Liga Italia

Gennaro Gattuso Berharap Tren Positif Napoli Berlanjut

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gennaro Gattuso senang dengan kemenangan 2-1 Napoli dari Juventus pada laga lanjutan Liga Italia, Senin (27/1) dini hari WIB.
Ini merupakan kemenangan kedua yang diraih secara beruntun setelah berhasil menumbangkan Lazio di Coppa Italia. Dengan hasil ini, Gattuso pun berharap tren positif yang diraih Napoli terus berlanjut.
“Kami mengalahkan dua tim yang bagus sekarang, tetapi kami masih dalam kesulitan, masih jauh di belakang dan perlu terus melangkah maju,” katanya kepada Sky Sport Italia.
“Saya mengucapkan selamat kepada para pemain atas pekerjaan yang telah mereka lakukan selama tujuh hari terakhir, tetapi kami harus terus seperti ini sekarang, jangan biarkan hilang, fokus pada Napoli 24 jam sehari,” sambungnya.
Meski begitu, Gattuso menyadari timnya masih banyak kekurangan. Karena itu, ia berharap para pemainnya bisa mengambil pelajaran untuk segera dilakukan perbaikan.
“Kami belum melakukan apa-apa dan saya percaya kami bisa melanjutkan ini,” ucapnya.
Untuk diketahui, ini merupakan kemenangan ketujuh Napoli musim ini di Liga Italia. Dengan hasil ini, mereka ada di urutan ke-10 dengan 27 poin.
(zul/pojoksatu)
The post Gennaro Gattuso Berharap Tren Positif Napoli Berlanjut appeared first on Pojoksatu.id.

Dikalahkan Napoli, Maurizio Sarri Nilai Juventus Bermain Pasif

POJOKSATU.id, JAKARTA – Maurizio Sarri tidak bisa menutupi rasa kecewanya saat Juventus dikalahkan Napoli 2-1 pada laga lanjutan Liga Italia, Senin (27/1) dini hari WIB.
Sarri mengatakan, penampilan Juventus pasif dan hambar. Ia pun tidak ingin melemparkan kesalahan pada salah satu pemain, karena secara keseluruhan timnya bermain buruk.
“Kami tampil pasif untuk seluruh pertandingan, berpikir kami bisa bermain dengan tempo lambat, mengambil lima sentuhan, selalu berjauhan di antara lini, sangat hambar,” kata Sarri kepada Sky Sport Italia.
“Itu adalah permainan yang buruk, kami memiliki pendekatan yang salah, baik intensitas dan interpretasi psikologisnya, yang disusul oleh interpretasi fisik. Jelas ini bukan kita.
“Kami membuat Napoli ke dalam situasi di mana mereka mengalahkan kami dengan upaya minimum. Kami selalu terlambat ke setiap bola. Seolah-olah kita dalam gerakan lambat dan tidak ada yang berhasil.
“Saya memilih trio (Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain) ini karena mereka semua tampak dalam kondisi yang baik, lini tengah tampak cukup seimbang untuk menopang mereka, tetapi saya tidak melihat ada individu yang bisa disalahkan untuk ini. Seluruh tim itu hambar,” sambungnya.
Meski kalah, Juventus tetap ada di puncak klasemen dengan 51 poin atau unggul tiga poin setelah Inter hanya bermain imbang.
(zul/pojoksatu)
The post Dikalahkan Napoli, Maurizio Sarri Nilai Juventus Bermain Pasif appeared first on Pojoksatu.id.

