Kathryn Mayorga

Ronaldo Akui Setubuhi Kathryn Mayorga tanpa Paksaan, Bayar Rp5 Miliar

POJOKSATU.id, TURIN – Kasus dugaan pemerkosaan yang dituduhkan kepada Cristiano Ronaldo yang terjadi pada 2009 lalu, masih jadi perbincangan sampai sekarang. Fakta terbaru disebutkan bahwa memang Ronaldo bercinta dengan Kathryn Mayorga tapi bukan pemerkosaan.
Rilis Mirror hari ini, Selasa (20/8/2019) sebagaimana dikutip Pojoksatu.id, pengacara Ronaldo mengakui kliennya bersetubuh dengan Mayorga pada malam ini. Tapi setelah itu ada pembayaran 300 ribu pound atau sekitar Rp5 miliar.
Gugatan diajukan di pengadilan negara oleh Kathryn Mayorga tahun lalu. Ia menuduh Ronaldo dan tim hukumnya mengambil keuntungan dari situasinya dan mengutip keadaan emosinya yang rapuh.
Mayorga menuduh Ronaldo memperkosanya setelah bertemu pada suatu malam di Las Vegas, tetapi ia membantah tuduhan itu.
Tidak ada tuntutan pidana yang diajukan, dengan jaksa mengklaim tuduhan tidak dapat dibuktikan dan pengacara Ronaldo menyebut bahwa mereka melakukan hubungan seksual berdasarkan kesepakatan.
Gugatan di pengadilan federal diajukan oleh tim hukum Mayorga, meminta ganti rugi uang tunai setidaknya 165 ribu pound.
Sebuah mosi yang diajukan pada hari Jumat oleh pengacara Ronaldo mengakui pembayaran 300.000 pound yang awalnya mereka lakukan untuk pertama kalinya. Pembayaran itu dilakukan untuk menjaga kerahasiaan hubungan mereka.
Ronaldo mengklaim bahwa tuduhan terhadap dirinya harus dibatalkan karena ada kesepakatan dan pembayaran.
Perwakilan bintang Juventus Ronaldo, Peter Christiansen, menolak berkomentar ketika ditanya soal kemungkinan Ronaldo dipecat karena kasus ini.
Hakim Distrik AS Jennifer Dorsey memutuskan membebaskan Ronaldo dari segala tuduhan dan mempertaruhkan skandal publik, merusak reputasi dan dukungannya.
“Fakta yang ada keluar dari tuduhan Mayorga” tulis Hakim Dorsey.
“Hubungan Ronaldo dan Mayorga setelah ada kesepakatan cukup untuk membenarkan penyelesaian seluruh catatan dalam kasus ini.”
Namun, dia memutuskan bahwa penyelesaian 2010 antara Ronaldo dan Mayorga yang sekarang diakui pengacaranya akan tetap menjadi urusan pribadi.
“Dokumen-dokumen itu sendiri dan kutipan langsung dari mereka akan tetap tersegel,” katanya.
(fat/pojoksatu)

Dituding Perkosa Model Cantik, Cristiano Ronaldo: Berita Sampah!

POJOKSATU.id, TURIN – Megabintang Juventus , Cristiano Ronaldo berang dengan mencuatnya kembali tuduhan perkosaan yang dialamatkan pada dirinya oleh seorang wanita asal Las Vegas, Amerika Serikat.
Kathryn Mayorga, wanita berusia 34 tahun yang berprofesi sebagai model telah mengaku diperkosa Ronaldo di sebuah hotel di Las Vegas pada 2009 silam.
Menanggapi kabar tersebut, Ronaldo melalui instastrory miliknya menegaskan jika berita tersebut palsu dan ia meminta siapapun berhenti menuduhnya.
Model Cantik Ini Mengaku Pernah Diperkosa Cristiano Ronaldo

