan kepada Andritany Adriansyah.
Dari kubu Malaysia, duet penyerang Norshahrul Idlan Talaha dan Muhammad Safawi diandalkan Tan Cheng Hoe untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
Berikut susunan pemain Indonesia vs Malaysia:
Indonesia: Andritany Adriansyah; Ricky Fajrin, Manahati Lestusen, Hansamu Yama, Yustinus Pae; Evan Dimas, Saddil Ramdani, Zulfiandi; Andik Vermansyah, Stefano Lilipaly, Beto Goncalves
Malaysia: Farizal M. (G); Azih N. A., Azlin A, Azman H, Corbin-Ong L, Davies M, Gan Seng Ling B, Saad S, Safawi M, 0Syafiq A, Talaha N
(fat/pojoksatu)

11 Ribu Personel Amankan Laga Indonesia Vs Malaysia, tapi Masuk Stadium Macam Nak Berperang!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Malaysia beberapa saat lagi kick off. Laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/9/2019) malam ini dikawal 11 ribu lebih petugas keamanan.
Meski demikian, suporter tim tamu tetap mendapat perlakuan kurang sportif dari sejumlah oknum suporter Indonesia.
Sejumlah video bermakna intimidasi terhadap suporter Malaysia beredar di media sosial. Salah satunya, cuitan akun twitter @vocketfc.

Lihat bagaimana mereka masuk ke stadium. Macam nak berperang! pic.twitter.com/A2U4Eik4pY
— VOCKET FC (@vocketfc) September 5, 2019

“Lihat bagaimana mereka masuk ke stadium. Macam nak berperang,” tulis Vocket FC dalam keterangan video Vocket FC. Dalam video tersebut, nampak suporter Malaysia harus menunduk sembari berlari menghindari lemparan batu saat hendak masuk SUGBK.
Akun twitter lainnya, @fadryyy_ mengunggah video disertai keterangan.

Ultras Malaya yang datang disambut dengan balingan batu Datang nak tengok bola bukan membunuh .
stop la dengan mentaliti sampah tu . FIFA patut banned je dorang ni. pic.twitter.com/RhMHxJouKb
— fádizsem (@fadryyy_) September 5, 2019

“Ultras Malaya yang datang disambut dengan balingan batu Datang nak tengok bola bukan membunuh. Stop la dengan mentaliti sampah tu . FIFA patut banned je dorang ni,” cuitan Fadry.
Sekadr diketahui, belasan ribu pasukan pengamanan dikerahkan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia ini. Deputi PSSI Marsal Masita mengakui jumlah personel bukan 5.000-an seperti yang diperkirakannya.
Pihak keamanan dari Polda Metro Jaya, meminta pasukan pengamanan dilipatgandakan berkali-kali. Total 11.200 personel.
“Keamanan fixed dikerahkan 11.200 personel. Itu gabungan dari TNI dan Polri. Mereka akan mengamankan ring 1 dan 2. Saya rasa itu cukup lah, tak berlebihan juga,” kata Marsal, beberapa jam sebelum laga.
Tak hanya pengamanan, juga dilakukan buka tutup jalan karena jalannya laga bertepatan dengan jam pulang kantor. Diprediksi Senayan akan macet parah.
“Nanti akan ada buka tutup jalan, karena untuk mengantisipasi penumpukan-penumpukan,” terangnya.
(fat/jpnn/pojoksatu)

