Liga Italia

Lautaro Martinez Jadi Sorotan, Begini Respon Antonio Conte

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lautaro Martinez menjadi salah satu pemain Inter Milan yang jadi sorotan belakangan ini.
Hal ini tidak lepas dari penampilan apiknya. Tercatat, ia sudah mencetak delapan gol dalam 14 pertandingan liga sejauh ini.
Saat mintai tanggapannya, pelatih Antonio Conte enggan berkomentar. Ia mengatakan lebih suka untuk fokus pada seluruh tim.
“Ketika orang berbicara terlalu banyak tentang individu, saya tidak pernah menyukainya,” ujarnya dilansir Football Italia.
“Saya ingin berbicara tentang tim. Lautaro membaik dan tumbuh, tetapi saya ingin menggarisbawahi pekerjaan seluruh kelompok,” sambungnya.
Sementara itu, Inter Milan akan mengadapi Roma pada laga lanjutan Liga Italia. Diakui Conte, saat ini pihaknya dalam kondisi kurang baik dengan sejumlah pemain yang cedera.
Meski begitu, ia meyakini akan hasil positif yang bisa didapat nanti. “Ini bukan situasi baru bagi kami, kami menghadapinya dengan cara yang benar,” ucapnya.
“Tidak ada waktu untuk menangis dan bersembunyi. Kita harus melakukan yang terbaik,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Musim Depan, Cristiano Ronaldo Dipastikan Tetap Bertahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Juventus membantah kabar yang menyebutkan Cristiano Ronaldo bakal hengkang.
Diketahui, kabar tersebut mencuat setelah kabar hubungannya dengan sang pelatih Maurizio Sarri mengalami keretakan.
Melalui direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici, pihaknya memastikan Ronaldo tidak akan hengkang alias bakal bertahan.
“Dia masih akan berada di Juventus musim depan. Tanpa keraguan sedikit pun,” katanya dilansir Football Italia.
Lebih lanjut, Paratici juga mengatakan, jika Ronaldo berambisi untuk memenangkan Ballon d’Or bersama Juventus.
“Cristiano Ronaldo sangat ingin memenangkan gelar pemain terbaik Serie A, dia adalah sosok yang ambisius dan ingin selalu menunjukkan bahwa dirinya adalah yang terbaik di Italia,” ujarnya.
“Ronaldo memiliki keinginan untuk meraih Ballon d’Or bersama Juve dan kami akan terus mendukungnya. Menurut opini kami, Ronaldo layak untuk memenangkan Ballon d’Or,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)

Kalahkan SPAL, Inter Milan ke Puncak Klasemen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Inter Milan kembali merebut posisi puncak klasemen yang sempat ditempati Juventus usai mengalahkah SPAL, Minggu (1/12) malam WIB.
Pada pertandingan tersebut Inter unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak Lautaro Martinez di menit ke-16.
Jelang akhir babak pertama, Lautaro Martinez kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membawa timnya unggul 2-0.
Meski tertinggal, SPAL tidak menyerah. Upaya mereka pun berbuah manis di menit ke-50.
Mattia Valoti berhasil membobol gawang Inter dan membuat kedudukan berubah menjadi 2-1.
Setelahnya, tidak ada tambahan gol tercipta. Inter mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Hasil ini membawa mereka kembali ke puncak klasemen dengan unggul satu poin dari Juventus.
Sedangkan SPAL, mereka ada di posisi ke-19 dengan sembilan poin dari 14 pertandingan. Ini merupakan kekalahan kesembilan yang mereka dapat di musim ini.
(zul/pojoksatu)

Penalti Ronaldo Selamatkan Juventus dari Kekalahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Juventus bermain imbang 2-2 saat menghadapi Sassuolo di kandang sendiri pada laga lanjutan Serie A, Minggu (1/12) malam WIB.
Pada pertandingan tersebut, Juventus unggul lebih dulu berkat Leonardo Bonucci di menit ke-22.
Sayang, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Dua menit berselang tim tamu mampu menyamakan kedudukan.
Gol penyama kedudukan dicetak oleh Jeremie Boga. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, tim tamu balik unggul. Francesco Caputo berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol di menit ke-47.
Harapan Sassuolo untuk membawa pulang tiga poin pun buyar. Memasuki menit ke-68, Juventus dapat hadiah penalti.
Cristiano Ronaldo pun sukse menjalankan tugasnya menjadi eksekutor tendangan penalti. Skor berubah menjadi 2-2.
Tak ada tambahan gol tercipta. Skor 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan.
Dengan hasil ini, Juventus memimpin klasemen dengan 36 poin. Namun posisi mereka terancam oleh Inter Milan di posisi kedua dengan selisih dua poin.
Sementara Sassuolo, kini ada di posisi ke-12 dengan perolehan 14 poin dari 13 pertandingan.
(zul/pojoksatu)