“Mereka ingin mempromosikan (diri mereka sendiri) dengan menggunakan nama saya. Ini normal,” kata Ronaldo seperti dikutip dari BBC Sport.
Tim pengacara mantan penggawa Real Madrid itu bahkan telah menyiapkan dokumen untuk melakukan gugatan pada surat kabar Der Spiegel yang pertama kali menurunkan berita tersebut tahun lalu.
Surat kabar itu membeberkan kronologis kasus asusial yang diduga dilakukan peraih 5 Ballon d’Or tersebut terhadap korban di sebuah kamar hotel di Las Vegas.
Masih dalam laporan media asal Jerman itu, kedua belah pihak sendiri pada 2010 telah mencapai kesepakatan di luar pengadilan terkait kejadian tersebut.
Ronaldo memberikan uang sebesar 288 ribu poundsterling atau setara Rp5,6 miliar untuk tidak pernah mengumumkan tuduhan itu kepada publik.
Namun dugaan kasus itu kini mencuat ke publik dan tim pengacara Ronaldo akan melayangkan gugatan serius pada Der Spiegel.
“Berita Der Spiegel jelas-jelas ilegal, tak berdasar dan palsu,” demikian pernyataan salahseorang pengacara Ronaldo, Christian Schertz.
(qur/pojoksatu)

Model Cantik Ini Mengaku Pernah Diperkosa Cristiano Ronaldo

POJOKSATU.id, NEVADA – Kathryn Mayorga, wanita asal Las Vegas, Amerika Serikat membuat kehebohan dengan pengakuannya telah diperkosa Cristiano Ronaldo.
Pengakuan perempuan berusia 34 tahun yang berprofesi model  itu pertama kali diekspose surat kabar ternama di Jerman, Der Spiegel.
Mayorga mengungkapkan kejadian tersebut terjadi pada 2009 tepatnya tanggal 13 Juni di Palms Casino Resort Hotel, Las Vegas, usai keduanya bertemu dan berkenalan di sebuah klub malam tak jauh dari lokasi hotel tersebut.

Pengakuan Mayorga ini sebenarnya sudah lama, namun beritanya kembali diturunkan sejumlah media di Inggris menyusul bocornya dokumen pengadilan yang mengatakan Kathryn Mayorga tengah depresi dan berencana bunuh diri.
Pengacara Ronaldo pun langsung bereaksi dan lewat pernyataannya akan melakukan tindakan hukum terhadap media asal Jerman tersebut, yang pertama kali memberitakannya pada 2017 lalu.
Dikutip dari Diario AS, menurut dokumen yang diserahkan ke Pengadilan Distrik Clark di Nevada, ikhwal dugaan perkosaan itu bermula setelah kedua pasangan itu bertemu di sebuah klub malam.
Ronaldo kemudian mengundang Mayorga dan seorang temannya untuk ke penthouse suite miliknya. Sesampai di sana, masih dalam dokumen pengadilan itu, Ronaldo mengajaknya berendam di bak air panas, namun Mayorga menolaknya dengan alasan tak ingin merusak gaunnya.
Ronaldo pun lantas menawarkan pakaiannya dan meminta Mayorga berganti pakaian di kamar mandi.  Namun, ketika dia sedang berganti pakaian, Ronaldo datang dan memintanya untuk berhubungan badan.
“Mayorga menolaknya dan mengatakan ingin meninggalkan hotel suite,” kata dokumen pengadilan tersebut.
“Saat meninggalkan kamar mandi, Ronaldo menarik penggugat ke kamar tidur dan ke tempat tidur dan berusaha melakukan hubungan seksual,” tambah dokumen itu. “Penggugat menolak, dan menutupi tubuhnya dari upaya untuk mencegah penetrasi seksual,”
Ronaldo pun kemudian dituding memerkosa Mayorga meskipun dia berteriak “tidak”. Menurut dokumen pengadilan, Ronaldo mengaku melakukan hubungan seksual dengan Mayorga namun atas dasar kesepakatan bersama.
Ronaldo sendiri telah menanggapi mencuatnya kembali kabar tak sedap tersebut. Lewat instastory miliknya, Ronaldo menepis tuduhan itu sebagai berita palsu.
“Mereka ingin mempromosikan (diri) dengan menggunakan nama saya. Itu normal,” ucapnya.
(qur/pojoksatu)