Jurgen Klopp

Nyanyian Juara Bergema di Anfield, Begini Respon Jurgen Klopp

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sukses mengalahkan Manchester United, Liverpool memperlebar peluang mereka untuk juara Liga Inggris musim 2019/20.
Hal ini pun tampaknya mulai dirasakan para penggemar Liverpool. Mereka menyanyikan yel-yel juara saat Mohamed Salah mencetak gol kedua untuk timnya, setelah sebelumnya Virgil van Dijk membuka kemenangan.
Para penggemar terdengar menyanyikan “we’re going to win the league (kita akan memenangkan liga)”.
Dilansir BBC, menanggapi ini, pelatih Jurgen Klopp mengatakan: “Mereka bisa menyanyikan itu”.
“Saya di sini bukan untuk mendikte apa yang mereka nyanyikan. Jika penggemar kami tidak dalam suasana hati yang baik sekarang itu akan sangat aneh.
“Tentu saja mereka diizinkan untuk bermimpi dan menyanyikan apa pun yang mereka inginkan dan, selama mereka melakukan pekerjaan mereka pada saat kita bermain, semuanya baik-baik saja. Tetapi kita belum akan menjadi bagian dari pesta itu,” paparnya.
Kemenangan 2-0 dari Manchester United, membuat Liverpool makin kokoh di puncak klasemen dengan 64 poin.
Mereka berjarak 16 poin dari Manchester City di posisi kedua atau 30 poin dari Manchester United di posisi kelima.
“Kami di sini untuk bekerja,” ucap Klopp. “Ini sesederhana itu. Ini adalah suasana yang sangat positif tetapi saya harus tetap berkonsentrasi.
“Kami bermain pada hari Kamis melawan Wolves. Saya hanya tertarik pada pertandingan itu dan tidak ada yang lain,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Liverpool Catatkan Rekor Apik, Jurgen Klopp : Itu Istimewa, tapi Saya Tidak Merasakannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liverpool berhasil menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor 0-1 pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (12/1) dini hari WIB.
Kemenangan ini, membuat Liverpool memperpanjang rekor tak terkalahkan di Liga Inggris dengan meraih 20 kemenangan dan 1 hasil seri.
Selain itu, gol Roberto Firmino di babak pertama memastikan timnya memiliki keunggulan 16 poin atas Leicester City dengan satu pertandingan tersisa.
Dengan kata lain, mereka makin membuka lebar peluang untuk meraih gelar juara musim 2019/2020.
Meski begitu, serangkaian catatan positif Liverpool musim ini menurut Jurgen Klopp istimewa. Namun ia tidak merasakannya.
“Kami tahu tentang itu dan itu istimewa tetapi saya tidak bisa merasakannya,” katanya dikutip dari BBC.
Klopp menuturkan, hasil tersebut akan terasa istimewa setelah Liverpool benar-benar merah trofi juara.
“Ketika seseorang memberi Anda piala, itu sudah selesai tetapi sampai saat itu Anda perlu bertarung. Itu hanya permulaan. Kami perlu melanjutkan karena pesaing kami sangat kuat,” ucapnya.
“Pep (Guardiola, bos Manchester City) tidak akan menyerah. Saya akan melakukan hal yang sama. Sejauh ini, sangat bagus,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)

Jurgen Klopp Perpanjang Kontrak, Begini Reaksi Legenda Liverpool

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Legenda Liverpool, Steven Gerrard ikut menanggapi perpanjangan kontrak manajer The Reds, Jurgen Klopp. Pelatih berkebangsaan Jerman itu diketahui baru saja memperpanjang masa kerjanya di Anfield hingga 2024 mendatang.
Klopp mulai menukangi Liverpool pada Oktober 2015 dan sejak itu membuat Liverpool menjadi pesaing dalam perburan gelar juara Liga Premier, serta membantu klub Anfield menjuarai Liga Champions keenam mereka musim lalu.
Pemilik Liverpool, Fenway Sports Group, menginginkan bos The Reds memperpanjang masa tinggalnya di Merseyside setelah memimpin tim itu jadi kampiun Eropa di Madrid pada Juni lalu.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp.
FSG terbang untuk berbicara dengan Klopp dan wakilnya Marc Kosicke minggu ini sebagai hadiah bagi seorang manajer yang telah memimpin dalam mengubah nasib Liverpool di lapangan.
Dan mantan kapetn Liverpool, Gerrard mengomentari kabar perpanjangan kontrak Klopp dengan menulis: “Love it” diikuti oleh tiga emoji.

