jose mourinho

Inter Milan Tepis Tudingan Pelatih Tottenham Hotspur Soal Eriksen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Inter Milan buka suara soal tudingan Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho soal Christian Eriksen.
Diketahui, Eriksen dilaporkan ingin segera meninggalkan Tottenham dengan tidak memperpanjang kontraknya di Tottenham.
Kabar ini pun direspon Inter Milan. Mereka disebut-sebut ingin merekrut pemain asal Denmark itu.
Kabar ini lantas ditanggapi Mourinho, yang menyebut spekulasi masa depan Eriksen telah mengganggu konsentrasi pemain.
Namun, CEO Inter Beppe Moratta menepisnya. Ia mengatakan jika proses pendekatan yang dilakukan pihaknya tidak menyalahi aturan.
“Christian Eriksen adalah pemain Tottenham Hotspur, tetapi kami tahu bahwa kontraknya akan habis pada Juni 2020. Bertemu dengan agennya pada periode ini sesuai peraturan dan legal,” katanya seperti dilansir dari AS.
Meski membenarkan sudah mengontak Eriksen, Moratta belum bisa berbagi keputusan yang diambil.
“Saat ini kami tidak dapat mengatakan apakah ia akan datang pada Januari atau Juni, karena persaingan untuk merekrutnya sangat ketat,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Soal Performa Christian Eriksen, Ini Kata Jose Mourinho

POJOKSATU.id, JAKARTA – Performa Christian Eriksen tengah jadi sorotan. Musim ini, ia baru mencetak dua gol dan dua assist.
Menurunnya performa Eriksen ini pun diakui pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho. Ia mengatakan, apa yang ditunjukkan saat ini bukanlah dari sisi terbaiknya.
“Apakah ini (performa) yang terbaik Christian Eriksen? Aku harus jujur ​​dan mengatakan tidak. Aku tahu alasannya, aku bukan idiot,” kata Mourinho dikutip dari BBC.
Meski begitu, Mourinho tidak ingin menyalahkannya. Terlebih, saat ini Eriksen gencar dikaitkan dengan pintu keluar klub, dimana isu tersebut bisa memengaruhi pemain.
“Seorang pemain dalam situasi ini, bahkan jika dia mau (hengkang) – dan saya tidak mengkritiknya … Adalah normal seorang pemain dalam situasi ini tidak tampil di level tertinggi,” paparnya.
“Dia membantu kami dalam pertandingan yang telah ia mainkan untuk kami. Ia memiliki penampilan dan kontribusi positif seperti melawan Olympiakos dan Norwich,” sambungnya.
Karena itu, Mourinho pun menuturkan akan menurun Eriksen saat Tottenham melawan Middlesbrough pada laga ulangan putaran ketiga Piala FA.
“Dia bermain besok. Setelah itu saya memiliki pertandingan pada hari Sabtu dan dia mungkin bermain pada hari Sabtu lagi. Aku tidak bisa memberitahumu lebih dari itu,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Dikalahkan Liverpool, Ini Kata Jose Mourinho Soal Finis di Empat Besar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottenham Hotspur menelan dua kekalahan beruntun setelah ditaklukkan Liverpool 0-1 pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (12/1) dini hari WIB.
Kekalahan ini membuat Tottenham ada di posisi kedelapan dengan perolehan 30 poin dari 22 pertandingan.
Ditanyakan soal peluang finis di empat besar, pelatih Jose Mourinho tampak ragu. Ia mengaku akan sulit mewujudkannya.
Saat ini, Tottenham berjarak sembilan poin dari posisi keempat yang dihuni Chelsea.
“Adalah mungkin untuk berbicara tentang empat teratas ketika Anda memulai musim dengan poin nol. Tetapi sulit untuk membicarakannya ketika Anda mulai dari minus 12 (selisih jumlah poin Tottenham dengan posisi keempat saat Mourinho mengambil alih),” ujarnya dikutip dari BBC.
Sementara itu, terkait pertandingan lawan Liverpool, Mourinho menyayangkan timnya tidak mendapat poin meski layak. Bukan hanya itu, ia pun memuji para pemainnya.
“Ini sepakbola. Terkadang Anda mendapatkan lebih dari yang pantas Anda dapatkan. Terkadang Anda tidak mendapatkannya. Ini adalah posisi ketika kami tidak mendapatkan apa-apa padahal kami layak mendapatkan sesuatu,” katanya.
“Ini adalah (pertandingan) tim terbaik di dunia melawan tim yang tengah mengalami kesulitan, dengan cedera, dengan melewati masa sulit di musim ini. Para pemain fantastis ketika kami mencoba berubah dan menciptakan masalah (untuk lawan),” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Intip Catatan Taktik Lawan, Mourinho Sebut Pelatih Southampton Idiot