Nicolo Barella Cedera Parah, Inter Wajib Beli Gelandang Baru, Ini Opsinya

POJOKSATU.id, TURIN – Kemenangan Inter Milan di kandang Torino, Stadio Olimpico di Torino (Turin), Minggu (24/11/2019) dini hari tadi, makan korban. Gelandang Nerazzurri, Nicolo Barella mengalami cedera cukup serius.
Dikutip Pojoksatu.id dari Calciomercato, pelatih Inter, Antonio Conte mengkonfirmasi setelah pertandingan bahwa itu kondisi Barella terlihat buruk. Ia berharap tidak kehilangan gelandang Timnas Italia itu hingga akhir musim ini.
Tetapi cedera gelandang 22 tahun itu, menurut sumber kepada CalcioMercato.com, akan memaksa Nerazzurri ke pasar untuk mendapatkan amunisi baru di lini tengah pada jendela transfer Januari mendatang.
Direktur Olahraga Inter Milan, Beppe Marotta mengkonfirmasi bahwa saat ini tidak ada pilihan pasar yang memuaskan. Arturo Vidal terlalu mahal, Ivan Rakitic tidak meyakinkan Conte dan Manchester United dapat memperbarui kontrak Nemanja Matic.
Pemain berkarakter paling mirip dengan Barella adalah Dejan Kulusevski. Pemain Atalanta (Klub yang punya hubungan baik dengan Inter) itu bermain baik sebagai pemain pinjaman di Parma.
Alternatif yang paling kredibel, juga didorong oleh agen para pemain, adalah salah satu yang mengarah ke Rodrigo De Paul. Tapi playmaker Udinese itu baru saja memperbarui kontrak, sehingga Inter mungkin akan merogoh kocek dalam-dalam jika ingin memboyong pemain berkebangsaan Argentina itu.
Gaetano Castrovilli dari Fiorentina sulit mendarat pada Januari dan kemudian trek terakhir mengarah ke wildcard Alessandro Florenzi (yang seperti Asamoah dan Candreva dapat bermain sebagai gelandang tengah).
Kebetulan Florenzi tidak puas dengan waktu bermainnya di Roma. Florenzi siap mengucapkan selamat tinggal pada Januari jika situasinya tidak berubah. Inter akan terus mempelajari dan memantau pasar.
Tapi hari ini, lebih dari sebelumnya, penambahan anggota baru di lini tengah Inter telah menjadi suatu keharusan.
(fat/pojoksatu)

Antonio Cassano Yakin Inter Bisa Rebut Scudetto dari Juventus

POJOKSATU.id, JAKARTA – Antonio Cassano mengaku yakin Inter Milan bisa merebut gelar Scudetto dari Juventus musim ini.
Diketahui, keduanya tengah bersaing di papan atas klasemen Serie A. Juventus saat ini memimpin dengan 32 poin, unggul satu poin dari Inter di posisi kedua.
Baik Inter maupun Juventus sama-sama mencatat 10 kali kemenangan dari 12 pertandingan. Sisanya, Juve mendapat dua kali hasil imbang.
Sedangkan Inter, satu kali imbang dan satu kali kalah.
Meski begitu, saat ditanya siapa favorit juara musim ini, kepada La Repubblica, Cassano tegas menjawab Inter.
“Inter. Mereka mengingatkan saya pada Juventus di tahun pertama mereka bersama Conte. Saya di AC Milan dan kami kehilangan Scudetto karena mereka,” katanya.
“Jika Juve menjatuhkan beberapa poin dan Inter terus menebar ancaman, maka Conte akan mengangkat titel.
“Tentu saja, Juve cukup bagus untuk Scudetto. Juve saat ini tetap yang terkuat dan terlengkap (di Italia). Namun, Anda dapat melihat mereka diprogram untuk membidik Liga Champions,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Emre Can Mulai Pertimbangkan Masa Depannya di Juventus

POJOKSATU.id, JAKARTA – Emre Can secara terang-terangan mengaku tidak suka dengan situasinya saat ini di Juventus.
Ia jarang dimainkan oleh Maurizio Sarri yang membuatnya cukup frustasi. Pasalnya, ia harus terus bermain untuk menjaga posisinya di timnas Jerman.
“Saya masih pemain Juventus,” katanya seperti dikutip oleh Corriere dello Sport.
“Jelas saya tidak puas dengan situasi saya, tetapi saya tetap memberikan 100 persen di setiap sesi pelatihan.
“Saya mencoba mengubah situasi saya, tidak ada pemain yang senang ketika mereka tidak bermain,” sambungnya.
Karena itu, Emre Can kini tengah mempertimbangkan masa depannya di Juventus pada transfer musim dingin jika tidak ada perubahan.
“Itulah situasi saya di Turin sekarang dan saya harus memikirkan apa yang paling masuk akal bagi saya selama musim dingin,” katanya.
“Saya tentu masih melihat diri saya di Turin, tetapi situasinya harus berubah,” tegasnya.
(zul/pojoksatu)

