lionel messi

Lionel Messi Antarkan Kemenangan Barcelona Lawan Atletico Madrid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Barcelona berhasil memetik kemenangan pada laga lawan Atletico Madrid, Senin (2/12) dini hari WIB.
Kemenangan Barcelona dipersembahkan oleh pemain andalan mereka, Lionel Messi.
Bermain imbang 0-0 di babak pertama, Messi menjadi pembeda timnya lewat gol yang dicetak di menit ke-86.
Tuan rumah tak mampu mencetak gol untuk sekedar menyamakan kedudukan. Hingga akhirnya, Barcelona menang 0-1.
Meski hanya menang tipis, hasil tersebut cukup membawa mereka kembali ke puncak klasemen dengan nilai yang sama dengan Real Madrid, yakni 31 poin.
Sementara Atletico, kini ada di posisi keenam di klasemen sementara dengan perolehan 25 poin.
(zul/pojoksatu)

Virgil Van Dijk Pantas Meraih Ballon D’Or Dibanding Lionel Messi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Legenda Liverpool Steven Gerrard mengatakan Virgil van Dijk pantas menerima penghargaan Ballon d’Or 2019 dibanding Lionel Messi.
Van Dijk meraih penghargaan Pemain Terbaik Pria UEFA 2019, serta dinobatkan sebagai runner up setelah Messi sebagai Pemain Terbaik FIFA 2019 Putra pada awal tahun ini.
Bek asal Belanda ini memainkan peran penting dalam kemenangan Liga Champions Liverpool di akhir musim, termasuk kemenangan dramatis di babak semifinal lawan Barcelona.
“Saya penggemar berat Messi,” kata Gerrard dikutip Football Espana.
“Saya adalah penggemarnya yang nomor satu, dan angka untuk assist dan golnya luar biasa.
“Tetapi jika Anda berbicara tentang konsistensi, yang telah memenangkan Piala Eropa, dan minim kesalahan dalam setiap penampilan, orang itu (Van Dijk) harus memenangkan Ballon d’Or,” sambungnya.
Messi dan Cristiano Ronaldo saat ini tercatat sebagai pemain paling sukses dalam sejarah penghargaan, dengan masing-masing lima kemenangan.
Tahun ini, pemenang penghargaan akan diumumkan pada 2 Desember di Paris.
(zul/pojoksatu)

Lionel Messi Selamatkan Argentina dari Kekalahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lionel Messi menyelamatkan Argentina dari kekalahan saat melawan Uruguay, Selasa (19/11) dini hari WIB.
Gol yang diciptakan di menit ke-90+2 lewat titik penalti mengubah kedudukan menjadi imbang 2-2.
Pada pertandingan tersebut, Edinson Cavani membuka keunggulan Uruguay berkat gol yang dicetak di menit ke-34.
Keunggulan 0-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Argentina menyamakan kedudukan.
Gol penyama kedudukan dicetak oleh Sergio Aguero di menit ke-63. Lima menit kemudian, Luis Suarez membawa timnya unggul menjadi 1-2.
Harapan Uruguay untuk memenangkan pertandingan persahabatan ini pun buyar setelah di penghujung pertandingan Messi sukses mencetak gol lewat tendangan penalti.
Pertandingan Argentina vs Uruguay pun berakhir dengan skor imbang 2-2.
(zul/pojoksatu)

Pemenang Ballon D’Or, Casillas Tidak Pilih Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Iker Casillas tidak memilih Cristiano Ronaldo sebagai kandidat kuat pemenang Ballon d’Or.
Pasalnya, menurut Casillas, pemain Liverpool Virgil van Dijk dan pemain Barcelona Lionel Messi lebih layak mendapatkannya.
“Virgil van Dijk terpilih sebagai pemain terbaik UEFA, sementara ​Messi jadi pemain terbaik FIFA jika ​Cristiano Ronaldo memenangkan Ballon d’Or, menurut saya ini akan menunjukkan bahwa pedoman yang digunakan di dunia sepakbola untuk memberikan penghargaan sangat tidak logis,” ujarnya dilansir ​Daily Mail.
Untuk diketahui, pada Oktober lalu, France Football mengumumkan 30 pemain yang masuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or.
Dari nama-nama tersebut, tiga nama, yakni Ronaldo, Van Dijk dan Messi disebut-sebut sebagai calon terkuat untuk memenangkan penghargaan tersebut.
Namun begitu, hasilnya masih harus menunggu. Sebab, pengumuman pemenang baru akan diumumkan pada tanggal 2 Desember mendatang.
(zul/pojoksatu)

Pelatih Brasil Curhat ke Wasit: Messi Suruh Saya Diam!