Gerrard yang kini jadi pelatih klub Skotlandia, Rangers juga telah memperpanjang masa tinggalnya di klub Ibrox hingga 2024.
Gerrard, yang ditunjuk sebagai bos Rangers 18 bulan lalu setelah satu musim mengelola tim pemuda The Reds, memimpin raksasa Skotlandia itu masuk 32 besar Liga Eropa pada Kamis malam – dan timnya saat ini duduk di posisi kedua di SPL.
Berbicara mengenai kontrak barunya, Klopp berkata: “Saya selalu berusaha untuk mengerjakan pekerjaan saya, apakah saya seorang pemain atau pergi ke pelatihan dan sekarang manajemen, saya ingin menjadi loyal dan berkomitmen untuk pekerjaan yang ada di tangan.”
“Itu adalah percakapan yang sangat mudah ketika Ross dan Stewart mendekati saya. Itu baru sekitar seminggu yang lalu dan saya meminta mereka untuk menundanya selama seminggu hanya karena banyaknya pertandingan penting.”
“Tetapi jika pertandingan penting tidak ada di sana, itu akan dilakukan dalam lima atau 10 menit, dan saya pikir itu menunjukkan komitmen saya sendiri dan staf telah sampai di sini,” tutur Klopp dikutip Pojoksatu.id dari Liverpool Echo.
(fat/pojoksatu)

Liverpool Menang Tipis Atas Brighton, Klopp Marah Besar: Tidak Berperasaan!

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp marah besar dengan sikap tidak sportif yang ditunjukkan pemain Brighton and Hove Albion pada laga pekan ke-14 Premier League 2019/20. Pertandingan di Anfield, Sabtu (30/11/2019) malam WIB itu dimenangkan The Reds dengan skor tipis 2-1.
Pada pertandingan itu, Liverpool unggul dua gol lebih dulu lewat sepasang gol Virgil van Dijk di babak pertama.
Insiden menarik terjadi pada menit 76 ketika kiper Liverpool, Alisson Becker sengaja menghalau bola dengan tangannya di luar kotak 16 besar.
Kiper berkebangsaan Brasil itu langsung dikartu merah dan diganti Adrian. Saat Adrian tengah mengatur rekan-rekannya untuk membuat pagar hidup, Lewis Dunk mengambil tendangan bebas dengan cepat.
Adrian yang belum berada di posisinya hanya bisa melongo melihat bola masuk ke gawangnya. Wasit mengesahkan gol tersebut dan skor berubah menjadi 2-1.
Usai pertandingan, Klopp mengungkapkan kekecewaannya dengan sportifitas pemain Brighton.
“Saya pikir dalam situasi seperti ini, ketika Anda memiliki perasaan terhadap manusia, Anda tidak melakukannya,” kata Klopp dikutip Pojoksatu.id dari NBC Sports.
“Itu tindakan sangat pintar dari Brighton tetapi kiper baru saja datang dan mencoba untuk mengatur pagar hidup. Mereka berusaha untuk terbiasa satu sama lain dan wasit membiarkannya seperti ini. Kami tidak dapat mengubahnya tetapi bagi saya itu tidak 100 persen benar,” ketus Klopp.
Para pemain Brighton merayakan gol ‘tidak sportif’ Lewis Dunk ke gawang Liverpool.
Membahas kartu merah Alisson, yang berarti dia akan diskors untuk derby Merseyside di Anfield pada hari Rabu, Klopp mengakui dia belum melihat insiden itu.
“Saya pikir itu handsball tetapi saya belum melihatnya. Tidak ada offside dan kemudian itu adalah situasi yang sulit. Alisson maju untuk menghalau bola. Kami menginginkan itu darinya. Dia ingin 100 persen memenangkan bola, tetapi pemain lain lebih dekat sehingga kita tidak bisa mengubahnya,” kata Klopp.
Dia juga memuji Adrian, meskipun baru masuk langsung kebobolan, gagal menghentikan tendangan sederhana ke gawang.
“Virgil [van Dijk] mungkin adalah orang yang paling cocok dengan dua gol itu tetapi Adrian bagi saya – datang ke pertandingan seperti ini dan membuat dua penyelamatan. Bahkan tendangan gawang sulit dilakukan dengan kaki dingin! Kami tidak siap untuk situasi itu jadi saya benar-benar bahagia,” kata Klopp.
Liverpool sekarang menghadapi Everton, Bournemouth dan Watford dalam tiga pertandingan Liga Premier mereka berikutnya karena mereka terus menggerus kemenangan tipis dan sedang menghadapi cedera untuk Fabinho, Mohamed Salah dan Joel Matip, ditambah Alisson sekarang absen.
Kemenangan atas Brighton membuat Liverpool kini unggul 11 poin dari Manchester City di peringkat kedua. City sendiri hanya bisa bermain imbang lawan Newcastle di St James Park tadi malam.
Posisi City bisa digusur Leicester jika mampu mengalahkan Everton pada Minggu (1/12/2019) malam ini.
(fat/pojoksatu)

