kartu merah

Dua Pemainnya Dapat Kartu Merah, Begini Respon Valverde

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ernesto Valverde angkat bicara perihal kartu merah yang diberikan wasit kepada Ronald Araujo dan Ousmane Dembele.
Diketahui, keduanya mendapat kartu merah hanya selang satu menit (87 dan 88) saat Barcelona melawan Sevilla, Senin (7/10) dini hari WIB.
Dilansir Football Espana, Valverde mengaku tidak yakin jika keputusan wasit sudah tepat. Ia menilai, jika Araujo tidak layak mendapat kartu merah.
“Wasit tentu memiliki opini tersendiri terkait situasi yang terjadi (dalam pertandingan melawan Sevilla), tetapi saya tak terlalu yakin jika keputusan yang dia ambil sudah tepat, Araujo sepertinya tak layak untuk mendapatkan kartu merah, tetapi saya bukanlah pihak yang netral,” ujarnya.
Begitupun dengan Dembele. Pasalnya menurut Valverde, pemainnya ini masih kesulitan berbicara dalam bahasa Spanyol.
“Sementara untuk Dembele, saya benar-benar terkejut saat melihatnya mendapat kartu merah pasca melakukan protes dan berkomentar soal kinerja wasit,” katanya.
“Saya tak yakin dirinya mengatakan kata-kata panjang pada wasit karena saya tahu betapa sulitnya berkomunikasi dengan Dembele menggunakan bahasa Spanyol,” sambungnya.
Diketahui, Barcelona memetik kemenangan saat menjamu Sevilla dengan skor telak empat gol tanpa balas.
Barca berhasil unggul 3-0 di babak pertama. lewat gol Luis Suarez, Arturo Vidal dan Ousmane Dembele.
Lionel Messi kemudian menyempurnakan kemenangan tim tuan rumah di babak kedua. Hasil ini membuat Barca ada di posisi kedua dengan 16 poin.
(zul/pojoksatu)

Dapat Kartu Merah, Miralem Pjanic Minta Maaf

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gelandang Juventus Miralem Pjanic meminta maaf atas kartu merah yang diterimanya saat kontra Napoli, Senin (4/3) dini hari WIB.
Sebagaimana diketahui, Pjanic ikut menyumbang satu gol untuk kemenang Juventus atas Napoli 1-2.
Pjanic lantas minta maaf dan mengaku bersalah karena mendapat kartu merah pada pertandingan tersebut.
“Dari euforia mencetak gol hingga merasa bersalah karena meninggalkan teman satu tim saya menjadi 10 orang,” tulis pelatih Bosnia itu di Instagram.
“Jelas, saya meminta maaf kepada semua orang dan dalam hal apa pun keputusan wasit harus selalu dihormati, sama seperti putusan di lapangan!” tandasnya.
Diketahui, Juventus memetik kemenangan atas Napoli dengan skor 1-2. Miralem Pjanic mencetak gol pembuka kemenangan Si Nyonya Tua di menit ke-28.
Pasukan Allegri kembali menambah keunggulan berkat gol yang dicetak Emre Can di menit ke-39.
Hasil ini membuat Juve bertengger kokoh di puncak klasemen dengan 72 poin. Menyusul Napoli di posisi kedua dengan 56 poin.
Pada pertandingan tersebut, tidak hanya Pjanic, pemain Napoli Alex Meret lebih dulu mendapat kartu merah.
(zul/pojoksatu)

Sepanjang 2018, Sergio Ramos Bermain “Bersih”

POJOKSATU.id, MADRID – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos selama ini dikenal sebagai pemain yang tanpa kompromi saat menghadang pemain lawan yang coba masuk ke jantung pertahanan timnya.
Tak ayal, sikapnya tersebut kerap berujung kartu bahkan sampai harus diusir wasit keluar lapangan karena diganjar kartu merah. Ramos pun dipandang publik sebagai sosok kapten tim yang paling kasar.
Bahkan, insiden pelanggarannya terhadap bintang Liverpool, Mohamed Salah di final Liga Champions musim ini dinilai sebagai perilaku paling buruk sang kapten.
Gareth Bale, Pemain Paling Rapuh di Real Madrid