POJOKSATU.id, RIYADH – Kapten Argentina, Lionel Messi dan pelatih Brasil, Tite terlibat adu mulut ketika dua raksasa Amerika Selatan bentrok di Arab Saudi, Jumat (15/11/2019) malam waktu setempat. Tite pun mengadu ke wasit dan meminta Messi dihukum kartu kuning.
Messi berpaling ke arah sisi lapangan dan meletakkan jari-jarinya ke bibir dan di lain kesempatan memberi tahu pelatih Brasil bahwa dia terlalu banyak bicara.
Tite mengakui bahwa dia telah mengeluh kepada wasit pada babak pertama dan mengatakan dirinya terlibat adu mulut dengan Messi.
Lionel Messi mencetak satu-satunya gol pada laga uji coba Brasil kontra Argentina di King Saud University Stadium (Riyadh), Arab Saudi, Sabtu (16/11/2019) dini hari WIB.
“Saya mengeluh karena dia [Messi] seharusnya diberikan kartu kuning dan menyuruh saya diam dan saya mengatakan kepadanya untuk menutup mulutnya,” kata Tite.
Terlepas dari insiden itu, Tite memuji kinerja Messi dan Timnas Argentina yang dinilainya layak menang 1-0 pada laga tersebut.
Pertandingan lawan Brasil itu sendiri merupakan laga comeback bagi Messi yang sebelumnya absen tiga bulan. Ia menjalani skorsing setelah mengkritik federasi sepak bola Amerika Latin dan penyelenggaraan Copa America 2019. Dalam masa skorsing itu, Messi absen dalam 4 laga Tim Tango.
Messi kemudian menandai laga comeback-nya dengan mencetak gol penentu kemenangan Argentina atas Brasil. Gol La Pulga tercipta pada menit 14 setelah eksekusi penaltinya sempat ditepis Alisson Becker, namun bola disambar menjadi gol.
Argentina kini mencatat enam pertandingan tanpa kekalahan – jangka terpanjang mereka sejak 2016.
“Sejak awal kami mencoba bermain. Kami memiliki beberapa kesalahan dan mereka memiliki peluang,” kata Messi. “Tapi di babak kedua kami jauh lebih baik.”
“Ketika Anda menang, itu membuat Anda lebih nyaman dan itu sangat positif untuk apa yang ada di depan. Saya mengakhiri pertandingan dengan baik. Dan itulah yang kami lakukan di sana.”
Argentina akan menghadapi Uruguay dalam pertandingan persahabatan minggu depan sementara Brasil melawan Korea Selatan.
(fat/pojoksatu)

Luis Suarez : Messi Adalah yang Terbaik di Dunia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Luis Suarez memiliki jawaban pasti saat ditanya siapa pemain terbaik di dunia.
Diketahui, gelar tersebut selalu jadi perdebatan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Bagi Suarez, jawabannya adalah Messi.
“Semua tahu bahwa Messi adalah yang terbaik di dunia. Messi sudah membuktikannya dan akan terus melakukannya,” ujarnya dilansir Goal.
Soal hubungannya dengan Messi, Suarez mengaku sangat dekat. Meski sama-sama berstatus pemain andalan Barcelona, namun pemain asal Uruguay tak ragu mengakui peran Messi dalam perkembangan kariernya.
“(Lionel) Messi telah memberikan bantuan yang besar bagi saya untuk terus berkembang. Kami sejak awal sudah memiliki kecocokan,” paparnya.
“Kerja sama berubah menjadi hubungan pertemanan, momen yang saya habiskan bersamanya juga membantu proses perkembangan saya di dalam lapangan.
“Messi telah membantu saya dengan kerja samanya dalam berbagai kesempatan. Messi membantu saya ketika saya sedang berjuang untuk mendapatkan penghargaan pencetak gol tertinggi. Pada pertandingan dengan Eibar, Messi juga memberikan saya kesempatan untuk mencetak gol,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Comeback Messi Bersama Argentina, Langsung Jadi Penentu Kemenangan Atas Brasil