POJOKSATU.id, SOUTHAMPTON – Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho menyebut salah satu staf pelatih Southampton, idiot, setelah Spurs kalah St. Mary’s Stadium, Rabu (1/1/2020) malam WIB.
Mourinho mendapat kartu kuning dari wasit Mike Dean setelah ia mendekati bangku Southampton pada paruh kedua pertandingan.
Jose Mourinho mengakui bahwa dia pantas mendapatkan kartu kuning – sebelum menyebut seorang anggota staf pelatih lawan dengan sebutan “idiot”.
Pelatih asal Portugal itu bertindak nyeleneh saat pertandingan lawan Southampton dengan mendekati bench lawan dan mencoba melihat catatan taktik di selembar kertas yang ditulis seorang pelatih Southampton. Tindakan yang memicu reaksi dari bangku cadangan Southampton.
Jose Mourinho menghampiri bench Southampton dan mengintip catatan taktik lawan.
Insiden itu terjadi tak lama setelah gol Harry Kane pada menit 74, dianulir wasit karena offside.
Berbicara setelah pertandingan, Mourinho mengatakan: “Saya pikir kartu kuning itu adil karena saya kasar, tetapi saya kasar kepada orang idiot,” kata Mourinho, dikutip Pojoksatu.id dari Mirror.
Mourinho harus mengganti Kane beberapa saat kemudian karena cedera. Sang bomber menderita masalah pada pahanya usai mencetak gol yang dianulir.
Dia digantikan oleh Erik Lamela dan Mourinho mengakui dia menghadapi masalah sepanjang pertandingan karena pemainnya dilanggar dengan keras oleh pemain tuan rumah. Sebelumnya, Tanguy Ndombele juga harus diganti Lo Celso di babak pertama karena cedera.
“Harry Kane bermain setiap menit, dia bermain sepanjang waktu. Mungkin besar, mungkin kecil. Pasti dia akan keluar,” tambahnya.
“Tanguy Ndombele, saya tidak tahu. Saya membayangkan ini adalah cedera kesepuluh musim ini. Mereka menghentikannya untuk bermain. Itu tidak memberinya kesinambungan. Kami memiliki tiga hari di antara pertandingan.”
Terkait kekalahan timnya, Jose Mourinho menyebutnya sebagai hasil yang aneh. “Itu pertandingan yang sangat aneh. Kami tidak punya masalah dalam pertahanan. Mereka tidak menciptakan masalah besar.”
“Kami melihat hasil buruk hari ini yang merupakan kelanjutan dari tahun lalu. Selama 12 bulan, sangat sulit untuk mendapatkan hasil di laga tandang.”
“Pekerjaannya bukan tentang membeli (pemain baru), ini tentang bekerja dengan para pemain di lapangan,” pungkasnya.
Pada laga pekan ke-21 itu, Spurs harus pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke markas Southampton, St. Mary’s Stadium, Rabu (1/1/2020) malam WIB. Gol Danny Ings pada menit 17 menjadi pembeda laga ini.
(fat/pojoksatu)

Serius Datangkan Raphael Varane, Segini Anggaran Tottenham Hotspur

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pasca merekrut Jose Mourinho sebagai pelatih, Tottenham Hotspur dikabarkan tengah berencana untuk merekrut sejumlah pemain.
Nama yang santer mencuat adalah bek Real Madrid, Raphael Varane. Football Espana mengklaim, Tottenham Hotspur serius dengan rencananya ini.
Sebab, disebutkan, mereka menyiapkan anggaran 80 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun. Bukan hanya itu, Mourinho meminta klub segera merampungkan transfer ini.
Sudah menjadi rahasia umum, Mourinho memang sudah lama menginginkan Varane masuk dalam skuadnya bahkan saat masih ada di Manchester United.
Namun ketika itu, keinginannya gagal terwujud karena Real Madrid enggan melepasnya.
Sementara itu, Varane sendiri memang sempat dikaitkan dengan pintu keluar Real Madrid, namun untuk mendapatkannya tidak akan mudah.
Pasalnya, Varane masih memiliki kontrak hingga 2022 dan nilai klausul lepasnya mencapai 500 juta euro.
(zul/pojoksatu)

