Liga Jerman

Taklukkan Fortuna Dusseldorf, Bayern Munchen Pangkas Jarak dengan Pemuncak Klasemen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bayern Munchen berhasil meraih kemenangan saat menghadapi Fortuna Dusseldorf dalam laga lanjutan Bundesliga, Sabtu (23/11) malam WIB.
Pada pertandingan tersebut, Bayern menang telak dengan skor empat gol tanpa balas. Adalah Benjamin Pavard yang membuka keunggulan di menit ke-11.
Gol kedua Bayern dicetak oleh Corentin Tolisso di pertengahan babak pertama. Disusul Serge Gnabry di menit ke-34.
Sedangkan gol keempat, dicetak oleh Philippe Coutinho di babak kedua tepatnya di menit ke-70.
Hasil ini membuat Bayern berhasil memangkas jarak menjadi satu poin dengan pemuncak klasemen, Borussia Monchengladbach, yang kalah saat lawan Union Berlin 0-2.
Sementara itu, selain Bayern, RB Leipzig yang menempati posisi dua di klasemen juga berhasil meraih kemenangan.
Begitupun dengan Schalke, yang mengalahkan Werder Bremen 1-2. Kemenangan tersebut membuat mereka kini ada di posisi kelima dengan 22 poin.
Berikut hasil pertandingan Bundesliga, Sabtu (23/11) November:
Bayer Leverkusen 1-1 Freiburg
Eintracht Frankfurt 0-2 Wolfsburg
Fortuna Dusseldorf 0-4 Bayern Munchen
Union Berlin 2-0 Borussia M’gladbach
Werder Bremen 1-2 Schalke 04
RB Leipzig 4-1 Koln
(zul/pojoksatu)

Usai Dipecat Spurs, Pochettino Malah Jadi Kandidat Kuat Latih Klub Raksasa Eropa

POJOKSATU.id, MUNICH – Reputasi Mauricio Roberto Pochettino Trossero atau Mauricio Pochettino sebagai mantan manajer Tottenham Hotspur tak perlu diragukan. Tidak heran setelah dipecat Spurs, Pochettino langsung dilirik sejumlah klub elit Eropa. Salah satunya yang kian mengemuka adalah Bayern Muenchen.
Dikutip Pojoksatu.id dari Sky Sports, Pochettino kini menjadi kandidat kuat untuk peran kosong di klub raksasa Bundesliga. Bayern saat ini ditukangi pelatih sementara Hansi Flick yang akan bertanggung jawab setidaknya sampai Januari.
BACA JUGA: Eks Presiden Real Madrid Bongkar Alasan Sebenarnya Mourinho Terima Tawaran Spurs, Lelah Menunggu!
Namun menyusul menganggurnya Pochettino, Bayern mungkin akan mempertimbangkan untuk mempercepat masa kerja Flick dan menunjuk pelatih 47 tahun itu sebagai manajer permanen di Allianz Arena, menurut Sky di Jerman.
Memang belum ada kontak dengan pelatih asal Argentina setelah pemecatannya dari Tottenham, tetapi ia menjadi favorit utama untuk peran kosong yang saat ini sedang diisi oleh bos sementara Hansi Flick.
Pelatih sementara Bayern Muenchen, Hans-Dieter Flick.
Pochettino meninggalkan Hotspur Way minggu ini setelah lima tahun memimpin Spurs, membimbing klub menuju final Liga Champions yang pertama kalinya musim lalu. Beberapa musim terakhir juga menjadi penantang dalam perburuan gelar juara Premier League.
Namun penampilan Spurs awal musim ini menurun. Mereka terpuruk ke peringkat 14 klasemen sementara Premier League setelah 12 pekan kompetisi berjalan. Situasi yang membuat petinggi Spurs mendepak Pochettino.
BACAJUGA: Inikah Rekrutan Pertama Mourinho? Spurs Bakal Punya Trio Penyerang Paling Menakutkan
Kini Mauricio Pochettino diyakini akan menuju petualangan baru dalam karir kepelatihannya yang mungkin itu adalah Bayern Muenchen.
Sebelum nama Pochettino mengemuka, ada pelatih Ajax Erik ten Hag, pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel, dan mantan bos RB Leipzig Ralf Rangnick yang kini semuanya menjauhkan diri dari posisi itu dalam beberapa pekan terakhir.