Takluk di Markas Napoli, Juventus Gagal Perlebar Jarak dengan Inter

POJOKSATU.id, NAPLES – Grande partita giornata ke-21 Serie A 2019/20 antara Napoli kontra Juventus di Stadion San Paolo (Naples), Senin (27/1/2020) dini hari WIB, berlangsung seru. Laga ini dimenangkan Napoli dengan skor tipis 2-1.
Juventus tampil dengan trio penyerang terbaiknya. Gonzalo Higuain diapit Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala di kedua sisi sayap.
Sementara pelatih Napoli, Gennaro Gattuso juga memainkan tiga penyerang sekaligus. Insigne, Milik dan Callejon.
Meski kedua tim memamerkan sepakbola menyerang, namun hingga babak pertama berakhir tidak ada gol tercipta.
Pertandingan lebih menarik selepas restart. Napoli mampu unggul lebih dulu pada menit 63 melalui sontekan Piotr Zielinski memanfaatkan bola rebound. 1-0 Napoli memimpin.
Maurizio Sarri coba merespon dengan memasukkan Douglas Costa. Tapi malah Napoli yang bisa menggandakan keunggulan pada menit 83. Kali ini lewat tendangan voli nan indah ala Lorenzo Insigne usai menerima umpan silang Jose Callejon di dalam kotak penalti. Napoli menjauh 2-0.
Juventus hanya bisa membalas sebiji gol melalui sontek Ronaldo setelah mendapat umpan jauh dari Bentancur. Skor 2-1 pun menjadi hasil akhir laga ini.
Bagi Juve ini merupakan kekalahan keduanya musim ini, sebelumnya mereka takluk dari Lazio. Kekalahan yang membuat Si Nyonya Tua gagal memperlebar jarak dengan Inter Milan yang tadi malam imbang lawan Cagliari.
Juventus masih di puncak klasemen sementara Serie A dengan 51 poin, unggul 3 angka dari Inter. Sementara Napoli naik ke peringkat 10 dengan 27 poin.
(fat/pojoksatu)
The post Takluk di Markas Napoli, Juventus Gagal Perlebar Jarak dengan Inter appeared first on Pojoksatu.id.

Kiper ‘Kompak’ Bikin Blunder di Derby Della Capitale, Tren 11 Kemenangan Lazio Terhenti

POJOKSATU.id, ROMA – Hasil imbang yang diraih AS Roma dan Lazio saat keduanya bentrok pada giornata ke-21 Serie A, diwarnai blunder kiper kedua tim. Tren 11 kemenangan Lazio pun terhenti di laga bertajuk Derby Della Capitale itu.
Tuan rumah AS Roma memimpin lebih dulu melalui gol Edin Dzeko pada menit 26. Berawal dari umpan lambung Bryan Cristante ke kotak penalti. Dzeko memenangi duel udara dengan sejumlah pemain Lazio, termasuk sang kiper, Thomas Strakosha yang salah mengambil keputusan untuk menghalau bola.
Sundulan Dzeko pun bersarang mulus ke gawang Lazio yang sudah ditinggal Strakosha. 1-0 AS Roma unggul.
Derby Della Capitale jilid II, AS Roma lawan Lazio di Stadion Olimpico, Senin (27/1/2020) dini hari WIB, berakhir sama kuat 1-1.
Namun keunggulan Roma tidak bertahan lama. Lazio berhasil menyamakan kedudukan pada menit 34 melalui sontekan Francesco Acerbi.
Gol ini berawal dari kesalahan kiper Roma, Pau Lopez dalam menghalau bola yang tidak sempurna sehingga memudahkan Acerbi menceploskan bola yang jatuh di garis gawang. Skor sama kuat 1-1.
Di awal babak kedua, wasit sempat menunjuk titik putih untuk Roma setelah Justin Kluivert dilanggar bek Lazio, Patric Gabarron. Namun setelah dipantau VAR, hukuman penalti itu dibatalkan wasit, Gianpaolo Calvarese.
Baik Roma maupun Lazio terus berupaya mencetak gol tambahan. Namun hingga pertandingan berakhir, tak ada lagi gol tercipta.
Hasil imbang yang diraih tim peringkat tiga dan empat ini menguntungkan bagi pemegang capolista, Juventus. Dengan saingan terdekat Inter Milan juga bermain imbang lawan Cagliari, maka Si Nyonya bisa nyaman di puncak klasemen.
Lazio masih di peringkat 3 dengan 46 poin masih tertinggal 5 angka dari Juve, sementara Roma di urutan keempat dengan 39 poin.
Juventus sendiri sementara bertanding melawan tuan rumah Napoli. Jika menang tentu Cristiano Ronaldo dkk akan semakin menjauh dari rival-rivalnya.
(fat/pojoksatu)
The post Kiper ‘Kompak’ Bikin Blunder di Derby Della Capitale, Tren 11 Kemenangan Lazio Terhenti appeared first on Pojoksatu.id.