Akui Tidak Tampil Brilian, Jurgen Klopp Puas dengan Hasilnya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liverpool berhasil memetik kemenangan atas Crystal Palace pada laga lanjutan Liga Inggris, Sabtu (23/11) malam WIB.
Namun, kemenangan 1-2 tersebut harus didapat dengan susah payah. Pelatih Jurgen Klopp pun mengakuinya. Meski begitu, ia tetap merasa puas.
Klopp menuturkan, penurunan penampilan yang ditunjukkan pemain Liverpool merupakan hal wajar. Terlebih lagi, mereka baru saja kembali membela negaranya masing-masing di jeda internasional.
Karena itu, dikatakan, tidak selamanya, mereka bisa menunjukkan permainan yang brilian dan cantik.
“Pada akhirnya kami memenangkan pertandingan dan itu layak juga. Tidak ada banyak kesalahan tetapi gol yang mereka cetak bagus. Kami harus membawa rencana bersama setelah jeda internasional,” ujarnya kepada Sky Sports.
“Saya senang dengan hasil dan sebagian besar kinerja karena saya tahu tidak mungkin menjadi brilian di setiap pertandingan,” sambungnya.
Ditambah Klopp, Stadion Selhurt Park tempat yang sulit untuk didatangi.
“Kami tahu ini adalah tempat yang sulit untuk datang dan kami tidak cukup kompak di babak pertama. Dalam pertandingan seperti ini Anda harus memastikan Anda siap bertarung untuk hasilnya,” katanya.
“Kami tidak berada di luar sana untuk menunjukkan bahwa kami menciptakan sepakbola, karena kami tidak melakukannya. Kami memiliki pekerjaan yang harus dilakukan dan mudah-mudahan kami dapat melanjutkan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kejutan…Bos Liverpool Tertarik Boyong Zlatan Ibrahimovic