Jose Mourinho Sebut Kekalahan dari MU Sebagai Kemunduran

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United memberikan kekalahan pertama pada Tottenham Hotspur pasca ditangani Jose Mourinho.
Pada laga pekan ke-15, Kamis (5/12) dini hari WIB, Tottenham kalah 2-1 di Old Trafford.
Dua gol Setan Merah dicetak oleh Marcus Rashford, sedangkan satu gol balasan Tottenham dicetak oleh Dele Alli.
Menanggapi hasil pertandingan tersebut, Jose Mourinho mengaku tidak puas dengan performa para pemainnya karena melakukan banyak kesalahan.
Bahkan ia menilai, performa yang ditunjukkan para pemainnya sebagai kemunduran dibandingkan dari apa yang ditunjukkn di tiga pertandingan sebelumnya.
“Hasil ini menjadi kemunduran karena kami mendapatkan kekalahan dari tim dengan tujuan yang serupa dengan kami, yaitu ingin mencapai posisi enam besar di klasemen,” ujarnya dikutip dari Goal.
Meski begitu, Mourinho enggan berlarut-larut dalam menyesalinya. Dikatakan, pihaknya bakal bangkit pada pertandingan berikutnya.
“Kami harus terus melanjutkan apa yang sudah kami tunjukkan sebelumnya. Kami melakukan kesalahan tetapi menyesalinya sudah tidak berguna, kami akan menghadapi pertandingan sulit kontra Burnley setelah ini,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Debut Mourinho, Begini Prakiraan Formasi Spurs Hadapi West Ham

POJOKSATU.id, LONDON – Jose Mourinho akan melakoni laga debut sebagai manajer Totteham Hotspur pada pekan ke-13 Premier League 2019/20 di Olympic Stadium (London), Sabtu (23/11/2019) malam. Mourinho dipastikan akan menerapkan taktik berbeda dari pendahulunya, Mauricio Pochettino.
Mou diperkirakan akan menggunakan formasi 4-2-3-1, seperti yang selama ini diterapkan di klub-klub sebelumnya.
Menarik ditunggu seperti apa formula Mourinho untuk mengatasi rapuhnya lini belakang Spurs musim ini, di era Pochettino.
Pertahanan
Paulo Gazzaniga sepertinya akan tetap jadi andalan Jose Mourinho di bawah mistar gawang Spurs, Michel Vorm dan Hugo Lloris masih dibekap cedera.
Jan Vertonghen masih belum sepenuhnya bugar, yang berarti Davinson Sanchez mungkin akan diduetkan dengan Toby Alderweireld di jantung pertahanan.
Danny Rose kini sudah cukup tua untuk meniru peran Ashley Young (di Man United) dalam tim ini, tapi mungkin akan tetap jadi starter – kecuali Ben Davies meyakinkan Mourinho lebih dari yang dia lakukan pada mantan bos.
Kyle Walker-Peters atau Juan Foyth juga bisa bermain sejak awal – meskipun keduanya mungkin tidak menunjukkan soliditas yang cenderung diinginkan Mourinho di lini pertahanan.
Kemungkinan starter: Gazzaniga (GK); Aurier, Alderweireld, Sanchez, Rose
Lini tengah
Tanguy Ndombele akan menjalani tes kebugaran, yang berarti pemain Prancis itu mungkin tidak tersedia untuk akhir pekan ini. Harry Winks mungkin akan jadi pilihan utama Mourinho untuk posisi gelandang bertahan.
Eric Dier dan Moussa Sissoko bisa sama-sama membentuk duo lini tengah yang agresif – atau trio gelandang bersama Winks. Oliver Skipp sebagai Scott McTominay barunya. Victor Wanywama mungkin ditepikan.
Kemungkinan starter: Dier, Winks
Lini serang
Erik Lamela kemungkinan tidak tersedia karena ia masih dalam tahap pemulihan pasca-cedera. Maka itu menjadi sangat menarik.
Apakah Mourinho akan memasang 4-3-3 dengan dua pemain sayap atau 4-2-3-1 dengan playmaker di belakang Kane (karena Kane pasti akan starter). Tingkat kerja off-the-ball Son Heung-min akan menarik Mourinho, dan Anda akan melihat pemain asal Korea jadi starter.
Demikian juga Dele Alli dapat menekan, dan mungkin bermain lebih melebar. Saingannya, Ryan Sessegnon dan Lucas Moura.
Jika dia bermain no 10 di belakang Kane, itu berarti peluang bagi Christian Eriksen bermain sejak awal. Tapi Giovani Lo Celso juga punya kans. Anda bisa melihat Mourinho mengerahkan Dane seperti yang dia lakukan pada Ozil di Real Madrid, bebas bergerak sebagai mesin serangan tim.
Kemungkinan Starter: Alli, Eriksen, Son; Kane
Berikut prakiraan formasi Spurs untuk melawan West Ham:

