lazio

Senangnya Bintang Serie A Ini Tak Jadi Dijual ke Manchester United

POJOKSATU.id, ROMA – Bintang Lazio Sergej Milinkovic-Savic tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah dirinya dpastikan tak jadi dijual ke Manchester United. Pemain Timnas Serbia itu mengaku senang tetap bertahan untuk klub Serie A itu.
Dikutip Pojoksatu.id dari Metro.co.uk, Milinkovic-Savic menegaskan dia senang di Lazio setelah transfer musim panas ke Manchester United gagal.
Gelandang tengah disebut-sebut sebagai pengganti potensial untuk Paul Pogba – yang sangat terkait dengan kepindahan ke Real Madrid. Saga transfer Milinkovic-Savic pun terus bergulir sampai hari terakhir jendela transfer Inggris.
Petinggi United khawatir bahwa Zinedine Zidane akan memaksakan penandatanganan rekan senegaranya Pogba, membuat mereka akan kekurangan pemain handal di lini tengah.
Setan Merah pun bergerak cepat menyiapkan pengganti Pogba dan kabarnya tawaran 90 juta pound atau sekitar Rp1,5 triliun sudah mendekati kata sepakat.
Tetapi transfer belum memasuki tahap lebih lanjut hingga jendela transfer Inggris ditutup, dengan pemain internasional Serbia itu akan bertahan di Stadion Olimpico.
Pemain berusia 24 tahun itu kemudian mengakui bahwa ia senang melihat akhir kisahnya di jendela transfer karena ia ingin fokus pada karirnya di Serie A.
“Jendela transfer Liga Inggris ditutup, sehingga kisah Manchester United selesai,” katanya kepada outlet Serbia Espreso.
“Saya tidak jengkel dengan semua yang ditulis di media, karena pikiran saya berkonsentrasi untuk mempersiapkan musim baru dengan cara terbaik.”
“Saya ingin fokus di mana saya berada dan saya tidak menuntut apa pun di Lazio. Saya tidak terlalu memikirkan pasar transfer,” lanjutnya.
“Segala macam hal ditulis tentang saya, tetapi saya tahu di mana pikiran saya dan dengan siapa saya memiliki kontrak,” pungkasnya.
Jika Milinkovic-Savic sudah dipastikan tidak akan ke MU, Paul Pogba masih bisa tinggalkan Old Trafford. Sebab jendela transfer Spanyol masih terbuka sampai 2 September mendatang.
Real Madrid masih bisa mendatangkan pemain baru dan klub Premier League masih mungkin menjual pemainnya, meski sudah tidak boleh ada rekrutan baru.
(fat/pojoksatu)

Pemainnya Jadi Incaran MU, Begini Respon Lazio

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lazio buka suara soal kabar ketertarikan Manchester United pada pemainnya, Sergej Milinkovic-Savic.
Terkait kabar tersebut, meski tak menyebutkan klub, Simone Inzaghi selaku manajer tak membantah adanya tawaran untuk Milinkovic-Savic.
Untuk diketahui, selain Setan Merah, raksasa Italia Juventus juga menginginkan tanda tangan pemain asal Serbia itu.
Saat ini, disebutkan pihak klub pun tengah mengevaluasi tawaran tersebut.
Meski begitu, Inzaghi sendiri berharap jika sang pemain memilih bertahan bersama klub.
“Tentu saja saya berharap jika Milinkovic-Savic akan bertahan, tetapi di sisi lain saya juga menyadari jika pihak klub harus mempertimbangkan semua tawaran yang masuk dan kemudian mengambil keputusan,” katanya dilansir ?Football Italia.
Akan tetapi, Inzaghi tampaknya menyadari peluang Milinkovic-Savic hengkang terbuka. Sehingga, ia menuturkan tengah mencari pemain pengganti.
“Kami tahu bahwa Milinkovic-Savic pada akhirnya hengkang, maka kami harus mencari pemain yang bisa mengisi kekosongan di dalam tim,” ucapnya.
“Saya benar-benar berharap dia akan bertahan, tetapi ?bursa transfer masih berjalan dan kami sudah siap untuk menghadapi situasi apapun,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Rumor Inzaghi ke Juve, Presiden Lazio : Dia Bersama Kami