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Striker veteran asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic saat ini berstatus bebas transfer. Usai kontraknya bersama LA Galaxy menyusul berakhirnya MLS musim ini, Ibra kini bisa memilih klub pelabuhan berikutnya.
Dikutip Pojoksatu.id dari Liverpool Echo, manajer The Reds, Jurgen Klopp ternyata menaruh hati pada Ibrahimovic.
Menurut pelatih asal Jerman itu, dirinya akan senang jika Ibrahimovic ada dalam skuatnya. Sayangnya, keinginan itu tak mungkin diwujudkan mengingat Ibra pernah bermain untuk Manchester United yang notabene rival abadi Liverpool.
Bulan lalu, Ibrahimovic turun ke media sosial untuk mengumumkan ia akan kembali ke Eropa setelah karirnya di MLS bersama LA Galaxy berakhir.
Mantan pemain internasional Swedia bergabung dengan United pada tahun 2016 sebelum menuju ke Amerika pada bulan Maret, 2018.
Ketika ditanya tentang pemain berusia 38 tahun itu, Klopp mengatakan kepada Sportbladet melalui TribalFootball: “Jika dia belum pernah bermain untuk Manchester United sebelumnya, maka kita mungkin telah mempertimbangkannya,” kata Klopp.
Jurgen Klopp sukses antarkan Liverpool juara Liga Champions 2019. (BBC)
“Tidak, tapi aku bahkan tidak yakin dia ingin bermain di sini. Kami tim yang cukup hebat,” Klopp tertawa.
“Dengan mengatakan itu, saya tidak bisa lebih menghormati Zlatan. Saya menyukai seluruh karirnya, mencintai usahanya, mencintai kepercayaan dirinya.”
“Meskipun itu mungkin selalu benar, dia tetap menghibur. Dia adalah karakter yang fantastis dan saya sangat berharap dia tidak berhenti bermain sepak bola. Dunia akan sangat merindukannya,” tutur mantan pelatih Borussia Dortmund itu.
Pada Rabu malam, striker Swedia itu menyampaikan kata perpisahan kepada publik Amerika Serikat dengan pesan selamat tinggal yang lucu.
“Saya datang, saya melihat, saya menaklukkan. Terima kasih @lagalaxy untuk membuat saya merasa hidup kembali,” tulis Ibra.
“Untuk para penggemar Galaxy – kamu menginginkan Zlatan, aku memberimu Zlatan. Sama-sama. Ceritanya berlanjut … Sekarang saatnya kembali untuk menonton baseball,” lanjut eks striker Juventus, Barcelona, Inter Milan, AC Milan, Manchester United dan Paris Saint-Germain itu.
(fat/pojoksatu)

Jeda Internasional, Ini Harapan Jurgen Klopp

POJOKSATU.id, JAKARTA – Saat ini, sejumlah pemain Liverpool tengah memperkuat negaranya masing-masing di jeda internasional.
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp pun berharap, tidak ada lagi pemainnya yang mengalami cedera.
Liverpool saat sendiri cukup nyaman di puncak klasemen dengan perolehan 34 poin. Namun, Klopp tidak ingin jemawa karena ancaman badai cedera bisa membuyarkan harapan untuk meraih gelar juara.
Karena itu, ia berharap para pemainnya bisa kembali dengan sehat. Untuk diketahui, saat ini The Reds memiliki dua pemain cedera yakni Andrew Robertson dan Mohamed Salah.
Keduanya harus absen membela negaranya, Skotlandia dan Mesir.
“Apabila Anda menyatakan kepada saya bahwa Liverpool sudah mengumpulkan 34 poin, itu hal yang positif. Memang terdengar mustahil, tetapi kami berhasil,” ujarnya dilansir Mirror.
“Sekarang anak asuh saya menjalani jeda internasional terakhir di tahun ini. Saya, hanya berharap mereka semua kembali dengan sehat,” tambahnya.
Pada laga lanjutan Liga Inggris, The Reds akan menjalani laga tandang ke markas klub asal London, Crystal Palace di hari Sabtu (23/11).
(zul/pojoksatu)

Soal Kabar Transfer Mbappe, Begini Respon Jurgen Klopp

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liverpool belakangan dikabarkan bakal merekrut Kylian Mbappe dari Paris Saint Germain (PSG).
Terkait kabar tersebut, pelatih Liverpool Jurgen Klopp membantahnya. Ia mengatakan, masalah keuangan jadi penyebabnya.
“Dari sudut pandang olahraga, tidak ada alasan untuk tidak mendatangkan Kylian Mbappe, semua orang tahu pemain seperti apa dia,” ujarnya dilansir ​Goal.
“Tetapi permasalahannya adalah uang.​ Liverpool tidak akan mendatangkan Kylian Mbappe. Maaf saya harus mengakhiri cerita tersebut,” sambungnya.
Klopp menambahkan, ia merasa tidak ada yang mampu merekrut Mbappe dari PSG, termasuk Liverpool.
“Saya bahkan berpikir jika tak ada klub yang akan mampu merekrut dia dari PSG, termasuk ​Liverpool. Tidak ada lagi hal yang bisa saya katakan, tetapi mendatangkan pemain sekaliber Mbappe tentu sulit,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Punya Jadwal Dua Pertandingan dalam 24 Jam, Ini yang Dilakukan Livepool