Derby Della Capitale Berakhir Sama Kuat, Keuntungan buat Juventus

POJOKSATU.id, ROMA – Dual dua tim ibukota Italia, AS Roma kontra Lazio pada giornata ke-21 Serie A 2019/20 berakhir sama kuat. Laga bertajuk Derby Della Capitale di Stadion Olimpico, Senin (27/1/2020) dini hari WIB itu, imbang 1-1.
Tuan rumah AS Roma memimpin lebih dulu melalui gol Edin Dzeko pada menit 26. Brawal dari umpan lambung Bryan Cristante ke kotak penalti. Dzeko memenangi duel udara dengan sejumlah pemain Lazio, termasuk sang kiper, Thomas Strakosha.
Sundulan Dzeko pun bersarang mulus ke gawang Lazio yang sudah ditinggal Strakosha. 1-0 AS Roma unggul.
Derby Della Capitale jilid II, AS Roma lawan Lazio di Stadion Olimpico, Senin (27/1/2020) dini hari WIB, berakhir sama kuat 1-1.
Namun keunggulan Roma tidak bertahan lama. Lazio berhasil menyamakan kedudukan pada menit 34 melalui sontekan Francesco Acerbi.
Gol ini berawal dari kesalahan kiper Roma, Pau Lopez dalam menghalau bola dengan sempurna sehingga memudahkan Acerbi menceploskan bola yang jatuh di garis gawang. Skor sama kuat 1-1.
Di babak kedua, baik Roma maupun Lazio terus berupaya mencetak gol tambahan. Namun hingga pertandingan berakhir, tak ada lagi gol tercipta.
Pada Derby Della Capitale jilid pertama September lalu kedua tim juga bermain imbang 1-1.
Tambahan satu angka yang diraih tim peringkat tiga dan empat ini menguntungkan bagi pemegang capolista, Juventus. Dengan saingan terdekat Inter Milan juga imbang lawan Cagliari, maka Si Nyonya bisa nyaman di puncak klasemen sementara Serie A.
Lazio masih di peringkat 3 dengan 46 poin masih tertinggal 5 angka dari Juve, sementara Roma di urutan keempat dengan 39 poin.
Juventus sendiri baru bertanding beberapa saat lagi, melawan tuan rumah Napoli. Jika menang tentu Cristiano Ronaldo dkk akan semakin menjauh dari rival-rivalnya.
(fat/pojoksatu)
The post Derby Della Capitale Berakhir Sama Kuat, Keuntungan buat Juventus appeared first on Pojoksatu.id.

Puasnya Gelandang Berdarah Batak Bobol Inter: Mereka Perlakukan Saya Seperti Mainan!

POJOKSATU.id, MILAN – Inter Milan gagal mempertahankan keunggulan di babak pertama dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Cagliari, Minggu (26/1/2020) malam WIB. Adalah gelandang berdarah Batak, Radja Nainggolan yang menggagalkan kemenangan Nerazzurri.
Gol dari jarak jauh gelandang Cagliari pada menit 78 mengubah skor menjadi 1-1. Sebelumnya, Inter unggul lebih dulu di babak pertama lewat sundulan Lautaro Martinez.
Nainggolan sebenarnya berstatus pemain Inter Milan. Namun pemain 31 tahun dipinjamkan ke Cagliari pada musim panas lalu karena tidak masuk dalam rencana bos baru, Antonio Conte.
Perayaan Nainggolan membungkam publik Giuseppe Meazza. Sebaliknya, sang gelandang sangat puas bin senang karena menjebol gawang yang telah menyia-nyiakan kualitasnya.
Para pemain Cagliari merayakan gol Radja Nainggolan ke gawang Inter Milan.
“Saya sangat menghormati fans Inter dan mantan rekan satu tim saya,” kata pemain berkebangaan Belgia itu kepada DAZN.
“Tapi saya merasa diperlakukan seperti mainan. Di satu sisi saya senang untuk gol, di sisi lain saya tidak seperti yang saya harapkan mantan rekan satu tim saya yang terbaik.”
“Siapa yang tahu [apa yang akan terjadi di masa depan]. Saya berkonsentrasi pada setiap pertandingan yang akan datang. Saya senang, saya memiliki beberapa rekan satu tim yang sangat baik dan kami bermain untuk sesuatu yang istimewa.”
Cagliari kini telah mendapatkan hasil imbang berturut-turut setelah lima kekalahan beruntun di semua kompetisi, termasuk kekalahan 1-4 dari Inter di Coppa Italia 12 hari lalu.
Pelatih kepala Rolando Maran percaya perubahan dalam formasi memainkan peran besar dalam poin timnya di Milan.
“Saya menyesuaikan taktik kami menjadi 3-5-2 sehingga kami dapat menutupi lebih lebar,” katanya kepada DAZN. “Kami menyulitkan striker mereka dan memblokir suplai bola.”
“Ketika kami menguasai bola, niatnya adalah untuk menyingkirkan permainan menekan Inter dan membuat mereka bekerja lebih keras. Kami harus menghindari berada di bawah tekanan konstan dan itu berhasil,” pungkasnya.
(fat/pojoksatu)
The post Puasnya Gelandang Berdarah Batak Bobol Inter: Mereka Perlakukan Saya Seperti Mainan! appeared first on Pojoksatu.id.