POJOKSATU.id, JAKARTA – Keputusan Massimiliano Allegri untuk angkat kaki dari Turin membuat sejumlah klub resah.
Salah satunya Lazio. Sebab, pelatih mereka Simone Inzaghi dikait-kaitkan bakal jadi pengganti Allegri di Juventus.
Menanggapi rumor ini, Presiden Lazio Claudio Lotito mengatakan jika Inzaghi bakal bertahan.
“Bagi saya, dia tetap bersama kami. Saya bisa tegaskan dari pihak kami bahwa ada kepercayaan dan cinta, kami memiliki hubungan yang luar biasa dan saya tidak ingin dia hengkang,” ujarnya dilansir Goal dari Corriere dello Sport.
“Saya tidak tahu apa yang ingin dia lakukan, tapi dia selalu memperlakukan saya dengan rasa sayang. Saya melihat tidak ada alasan menjadikan Lazio bukan pekerjaan yang penting.
“Ada rapor bagus antara Inzaghi dan direktur olahraga Igli Tare. Kami tumbuh berkembang sebagai klub. Juve beroperasi dengan €480 juta, empat kali lipat dibandingkan kami.
“Simone adalah pelatih muda, dia punya kualitas yang luar biasa, tapi dia masih bisa berkembang,” sambungnya.
Untuk diketahui, Lazio baru saja menjadi juara Coppa Italia. Sedangkan di Liga Italia mereka kini ada di posisi delapan dengan 58.
Lazio berpeluang naik peringkat jika sukses mengalahkan Bologna pada laga pekan ke-37, Selasa (21/5) dini hari WIB.
(zul/pojoksatu)

Tumbangkan Atalanta, Lazio Juara Coppa Italia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lazio berhasil menjadi juara Coppa Italia musim 2018-2019 usai mengalahkan Atalanta, Kamis (16/5) dini hari WIB.
Bermain di Stadion Olimpico, Roma, kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama.
Di bakak kedua, kedua tim masih sama kuat hingga Sergej Milinkovic-Savic memecah kebuntuan dengan membawa Lazio unggul di menit ke-82.
Selang delapan menit atau di penghujung waktu normal, Joaquin Correa menambah keunggulan Lazio.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 0-2. Dengan hasil ini, Lazio berhak atas gelar juara Coppa Italia.
Bukan hanya itu, mereka pun berhak mendapat tiket Liga Europa musim depan meski di klasemen Liga Italia (Serie A) berada di posisi ke-delapan dengan 58 poin.
(zul/pojoksatu)

Joaquin Correa Antar Lazio ke Final Coppa Italia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lazio berhasil mendapatkan tiket ke final usai menundukkan AC Milan pada leg kedua semifinal Coppa Italia, Kamis (25/4) dini hari WIB.
Lazio menang 1-0 di markas Milan. Adapun gol tunggal tersebut dicetak oleh winger asal Argentina Joaquin Correa di menit ke-58.
Ini menjadi hasil menawan bagi anak asuh Simone Inzaghi setelah di pentas Serie-A terlibat persaingan ketat untuk ke pentas Eropa.
Artinya, andai tak bisa ke Eropa lewat jalur liga, Lazio bisa melakukannya lewat Coppa Italia. Asalkan di final nanti mereka bisa juara.
Di final nanti, Lazio menunggu lawan antara Fiorentina atau Atalanta yang baru akan dipastikan pada Jumat (26/4) dini hari WIB.
Sementara Milan, mereka gagal mengulang hasil di Serie-A. Pada giornata 32, Milan mampu menang 1-0 saat menjamu Lazio.
Namun, kini di tempat sama, I Rossoneri kalah dengan skor 0-1. Milan kini harus fokus untuk bisa mempertahankan posisi di papan atas agar bisa merebut tiket Eropa, minimal Liga Europa.
(jpc/pojoksatu)