(fat/pojoksatu)

Jose Mourinho Diperingatkan Soal Karakter Majikan Barunya, Sulit Diajak Kerja Sama

POJOKSATU.id, LONDON – Jose Mourinho baru memulai pekerjaan barunya sebagai manajer Tottenham Hotspur. Dia akan menjalani debutnya ketika Spurs menghadapi sesama tim London, West Ham pada Sabtu (23/11/2019) mendatang.
Namun Mourinho sudah mendapat peringatan tentang karakter bos barunya, Daniel Levy. Yah, CEO Tottenham itu dikenal sosok yang otoriter, bahkan terkadang sulit diajak bekerja sama.
Hal itu disampaikan Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari Football London.
Calderon berbicara tentang hubungan yang akan dimiliki Jose Mourinho dengan Daniel Levy, di mana ia memperingatkan Mou bahwa Levy bisa ‘sangat kontroversial’.
Kedatangan Mourinho di London Utara sebagai penerus Mauricio Pochettino diumumkan pada Rabu (20/11/2019) pagi, dengan bos Portugal sekarang sedang mempersiapkan mantra keempatnya di sepakbola Inggris.
Foto pertama Jose Mourinho sebagai manajer Tottenham Hotspur, di kamp latihan klub, Hotspur Way.
Calderon menyatakan keyakinannya bahwa Mourinho ingin kembali ke Real Madrid tetapi menjadi frustrasi menunggu kesempatan itu. Makanya, ia kemudian menerima tawaran jadi manajer Spurs.
Selain itu, ia juga memperingatkan Mourinho bahwa Levy bisa sulit diatasi jika masalah mulai muncul dan menyebutnya “sangat kontroversial”.
“Dia [Mourinho] adalah pelatih yang fantastis dan dia mencapai kesuksesan di mana pun dia berada. Anda hanya perlu melihat apa yang dia menangkan dalam karirnya: gelar domestik, Liga Champions – dia adalah pemenang yang terbukti yang akan menjadi salah satu alasan utama mengapa Daniel Levy menunjuknya sebagai manajer, “kata Ramon Calderon kepada The Athletic.
Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon.
“Saya tahu Tottenham dalam kondisi yang buruk sekarang, tetapi ia akan pergi ke tim yang sangat bagus, yang memiliki pendukung hebat. Saya rasa Jose benar-benar menginginkan pekerjaan Real Madrid, tetapi itu tidak dimaksudkan. Mungkin dia sedang menunggu sesuatu terjadi ketika tim berjuang di bawah Zidane awal musim ini, tetapi akhirnya dia memiliki kesempatan ini sekarang di Tottenham.”
“Saya pikir itu sangat dekat (Mourinho akan kembali ke Real Madrid) karena Florentino Perez sangat menyukainya. Dia sangat menghormatinya dan saya pikir tidak ada pelatih lain yang memiliki tingkat rasa hormat yang sama dengan yang dimiliki Mourinho. Perez mendukungnya ketika dia ada di sini ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik,” lanjut Calderon.
“Jika Zidane tidak berhasil, saya pikir Mourinho akan diangkat kembali sebagai manajer Madrid, tetapi mungkin dia sudah muak menunggu kesempatan itu dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke manajemen bersama Tottenham.”
“Pelatih seperti Mourinho tidak bisa pergi ke sembarang klub. CV-nya menegaskan bahwa dia memang harus mengelola klub besar di mana dia memiliki peluang untuk memenangkan gelar atau setidaknya memunculkan tantangan kuat untuk memperjuangkannya. Itu adalah keputusan bijak bagi Jose untuk tunggu sampai kesempatan yang tepat datang.”
“Saya kira dia akan melakukan hal-hal dengan cara yang benar di Tottenham tetapi itu tergantung pada situasinya karena Daniel Levy sangat kontroversial. Ketika segalanya berjalan dengan baik, dia adalah orang yang baik, tetapi ketika segalanya berubah, dia bisa sangat sulit untuk diajak bekerja sama,” pungkasnya.
(fat/pojoksatu)

Eks Presiden Real Madrid Bongkar Alasan Sebenarnya Mourinho Terima Tawaran Spurs, Lelah Menunggu!

