juara

Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Sejarah, Aljazair Akhiri 29 Tahun Puasa Gelar

POJOKSATU.id, MESIR – Aljazair meraih juara Piala Afrika 2019 setelah mengalahkan Senegal 1-0, Sabtu (20/7/2019) dini hari WIB. Ini merupakan gelar kedua mereka sepanjang sejarah.
Aljazair pertama kali menjuarai turnamen antar negara Afrika ini pada edisi 1990 ketika mereka jadi tuan rumah.
Tahun ini, turnamen digelar di Mesir, negara pengoleksi gelar juara Piala Afrika terbanyak. Sebelum turnamen, Mesir yang diperkuat superstar Liverpool, Mohamed Salah cukup diunggulkan bisa meraih gelar kedelapan mereka.
Sayang tuan rumah tersingkir di babak 16 besar oleh Afrika Selatan dengan kekalahan tipis 0-1.
Sementara Aljazair tampil sempurna sejak babak penyisihan. Riyad Mahrez keluar sebagai juara Grup C, termasuk mengalahkan Senegal 1-0.
Di fase knock out, Aljazair berturut-turut menyingkirkan Guinea, Pantai Gading, Nigeria dan di partai puncak kembali bertemu Senegal. Seperti diketahui Aljazair kembali menang 1-0 berkat gol cepat Baghdad Bounedjah.
Gol cepat Baghdad Bounedjah ke gawang Senegal sudah cukup untuk membawa Aljazair menjuarai Piala Afrika 2019.
Aljazair pun mengakhiri puasa gelar mereka selama 29 tahun dan menambah koleksi gelar mereka menjadi dua kali.
Berikut daftar juara Piala Afrika sepanjang sejarah:
Sudan 1957: Mesir 4–0 Ethiopia
Mesir 1959: Mesir 2–1 Sudan
Ethiopia 1962: Ethiopia 4–2 Mesir
Ghana 1963: Ghana 3-0 Sudan
Tunisia 1965: Ghana 3–2 Tunisia
Ethiopia 1968: Kongo DR 1–0 Ghana
Sudan 1970: Sudan 3–2 Ghana
Kamerun 1972: Kongo 3–2 Mali
Mesir 1974: Zaire 2–0 Zambia (Setelah laga ulangan. Pertandingan pertama berakhir 2-2)
Ethiopia 1976: Maroko memenangkan gelar sementara Guinea runner up
Ghana 1978: Ghana 2-0 Uganda
Nigeria 1980: Nigeria 3-0 Aljazair
Libya 1982: Ghana 1–1 Libya (7–6) *adu penalti
Pantai Gading 1984: Kamerun 3 – 1 Nigeria
Mesir 1986: Mesir 0–0 Kamerun (5–4) ) *adu penalti
Maroko 1988: Kamerun 1-0 Nigeria
Aljazair 1990: Aljazair 1–0 Nigeria
Senegal 1992: Pantai Gading 0–0 Ghana (11–10) *adu penalti
Tunisia 1994: Nigeria 2–1 Zambia
Afrika Selatan 1996: Afrika Selatan 2-0 Tunisia
Burkina Faso 1998: Mesir 2–0 Afrika Selatan
Ghana/Nigeria 2000: Kamerun 2–2 Nigeria (4–3) *adu penalti
Mali 2002: Kamerun 0-0 Senegal (3-2) *adu penalti
Tunisia 2004: Tunisia 2–1 Maroko
Mesir 2006: Mesir 0–0 Pantai Gading (4–2) *adu penalti
Ghana 2008: Mesir 1–0 Kamerun
Angola 2010: Mesir 1–0 Ghana
Gabon/Guinea Ekuatorial 2012: Zambia 0-0 Pantai Gading (8-7) *adu penalti
Afrika Selatan 2013: Nigeria 1-0 Burkina Faso
Guinea Ekuatorial 2015: Pantai Gading 0-0 Ghana (9-8 lewat adu penalti)
Gabon 2017: Kamerun 2-1 Mesir
Mesir 2019: Aljazair 1-0 Senegal
Peraih gelar terbanyak:
Mesir: 7 kali (1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, 2010)
Kamerun: 5 kali (1984, 1988, 2000, 2002, 2017)
Ghana: 4 kali (1963, 1965, 1978, 1982)
Nigeria: 3 kali (1980, 1994, 2013)
Aljazair: 2 kali (1990, 2019)
Pantai Gading: 2 kali (1992, 2015)
DR Kongo: 2 kali (1968, 1974)
Kongo: 1 gelar (1972)
Ethiopia: 1 gelar (1962)
Maroko: 1 gelar (1976)
Afrika Selatan: 1 kali (1996)
Sudan: 1 gelar (1970)
Tunisia: 1 kali (2004)
Zambia: 1 kali (2012)
(fat/pojoksatu)

