Inggris

Jadwal Kualifikasi Euro 2020 : Portugal, Perancis, Inggris Vs Montenegro

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pecinta bola akan kembali disuguhkan sejumlah pertandingan dari kualifikasi Euro 2020, pada Jumat (15/11) dini hari WIB.
Sesuai jadwal ada 14 tim dari tiga grup yang akan bertanding nanti. Dari jumlah tersebut, beberapa tim berpeluang untuk memastikan diri lolos ke putaran final.
Diantaranya, Inggris dan Republik Ceko dari Grup A. Saat ini Inggris memimpin grup dengan perolehan 15 poin, unggul tiga poin dari Ceko di posisi kedua.
Pada dini hari nanti, Inggris akan menghadapi Montenegro, tim yang belum pernah meraih kemenangan dari tujuh pertandingan.
Sedangkan, Ceko akan menjalani laga cukup sulit karena menghadapi Kosovo, penghuni posisi tiga di klasemen.
Peluang berikutnya adalah milik Turki dan Perancis dari Grup H. Keduanya berada di posisi berurutan, satu dan dua di klasemen dengan nilai sama, yakni 19 poin.
Pada pertandingan nanti, Turki akan menghadapi Islandia. Sedangkan Perancis menghadapi Moldova.
Selain itu, ada juga pertandingan lainnya yang akan digelar pada Jumat (15/11) dini hari nanti, diantaranya Portugal melawan Lithuania dari Grup B.
Untuk diketahui, sebelumnya sudah ada enam tim yang lolos, yakni Ukraina (Grup B), Spanyol (F), Polandia (G), Belgia dan Rusia (I), serta Italia (J).
Berikut jadwal pertandingan Jumat, 15 November 2019 :
00:00 Turki vs Islandia
02:45 Republik Ceko vs Kosovo
02:45 Inggris vs Montenegro
02:45 Portugal vs Lithuania
02:45 Serbia vs Luksembourg
02:45 Albania vs Andorra
02:45 Prancis vs Moldova
(zul/pojoksatu)

Kalah dari Swedia, Inggris Tempat Posisi Empat di Piala Dunia Wanita

POJOKSATU.id, JAKARTA – Inggris hanya menempati posisi keempat di Piala Dunia Wanita 2019, usai dikalahkan Swedia, Minggu (7/7) dini hari WIB.
Pada pertandingan yang digelar Allianz Riviera Inggris takluk di tangan Swedia dengan skor 1-2.
Swedia membuka keunggulan saat memasuki menit ke-11 berkat gol yang dicetak Kosovare Asllani.
Sepuluh menit berselang, Sofia Jakobsson menggandakan keunggulan Swedia menjadi 2-0.
Inggris berhasil memperkecil jarak. Gol yang dicetak Fran Kirby di menit ke-31 mengubah kedudukan menjadi 1-2.
Skor ini pun bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, tak ada tambahan gol tercipta.
Swedia mampu mempertahankan keunggulan hingga berhasil menempati posisi ketiga di Piala Dunia Wanita 2019.
Menanggapi kekalahan tersebut, pelatih Inggris Phil Neville menuturkan jika anak asuhannya mungkin masih terbebani babak semifinal lawan AS.
Meski begitu, ia menilai mereka bermain lebih baik setelah 20 menit pertama.
“Kami bermain lebih baik daripada yang kami lakukan setelah 20 menit pertama itu. Kami memberikan tembakan terbaik, kami gagal dan kami harus memastikan lain kali kami lebih baik,” ujarnya kepada BBC.
Neville pun memberikan pujian pada tim Swedia. Lebih lanjut, meski kecewa, namun pihaknya menerima dan berjanji akan tampil lebih baik di kompetisi berikutnya.
“Para pemain datang ke sini dan memberikan semua yang saya inginkan – gaya permainan. Ini olahraga. Kami harus kembali dalam waktu empat tahun dan menjadi lebih baik. Ada banyak juara yang harus menderita sebelum kembali,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Suporter Timnas Spanyol Mencemooh Lagu Kebangsaan Inggris, Javier Tebas Minta Maaf

POJOKSATU.id, MADRID – Laga Timnas Spanyol kontra Inggris di ajang UEFA Nations League di Estadio Benito Villamarin, Spanyol, kemarin malam WIB diwarnai ulah tidak terpuji fans tuan rumah.
Insiden terjadi jelang pertandingan ketika diputar lagu kebangsaan kedua tim. Saat lagu tim tamu, “God Save the Queen” diputar, terdengar bunyi siulan untuk mencemooh lagu tersebut yang berasal dari tribun penonton tuan rumah.
Tak ingin berpolemik panjang, Presiden LaLiga, Javier Tebas langsung bereaksi. Lewat akun Twitter miliknya Tebas melayangkan permintaan maaf atas insiden tersebut.

National anthems represent the noblest and most profound feelings of many people. They must always be respected. We have to apologize to the English and make that what happened yesterday doesnt happen again.
— Javier Tebas Medrano (@Tebasjavier) October 16, 2018

“Lagu kebangsaan mewakili perasaan paling mulia dan paling mendalam dari banyak orang. Mereka harus selalu dihormati,” demikian pernyataan Tebas seperti dikutip dari Diario AS.
Tebas mengaku risau tentang apa yang dia saksikan tersebut dan menyesalkan adanya ulah yang demikian.
“Kita harus meminta maaf kepada Inggris dan membuat apa yang terjadi kemarin tidak terjadi lagi,” tandasnya.
La Roja sendiri harus mengaku keunggulan tamunya dengan kekalahan tipis 2-3, dan itu menjadi kekalahan perdana Luis Enrique sejak didapuk sebagai pelatih tim matador Spanyol tersebut.
(qur/pojoksatu)