POJOKSATU.id, MADRID – Penunjukan Jose Mourinho sebagai manajer baru Tottenham Hotspur ternyata erat kaitannya dengan Real Madrid. Hal itu diungkap mantan Presiden Los Blancos, Ramon Calderon.
Dikutip Pojoksatu.id dari TalkSport, Calderon percaya bahwa keputusan menerima tawaran jadi manajer Spurs hanyalah bagian dari ‘rencana B’ Mourinho. Sesungguhnya, pelatih asal Portugal itu sudah lelah menunggu kursi panas pelatih Real Madrid yang tak kunjung lepas dari kuasa Zinedine Zidane.
BACAJUGA: Inikah Rekrutan Pertama Mourinho? Spurs Bakal Punya Trio Penyerang Paling Menakutkan
Mourinho menggantikan Mauricio Pochettino sebagai bos Spurs pada Rabu (20/11/2019) kemarin. Mengejutkan memang karena pergantian manajer klub London Utara itu begitu cepat. Kini pelatih 56 tahun itu dibebani target menyelamatkan musim Spurs dan membawa klub lolos ke Liga Champions musim depan.
Jose Mourinho dan Mauricio Pochettino.
Kedatangannya disambut dengan reaksi beragam dari suporter. Banyak yang protes karena Pochettino dipecat dan pilihan pengganti klub. Namun tak sedikit yang antusias melihat apa yang dapat dicapai Spurs di bawah pelatih yang telah memenangkan segalanya di sepakbola bersama sejumlah klub elit Eropa.
Namun, Calderon mengatakan kepada talkSPORT, Tottenham hanyalah Rencana B Mourinho, karena ia benar-benar mengincar kembali ke kursi panas Santiago Bernabeu.
BACA JUGA: Bursa Taruhan Favoritkan 6 Pemain Ini Direkrut Mourinho di Jendela Transfer Januari
Berbicara pada Alan Brazil Sports Breakfast pada hari Kamis, mantan Presiden El Real mengatakan: “Saya pikir Jose Mourinho mengambil kesempatan ini [karena] dia mungkin muak menunggu Zidane dipecat atau mundur.”
“Jadi akhirnya dia memanfaatkan kesempatan yang sangat bagus ini. Ini adalah klub hebat yang sekarang dalam posisi buruk [di klasemen],” tutur Calderon.
“Mereka memiliki stadion yang fantastis, presiden yang hebat, dan timnya cukup bagus. Jadi ini adalah kesempatan bagus bagi mereka semua,” lanjutnya.
(fat/pojoksatu)

Nemanja Matic Bakal Reuni dengan Mourinho?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Nemanja Matic dikabarkan bakal reuni dengan Jose Mourinho di Tottenham Hotspur.
Seperti diketahui, Mourinho baru saja ditunjuk sebagai pelatih Tottenham menggantikan Mauricio Pochettino.
Adapun rumor ini mencuat setelah Matic kedapatan merespon sebuah postingan di Instagram yang menyatakan dirinya tengah menunggu transfer Januari agar bisa direkrut Mourinho.
Dalam kolom komentar, Matic terlihat merespon dengan sepasang emoji bertepuk tangan dan tertawa.
Dilansir Metro, reuni Matic dan Mourinho dimungkinkan bisa terjadi mengingat hubungan keduanya.
Mourinho pernah membujuk bintang Benfica saat itu untuk kembali ke Chelsea pada 2014. Keduanya ini kemudian bergabung kembali di United pada musim panas 2017.
Pasca Mourinho hengkang, Matic bukan pemain pilihan Ole Gunnar Solskjaer. Musim ini, ia hanya membuat lima penampilan.
Karena itu, Matic dilaporkan bakal meninggalkan klub. Terlebih kontraknya akan berakhir pada musim panas mendatang.
(zul/pojoksatu)