Kompany Cetak Gol Sensasional di Laga Krusial, Juara Premier League Ditentukan Akhir Pekan Ini

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Persaingan Manchester City dan Liverpool demi gelar juara Premier League harus ditentukan hingga match terakhir di pekan ke-38 yang dijadwalkan akhir pekan ini, Minggu (12/5/2019).
Menjamu Leicester City di Etihad Stadium, Selasa (7/5) dini hari WIB, City menang tipis 1-0. Gol The Citizens lahir berkat tendangan keras sang kapten Vincent Kompany di menit ke-70.
Gol yang luar biasa. Menakjubkan. Bek asal Belgia berusia 33 tahun itu melepaskan sepakan terukur dari luar kotak penalti untuk menaklukkan kiper Leicester City Kasper Schmeichel.
Kompany, si pemain yang sudah sejak 2008 membela City, benar-benar merancang golnya. Sebelum melepas tendangan, Kompany melihat posisi Schmeichel dan mengukur kekuatan tendangannya.
Gol yang membuat Etihad bergemuruh. Semua pemain, pelatih dan tentunya para suporter lega. Sepanjang laga, City mendapatkan perlawanan alot dari Leicester.
“Saya tidak mencetak gol musim ini, tetapi saya selalu merasa bahwa di saat-saat besar, saya akan melakukan sesuatu, apa pun,” kata Kompany di laman Premier League.
“Gol yang luar biasa. Kompany telah berada di sini lebih dari sepuluh tahun dan dia telah membantu generasi pemain luar biasa seperti Joe Hart dan Pablo Zabaleta (dua mantan pemain City) di sini. Ketika dia fit, dia adalah pemain yang luar biasa,” ujar pelatih City Pep Guardiola.
Gol luar biasa untuk tiga poin penting. Ya, kemenangan ini membuat City kembali memimpin klasemen, menggusur Liverpool dengan selisih satu angka, 95-94.
Di pekan terakhir Minggu (12/5) nanti, City harus bertandang ke markas Brighton & Hove Albion, tim peringkat ke-17 yang sudah memastikan bertahan di Premier League musim depan. Sementara Liverpool akan melakoni laga terakhir di Anfield dengan menjamu Wolverhampton Wanderers.
(jpnn/pojoksatu)

Ini Daftar Juara Piala Presiden Sejak Edisi Pertama, Arema FC Istimewa

POJOKSATU.id, MALANG – Sukses Arema FC menyegel gelar juara Piala Presiden 2019, membuat tim berjuluk Singo Edan itu mencatat rekor istimewa. Yah, sejak turnamen ini digelar pada 2015 lalu, Arema menjadi satu-satunya tim yang sudah dua kali mengangkat trofi ini.
Pada turnamen pramusim edisi ke-4 pada 2019 ini, babak final digelar dengan format berbeda, home-away. Arema FC menjadi kampiun setelah mengalahkan Persebaya Surabaya dengan aggregat 4-2.
BACA JUGA: Bungkam Persebaya 2-0, Arema FC Juara Piala Presiden 2019
Kedua tim bermain imbang 2-2 pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kemudian leg kedua di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2019) malam, Arema FC menang dua gol tanpa balas.
Dua gol Arema pada laga pamungkas itu dicetak Ahmad Nur Hardianto pada babak pertama dan Ricky Kayame di masa injury paruh kedua.
Dengan demikian, Arema FC sudah dua kali menjadi juara Piala Presiden. Pertama kali tim kebanggaan warga Malang itu jadi juara terjadi pada 2017 atau edisi kedua turnamen ini. Kala itu menang 5-1 atas Pusamania Borneo FC di final.
Edisi pertama yang digelar pada tahun 2015 dimenangkan Persib Bandung usai mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 di partai puncak.
BACA JUGA: Jadi Juara, Arema FC Cetak Sejarah di Piala Presiden
Tahun 2016, Piala Presiden tidak digelar dan diganti dengan kompetisi Indonesian Soccer Championship.
Barulah pada 2017, turnamen pramusim ini kembali digelar di mana Arema jadi juara untuk pertama kali.
Kemudian tahun lalu, giliran Persija Jakarta mengangkat trofi usai mengalahkan Bali United di final dengan skor 3-0.
Berikut daftar juara Piala Presiden:
Tahun – Juara – Runner up
2015 – Persib Bandung – Sriwijaya FC
2017 – Arema FC – PBFC
2018 – Persija Jakarta – Bali United
2019 – Arema FC – Persebaya Surabaya
(fat/pojoksatu)