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liverpool harus menjalani dua pertandingan di dua kompetisi berbeda dengan perbedaan waktu yang kurang dari 24 jam.
The Reds akan menghadapi Aston Villa di perempat final Piala Carabao pada 17 Desember sebelum bermain di semifinal Piala Dunia Klub di Qatar pada hari berikutnya.
Kekhawatiran bakal menjalani dua pertandingan di waktu yang berdekatan sempat disampaikan Jurgen Klopp pasca timnya lolos ke perempat final Carabao Cup.
Ia bahkan sempat mengancam akan mundur jika tidak memperoleh solusi dari permasalahan tersebut.
Namun, dilansir Guardian, Liverpool menyatakan akan menghadapinya. Caranya, mereka akan menggunakan dua skuat yang berbeda dalam dua kompetisi tersebut.
Walau keputusan itu tidak ideal, langkah itu diambil sesuai dengan niat untuk memberikan upaya yang terbaik dalam seluruh kompetisi yang mereka ikuti.
“Kami akan menggunakan dua skuat yang berbeda secara bersamaan, dengan satu skuat yang mengikuti Club World Cup di Qatar dan skuat lain dalam League Cup,” demikian pernyataan Liverpool.
“Kami ingin menggunakan kesempatan ini untuk menegaskan bahwa walau situasi ini tidak ideal, keputusan ini kami ambil sesuai dengan niat untuk memberikan upaya terbaik di seluruh kompetisi, menghormati klub lain, dan diri kami sendiri.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada EFL untuk usaha mereka membantu kami dan kami dapat mengonfirmasi bahwa terdapat beberapa alternatif yang telah dibicarakan, tetapi pada akhirnya tidak ada alternatif yang cocok dengan pertimbangan jadwal kompetisi dan beban bagi para pemain,” sambungnya.
Sementara itu, dilansir dari BBC, pelatih Liverpool Jurgen Klopp berharap situasi semacam ini tidak terjadi lagi.
“Kita harus mencari solusinya. Masalahnya jelas,” katanya.
“Piala Carabao membuatnya terdengar seperti kita tidak ingin bermain di dalamnya tetapi itu tidak benar, yang saya tidak suka dalam periode sibuk musim ini.
“Piala Dunia Klub yang Anda mainkan hanya jika Anda memenangkan Liga Champions dan itu tidak terjadi dalam hidup Anda lima juta kali sehingga Anda mengambil kesempatan itu.
“Apakah ini waktu terbaik tahun ini? Tidak. Kami akan ke sana, kami akan mencoba untuk memainkan semua game dengan apa yang kita miliki dan semua yang kita miliki,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Cedera, Jurgen Klopp Beberkan Kondisi Salah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mohamed Salah mengalami cedera pada laga Liverpool lawan Tottenham Hotspur, Minggu (27/10).
Sebelum digantikan Joe Gomez, Salah sempat mencetak gol dari titik penalti di menit ke-75.
Gol Salah ini mengubah kedudukan menjadi 2-1 dan memastikan kemenangan Liverpool atas Tottenham.
Terkait cedera Salah, Jurgen Klopp pun angkat bicara. Dilansir Liverpool Echo, Klopp memastikan bahwa cedera yang dialami pemainnya tidak serius.
“Itu (cedera Mohamed Salah) tidak terlalu serius. Dia mengalami masalah pada engkelnya, sama seperti cedera yang didapat saat melawan Leicester,” paparnya.
Tidak hanya itu, Klopp memastikan Salah akan pulih dalam waktu satu hari saja.
“Rasanya tak masuk akal jika memaksanya terus ambil bagian di setiap pertandingan, padahal kami juga masih memiliki opsi lain. Tidak ada yang serius dan cederanya akan pulih dalam waktu satu hari,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)