Bayern Munchen Pertahankan Flick Hingga Akhir Tahun

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bayern Munchen memastikan Hansi Flick akan menjadi pelatih setidaknya hingga akhir tahun.
Hal ini disampaikan CEO Bayern Munchen Karl-Heinz Rummenigge. Pihaknya memberikan kepercayaan pada Flick karena ide juga taktik yang mengesankan.
“Dia memiliki ide pelatihan dan taktik yang mengesankan,” kata Rummenigge dilansir BBC.
“Dia sangat bagus dengan para pemain. Saya katakan dengan keyakinan: Kami percaya Hansi Flick,” sambungnya.
Diketahui, Flick mengambil alih tugas pelatih setelah Niko Kovac dipecat karena dianggap biang keladi menurunkan performa Bayern musim ini.
Keputusan tersebut langsung diambil tak lama setelah Bayern menelan kekalahan memalukan dengan skor 1-5 dari Eintracht Frankfurt.
Sementara itu, di bawah asuhan Flick, Bayern sudah memenangkan dua pertandingan, termasuk mengalahkan Borussia Dortmund 4-0 akhir pekan lalu.
(zul/pojoksatu)

Dorong Pelatih Hingga Terjatuh, Kapten Klub Bundesliga Ini Diskorsing Hingga Tahun Depan

POJOKSATU.id, FREIBURG – Buntut kericuhan di penghujung laga Freiburg kontra Eintracht Frankfurt pada pekan ke-11 Bundesliga, Senin (11/11/2019) dini hari WIB lalu, sejumlah pemain dijatuhi sanksi berat.
Salah satunya Kapten Frankfurt, David Abraham yang dijatuhi sanksi larangan bermain hingga 7 minggu karena mendorong pelatih Freiburg, Christian Streich hingga terjatuh.
Sekadar diketahui, pertandingan itu dimenang Freiburg 1-0. Satu-satunya gol dicetak Nils Petersen di pertengahan babak kedua.
Kericuhan terjadi pada masa injury, ketika Abraham hendak mengambil bola yang keluar lapangan. Tapi kapten tim tamu itu terlihat sengaja mendorong Streich hingga terjungkal ke tanah.
Sontak aksi Abraham itu memantik emosi pemain dan offisial Freiburg di bangku cadangan. Mereka berlompatan dari bench mengejar Abraham untuk melakukan aksi balasan.
Komisi disiplin federasi sepak bola Jerman telah melakukan investigasi atas insien itu dan menjatuhkan sanksi 7 pekan kepada Abraham. Itu artinya, bek Frankfurt tidak bisa tampil sampai usai libur musim dingin.
Dia dilarang bermain hingga 29 Desember dan baru bisa bertanding pada 18 Januari tahun depan – rentang enam pertandingan. Dia juga didenda 25.000 euro atau sekitar Rp400 juta.
Klub Abraham, Eintracht Frankfurt juga mendapat denda sebesar 35.000 euro atau setara dengan Rp560 juta.
Sementara itu, pemain Freiburg, Vincenzo Grifo dilarang bermain tiga pertandingan setelah sistem asisten video wasit melihatnya menyerang Abraham untuk aksi pembalasan dalam insiden itu.
Kedua klub akan mengajukan banding terhadap atas sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin DFB.
“Eintracht Frankfurt dan pemain itu akan mengajukan banding terhadap putusan ini untuk memberikan David Abraham kemampuan untuk mengekspresikan diri secara langsung di hadapan pengadilan olahraga DFB tentang apa yang terjadi di Freiburg,” kata Frankfurt.
Abraham telah bermain di Jerman sejak 2013 dan untuk Frankfurt sejak 2015. Dia juga bermain enam kali untuk Argentina.
Sementara Grifo lahir di Jerman tetapi telah membuat dua penampilan untuk Italia.
Freiburg berada di urutan keempat di liga setelah memenangkan pertandingan itu, sementara Frankfurt berada di urutan kesembilan.
 
