leicester city

Ditolak James Maddison, MU Siapkan Alternatif

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United menyiapkan alternatif jika ditolak pemain Leicester City James Maddison.
Dilansir Manchester Evening News, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer mempertimbangkan untuk merekrut Bruno Fernandes dan Nicolo Zainolo.
Selain itu, United juga dilaporkan mengincar Dejan Kulusevki dari Parma.
Sebagaimana diketahui, James Maddison disebut-sebut sebagai target utama Manchester United.
Mereka bahkan mengincarnya sejak awal musim 2019/20 lalu. Namun Setan Merah ketika itu gagal memboyongnya setelah membeli tiga pemain baru dengan harga mahal.
Sayangnya, harapan United untuk memboyong Maddison ke Old Trafford diprediksi kembali gagal.
Pasalnya, sang pemain lebih memilih bertahan di Leicester. Keputusannya makin kuat setelah klub yang bermarkas di King Power Stadium ini menawarkan kontrak baru dan gaji tinggi.
(zul/pojoksatu)

Soal Finis di Empat Besar, Begini Respon Brendan Rodgers

POJOKSATU.id, JAKARTA – Leicester City kini tengah jadi sorotan karena penampilan apiknya di Liga Inggris musim ini.
Dari tujuh pertandingan yang dilakoni, mereka baru satu kali mengalami kekalahan. Sisanya, dua kali seri dan empat kali menang.
Kemenangan terakhir didapat saat menjamu Newcastle dalam laga pekan ke-7, Minggu (29/9) malam WIB. Leicester menang telak lima gol tanpa balas.
Hasil ini membuat mereka nyaman di posisi ketiga klasemen sementara dengan perolehan 14 poin.
Bukan hanya itu, mereka juga diyakini jadi kandidat penghuni empat besar di akhir musim.
Menanggapi ini, Brendan Rodgers memilih untuk fokus pada setiap pertandingan dan mendapat hasil terbaik.
Sebab menurutnya, masih terlalu dini membahas prediksi siapa yang akan finis di empat besar.
“Ini (masih) sangat awal musim. Kami tahu ini adalah pertanyaan besar karena semua klub lain yang telah menjadi pemain tetap di sana. Kami hanya benar-benar fokus pada cara kami bermain, melihat level kinerja kami,” ujarnya dikutip dari BBC.
Dalam kesempatan tersebut, Rodgers juga membahas soal hasil pertandingan lawan Newcastle.
“Itu adalah penampilan dan hasil yang luar biasa,” katanya.
“Di babak kedua para pemain menunjukkan nafsu yang luar biasa. Kami menekannya dengan sangat keras, lapar dalam pertandingan dan haus akan gol. Sebuah clean sheet, lima gol yang sangat bagus dan hari yang sangat baik bagi kami,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Tumbangkan Newcastle 5-0, Leicester Nyaman di Posisi Tiga Klasemen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Leicester City nyaman menempati posisi tiga di klasemen Liga Inggris usai menang telak 5-0 dari Newcastle, Minggu (29/9) malam WIB.
Leicester kini hanya berjarak dua poin dari penghuni posisi dua, Manchester City yang mengoleksi 16 poin.
Di bawah Leicester ada West Ham yang berhasil mengoleksi 12 poin dari tujuh pertandingan yang mereka lakoni.
Sementara itu, pada pertandingan di King Power Stadium, tuan rumah berhasil membuka keunggulan di babak pertama lewat Ricardo Pereira.
Ia mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol di menit ke-16. Malang bagi Newcastle, mereka harus kehilangan pemain.
Memasuki menit ke-43, Isaac Hayden meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah.
Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, Leicester tampaknya memanfaatkan betul situasi tamunya yang harus tampil dengan 10 pemain.
Jamie Vardy berhasil menambah keunggulan timnya menjadi 2-0 berkat gol yang dicetak di menit ke-54. Tiga menit berselang kedudukan berubah menjadi 3-0.
Kali ini, pemain Newcastle membuat kesalahan. Paul Dummett mencetak gol ke gawang sendiri dan membuat tuan rumah terus menjauh.
Pada menit ke-64, Vardy kembali mencetak gol keduanya. Kedudukan kembali berubah menjadi 4-0. Wilfred Ndidi pun menutup pesta gol Leicester dengan mencetak gol di menit ke-90.
Dengan ini, Leicester pun berhak atas tambahan tiga angka dan nyaman di posisi tiga klasemen dengan 14 poin. Sedangkan Newcastle ada di posisi ke-19 dengan mengumpulkan lima poin.
(zul/pojoksatu)