Prediksi Milan Vs Lazio di Coppa Italia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Milan dan Lazio kembali bertemu. Kali ini, keduanya akan berduel memperebutkan tiket final Coppa Italia.
Setelah bermain imbang 0-0 di leg pertama, pertandingan ini Milan lebih diunggulkan. Hal ini berkaca pada pertemuan terakhir mereka di Serie A.
Ketika itu, tim asuhan Gennaro Gattuso ini mendapat tiga poin usai menang dengan skor 1-0.
Tapi, skuad Milan sebaiknya tidak terlena dengan hasil tersebut. Mereka patut waspada dengan Lazio yang dipekirakan datang dengan dendam.
Kekalahan di serie A juga baru-baru ini dan cerita tahun lalu dimana langkah mereka terhenti di babak semifinal Coppa Italia bakal dijadikan motivasi untuk meraih kemenangan.
Perkiraan susunan pemain
AC Milan : Reina; Conti, Caldara, Romagnoli, Laxalt; Lucas Paqueta, Bakayoko, Kessie; Castillejo, Calhanoglu, Cutrone.
Lazio : Strakosha; Marusic, Radu, Acerbi, Patric; Lucas Leiva, Parolo, Badelj; Immobile, Correa, Caicedo.
(zul/pojoksatu)

Kontra Lazio, Pelatih AC Milan : Wajib Bangkit

POJOKSATU.id, JAKARTA – AC Milan akan menghadapi Lazio pada laga pekan ke-32 Serie A Italia, Minggu (14/4) dini hari WIB.
Pada pertandingan yang bakal digelar di Stadion San Siro ini, bisa jadi momen bagus untuk Milan.
Sebab, usai mengalahkan Chievo pada 10 Maret 2019 lalu, I Rossoneri belum lagi mencicipi kemenangan dalam empat laga terakhir.
Teranyar, mereka kalah 1-2 dalam laga kontroversial melawan Juventus.
Menghadapi Lazio nanti, Milan punya modal yang bisa dibanggakan. Hal ini berdasarkan catatan lima pertamuan terakhir.
Milan tercatat tak pernah bisa dikalahkan tim Elang Ibu Kota. Dua kemenangan dan tiga hasil imbang mampu diraih oleh anak didik Gennaro Gattuso.
“Pertandingan besok sangat penting buat kami. Setelah kalah melawan Juventus, wajib hukumnya untuk bangkit. Hasil melawan Lazio akan mempengaruhi posisi kami di zona Liga Champions,” ujar Gattuso yang dikutip dari Football Italia.
(jpc/pojoksatu)

Roma Menangi Derby Della Capitale, Tren Kemenangan Lazio Terhenti

POJOKSATU.ID, ROMA – Il grande partita giornata ketujuh Serie A 2018/2019 antara AS Roma kontra Lazio dimenangkan Giallorossi dengan skor 3-1. Hasil laga di Stadion Olimpico, Sabtu (29/9/2018) malam WIB itu sekaligus menghentikan tren lima kemenangan beruntun Lazio.
Yah, sebelum pertandingan bertajuk Derby Della Capitale itu, Lazio selalu menang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Terakhir kali anak asuh Simone Inzaghi menelan kekalahan terjadi pada 25 Agustus lalu kala dipermak Juventus 0-2.
Setelah itu, Tim Biru Langit menang atas Frosinone, Empoli, Apollon (Liga Europa), Genoa dan Udinese.
Kalah dari West Ham, Mourinho Keluhkan Kualitas Pemain Man United
Sayangnya, menghadapi tim sekota, Lazio tak berkutik. Lorenzo Pellegrini yang masuk menggantikan Javier Pastore di pertengahan babak pertama membawa Roma unggul lebih dulu pada menit 43.
Lazio sempat menyamakan kedudukan melalui bomber andalannya, Ciro Immobile pada menit 67.
Namun tendangan bebas Aleksandar Kolarov pada menit 71 membawa Roma kembali memimpin 2-1.
AS Roma memenangi Debry Della Capitale edisi perdana musim 2018/19. (@LegaSerieA)
Akhirnya sundulan Federico Fazio memanfaatkan umpan tendangan bebas Pellegrini pada menit 86 memastikan Roma menang 3-1.
Singkirkan Jojo, Tommy Sugiarto Tantang Unggulan ke-4 di Final Korea Open 2018
Kemenangan ini mengangkat posisi Srigala Ibukota naik ke peringkat 5 klasemen sementara Serie A dengan 11 poin. Sementara Lazio masih bertahan di posisi empat dengan 12 poin.
Namun posisi mereka masih mungkin digusur tim lain yang belum melakoni pertandingan giornata ke-7.
(fat/pojoksatu)