(fat/pojoksatu)

Ngebet Jadi Pelatih Bayern, Arsene Wenger Telepon Presiden Klub, Ujung-ujungnya Bikin Malu

POJOKSATU.id, MUNICH – Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger dikaitkan dengan kursi pelatih Bayern Muenchen yang tengah lowong. Wenger yang memang tertarik dengan jabatan itu lalu menelepon Presiden Bayern, Karl-Heinz Rummenigge. Apa hasil pembicaraannya?
Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, alih-alih ditawari jabatan pelatih Bayern yang baru, Wenger malah harus gigit jari setelah menghubungi Rummenigge.
BACA JUGA: Mbappe Masuk, Salah Keluar: Liverpool Sodorkan Rp3,6 Triliun ke PSG
Dilaporkan bahwa Bayern Munich telah menolak Arsene Wenger sebagai pelatih potensial berikutnya.
Raksasa Bundesliga mencari seorang manajer baru setelah memecat Niko Kovac pada hari Minggu menyusul kekalahan 1-5 yang memalukan di Eintracht Frankfurt – membuat mereka tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen.
Namun menurut publikasi Jerman Bild, Wenger menelepon Karl-Heinz Rummenigge pada hari Rabu (6/11/2019) sore waktu setempat untuk mengisyaratkan minatnya pada lowongan di Allianz Arena.
Karl Heinz Rummenigge (khelnama.com)
Tetapi Wenger harus menanggung malu karena pendekatannya malah ditolak mentah-mentah oleh Presiden Bayern itu.
Berbicara awal pekan ini di beIN Sports, Wenger menyatakan minatnya pada pekerjaan itu. “Tentu saja,” jawab mantan bos The Gunners itu ketika ditanya apakah dia akan tertarik untuk mengambil alih Bayern.
“Melatih adalah apa yang sepanjang hidup saya kerjakan sampai sekarang. Setiap orang yang telah melatih akan memberi tahu Anda hal yang sama. Anda kehilangan intensitas tetapi beberapa hal yang sangat Anda lewatkan, beberapa hal yang tidak Anda lewatkan. Saya menikmati hal-hal yang tidak saya lewatkan terlalu banyak,” lanjut juru taktik asal Prancis itu.
BACA JUGA: Golnya ‘Dirampok’ Ramsey, Khabib Nurmagomedov: Alhamdulillah, Ronaldo Tidak Cetak Gol!
“Tetapi di sisi lain, pertandingan sepak bola, memenangkannya, mempersiapkan tim untuk pertandingan, dan mendapatkan kepuasan dan emosi yang dibagi. Itu adalah sesuatu yang Anda lewatkan.”
“Jadi tentu saja, ya. Saya melatih klub sejak usia 33 tahun dan saya melatih hingga 69 tahun. Dan di level tertinggi.”
“Sudah 36 tahun tanpa henti. Bahkan jika saya melewatkannya, untuk keluar dari tekanan selama setahun terakhir, itu tidak terlalu buruk bagi saya. Orang-orang yang mengenal saya dengan baik mengatakan saya lebih santai – dan itu benar.”
Wenger jadi pengangguran sejak mengundurkan diri sebagai bos Arsenal pada akhir musim 2017-18 setelah 22 tahun memimpin klub.
Arsene Wenger yang masih mencari pekerjaan di tingkat elit permainan, telah menolak sejumlah tawaran pekerjaan sejak meninggalkan Arsenal termasuk peran di FIFA sebagai direktur teknis.
Hansi Flick ditunjuk sebagai manajer sementara Bayern setelah pemecatan Kovac, dan memimpin tim Jerman itu untuk kemenangan 2-0 atas Olympiakos di Liga Champions pada Rabu malam.
Tapi tugas yang jauh lebih besar ada di depan Flick pada Sabtu pekan ini saat Bayern menjamu rival sekota Borussia Dortmund di Bundesliga.
Berbicara pada Rabu malam, direktur olahraga Bayern Hasan Salihamidzic mengatakan: “Kami akan dengan tenang, tanpa tekanan, memilih pelatih, yang menurut kami adalah yang tepat. Saya pikir Hansi adalah pelatih yang tepat untuk kami saat ini. Dia sekarang menjadi pelatih sampai pemberitahuan lebih lanjut dan kami akan melihat segalanya.”
(fat/pojoksatu)

Bayern Diklaim Tawari Arsene Wenger Pekerjaan Hingga Akhir Musim

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bayern Munchen dilaporkan akan menawarkan pekerjaan pada Arsene Wenger sebagai pelatih hingga akhir musim.
Menurut laporan The Sun, Wenger dihubungi oleh Bayern usai memutus kerja sama dengan Niko Kovac setelah kekalahan 5-1 yang memalukan dari Frankfurt.
Bayern ingin memberi Wenger kesepakatan jangka pendek sebelum memutuskan apakah akan menawarkan kontrak yang lebih panjang di musim panas atau mencari pelatih muda.
Pria 70 tahun ini dinilai cocok menjadi pelatih klub yang saat ini menempati urutan keempat di klasemen sementara.
Daya tarik tambahan bagi Bayern adalah bahwa pria asal Perancis itu fasih berbahasa Jerman sehingga tidak akan ada masalah bahasa.
Jika Wenger menerima tawaran tersebut, ini berarti mantan bos Arsenal akan menghadapi pertemuan yang sensasional dengan musuh lama Tottenham saat mereka mengunjungi Allianz Arena di fase grup Liga Champions pada 11 Desember mendatang.
(zul/pojoksatu)