Imbang Lawan Cagliari, Inter 3 Laga tanpa Kemenangan

POJOKSATU.id, MILAN – Inter Milan kembali gagal meraih poin penuh pada pekan ke-21 Serie A 2019/20. Menjamu Cagliari di Giuseppe Meazza, Minggu (26/1/2020) malam, Nerazzurri hanya mampu bermain imbang 1-1.
Inter sebenarnya mampu unggul lebih dulu pada menit 29. Winger baru Inter, Ashley Young mengirim umpan silang ke mulut gawang dan berhasil disudul Lautaro Martinez. 1-0 anak asuh Antonio Conte unggul.
Namun setelah unggul, permainan Inter menurun. Situasi ini dimanfaatkan Cagliari untuk terus menekan pertahanan tuan rumah. Meski demikian skor 1-0 untuk Inter tidak berubah.
Ashley Young memberi assist untuk gol Lautaro Martinez.
Selepas jeda, Cagliari semakin meningkatkan tekanan. Dimotori Radja Nainggolan yang merupakan pemain pinjaman dari Inter, tim tamu tampil agresif.
Hasilnya pada menit 78, Nainggolan sukses menaklukkan Samir Handanovic lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, memanfaatkan umpan Joao Pedro. Skor sama kuat 1-1.
Conte coba merspon situasi di lapangan dengan memasukkan Alexis Sanchez. Namun serangan Inter tetap tak bertaji.
Malah masa injury, Lautaro harus mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah setelah memprotes keras wasit karena merasa dirinya dilanggar saat duel udara.
Kedudukan imbang 1-1 ini bertahan hingga pertandingan berakhir. Inter harus puas meraih satu poin di kandang.
Ini merupakan hasil imbang ketiga beruntun yang diraih Romelu Lukaku dkk. Sebelumnya mereka juga bermain dengan skor identik saat menjamu Atalanta dan tandang ke markas Lecce.
Donasi satu poin membuat posisi Inter di peringkat kedua, 48 poin, terancam digusur Lazio jika menang lawan AS Roma, Senin (27/1/2020) dini hari nanti WIB.
Adapun pemuncak klasemen masih milik Juventus dengan 51 poin dan dini hari nanti tandang ke markas Napoli.
Sementara bagi Cagliari, hasil ini membuat mereka tetap di peringkat 6 dengan 31 poin.
(fat/pojoksatu)
The post Imbang Lawan Cagliari, Inter 3 Laga tanpa Kemenangan appeared first on Pojoksatu.id.