Salah saat itu harus keluar pertandingan lebih cepat setelah bahunya terkilir akibat dijepit Ramos sambil menjatuhkan diri ke tanah.
Namun sepanjang tahun 2018, Ramos mulai memerlihatkan kehati-hatiannya dalam bertindak di lapangan.
Terbukti, penggawa La Furia Roja itu bersih dari ganjaran kartu merah. Padahal di musim-musim sebelumnya, Ramos tercatat sebagai pemain yang paling banyak mengoleksi red card sepanjang sejarah La Liga.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Bolalob, tercatat Sergio Ramos diusir wasit sebanyak 24 kali dan 19 kartu merah yang didapatnya terjadi di pentas La Liga. Sisanya, atau tiga kartu merah didapat di pentas Copa del Rey dan Liga Champions.
Dengan demikian, rekor tanpa kartu merah di 2018 ini merupakan yang pertama dalam kariernya sejak 2015.
Terhitung sejak Januari hingga Desember 2018, Sergio Ramos tak diganjar kartu merah apalagi diusir wasit dari lapangan akibat perilakunya.
Sepanjang tahun itu, Ramos yang telah memainkan 24 pertandingan di semua kompetisi hanya mendapatkan lima kartu kuning.
Sedangkan kartu merah terakhir yang diterimanya terjadi pada Desember 2017 saat timnya bentrok dengan Atheltic Bilbao di San Mames.
Saat itu, Ramos diusir wasit dari pertandingan karena mendapatkan akumulasi kartu kuning akibat melanggar pemain tuan rumah. Di musim itu, Ramos yang melakoni 42 pertandingan di semua kompetisi mengoleksi dua kartu merah
(qur/pojoksatu)

Mario Gomez Ogah Komentari Kartu Merah Jonathan Bauman

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Persib Bandung meneruskan tren minornya setelah takluk dihadapan PSM Makassar dengan skor tipis 0-1 di Stadion Andi Matalatta, Rabu (24/10/2018) sore WIB.
Gol satu-satunya di laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-27 itu disarangkan legiun asing, Juku Eja, Guy Junior di menit 81 dengan memanfaatkan bola liar di area kotak terlarang Persib.
Dengan kekalahan ini, skuat besutan Mario Gomez gagal mengudeta PSM di puncak klasemen. Tuan rumah bahkan kini mulai menjauh dari Persib yang masih menempel di bawahnya dengan jarak lima poin.
Persib Gagal Kudeta, PSM Makassar Makin Kokoh di Puncak Klasemen
Comeback Jonathan Bauman Berujung Kartu Merah, Persib Bandung Kalah Lagi
Mario Gomez – Pelatih Persib Bandung (persib.co.id)
Sejatinya, Persib mampu memberikan perlawanan sengit dan bisa kembali ke jalur kemenangan setelah ‘comeback’ Jonathan Bauman dan Patrich Wanggai setelah melakoni sanksi larangan bermain.
Namun, alih-alih mempersembahkan kemenangan, Joni justru harus menerima kenyataan diusir wasit  di menit 88 akibat akumulasi kartu kuning.
Praktis, pemain asal Argentina itu pun dipastikan akan kembali absen di laga berikutnya saat Persib menjamu Bali United pekan depan.
Guy Junior Pastikan PSM Makassar Menang Atas Persib
Seharusnya Bisa Seri, Mario Gomez Kecewa Hasil Akhir atas PSM Makassar
Saat diminta komentarnya soal insiden kartu merah Bauman di paruh kedua itu, Gomez terkesan ogah berbicara.
Ia memilih fokus pada pertandingan selanjutnya kontra Bali United dan memberikan sinyal akan kembali menjadikan Patrich Wanggai sebagai starter di lini depan timnya.
“Mungkin di pertandingan selanjutnya kita bisa kembali turunkan Patrich. Bojan juga kembali main,” tutur Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
“Kita juga masih membutuhkan satu stirker lagi. Semuanya akan sama, bedanya Bojan yang bisa main dan striker saya belum tahu, mungkin Agung. It’s ok,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Lewati Garis Lapangan, Pelatih Qatar Diganjar Kartu Merah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Laga Timnas U-19 Indonesia kontra Qatar di babak penyisihan Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Minggu (21/10/2018) malam WIB penuh dengan drama.
Selain melahirkan hujan gol yakni 11 gol, aksi-aksi gimmick juga menjadi ‘bumbu’ dari pertandingan yang berlangsung sengit itu.
Bahkan, pelatih Qatar, Bruno Miguel Pinheiro sampai harus merangsek nyaris ke tengah lapangan untuk memberikan instruksi kepada para pemainnya di sisa waktu pertandingan.
Piala Asia U19 2018: Begini Skenario Agar Timnas U-19 Indonesia Bisa Lolos Fase Grup
Takluk dari Qatar, Asa Timnas U-19 Indonesia Belum Sirna
Tak ayal, aksinya tersebut langsung berbuah kartu merah. Pelatih asal Portugal itu dihukum oleh wasit setelah di sesi konferensi pers tim Qatar hanya diwakili asisten pelatih, Lion Godinho.
Dikutip dari Goal, Lino sendiri menjelaskan jika sang pelatih telah mendapatkan kartu merah dari wasit atas reaksi yang dinilai berlebihan saat memberikan instruksi pada para pemainnya saat skor berlangsung ketat 6-5.
Babak Pertama, Qatar Permak Timnas U-19 Indonesia 4-1
Diwarnai Hujan Gol, Qatar Taklukkan Timnas U-19 Indonesia
Entah disengaja atau karena terbawa suasana, apa yang dilakukan Bruno tentu sangat disayangkan termasuk oleh kubu Timnas U-19 Indonesia.
Namun, Bruno sepertinya pantas panik mengingat Indonesia mampu mengejar defisit gol dari awalnya 1-6 menjadi 5-6.
Alhasil, meski harus berbuah kartu merah, Bruno pantas lega karena timnya mampu mempertahankan keunggulan gol hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir dengan skor 6-5 untuk kemenangan timnya.
(qur/pojoksatu)

