kick-off

Persib Bandung Lakoni Laga Pembuka Piala Presiden 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persib Bandung dan PS Tira-Persikabo akan melakukan laga pembuka Piala Presiden 2019, Sabtu (2/3/2019).
Sementara Persija Jakarta yang berstatus sebagai juara bertahan akan menjamu Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Magelang, Selasa (5/3/2019).
Macan Kemayoran tampil sebagai kampiun Piala Presiden 2018 setelah membungkam Bali United di partai final dengan skor telak tak terbalas 3-0.
Turnamen ini sendiri kali ini diikuti 20 tim yang akan bersaing memperebutkan gelar juara. Dari jumlah tersebut, 18 di antaranya berasal dari Liga 1 2019.
Sementara dua lainnya yakni Mitra Kukar dan Persita Tangerang merupakan klub perwakilan atau kontestan dari Liga 2.
Babak penyisihan grup sendiri akan digelar di lima kota berbeda, di antaranya Bandung, Bekasi, Magelang, Sleman, dan Malang. Tiap-tiap grup dihuni oleh empat klub.
Berikut jadwal lengkap Piala Presiden 2019 yang dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos:
Grup A (Stadion Si Jalak Harupat – Bandung)
Sabtu, 2 Maret 2019
15.00 WIB – Persib Bandung vs Tira Persikabo
19.00 WIB – Perseru Serui vs Persebaya Surabaya
Kamis, 7 Maret 2019
15.00 WIB – Tira-Persikabo vs Perseru Serui
19.00 WIB – Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
Selasa, 12 Maret 2019
15.00 WIB – Tira-Persikabo vs Persebaya Surabaya
19.00 WIB – Persib Bandung vs Perseru Serui
Grup B (Stadion Patriot Candrabhaga – Bekasi)
Minggu, 3 Maret 2019
15.00 WIB – Bhayangkara FC vs Semen Padang
19.00 WIB – Bali United vs Mitra Kukar

Tak Ada KLB PSSI, Kick-off Liga 1 2019 Sudah Diketok!