Flick Ungkap Alasan Dirinya Terima Jabatan Pelatih Bayern Muenchen

POJOKSATU.id, MUNICH – Bayern Muenchen telah menunjuk Hans-Dieter Flick sebagai pelatih sementara, sebelum klub menentukan siapa pengganti Niko Kovac. Flick menyebut alasan dirinya menerima tugas baru itu karena faktor loyalitas.
Mantan gelandang Bayern Muenchen itu kembali ke klub pada musim panas dan telah ditugaskan di tim utama sebagai pelatih interim.
Hans-Dieter Flick mengatakan dia setuju untuk mengambil alih tugas pelatih sementara Bayern Munich karena kesetiaan kepada klub, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari Goal Internasional.
Kovac dipecat pada hari Minggu setelah timnya dihancurkan 1-5 oleh Eintracht Frankfurt. Kekalahan yang membuat sang juara bertahan tertinggal empat poin di belakang pemimpin klasemen sementara Bundesliga, Borussia Monchengladbach.
Sejumlah nama mencuat sebagai kandidat pengganti pelatih berusia 48 tahun itu, yang bertugas di Allianz Arena hanya setahun lebih.
Pelatih ternama seperti Jose Mourinho, Massimiliano Allegri, Arsene Wenger, Ralf Rangnick dan Erik ten Hag muncul sebagai kandidat. Meskipun nama terakhir bersikeras dia tidak akan meninggalkan Ajax musim ini.
Sementara itu, laporan di Jerman mengklaim Thomas Tuchel terbuka untuk pindah ke Allianz Arena pada musim panas, tergantung pada bagaimana Paris Saint-Germain menyelesaikan musim ini.
Presiden Bayern, Uli Hoeness mengatakan klub akan menentukan pengganti permanen Kovac dalam tiga minggu ke depan.
Sementara itu, Flick kini siap menghadapi tantangan baru sebagai pelatih sementara.
“Semua terjadi dengan sangat cepat. Jelas bahwa saya tidak akan melangkah keluar dari kesetiaan kepada klub, tetapi itu merupakan tantangan besar bagi saya,” katanya kepada wartawan pada hari Selasa, jelang pertandingan kandang melawan Olympiacos di Liga Champions.
“Saya ingin berbicara dengan semua pemain dan memberi tahu mereka lagi tentang kemampuan mereka dan apa yang mereka lakukan, dan saya ingin tim mengambil inisiatif dan menunjukkan kualitas mereka.”
“Kami harus fokus pada apa yang ada di depan. Saya benar-benar senang bahwa kami dapat membawa (asisten baru) Hermann Gerland ikut serta. Tim sangat hormat padanya.”
Meskipun awal yang kacau untuk kampanye domestik, Bayern berada di puncak grup Liga Champions mereka dengan unggul lima poin atas Tottenham.
Tapi Flick mengatakan dia mengharapkan tim tampil baik pada Rabu malam karena calon lawan selalu bermain agresif.
“Mereka telah menunjukkan di Piraeus bahwa mereka sangat kuat dan sangat kompak, mereka memiliki permainan sayap yang bagus dan banyak individu yang baik,” tutur Flick.
(fat/pojoksatu)