Juara Piala Asia 2019, Qatar Ukir Sejarah Baru

POJOKSATU.id, ABU DHABI – Qatar tampil sebagai kampiun Piala Asia 2019 usai membungkam Samurai Biru, Jepang dengan skor meyakinkan 3-1.
Tiga gol Qatar disarangkan Almoez Ali di menit 12, Abdulaziz Hatem menit 27 dan Akram Afif lewat eksekusi penalti di menit 83.
Sedangkan satu gol Jepang di laga yang digelar di Sheikh Zayed Sports City, UEA, Jumat (1/2/2019) malam WIB itu dikreasi Minamino di menit 69.
Fantastis, Qatar Juara Piala Asia 2019

Historic night for Qatar! #AsianCupFinal #AsianCup2019 pic.twitter.com/CRLTOTODip
— #AsianCup2019 (@afcasiancup) February 1, 2019

Dengan hasil gemilang ini, Qatar sekaligus mencatatkan sejarah baru mengingat tahun ini adalah pertama kalinya mereka berhasil menembus final.
Selain itu, hasil minor yang diderita Samurai Biru menjadi kekalahan perdana mereka  setelah sebelumnya selalu menang dalam empat pertandingan final di Piala Asia.
Selain mencatatkan rekor tim, Qatar juga menyumbang seorang pemainnya Almoez Ali yang juga sukses mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak.
Ali yang turut menorehkan satu gol di laga final tersebut sukses mengoleksi sembilan gol di ajang tersebut sekaligus untuk melampaui jumlah top skorer sebelumnya, Ali Daei pada 1996 silam yang mengemas delapan gol.
(qur/pojoksatu)

Fantastis, Qatar Juara Piala Asia 2019

POJOKSATU.id, ABU DHABI – Qatar tampil sebagai kampiun Piala Asia 2019 usai membungkam Samurai Biru, Jepang dengan skor meyakinkan 3-1.
Tiga gol Qatar disarangkan Almoez Ali di menit 12, Abdulaziz Hatem menit 27 dan Akram Afif lewat eksekusi penalti di menit 83.
Sedangkan satu gol Jepang di laga yang digelar di Sheikh Zayed Sports City, UEA, Jumat (1/2/2019) malam WIB itu dikreasi Minamino di menit 69.

Jepang sendiri sebenarnya tampil cukup mengesankan di partai puncak itu dengan tampil menekan terlebih dahulu.
Permainan skuat besutan Hajime Moriyasu masih tenang mendominasi bola dengan pemain Qatar fokus mempertebal pertahanan dan mencari celah.
Namun, pemain Qatar tidak lama mendapatkan sedikit celah yang diinginkan dan berhasil memaksimalkannya.
Almoez Ali pun sukses memecah kebuntuan di menit 12. Usai mengontrol bola umpan Afif di kotak penalti, dengan tenang ia melakukan salto meski dikawal ketat Maya Yoshida, tembakan kaki kanannya akurat dan tidak bisa dijangkau kiper sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Semenit berselang Ali nyaris menggandakan keunggulan usai memanfaatkan serangan balik, namun kali ini Yoshida mampu melakukan tekel cermat untuk menghadang tembakan sang striker di dekat gawang.
Serangan Jepang yang tumpul harus dibayar mahal, pada menit ke-27 Abdelaziz Hatim melepas tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang menaklukkan Shuichi Gonda sehingga keunggulan Qatar bertambah menjadi 2-0.
Jepang semakin meningkatkan intensitas serangan di sisa waktu, namun Qatar masih sempat memberi ancaman besar pada menit ke-35 ketika kapten Hassan Al Heidos menembak bola dari sudut sempit menyusul kemelut di kotak penalti Jepang, namun sayang bola hanya menghantam tiang.
Pada sepuluh menit terakhir, pemain lini belakang tim besutan Felix Sanchez sangat solid mengantisipasi serangan-serangan lawan sehingga skor tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki interval kedua, Jepang langsung melancarkan serangan-serangan sporadis, sementara Qatar memanfaatkan hal tersebut untuk mengincar serangan balik.
Kerja keras Jepang pun terbayar di menit 69, Takumi Minamino berhadapan satu lawan satu dengan kiper usai mendapat umpan dari Yuya Osako, dan tanpa kesulitan ia memperkecil ketertinggalan.
Jepang semakin agresif setelah gol tersebut, tetapi satu momen membuat momentum kembali ke pelukan lawan.
Lewat bantuan VAR, wasit menghadiahkan penalti kepada Qatar setelah kapten Yoshida dinilai melakukan handball di kotak terlarang, Akram Afif yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya secara sempurna untuk mengubah skor menjadi 3-1 pada menit ke-83.
Di sisa waktu normal plus tambahan waktu lima menit, Jepang tidak menyerah dan terus mencoba membuat keajaiban, tetapi Qatar tidak kehilangan konsentrasi dan tetap fokus menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
(goal/qur/pojoksatu)