POJOKSATU.id, NUSA DUA – Edy Rahmayadi telah memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI dalam Kongres Tahunan PSSI di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019) siang WIB.
Tampuk kepemimpinannya berpindah ke pundak Joko Driyono, wakil ketua umum yang telah ditunjuk sebagai plt suksesor Edy.
Sejurus hal ini, sejumlah pihak mengkhawatirkan masa transisi ini akan berimbas pada ketidakjelasan jadwal kick-off Liga 1 2019.
Plt Ketum PSSI Tak Akan Halangi KLB, Asal …
3 Petinggi PSSI yang Didesak Suporter (Juga) Harus Mundur
Plt Ketum PSSI, Joko Driyono.
Namun, berdasarkan hasil kongres, Liga 1 2019 dipastikan akan digelar awal Mei karena harus menyelaraskan juga dengan agenda politik tahun ini.
Dengan adanya keputusan ini, maka bisa dipastikan jika PSSI tidak akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), Jokdri sepertinya akan meneruskan tugas Edy hingga masa jabatan habis di 2020 mendatang.
“Kick-off Liga 1 2019 paling cepat 1 Mei, paling lambat 8 Mei. Dua minggu setelahnya Liga 2. Implementasinya digodok detail oleh PT LIB yang juga dimintakan RUPS paling lambat dua minggu dari saat ini,” tutur Plt Ketum PSSI, Joko Driyono.
Pihaknya juga, dikatakan dia, tengah menggodok turnamen pramusim untuk mengisi kekosongan, kendati semuanya masih dibahas detail terlebih dahulu.
“Piala Indonesia dan Piala Presiden sejak hari ini Exco melakukan kompilasi penyesuaian sinkronisasi jadwal dengan orientasi agar dua-duanya bisa terlaksana Januari sampai April,” tandasnya.
Sebelumnya, sejumlah pihak mendesak PSSI menggelar KLB untuk memilih ketum baru lewat mekanisme pemilihan voters.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar mendesak PSSI segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih ketua umum definitif.
“Harus ada KLB secepatnya. Kalau ini terus-terus tidak benar nanti. Harus ganti pengurus semuanya, kawan-kawan bicara yang punya suara,” ujar Umuh.
Senada, Ketua Asprov PSSI DKI Jakarta, Uden Kusuma Wijaya mengatakan KLB harus diajukan. Selain itu, perbaikan juga harus mencakup adanya pergantian di tingkat anggota Komite Eksekutif atau Exco PSSI.
“Saya kira harus diajukan demi pembaruan PSSI. Tidak ada jalan keluar lain,” ujar Uden Kusuma Wijaya seperti dikutip dari laman Bolalob.
Ditegaskannya, PSSI saat ini dalam kondisi tidak baik karena beberapa anggota Exco terlibat dalam masalah hukum.
“Saya rasa paling rasional adalah mengganti anggota komite eksekutif. Jangan memercayakan organisasi kepada orang-orang lama yang kita tahu terlibat dalam masalah hukum,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Kapan Liga 1 2019 Dimulai, Sekjen PSSI Punya Jawabannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jadwal kick-off Liga 1 2019 mulai menemui kejelasan setelah Sekjen PSSI Ratu Tisha menggaransi ajang kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu akan digelar selepas perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun ini sendiri sedianya baru akan digelar pada 17 April mendatang.
Tisha pun mengungkapkan, keputusan soal penetapan jadwal kick-off  itu sendiri sudah menjadi keputusan dan  tentunya berdasarkan pada banyak pertimbangan.
Ratu Tisha Destria – Sekjen PSSI (jawapos.com)
“Kompetisi 2019 setelah pemilu pasti. Untuk Liga 1 kemungkinan besar 26 April. Tapi untuk teknis tanyakan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB). Arahan dari PSSI ada jeda waktu pendaftaran TMS dari FIFA. Nanti ada domestik TMS,” terang dia.
Faktor keamanan, sebut Tisha menjadi salahsatu aspek yang menjadi pertimbangan digelarnya kompetisi tersebut selepas pemilu.
“Kondisi keamanan juga dipertimbangkan. Jadi arahan kami pada akhir April, tepat setelah pemilu,” sebutnya.
Tidak hanya pemilu saja, jadwal Liga juga akan sedikit terganggu saat bulan Ramadan. Kendati demikian, Tisha tetap optimistis Liga Indonesia dapat berjalan sesuai dengan rencana yang disiapkan.
Persija Jakarta sendiri keluar sebagai kampiun Go-Jek Liga 1 2018 usai finis di puncak klasemen akhir dengan raihan 62 poin dari 18 kemenangan, delapan bermain seri dan delapan kali menelan kekalahan dari 34 laga yang dilakoni sepanjang musim.
(jpc/qur/pojoksatu)

Fiks, Laga Persib Vs Persija Digelar Sesuai Jadwal, tapi …

POJOKSATU.id, BANDUNG – Sempat akan diundur karena faktor keamanan, laga klasik yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persija Jakarta akhirnya akan tetap digelar sesuai jadwal yang telah ditentukan, yakni Minggu (23/9/2018).
Hanya saja, jadwal kick-off yang sedianya akan dimulai pukul 18.30 WIB dimajukan menjadi sore pada pukul 15.30 WIB. Laga itu sendiri akan tetap digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.
Sebelumnya aparat kepolisian setempat dalam hal ini Polrestabes Bandung menyarankan pertandingan diundur karena jadwal tersebut bentrok dengan agenda pendaftararan Pileg dan Pilpres.
Namun, setelah terjadi pertemuan pihak kepolisian dengan panitia pelaksana (panpel) pertandingan, kedua belah pihak menyepakati laga tetap sesuai jadwal namun waktu kick-off yang dimajukan.
Ketua Panpel Persib Budi Bram Rachman mengonfirmasi laga tetap digelar sesuai jadwal. Hal itu setelah pihaknya berkoordinasi dengan operator dan kepolisian.
“Tapi, saran dari kepolisian dimajukan menjadi kick-off pukul 15:30 WIB. Kami sudah berkomunikasi dengan operator liga dan manajemen,” katanya.
Senada, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Imam Sugema mengatakan sudah mempertimbangkan segala situasi sebelum mengambil keputusan tersebut.
“Hasil komunikasi semua pihak diputuskan laga tetap digelar Minggu, 23 September tetapi kick-off pukul 15:30 WIB. Mudah-mudahan semua pihak termasuk suporter menjaga sportivitas dan kondusifitas,” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)