Usai Cetak Gol Indah, Robin Van Persie Diganjar Kartu Merah

POJOKSATU.id, FEYENORD – Di usianya yang sudah tak muda lagi untuk ukuran pemain Eropa, yakni 35 tahun, Robin van Persie ternyata masih mampu menunjukkan kelasnya.
Mantan bintang MU yang kini bermain untuk Feyenord itu bahkan baru saja menunjukkan aksi ciamiknya dengan mencetak gol berkelas di laga kontra Vitesse dalam lanjutan Eredivisie Belanda pekan ke-7, belum lama ini.
Gol Van Persie itu pun bahkan menjadi penentu kemenangan timnya di pertandingan tersebut, meski harus berakhir tragis setelah  ia diusir wasit jelang laga usai setelah diganjar kartu merah.

Dikutip dari Goal, gol van Persie di menit 87 itu sendiri terbilang spesial setelah ia melakukannya lewat tendangan bebas yang melengkung cantik di sisi luar pagar betis Vitesse. Ini menjadi gol keenamnya di Eredivisie musim ini.
Namun, berselang beberapa menit setelah mencetak gol, mantan penggawa Timnas Belanda itu justru diganjar kartu merah.
Penyebabnya, saat pertandingan memasuki menit tambahan alias injury time, van Persie melakukan tekel dari belakang terhadap bek VItesse Max Clark.
Selain van Persie, dua pemain Vitesse, Danilho Doeki dan Thomas Bruns juga diganjar kartu merah di pertandingan yang berlangsung keras tersebut.
Berikut aksi Robin van Persie saat mencetak gol sekaligus diganjar kartu merah:
(qur/pojoksatu)

Kumpulan Foto Cristiano Ronaldo Mewek Diganjar Kartu Merah

POJOKSATU.id, VALENCIA – Ronaldo harus menerima kenyataan pahit diusir di laga debutnya bersama Juventus di Liga Champions musim 2018/19 di pertandingan pembuka saat dijamu Valencia di Grup H di Mestalla, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB.
Itu adalah kartu merah pertama peraih 5 Ballon d’Or itu di Liga Champions sepanjang kariernya, dan terjadi dalam penampilannya yang ke-154.
Ronaldo diganjar kartu merah setelah kedapatan menjambak rambut dan memukul kepala pemain Valencia, Jeison Murillo. Tak ayal, wasit Felix Brych langsung mengganjarnya dengan kartu merah.
Ronaldo sendiri terlihat cukup syok dengan keputusan wasit asal Jerman itu, bahkan ia langsung menjatuhkan diri ke tanah setelah wasit mengacungkan kartu merah.
Ronaldo bahkan terlihat menangis, dan beberapa pemain Juve coba untuk menenangkannya. Namun ekspresi Ronaldo itu terus berlanjut hingga menuju ruang ganti.
Tak ayal, pendukung Valencia yang duduk dekat dengan bench terlihat mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponselnya sambil mengolok-oloknya.
Berikut kumpulan foto momen Cristiano Ronaldo saat menangis setelah diganjar kartu merah yang dihimpun dari Diario As.

 
(qur/pojoksatu)

Soal Kartu Merah Ronaldo, Leonardo Bonucci: Dia Hanya Bereaksi!

