jorginho

Jorginho Ngaku Bahagia dan Tenang di Chelsea

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jorginho mengaku merasa bahagia dan tenang di Chelsea. Hal ini lantaran perubahan sikap penggemar kepadanya.
Diketahui sebelumnya, Jorginho kerap jadi sasaran kritik penggemar karena selalu jadi pilihan utama Maurizio Sarri.
Posisi Jorginho di era Frank Lampard pun tidak berubah. Namun, ia lebih terlihat konsisten.
Penampilan apik dari pemain berusia 27 tahun itu pun mampu merubah pandangan para suporter. Karena itu, ia merasa senang.
“Ya, tentu saja saya menyadari jika pandangan para penggemar terhadap saya kini berbeda. Itulah yang membuat saya merasa sangat bahagia,” ujarnya dilansir​ laman resmi klub.
“Saya juga senang mereka sudah bisa melihat saya sebagai pemain yang utuh. Itulah yang membuat saya merasa jauh lebih tenang,” sambungnya.
Lebih lanjut, Jorginho mengatakan jika perubahan yang terjadi saat ini adalah hasil kerja keras yang dilakukannya.
“Rasanya menyenangkan jika seseorang menyadari kerja keras yang sudah Anda lakukan. Saya senang para penggemar bisa melihat seorang Jorginho, di saat yang sama saya juga merasa bahagia dengan reaksi sekaligus dukungan yang diberikan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Verratti: Jorginho Seperti Thiago Motta

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gelandang PSG Marco Verratti telah memberikan pujian kepada playmaker Chelsea Jorginho.
Kepada Sky Sport Italia, Verratti mengaku Jorginho mengingatkannya pada Thiago Motta.
“Kami bekerja sama dengan baik dan Jorginho benar-benar mengingatkan saya pada Thiago Motta, seseorang yang juga bermain sederhana, tetapi membuat tim berdetak,” ujarnya.
Jorginho dikritik di Chelsea karena memainkan umpan-umpan sederhana.
Akan tetapi, kata Verratti, gaya permainan pemain Chelsea itu cocok dengannya dan berdampak baik bagi timnas.
“Kami bermain sebagai tim dan hasilnya jelas untuk dilihat semua orang. Saya benar-benar suka memainkan gaya sepakbola ini bersama Nazionale dan pelatih membuat kami sangat baik.
“Di sepakbola modern, Anda membutuhkan beberapa pemain yang senang menjaga bola tetap berjalan dan mengoper, karena semua tim telah meningkat,” paparnya.
(zul/pojoksatu)