Ngambek di Laga Juventus Vs Milan, Ronaldo Bisa Kena Sanksi Dua Tahun

POJOKSATU.id, TURIN – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo bisa terkena larangan bermain selama dua tahun setelah meninggalkan Stadion Allianz pada Senin (11/11/2019) dini hari WIB, kala Juventus mengalahkan AC Milan 1-0.
Superstar asal Portugal itu keluar dari lapangan dan langsung menyusuri terowongan setelah digantikan pada menit ke-55. Pemain depan itu tampak kesal terhadap pelatihnya, Maurizio Sarri dan menggumamkan sesuatu dengan marah ketika dia keluar.
Mantan striker Italia, Antonio Cassano – pernah bermain untuk Milan, Inter, Roma, dan Real Madrid, antara lain – mengemukakan kemungkinan sanksi dua tahun, ketika mendiskusikan pengalamannya yang serupa dan memperingatkan Ronaldo bahwa ia berpotensi melanggar peraturan anti-doping.
“Apakah dia pergi sebelum akhir pertandingan?” Cassano bertanya di acara televisi Italia Tika-Taka.
“Anda tidak dapat melakukan itu karena ada kontrol anti-doping,” ujarnya.
Mentan pemain Sampdoria yang kini berusia 37 tahun itu menyamakan pengalaman Ronaldo dengan pengalamannya ketika meninggalkan Stadio Olimpico lebih awal saat membela Roma.
“Saya harus segera kembali ke stadion untuk menghindari larangan dua tahun,” kata Cassano yang memilih untuk keluar lebih awal selama pertandingan melawan rival mereka Lazio.
Namun tidak indikasi bahwa Ronaldo meninggalkan Allianz untuk menghindari tes doping. Sang pelatih, Maurizio Sarri membela anak asuhnya yang menilai wajar seorang pemain ngambek saat diganti.
Mantan manajer Chelsea menjelaskan bahwa keputusannya untuk menggantikan Ronaldo adalah karena cedera yang dia bawa saat ini.
“Selama bulan lalu, dia memiliki masalah kecil pada lututnya. Dia cedrea dalam pelatihan dan itu merusak ligamennya,” kata Sarri kepada Sky Sport Italia setelah kemenangan 1-0 atas Milan.
“Itu mempengaruhi penampilannya dan dia tidak dalam kondisi terbaiknya saat ini,” kata Sarri.
“Dia melakukan segala yang mungkin untuk dilakukan, tetapi saya melihat dia tidak sehat dan berpikir yang terbaik untuk melepasnya,” tuturnya.
(fat/pojoksatu)

Marah Saat Diganti, Fabio Capello Kritik Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dibalik kemenangan Juventus atas AC Milan, ada cerita lain yang jadi sorotan.
Yakni reaksi Cristiano Ronaldo saat ditarik keluar untuk digantikan dengan Paulo Dybala di menit ke-55.
Ronaldo pun terlihat kesal. Ia bahkan tidak duduk di bangku cadangan, tapi memilih langsung ke ruang ganti.
Sikap Ronaldo pun jadi sorotan. Salah satunya dari Fabio Capello.
Mantan pelatih Juventus ini menilai sikap tersebut tidak seharusnya ditunjukkan Ronaldo.
“Saya tidak menyukai tindakan itu. Ini tidak terlihat bagus. Ketika dia keluar lapangan, dia harus keluar layaknya seorang juara,” ujarnya dilansir dari ​​Mirror.
“Faktanya, Cristiano Ronaldo sudah dalam tiga tahun terakhir ini tidak pernah lagi mendribel bola melewati lawan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Juventus Bakal Perpanjang Kontrak Juan Cuadrado

POJOKSATU.id, JAKARTA – Puas dengan kontribusi Juan Cuadrado, Juventus dikabarkan bakal mengajukan perpanjangan kontrak.
Hal ini disampaikan Direktur Olahraga Juventus Fabio Paratici. Ia bahkan mengatakan jika kedua belah pihak makin dekat kata sepakat.
“Ini (pembicaraan kontrak baru) belum berakhir, tapi kami sudah sangat dekat (perpanjang kontrak Cuadrado),” katanya dilansir Football-Italia.
Diketahui, Cuadrado gabung ke Juventus pada 2015 lalu dari Chelsea. Ia tercatat telah tampil lebih dari 150 laga.
Cuadrado telah meraih empat titel Serie A, tiga Coppa Italia, satu Italian Super Cup.
Setelah banyak absen karena cedera musim lalu, musim ini tampaknya jadi momen kebangkitan pemain asal Kolombia itu.
Menjadi andalan Maurizio Sarri, Cuadrado tampil sebagai starter di delapan laga Serie A terakhir.
(zul/pojoksatu)