POJOKSATU.id, VALENCIA – Cristiano Ronaldo mengalami laga debut yang tragis bersama Juventus setelah diganjar kartu merah di pertandingan perdana Liga Champions musim 2018/19 kontra Valencia, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB.
Peraih 5 Ballon d’Or itu diusir wasit di menit 25 setelah dituding memukul dan berupaya menjambak rambut pemain Valencia, Jeison Murillo.
Bek Juventus, Leonardo Bonucci pun buka suara menanggapi insiden tersebut dan menilai, tak seharusnya Ronaldo mendapat kartu merah.
Ronaldo Dikartu Merah, Sang Kakak: Mereka Ingin Menghancurkan Hidupnya!
Debut Cristiano Ronaldo di Liga Champions Berakhir Tragis
Ronaldo Dikartu Merah, Pelatih Juventus: Liga Champions Butuh VAR!
Cristiano Ronaldo meradang setelah diganjar kartu merah di laga pembuka Liga Champions (goal.com)
“Sejauh yang saya lihat, itu duel yang normal,” kata Bonucci mengomentari friksi yang terjadi antara Ronaldo dengan Murillo di lapangan Sky Italia seperti dikutip dari Goal.
Lagipula, sebut mantan penggawa AC Milan itu, Ronaldo melakukan tindakannya itu sebagai reaksi atas apa yang diperbuat pemain Valencia tersebut.
“Murillo menaruh tangannya lebih dulu di Ronaldo, ia bereaksi, tapi hal-hal ini dapat terjadi dan kami harus lebih kuat dari semua orang dan segalanya,” sebut dia.
“Ronaldo tentu saja marah. Wasit melihat apa yang ia lihat, tidak baik, dan kami mengatasi kesulitan,” tandasnya.
Meski harus tampil dengan 10 pemain, skuat besutan Massimiliano Allegri itu sukses mengamankan poin penuh dan menyudahi laga dengan skor kemenangan 2-0 lewat brace Miralem Pjanic dari titik putih.
(qur/pojoksatu)

Ronaldo Dikartu Merah, Sang Kakak: Mereka Ingin Menghancurkan Hidupnya!

POJOKSATU.id, VALENCIA – Kartu merah yang diterima Cristiano Ronaldo di laga debut Liga Champions musim ini bersama Juventus memicu kemarahan kakak perempuan sang megabintang, Katia Aveiro.
Kaita menuding sejumlah pihak sedang berupaya untuk menghancurkan karier Ronaldo dengan mengusirnya ke luar lapangan di pertandingan tersebut.
“Sepak bola memalukan, keadilan akan didapatkan,” ujar Katia lewat unggahan di akun Instagram miliknya.
Debut Cristiano Ronaldo di Liga Champions Berakhir Tragis
Ronaldo Dikartu Merah, Pelatih Juventus: Liga Champions Butuh VAR!

“Mereka ingin menghancurkan saudaraku, tetapi Tuhan tidak pernah beristirahat. Malu,” ucapnya.
Ronaldo memang harus menerima kenyataan pahit setelah debutnya bersama Juve di Liga Champions berujung tragis.
Wasit Felix Brych asal Jerman mengganjar kartu merah langsung setelah mendapat pengaduan dari hakim garis jika Ronaldo kedapatan menjambak rambut dan memukul kepala pemain Valencia, Jeison Murillo.
Itu adalah kartu merah pertama peraih 5 Ballon d’Or itu di Liga Champions sepanjang kariernya, dan terjadi dalam penampilannya yang ke-154.
(qur/pojoksatu)

Ronaldo Dikartu Merah, Pelatih Juventus: Liga Champions Butuh VAR!

POJOKSATU.id, VALENCIA – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menyayangkan keputusan wasit Felix Brych yang mengganjar kartu merah pada pemainnya, Cristiano Ronaldo.
Menurut Max Allegri, kartu merah yang dikeluarkan wasit asal Jerman di menit ke-25 itu sangat kontroversial dan menilai insiden tersebut menjadi bukti jika saatnya Liga Champions membutuhkan VAR.
Lagipula, menurut Allegri, keputusan untuk mengusir Ronaldo tersebut diambil wasit setelah melakukan komunikasi dengan hakim garis karena sang wasit memang tidak melihat langsung insiden tersebut.
Debut Cristiano Ronaldo di Liga Champions Berakhir Tragis
Cristiano Ronaldo meradang setelah diganjar kartu merah di laga pembuka Liga Champions (goal.com)
“Saya hanya bisa mengatakan, VAR akan membantu wasit dalam keputusan ini,” kata Allegri kepada Sky Sport Italia seperti dikutip dari Goal.
“Bermain sepuluh pemain di Liga Champions karena insiden seperti itu sungguh mengecewakan. Kami beresiko kalah hari ini karena hal tersebut dan kami juga akan kehilangan dia untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” ungkapnya.
Ronaldo harus menerima kenyataan pahit diusir di laga debutnya bersama Juventus di Liga Champions musim 2018/19 di pertandingan pembuka saat dijamu Valencia di Grup H di Mestalla, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB.
Itu adalah kartu merah pertama peraih 5 Ballon d’Or itu di Liga Champions sepanjang kariernya, dan terjadi dalam penampilannya yang ke-154.
Ronaldo diganjar kartu merah setelah kedapatan menjambak rambut dan memukul kepala pemain Valencia, Jeison Murillo. Tak ayal, wasit Felix Brych asal Jerman langsung mengganjarnya dengan kartu merah.
(qur/pojoksatu)