Diincar MU, James Maddison Dinilai Lebih Cocok ke Liverpool

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Leicester City James Maddison tengah jadi sorotan. Ia berhasil menarik perhatian berkat penampilan apiknya.
Tercatat, dari tujuh pertandingan, Maddison telah berhasil mengoleksi dua assist serta dua gol dari semua kompetisi.
Manchester United adalah salah satu klub yang menyatakan ketertarikan pada Maddison. Akan tetapi, mantan pemain Coventry City, Noel Whelan menilai jika sang pemain lebih cocok ke Liverpool.
Karena itu, Whelan menyarankan Liverpool untuk mengajukan penawaran.
“James Maddison, benar-benar tipe pemain Liverpool. Saya bisa melihatnya dia pantas bermain dengan skuat asuhan Jurgen Klopp,” ujarnya dilansir dari​ Express Football.
Lebih lanjut, Whelan menilai jika Maddison bisa jadi suksesor Philippe Coutinho.
“Saya rasa, dirinya bisa menjadi sukseksor Philippe Coutinho. Bisakah Liverpool mendatangkan di bulan Januari? Tentu saja. Mereka bisa memboyong Virgil van Dijk di bursa transfer musim dingin,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Manchester City Kembali Rebut Posisi Puncak

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City kembali ke puncak klasemen Liga Premier Inggris usai mengalahkan Leicester, Selasa (6/5) dini hari WIB.
Bermain di kandang, City menang dengan skor 1-0 dari Leicester City.
Pada pertandingan ini, tuan rumah tampil mendominasi. Namun, kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama.
City baru bisa mencetak gol di menit ke-70. Adalah Vincent Kompany yang membuat timnya kembali ke puncak klasemen.
Saat ini, tim asuhan Pep Guardiola menempati posisi pertama dengan 95 poin. Mereka unggul satu poin dari Liverpool.
Hasil ini tentu tidak diharapkan Liverpool dan penggemarnya. Sebab, kini beban berbalik ke arah mereka.
Liverpool harus menang dan mengharapkan City tergelincir di laga terakhir untuk bisa juara.
Jika sebaliknya atau kedua tim sama-sama menang, Liverpool harus siap-siap menerima kenyataan City juara.
(zul/pojoksatu)

Manchester City Vs Leicester City : Menang Harga Mati

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City akan menjamu Leicester City pada laga pekan ke-37, Selasa (6/5) dini hari WIB.
Pada pertandingan ini, kemenangan atas Leicester merupakan harga mati bagi City. Pasalnya, Liverpool menang saat lawan Newcastle.
Hasil tersebut membuat Liverpool kini ada di puncak klasemen. Skuad asuhan Pep Guardiola harus menang jika ingin mempertahankan keunggulan satu poin dari sang rival.
Peluang tersebut terbuka bagi City. Sebab, melihat catatan lima pertandingan terakhir mereka selalu menang.
Namun, jika melihat catatan lima pertemuan kedua tim, City hanya menang dua kali lawan Leicester. Sisanya, dua kali seri dan satu kali kalah.
Karena itu, Leicester juga punya kesempatan menang. Terlebih lagi, sejak ditangani Brendan Rodgers penampilan mereka meningkat.
Tercatat, dari lima pertandingan terakhir Leicester menang tiga kali. Sisanya, satu kali kalah dan seri.
Dan, satu korban Leicester adalah Arsenal. The Gunners takluk tiga gol tanpa balas.
Perkiraan susunan pemain
City : Ederson; Zinchenko, Laporte, Stones, Walker; David Silva, Gundogan, Bernardo Silva; Sane, Aguero, Sterling.
Leicester : Schmeichel; Chilwell, Maguire, Evans, Pereira; Maddison, Choudhury, Ndidi, Tielemans, Albrighton; Vardy.
(zul/pojoksatu)

Dipermalukan Leicester, Arsenal Ganti Target?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Arsenal gagal meraih kemenangan pada laga pekan ke-36 Liga Premier Inggris, Sabtu (28/4) malam WIB.
Bertamu ke markas Leicester City, Arsenal takluk dengan skor telak 3-0.
Pada pertandingan ini, tim asuhan Unai Emery harus kehilangan satu pemain sejak di babak pertama. Adalah Ainsley Maitland-Niles yang harus keluar di lapangan di menit ke-36.
Kondisi ini dimanfaatkan betul oleh Leicester. Namun, mereka baru bisa membuka keunggulan di babak kedua.
Youri Tielemans membuat kedudukan berubah menjadi 1-0 berkat gol yang dicetak di menit ke-59.
Tuan rumah kembali menambah dua gol jelang akhir pertandingan. Kedua gol dicetak oleh Jamie Vardy di menit ke-86 dan 90+5.
Dengan kekalahan ini, Arsenal tetap ada di posisi kelima dengan 66 poin. Mereka unggul satu poin dengan Manchester United di posisi enam.
Sementara itu, hasil ini juga tampaknya mempengaruhi target Arsenal untuk finis di empat besar.
Unai Emery tampaknya mencoba realistis dengan menargetkan untuk masuk ke zona Liga Europa.
“Hari ini kondisi (untuk kekalahan) adalah kartu merah,” ujarnya dikutip dari BBC.
“Kami bekerja, kami menyiapkan rencana permainan kami, 11 lawan 11 pertandingan berjalan seperti yang kami persiapkan.
“Bagi saya kartu kuning pertama untuk (Maitland-Niles) bukan untuk saya, itu telah banyak mempengaruhi rencana permainan kami. Satu pemain kurang, sulit.
“Kami akan melanjutkan, kami tidak akan melihat tabel, Liga Europa adalah motivasi besar bagi kami untuk memenangkannya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kalahkan Leicester, Newcastle Menjauh dari Zona Degradasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Newcastle United berhasil menjauh dari zona degradasi usai mengalahkan Leicester dengan skor 0-1, Sabtu (13/4) dini hari WIB.
Gol tunggal penentu kemenangan Newcastle dicetak Ayoze Perez di menit ke-32.
Tambahan tiga poin pada pertandingan tersebut membuat mereka mengamankan posisi untuk ada di Liga Premier Inggris musim depan.
Menghadapi musim depan, dilansir BBC, pelatih Newcastle Rafael Benítez meminta klub lebih kompetitif di bursa musim panas.
“Anda dapat melakukan segalanya dengan taktik Anda, tetapi tim lain memiliki satu pemain yang dapat membuat perbedaan,” ujarnya.
Sementara itu, Leicester terancam disalip tiga klub di bawahnya. Yakni Wolves, Everton dan Watford.
Saat ini, Leicester berada di urutan ketujuh klasemen dengan 47 poin dari 34 pertandingan.
Sedangkan, Wolves ada di urutan ke-8 dengan jumalh poin sama. Jika menang pekan ini, mereka bakal merebut posisi Leicester.
Wolves memiliki peluang besar, karena mereka baru menjalani 32 pertandingan.
Klub yang berpotensi menyalip Leicester berikutnya adalah Everton. Mereka kini ada di posisi ke-9 dengan 46 poin dari 33 pertandingan.
Kemudian ada Watford di posisi ke-10 dengan 46 poin dari 32 pertandingan.
(zul/pojoksatu)