Bawa Juventus Juara Piala Super Italia 2018, Ronaldo: Ini Baru Awal!

POJOKSATU.id, JEDDAH  – Juventus sukses menyegel titel juara Piala Super Italia 2018 usai membungkam AC Milan di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Kamis (17/1) dini hari WIB.
Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan kemenangan Bianconerri lewat gol satu-satunya di laga tersebut yang tercipta di interval kedua menit 61.
Sundulan peraih 5 Ballon d’Or itu sudah cukup membawa timnya meraih gelar pertama di musim debutnya.

Usai pertandingan, Ronaldo mengaku senang bisa mempersembahkan trofi pertamanya untuk Juventus, terlebih ia sendiri yang tampil sebagai biangnya.
“Kami sudah mendapatkan trofi ini, sekarang kami harus terus bekerja keras untuk mencapai yang berikutnya,” kata Ronaldo dikutip Pojoksatu.id dari Diario AS.
Ronaldo mengaku laga tersebut sangat berat dilakoni karena lawannya juga tampil sangat ngotot dan beberapa kali mampu merepotkan barisan pertahanan timnya.
“Itu pertandingan yang sangat sulit, sangat hangat dan sulit untuk bermain dalam kondisi seperti ini. Tapi, kami bermain bagus, menciptakan banyak peluang dan jelas saya senang bisa mencetak gol kemenangan,” katanya.
“Itu adalah niat saya untuk memulai 2019 dengan trofi, saya memiliki gelar pertama saya bersama Juve dan saya sangat senang,” sebut dia.
Namun begitu, Ronaldo mengajak seluruh rekan timnya untuk tidak berpuas diri dengan pencapaian tersebut, karena trofi lainnya masih menanti untuk dibawa pulang ke Turin.
“Serie A selalu menjadi tujuan utama Juve. Kami berada di puncak klasemen, tetapi ini turnamen yang sangat panjang dan akan sulit, jadi kami harus terus bekerja,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Real Madrid Juara Piala Dunia Antarklub 2018

POJOKSATU.id, ABU DHABI – Real Madrid tampil sebagai juara Piala Dunia Antarklub 2018 usai membungkam klub asal Uni Emirat Arab, A-Ain dengan skor telak 4-1, di Sheikh Zayed Sports City, Abu Dhabi, Minggu (23/12/2018) dini hari WIB.
Empat gol Los Blancos masing-masing didonasikan Luka Modric di menit 14, Marcos Llorente menit 60, sang kapten, Sergio Ramos menit 78 dan satu gol sumbangan pemain Al-Ain Yahia Nader yang melakukan aksi gol bunuh diri di menit 90+1.
Sementara satu gol hiburan Al-Ain disarangkan pemain asal negeri Sakura, Jepang, Tsukasa Shiotani di interval kedua menit 86.