Arsene Wenger Masuk Bursa Pelatih Bayern Munchen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bayern Munchen memutuskan untuk mengakhiri kerja samanya dengan pelatih Niko Kovac.
Dilansir dari The Guardian, Bayern kini tengah mencari sosok penggantinya dan mantan pelatih Arsenal Arsene Wenger masuk bursa pelatih klub raksasa Bavaria itu.
Pria berusia 70 tahun kini tak punya klub, setelah meninggalkan The Gunners musim panas 2018.
Wenger setidaknya bisa menjadi pilihan tepat menukangi Bayern hingga akhir musim 2019-2020 ini.
Selain Wenger, ada dua nama lain yang mulai dikaitkan dengan Bayern. Mereka ialah Ralf Rangnick yang sebelumnya menikmati kesuksesan di RB Leipzig dan pelatih Ajax Erik Ten Hag.
Khusus untuk Ten Hag, Sky Sports News melaporkan Bayern sudah mulai melakukan kontak pada Senin (4/11). Namun, kemungkinan pendekatan Ten Hag ini untuk jangka panjang.
Untuk diketahui, Bayern Muenchen kini berada di peringkat empat klasemen sementara Bundesliga. Dari sepuluh pertandingan, Manuel Neuer cs meraih lima kemenangan, tiga hasil imbang dan menderita dua kekalahan.
(jpnn/pojoksatu)

Niko Kovac Tidak Lagi Tangani Bayern Munchen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bayern Munchen memutuskan untuk berpisah dengan manajer Niko Kovac.
Keputusan itu menyusul kekalahan 5-1 pada Sabtu di Eintracht Frankfurt. Kekalahan tersebut merupakan yang kedua dialami Bayern dari 10 pertandingan yang mereka jalani.
Hasilnya, Bayern kini ada di posisi keempat di klasemen dengan perolehan 18 poin.
Diketahui, mantan gelandang Kroasia berusia 48 tahun itu sudah bertugas sejak Juli 2018 dan berhasil menjuarai Liga Jerman dan Piala Jerman.
Kovac memenangkan 45 dari 65 pertandingannya yang bertanggung jawab atas Bayern, tetapi kekalahan Sabtu adalah yang terberat klub di Bundesliga dalam 10 tahun.
Bayern mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan itu merupakan hasil dari diskusi bersama dengan Niko Kovac pada hari Minggu.
CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge, mengatakan: “Penampilan tim kami dalam beberapa pekan terakhir dan hasilnya telah menunjukkan kepada kami perlu untuk bertindak.
“Kami melakukan diskusi terbuka dan serius dengan Niko pada hari Minggu ini berdasarkan itu dan sampai pada keputusan bersama bahwa Niko tidak lagi pelatih kepala FC Bayern.
“Kami semua menyesali perkembangan ini. Saya ingin berterima kasih kepada Niko Kovac atas nama FC Bayern atas karyanya, terutama untuk kemenangan ganda musim lalu”.
Dikutip dalam pernyataan di situs web klub, Kovac mengatakan, keputusan tersebut adalah tepat untuk klub saat ini.
“Hasil dan cara kami bermain akhir-akhir ini telah membawa saya pada keputusan ini,” katanya.
“Saudaraku Robert dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada FC Bayern selama 18 bulan terakhir. Selama waktu itu tim kami memenangkan Bundesliga, Piala DFB, dan Piala Super. Itu adalah saat yang tepat. Saya berharap yang terbaik untuk klub dan tim”.
Sebagai pengganti Kovac, Bayern memutuskan menyerahkannya pada asisten pelatih Hansi Flick. Ia akan memimpin Bayern di Liga Champions melawan Olympiakos dan Borussia Dortmund di Liga Jerman.
(zul/pojoksatu)

Bukan Coutinho, Ini yang Bisa Bikin Bayern Munchen Sukses

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan pemain Bayern Munchen Daniel van Buyten menilai Philippe Coutinho bukan solusi dari segala permasalahan yang dialami Die Roten.
Diketahui, Bayern mendatangkan Coutinho dari Barcelona dengan status pinjaman hingga akhir musim 2019/20.
Ia diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam mempertahankan gelar juara Bundesliga serta mendapat gelar Liga Champions, sepeninggal Arjen Robben dan Franck Ribery.
Akan tetapi, Van Buyten menilai jika Coutinho bukanlah solusi, melainkan kerja sama dan kerja keras dari seluruh tim.
Lebih lanjut, Van Buyten mengatakan, peluang Bayern untuk mendapatkan kesuksesan akan terhambat jika menganggap remeh lawan.
“Bagi saya, kesuksesan selalu ditentukan dari kerja keras dan kerja sama dari seluruh pemain yang ada di dalam tim. Bayern Munchen memiliki beberapa pemain top seperti Robert Lewandowski, tetapi mereka tidak dapat menganggap bahwa setelah mereka mendatangkan pemain baru seperti Philippe Coutinho permasalahan mereka akan langsung selesai,” ujar dilansir dari Goal.
(zul/pojoksatu)