latihan fisik

Jelang Liga 1 2020, Arema FC Geber Latihan Fisik

POJOKSATU.id, MALANG – Jelang bergulirnya Liga 1 2020, Arema FC terus melakukan persiapan. Salah satunya latihan fisik.
Arema FC pun menyiapkan pelatih khusus membenahi fisik pemain, yakni Marcos Gonzalez. “Para pemain harus kerja, dan terus kerja keras,” ujarnya.
Pada beberapa latihan Tim Singo Edan beberapa waktu ini, Dendi Santoso dkk wajib melahap sejumlah menu latihan fisik yang sangat keras.
Mulai dari sprint, latihan ketahanan, dan latihan-latihan yang juga bertujuan untuk recovery.
Bagi tim Arema FC, fisik adalah salah satu elemen yang menjadi salah satu biang kegagalan musim lalu. Seperti pernah diungkap oleh asisten pelatih Kuncoro, anak asuhnya musim lalu kehabisan tenaga.
“Bensin (tenaga fisik) kami tidak cukup untuk sampai pada akhir kompetisi,” sambung Kuncoro.
Akibat fisik yang payah, Arema memiliki catatan minor. Yakni tim dengan kekalahan terbanyak saat tandang juga menjadi kontestan Liga 1 yang gawangnya banyak kemasukan gol terbanyak kedua.
Gonzales menambahkan, memang tim tidak hanya butuh pemain dengan fisik bagus saja. Faktor kerja sama tak kalah pentingnya.
“Bukan hanya kerja keras saja membuat tim ini lebih bagus,” ucapnya.
Target yang sedang diemban Mario Gomez kali ini cukup berat. Selain harus membalikkan kepercayaan suporter, juga dituntut bisa menembus kompetisi Asia. Syaratnya minimal bisa runner-up tahun 2020 ini.
(jpc/pojoksatu)

Kompetisi Dibekukan, Persebaya Genjot Fisik Pemain

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya tetap menjaga stamina pemain dengan menggenjot latihan fisik meski kompetisi masih dibekukan.
Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman alias Djanur mengatakan, di jeda ‘libur’ kompetisi ini, pihaknya justru lebih menambah porsi latihan pada pemainnya.
Latihan terus diintensifkan mengingat Bajul Ijo akan menghadapi super derby Jatim menghadapi Arema FC di Kanjuruhan jika liga kembai bergulir.
Djanur mengatakan, dengan adanya penghentian sementara liga, pihaknya mengaku mengalami kerugian sekaligus juga diuntungkan.
“Kerugiannya harus mengubah semua yang sudah kami siapkan untuk di bawa ke Malang. Tapi kelebihannya kami memiliki waktu lebih lama untuk memulihkan para pemain yang cedera,” tutur Djanur.
Pasalnya, disebutkan Djanur, saat ini ada beberapa pemainnya yang tengah dibekap cedera, seperti Nelson Alom, Otavio Dutra, Robertino Pugliara, dan OK John.
Para pemain tersebut harus absen dalam sesi latihan karena tengah menjalani terapi penyembuhan, sedangkan Raphael Maitimo dan Misbakus Solikin menjalani sesi latihan terpisah.
Djanur mengatakan, latihan fisik menjadi fokus menu latihannya saat ini, seperti speed endurance, permaianan yang melatih ketahanan fisik, dan mini games.
“Dalam kompetisi normal, kami bisa menghitung naik dan turunnya intensitas latihan. Tapi dengan kondisi seperti saat ini, kami berikan menu-menu latihan yang agak memberatkan pemain,” tuturnya.
Meski begitu, Djanur tetap berharap kompetisi bisa kembali digelar. “Kalau bisa jangan telalu lama,” ucapnya.
“Ini akan berdampak pada banyak hal. Tidak hanya pemain dan manajemen, tapi juga pihak operator harus menyusun ulang jadwal kompetisi,” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)