¡CAMPEONES DEL MUNDO! #RMCWC | #HalaMadrid pic.twitter.com/MCwui6I5Mw
— Real Madrid C.F. (@realmadrid) December 22, 2018

Dengan hasil impresif ini, Real Madrid pun sukses menyegel tropi Piala Dunia Antarklub untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Real Madrid sendiri tampil cukup percaya diri di pertandingan tersebut kendati harus melakukan perjalanan cukup jauh.
Sang pelatih, Santiago Solari menurunkan komposisi terbaiknya di laga tersebut, termasuk memasang Gareth Bale dan Karim Benzema sebagai starter.
Sementara untuk kesekian kalinya, Solari memarkir sang gelangan serang, Isco dan lebih memercayakan sektor sayap pada Vazquez.
Sementara di sektor tengah, pemain terbaik dunia dan peraih Ballon d’Or tahun ini, Luka Modric dipasang sebagai kreator serangan.
Strategi Solari pun terbukti ampuh, gol jarak jauh Luka Modric di awal pertandingan dan tiga gol lainnya dari Marcos Llorente, Sergio Ramos, dan bunuh diri Yahia Nader memastikan Madrid merengkuh titel keempatnya di ajang ini, raihan yang mengungguli tiga gelar milik Barcelona.
Susunan Pemain:
Al Ain XI: Khalid (GK), Hamed, Ahmed, Caio, Marcus Berg, Mohamed Fayez, Abdulrahman, Ahmed, Shiotani, Yaslam, El Shahat.
Real Madrid XI: Thibaut Courtois (GK), Dani Carvajal, Sergio Ramos, Varane, Marcelo, Llorente, Toni Kroos, Luka Modric, Gareth Bale, Lucas Vazquez, Karim Benzema.
(qur/pojoksatu)

Gasak Boca Juniors, River Plate Juara Copa Libertadores 2018

POJOKSATU.id, MADRID – River Plate tampil impresif di leg kedua final Copa Libertadores 2018 dengan membungkam seteru abadi mereka, Boca Junior dengan skor meyakinkan 3-1 di Estadio Santiago Bernabeu, Senin (10/12/2018) dini hari WIB.
Trigol River Plate masing-masing disarangkan Pratto di menit 68, dan di babak perpanjangan waktu menit 109 dan menit 120+2 oleh Quintero dan Martínez.
Sementara Boca Junior yang sempat unggul di babak pertama lewat gol Benedetto di menit 44 gagal memertahankan keunggulannya.

Hasil ini memastikan River keluar sebagai pemenang Superclasico sekaligus kampiun Copa Libertadores 2018 yang penuh drama lantaran sempat tertunda akibat kerusuhan hingga berpindah venue lewat keunggulan agregat 5-3.
Dihelat di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu, duel dipadati penonton yang habiskan tiket laga sebanyak 80 ribu kursi.
River Plate yang jadi tuan rumah sejatinya kurang diuntungkan dengan situasi ini, karena mereka bertindak sebagai tuan rumah, kendati dukungan suporter imbang.
River Plate tertinggal terlebih dahulu di babak pertama tepatnya di menit ke-44 setelah Dario Benedetto mengoyak jala Armani,
Tertinggal satu gol, River bangkit di babak kedua. Mereka akhirnya sukses samakan kedudukan 1-1 lewat aksi Lucas Pratto di menit 68, memaksimalkan umpan silang mendatar Ignacio Fernandez.
Kedudukan 1-1 lantas bertahan hingga 90 menit usai, sehingga final pun harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu.
Keunggulan stamina River terlihat jelas pada babak ini. Mereka semakin diuntungkan lantaran Boca terpaksa bermain dengan sepuluh orang sejak menit kedua babak perpanjangan waktu, akibat kartu kuning kedua yang diterima Wilmar Barrios.
Tidak heran bila kemudian pada babak kedua perpanjangan waktu, tepatnya di menit 109, River sukses berbalik unggul berkat sontekan luar kotak penalti Juan Quintero! Dia cerdas memaksimalkan sodoran Camilo Mayada.
River makin tegaskan keunggulannya jadi 3-1 pada menit kedua masa injury time babak perpanjangan waktu lewat Gonzalo Martinez.
Akhirnya, River menang lewat agregat 5-3, setelah bermain imbang 2-2 pada leg pertama di markas Boca. Gelar ini jadi koleksi keempat mereka sepanjang sejarah Copa Libertadores.
(qur/pojoksatu)

Bersama Cristiano Ronaldo, Juventus Akan Juara Liga Champions!