Bicara Soal Pensiun, Ini yang Jadi Pertimbangan Maurizio Sarri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Maurizio Sarri memberikan pernyataan mengejutkan. Dirinya mengisyaratkan bakal pensiun setelah kontraknya di Juventus habis.
Usai, menjadi salah satu pertimbangannya dalam memutuskan pensiun dari dunia kepelatihan. Diketahui, saat ini ia berusia 61 tahun.
“Setelah merasakan pengalaman ini (melatih Juventus), saya mungkin bisa berhenti melatih,” katanya dikutip Goal International.
“Saya pensiun atau tidak tergantung apakah saya masih memiliki energi yang tersisa atau apakah saya bisa berpikir bahwa saya bisa melatih dengan baik lagi,” sambungnya.
Saat ditanya apakah tekanan besar sebagai pelatih juga jadi pertimbangannya untuk pensiun? Ia tegas membantah.
“Tekanan bukanlah penyebab hal ini, karena tekanan dari luar seharusnya tidak mempengaruhi anda. Namun yang mempengaruhi adalah ketika motivasi anda hilang sehingga lebih baik untuk mengakhirinya,” bebernya.
“Saya tidak tahu apakah saya akan tetap menjadi Sarri yang sama setelah kontrak saya di Juventus habis.
“Jika iya, maka saya akan melanjutkan karir saya, dan jika tidak maka saya akan berhenti,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)
The post Bicara Soal Pensiun, Ini yang Jadi Pertimbangan Maurizio Sarri appeared first on Pojoksatu.id.

Cetak Dua Gol, Cristiano Ronaldo Akui Sulit Kalahkan Parma

POJOKSATU.id, JAKARTA – Cristiano Ronaldo mengantarkan Juventus meraih kemenangan lewat dua golnya pada pertandingan lawan Parma, Senin (20/1).
Ronaldo membuka keunggulan timnya di menit ke-43 dan memastikan kemenangan tiga menit setelah sebelumnya Andreas Cornelius berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-55.
Meski begitu, Ronaldo mengaku bahwa Parma sangat terorganisir dan sulit untuk dikalahkan.
“Penting bahwa kami menang. Kami tahu Inter bermain imbang dan Lazio menang, jadi penting untuk membangun keunggulan,” katanya kepada Sky Sport Italia.
“Itu sulit, Parma sangat terorganisir dan sulit dikalahkan, tetapi kami berjuang keras dan mendapatkan kemenangan.
“Kami sedikit tegang, tetapi yang terpenting adalah kami mendapat poin penuh,” tandasnya.
Berkat kemenangan ini, Juventus sekarang memiliki 51 poin. Mereka unggul empat poin dari Inter Milan di posisi kedua dengan 47 poin.
Mereka juga unggul enam poin dari Lazio 45 poin. Namun begitu, mereka memiliki tabungan satu pertandingan.
(zul/pojoksatu)

Juventus Sukses Kalahkan Parma, Maurizio Sarri Tidak Puas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Juventus Maurizio Sarri tampaknya tidak puas meski skuad asuhannya meraih kemenangan saat menjamu Parma, Senin (20/1) dini hari WIB tadi.
Hal ini lantaran penampilan para pemainnya. Dikatakan, pada pertandingan tersebut mereka seperti lebih senang bermain di wilayah sendiri.
“Saya lebih suka kebobolan dari serangan balik daripada menghabiskan 10-15 menit ada di bawah tekanan,” katanya seperti dilansir Football Italia.
“Kami telah meningkat pertahanan dari skema bola mati, tetapi malam ini kami kebobolan melawan salah satu tim yang memiliki spesialis dalam skenario ini,” sambungnya.
Diketahui, kemenangan Juventus tercipta berkat dua gol Cristiano Ronaldo. Dengan begitu, ia telah mencetak 11 gol dalam tujuh pertandingan terakhir di Serie A.
“Anda memiliki pemain kelas dunia yang mungkin menyebabkan beberapa masalah, tetapi juga bisa menyelesaikannya. Jadi Anda harus memperhitungkannya dan mengatasi karakteristiknya,” kata Sarri.
Juventus sekarang memiliki 51 poin, diikuti oleh Inter di posisi kedua dengan 47 poin dan Lazio 45 poin.
“Lazio dalam kondisi yang sangat spektakuler saat ini, sehingga kita hanya bisa berharap itu (kemenangan beruntun) tidak bertahan lama!” tandasnya.
(zul/pojoksatu)