Jelang Indonesia Vs Malaysia: Segini Jumlah Suporter Harimau Malaya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Malaysia bakal dihelat di SUGBK, Kamis (5/9/2019) malam. Ratusan suporter Harimau Malaya (julukan Timnas Malaysia) dipastikan bakal hadir.
Sekjen FAM (PSSI-nya Malaysia,red) Stuart Ramalingam menyebut ada sekitar 500 suporter Malaysia yang akan menonton laga ini.
“Kami memperkirakan akan ada 500-1.000 orang suporter, yang kami laporkan ke PSSI dan Polda Metro Jaya,” katanya dilansir situs Malaysia, Bernama.
PSSI sendiri sebelumnya sudah mengumumkan melepas tiket untuk suporter Tim berjuluk Harimau Malaya tersebut sebanyak 3.500 lembar tiket.
Jumlah tersebut setara lima persen dari kapasitas stadion yang disediakan untuk laga ini.
Di SUGBK, suporter Malaysia mendapatkan satu sektor tersendiri, yakni di tribune khusus suporter tamu atau tribune Kategori 1 B. Posisinya ada di tribun sebelah barat daya di SUGBK.
Sementara itu, jelang laga sarat gengsi tersebut, Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe mewaspadai sejumlah pemain Timnas Indonesia, terutama pemain naturalisasi.
Menurut Tan, keberadaan pemain naturalisasi mampu menaikkan kepercayaan diri timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Indonesia akan menghadapi Malaysia pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, besok malam, mulai pukul 19.30 WIB.
“Para pemain naturalisasi itu memberikan keyakinan pada timnas Indonesia dan kualitas mereka lebih bagus kali ini,” ujarnya di Lapangan Sepak Bola A Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (3/9).
Menurut pelatih kelahiran Kedah, Malaysia, tersebut, nama-nama naturalisasi membuat skuat Indonesia lebih kokoh.
Skuat Garuda dinilainya memiliki potensi untuk membahayakan skuatnya saat bersua dalam pertandingan di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia tersebut.
Timnas Indonesia sendiri memiliki empat nama pemain naturalisasi yang dapat diturunkan dalam laga kontra Malaysia.
Mereka adalah Victor Igbonefo, Alberto Goncalves, Stefano Lilipaly dan Osas Saha. Keempat pemain tersebut belum pernah dihadapi oleh timnas Malaysia di bawah arahan Tan Cheng Hoe yang menjabat pelatih timnas Malaysia sejak tahun 2017.
Meski demikian, timnas Malaysia bukannya tidak diperkuat oleh pemain naturalisasi. Dari 24 pemain yang diboyong Tan ke Jakarta, empat di antaranya merupakan pemain naturalisasi yaitu Mohamadou Sumareh, Matthew Davis, Brendan Gan dan La’Vere Corbin-Ong.
“Semua pemain dalam keadaan yang bagus dan siap untuk pertandingan besok,” tutur Tan.
(jpnn/fat/pojoksatu)

4 Pemain Timnas Garuda Jadi Perhatian Khusus Kubu Malaysia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe mewaspadai sejumlah pemain Timnas Indonesia yang dinilai bisa jadi pembeda pada laga Kamis (5/9/2019) besok malam. Terutama pemain naturalisasi.
Menurut Tan, keberadaan pemain naturalisasi mampu menaikkan kepercayaan diri timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Indonesia akan menghadapi Malaysia pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, besok malam, mulai pukul 19.30 WIB.
“Para pemain naturalisasi itu memberikan keyakinan pada timnas Indonesia dan kualitas mereka lebih bagus kali ini,” ujarnya di Lapangan Sepak Bola A Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (3/9).
Menurut pelatih kelahiran Kedah, Malaysia, tersebut, nama-nama naturalisasi membuat skuat Indonesia lebih kokoh.
Skuat Garuda dinilainya memiliki potensi untuk membahayakan skuatnya saat bersua dalam pertandingan di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia tersebut.
Timnas Indonesia sendiri memiliki empat nama pemain naturalisasi yang dapat diturunkan dalam laga kontra Malaysia.
Mereka adalah Victor Igbonefo, Alberto Goncalves, Stefano Lilipaly dan Osas Saha. Keempat pemain tersebut belum pernah dihadapi oleh timnas Malaysia di bawah arahan Tan Cheng Hoe yang menjabat pelatih timnas Malaysia sejak tahun 2017.
Meski demikian, timnas Malaysia bukannya tidak diperkuat oleh pemain naturalisasi. Dari 24 pemain yang diboyong Tan ke Jakarta, empat di antaranya merupakan pemain naturalisasi yaitu Mohamadou Sumareh, Matthew Davis, Brendan Gan dan La’Vere Corbin-Ong.
“Semua pemain dalam keadaan yang bagus dan siap untuk pertandingan besok,” tutur Tan.
Indonesia menghadapi Malaysia pada laga perdananya di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada Kamis (5/9), di SUGBK, mulai pukul 19.30 WIB.
Itu merupakan penampilan pertama tim nasional Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia setelah menjalani sanksi FIFA di rentang tahun 2015-2016.
(ant/jpnn/fat/pojoksatu)