POJOKSATU.id, TURIN – Juventus baru saja memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions usai mengandaskan Valencia di fase Grup H dengan skor tipis 1-0 di Allianz Stadium, Rabu (28/11/2018) dini hari WIB.
Mario Mandzukic menjadi pahlawan kemenangan Bianconerri lewat gol semata wayang yang tercipta di laga tersebut di interval kedua menit 59.
Dengan hasil positif ini, Juve kembali menjaga asa untuk melaju lebih jauh lagi sebagaimana pernah dilakukan mereka musim lalu.

Bahkan, sang legenda, Alessandro Del Piero menaruh harapan besar dan optimisme tinggi mantan klubnya kini akan kembali menembus final dan meraih juara.
Kehadiran sosol Cristiano Ronaldo musim ini, menurut dia, menjadi dasar keyakinannya tersebut. Bersama CR7, mentalitas juara Liga Champions Juventus semakin kuat.
Portugal itu didatangkan dari Real Madrid di musim panas kemarin setelah mempersembahkan gelar Liga Champions untuk ketiga kalinya secara berturut-turut bagi raksasa Spanyol tersebut.
Del Piero tak pernah luput menyaksikan bagaimana Bianconeri bermain bersama Ronaldo sepanjang musim ini. Melihat laju pasukan Massimiliano Allegri yang diperkuat Ronaldo, Del Piero percaya sekarang saatnya Juve mengangkat Si Kuping Lebar.
“Mereka hanya sekali bermain imbang di liga dan kalah sekali,” kata Del Piero seperti dikutip dari Goal.
“Tim ini telah bermain dengan sangat baik beberapa kali, telah mencapai hasil-hasil besar dan hanya gagal di Liga Champions, dalam dua kesempatan,” sebut dia.
Kehadiran Ronaldo, kata Del Piero telah memancarkan aura juara, terlebih Ronaldo adalah pemegang titel Liga Champions tiga kali beruntun saat membela Real Madrid.
“Klub punya mentalitas juara. Cristiano Ronaldo telah masuk ke dalam sistem yang terbukti. Dia adalah seorang jawara dan tidak pergi dengan gaya berbeda. Dia menunjukkan ketersediaannya dan dia pemain yang sangat cerdas,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Pelipur Lara Bobotoh Itu Bernama Persib U-19 Kampiun

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung U-19 sukses menyegel titel juara Liga 1 U-19 2018 usai membungkam Persija Jakarta U-19 dengan skor tipis 1-0 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (27/11/2018) malam WIB.
Iham Qolbu menjadi pahlawan kemenangan Persib U-19 usai mencetak gol satu-satunya di laga final itu di babak pertama menit 27.
Keberhasilan Maung Ngora ini tentu mendapat sambutan pencinta Persib Bandung terutama suporter militan mereka, Bobotoh.

Betapa tidak, kesuksesan pada ‘junior’ Maung Bandung ini seakan menjadi pengobat duka kegagalan seniornya menyegel titel kampiun Liga 1 musim ini.
Kendari masih menyisakan dua laga tersebut, sekuat besutan Mario Gomez dipastikan gagal juara karena perolehan poin yang mustahil melampaui capaian PSM Makassar sebagai pemuncak klasemen saat ini.
Karena itu, keberhasil skuat besutan Budiman, menurut penggawa Persib, Kim Kurniawan seakan menjadi pelipur lara Bobotoh.
“Saya masih inget tahun lalu mereka gagal saat lawan Persipura menyakitkan juga, jadi balas dendam yang bagus apalagi lawan rival. Tentunya buat bobotoh menyembuhkan sakit hatinya dari senior setidaknya junior juara. Tahun depan kita bisa juga,” tutur Kim seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
Kim mengaku awalnya meragukan para juniornya itu akan juara tahun ini. Namun setelah melihat perjalanannya terlebih aksi mereka saat menggulung Persija 4-0 di fase sebelumny, optimismenya tumbuh.
“Mereka kurang bagus, lalu saat menang lawan Persija disitu mulai yakin mereka bisa juara,” ujarnya.
Namun, Kim berpesan Beckham Putra dan koleganya untuk tidak cepat puas dengan prestasi yang sudah ditorehkan ini.
“Peluang ke tim senior besar saya doakan tetap kerja keras saya doakan semua pemai U19 bisa jadi pemain Persib,”imbuhnya.
(qur/pojoksatu)