Iwan Bule

Soal Pelatih Baru, Ini Kata Ketum PSSI

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI sudah memutuskan untuk mengakiri kerja sama dengan Simon McMenemy. Saat ini, pihaknya pun tengah mencari pelatih baru.
Dikabarkan, pelatih baru merujuk pada dua nama yakni Luis Milla dan Shin Tae-yong.
Ketua Umum PSSI M. Iriawan alias Iwan Bule mengaku sudah meminta keduanya datang ke Malaysia pada 19 November mendatang.
Pasalnya, PSSI ada di Malaysia bersama timnas untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia melawan Malaysia.
“Keduanya juga sudah mau untuk datang, memaparkan programmnya kepada kami,” ujarnya.
Sementara itu, laga lawan Malaysia nanti, timnas masih ditangani Simon McMenemy.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan Bule menepis kabar yang menyebutkan McMenemy tidak mau berangkat ke Malaysia.
“Dia tidak berniat sama sekali untuk tidak datang ke Malaysia, jadi mohon dikoreksi,” ujarnya.
Iwan Bule juga menerangkan kalau PSSI sudah menjelaskan juga ke McMenemy kalau tidak ada pemutusan kontrak sepihak. Pihaknya bakal membayar sisa kontrak yang ada sesuai kesepakatan.
(jpc/pojoksatu)

Iwan Bule Siap Maju Jadi Calon Ketum PSSI

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komjen Pol Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule ini menyatakan siap maju sebagai calon Ketum PSSI.
Hal ini disampaikan saat dirinya berdiskusi dengan awak redaksi Jawa Pos di Graha Pena Surabaya (12/7).
Dikatakan, dirinya mantap maju kontestasi lantaran banyaknya elemen yang meminta dan mendukungnya. Bahkan sejak Edy Rahmayadi masih menjabat Ketum PSSI merangkap gubernur Sumatera Utara (Sumut).
“Saya pun berpikir, kenapa saya tidak berikan sisa-sisa hidup saya ini untuk kepentingan dan kemajuan sepak bola Indonesia? Akhirnya, saya mantap maju sebagai calon ketua PSSI,” katanya.
Mantan Kapolda NTB, Jabar dan Metro Jaya itu sudah blusukan langsung ke beberapa daerah untuk menggali masukan dari voters dan stakeholder sepak bola lainnya.
“Ini sekaligus mencari sumbang saran dari teman-teman demi kemajuan sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Iwan mengakui cukup paham dengan kondisi sepak bola Indonesia saat ini. Bahkan soal “jeroan” PSSI yang dihuni banyak muka lama.
Dirinya pun menyadari bahwa pemilihan Exco PSSI bukan kewenangannya. Namun, Iwan percaya bisa membawa perubahan.
Tidak hanya sekedar mencalonkan diri, Iwan rupanya juga sudah punya banyak program yang disiapkan untuk memajukan persepakbolaan tanah air.
Di antaranya, memperkuat pembinaan serta kompetisi usia muda dan timnas. Mantan Pj gubernur Jabar itu bahkan mencanangkan Indonesia bisa menembus Piala Dunia 2026 dan Olimpiade 2032.
Misi yang teramat sangat sulit. “Tentu semua butuh proses. Saat ini yang paling utama menjadi yang terbaik di ASEAN, lalu Asia,” jelasnya.
Match fixing juga menjadi perhatian. Iwan menegaskan tidak segan menjatuhkan sanksi bila memang ada pelanggaran pengaturan skor. Itu pun tetap berlaku bagi Bhayangkara FC yang menjadi tim bentukan Polri.
“Kalau memang ada yang tidak beres, langsung komunikasikan ke polda setempat. Harus konsekuen,” tandasnya.
Untuk diketahui, kongres untuk pemilihan ketua umum baru PSSI dilangsungkan tahun depan. Namun, belum ada kepastian tanggal dan bulan.
(jpc/pojoksatu)

Ramai-Ramai Jagokan Iwan Bule di Bursa Calon Ketum PSSI

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) menyusul pengunduran diri Edy Rahmayadi selaku ketua umum dan penetapan status tersangka Joko Driyono alias Jokdri.
Jokdri yang kini menjabat sebagai plt Ketum PSSI itu terseret kasus dugaan pengrusakan barang bukti temuan Satgas Antimafia Bola berupa dokumen terkait kasus skandal pengaturan skor atau match-fixing.
Sejumlah figur pun telah mencuat untuk meramaikan bursa calon Ketua PSSI masa depan yang akan dipilih pada KLB nanti.
Nama-nama seperti Erick Thohir,  Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Khrisna Murti, hingga manajer Persib, Umuh Muchtar telah dikaitkan dengan kandidat pemimpin federasi itu.
Namun kini, nama baru mencuat dan digadang-gadang sebagai sosok pemimpin PSSI berikutnya yang ideal, yakni mantan Kapolda Jawa Barat Komisaris Jenderal Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule.
Ketua Asprov PSSI DKI Jakarta, Uden Kusumawijaya pun menilai Iwan Bule dinilai figur yang cocok memimpin PSSI berikutnya. “Beliau sangat cocok memimpin PSSI,” ucapnya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman JPNN.
Namun, hingga kini Iriawan belum memberikan penjelasan mengenai dorongan kepada dirinya untuk menduduki kursi ketum PSSI. “Justru begitulah. Berikan jabatan kepada yang tidak meminta,” ucapnya.
Uden menambahkan, Iriawan merupakan sosok yang tegas, bersih, berintergitas, dan profesional. “PSSI membutuhkan sosok yang tegas dan bersih itu,” imbuhnya.
Senada, Ketua Asprov PSSI Jabar Tommy Apriantono bersuara serupa. Ia mendukung Iriawan maju dalam bursa pencalonan ketum PSSI. “Pak Iwan sebagai calon dari Jabar,” sebutnya.
Setali tiga uang, anggota Komite Eksekutif PSSI Yunus Nusi pun sepakat. PSSI membutuhkan sosok yang tegas, bersih, berintegritas, dan profesional. “Apalagi Pak Iwan punya cukup banyak waktu,” imbuhnya.
Terpisah, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku akan mengajukan Iriawan  sebagai calon ketum PSSI dalam kongres luar biasa (KLB).
“PSSI membutuhkan sosok berani seperti maung (harimau) untuk membersihkan PSSI. Karakter itu ada pada diri Pak Iwan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)