Berkat Rashford, Manchester United Geser Arsenal di Klasemen

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United berhasil meraih poin penuh saat bertamu ke markas Leicester City, Minggu (3/2) malam WIB.
Setan Merah meraih menang berkat gol tunggal yang dicetak oleh Marcus Rashford.
Rashford membuka kemenangan timnya di menit ke-9. Sayang, hingga akhir pertandingan tidak ada lagi gol yang tercipta dari kedua tim. Skor pun berakhir dengan 0-1 untuk kemenangan MU.
Kemenangan tersebut sekaligus membuat Manchester United naik ke posisi lima klasemen sementara Liga Inggris.
Pasalnya, di waktu bersamaan Arsenal takluk 3-1 dari Mancehster City.
Jalan Rashford dkk untuk finish keempat besar pun makin terbuka lebar. Sebab, mereka tinggal mengejar selisih dua poin dari Chelsea.
Namun begitu, hal ini tentunya bukan perkara mudah. Sebab, mereka harus terus menjaga kemenangan di setiap pertandingan yang tersisa.
(zul/pojoksatu)

Manchester City Keok di Tangan Leicester

POJOKSATU.id, LEICESTER – Manchester City kehilangan poin krusial di Boxing Day lanjutan Liga Primer Inggris pekan 19 setelah takluk di tangan Leicester City di King Power Stadium, Rabu (26/12/2018) malam WIB dengan skor ketat 1-2.
Ironisnya, skuat besutan Pep Guardiola sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Bernardo Silva di babak pertama menit 14.
Namun skor berbalik untuk keunggulan tuan rumah hingga akhir pertandingan setelah M. Albrighton mencetak gol penyeimbang di menit 19 dan Ricardo Pereira mencetak gol penentu tuan rumah di interval kedua menit 81.
Bantai Newcastle United, Liverpool Bergeming di Puncak Klasemen
Gilas Bournemouth, Tottenham Hotspur Salip Man City
Dengan hasil minor ini, City pun harus rela anjlok ke posisi ketiga disalip Tottenham Hotspur yang sukses besar menggulung Bournemouth dengan skor telak tanpa ampun 5-0.
City kini berjarak tujuh angka dari Liverpool yang tak tergoyahkan di puncak klasemen usai mendapatkan tambahan tiga angka usai membungkam Newcastle United dengan skor telak tak terbalas 4-0.
Sementara buat Leicester kemenangan ke delapan di musim ini cukup krusial untuk mendongkrak posisi mereka yang kini merangkak ke urutan ketujuh dari posisi sebelumnya di 12.
Tampil dihadapan publik tuan rumah, City tampil seperti dalam tekanan. Pil pahit yang diterima mereka di momen Natal kali ini merupakan dua kekalahan beruntun The Citizens dalam kurun waktu empat hari.
Ironisnya, City sempat mendominasi permainan di menit awal, bahkan Bernardo Silva membuat tribun penonton terdiam usai mengoyak jala ruan rumah di menit 14 dengan memanfaatkan umpan Sergio Aguero.
Namun, mereka gagal memertahankan keunggulan setelah tim tamu mampu menyeimbangkannya lewat tandukan M. Albrighton di menit 19 menyambut umpan silang Jamie Vardy.
City coba kembali mengonstruksi serangan yang digalang Kevin De Bruyne, namun hingga turun minum skor masih sama kuat 1-1.
Memasuki paruh kedua, Guardiola menginstruksikan permainan dalam tensi tinggi. Aliran serangan dari sektor sayap membombardir barisan pertahanan Leicester namun gagal berbuah gol.