POJOKSATU.id, RIYADH – Superstar Barcelona dan Timnas Argentina, Lionel Messi menandai kembalinya di laga internasional dengan manis. Messi menjadi penentu kemenangan Tim Tango atas Brasil pada laga persahabatan di King Saud University Stadium (Riyadh), Arab Saudi, Sabtu (16/11/2019) dini hari WIB.
Ini merupakan penampilan pertama Messi bersama Timnas Argentina setelah menjalani skorsing tiga bulan karena mengkritik federasi sepak bola Amerika Latin dan pelaksanaan Copa America musim panas lalu.
Meski bertajuk laga uji coba, baik Tite maupun Lionel Scaloni menurunkan skuat terbaiknya pada laga ini.
Roberto Firmino, Gabriel Jesus dan Willian jadi trio penyerang Tim Samba, beradu tajam dengan duet Messi dan Lautaro Martinez milik Argentina.
Jika Brasil mengandalkan Alisson Becker di bawah mistar, Scaloni mempercayakan Esteban Andrada sebagai kiper utama Argentina.
Brasil lebih dulu mendapat peluang emas mencetak gol dari titik putih pada menit ke-10. Hadiah penalti diperoleh Brasil setelah Jesus dijatuhkan di kotak terlarang.
Bomber Manchester City itu sendiri yang maju sebagai algojo. Sayang eksekusinya melenceng dari sasaran, padahal Andrada sudah salah antisipasi.
Tiga menit berselang, giliran Argentina dihadiahi penalti. Bek sayap Juventus, Alex Sandro melakukan pelanggaran terhadap Messi.
Eksekusi Messi sempat ditepis Alisson, tapi bola rebound tanpa ampun diceploskan kapten Timnas Argentina itu. 1-0 Tim Tango memimpin.
Di babak kedua, Tite memasukkan Philippe Coutinho, Fabinho, Renan Lodi hingga Rodrygo. Sementara Scaloni memasukkan amunisi baru seperi Marcos Acuna, Nicolas Ivan Gonzalez hingga Guido Rodriguez.
Brasil yang secara statistik lebih unggul dalam penguasaan bola, 65 berbanding 35 persen, tetap tidak bisa mencetak gol penyama skor hingga pertandingan berakhir. Argentina pun menang tipis 1-0.
(fat/pojoksatu)

Ternyata Messi Pengagum Berat Pelatih Real Madrid, Ini Buktinya

POJOKSATU.id, BARCELONA – Kapten Barcelona, Lionel Messi sangat jarang mau menukar kaos usai pertandingan, kecuali diminta oleh pemain lawan. Messi sendiri nyaris tak pernah meminta bertukar kaos kecuali untuk satu pemain.
Dikutip Pojoksatu.id dari dari Mirror, satu-satunya pemain yang pernah dminta kaosnya oleh Messi adalah Zinedine Zidane yang kini menukangi Real Madrid.
Dalam laporan tersebut, dikatakan bahwa Lionel Messi telah mengungkapkan bahwa ia pernah meminta jersey Zidane di awal karirnya di Barcelona. Fakta bahwa La Pulga merupakan salah satu pengagum berat Zidane.
Pemenang Ballon d’Or lima kali dan kapten Barca secara teratur diminta oleh lawan-lawannya untuk bertukar kaos di akhir pertandingan tetapi tidak membiasakan diri melakukannya sendiri.
Namun, pemain berusia 32 tahun itu mengakui dalam sebuah wawancara dengan TyC Sports, bahwa pada awal karirnya di El Clasico ketika dia berhadapan dengan Zidane, dia tidak bisa menahan diri untuk meminta kaos pemenang Piala Dunia 1998 itu.
Lionel Messi dan Zinedine Zidane.
“Aku tidak meminta kemeja, aku biasanya menukarnya, tapi aku pernah meminta pada Zidane,” kata Messi.
“Jika ada orang Argentina saya menukar dengan dia, tetapi, kecuali seseorang meminta kepada saya, saya tidak meminta siapa pun,” lanjut kapten Barcelona itu.
Pada awal musim ini, Messi diterpa rumor bakal meninggalkan Barca setelah klausul kontraknya aktif, di mana ia bebas pindah pada akhir musim 2019/20.
Namun Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu baru-baru ini bersikeras bahwa sang superstar akan tetap di klub Catalan untuk setidaknya lima tahun ke depan.
“Pada akhirnya dialah yang harus memutuskan. Dia memiliki hak untuk memutuskan kapan dia akan berhenti bermain sepakbola. Tapi seperti yang dia katakan beberapa minggu lalu, dia ingin menyelesaikan karir bermainnya di Barcelona.”
“Selama dua atau tiga musim ke depan pemimpin kita akan terus menjadi Leo Messi. Tidak ada keraguan bahwa dia masih muda, masih kuat. Dia masih ambisius.
“Jadi Leo Messi masih akan bermain bersama kami untuk dua, tiga, empat atau lima tahun ke depan. Saya tidak ragu tentang itu. ”
Barcelona saat ini berada di puncak La Liga dengan hanya unggul selisih gol dari sang rival, Real Madrid. Kedua tim sama-sama mengemas 25 poin. Messi telah mencetak delapan gol dalam tujuh pertandingan sejauh ini di La Liga musim ini.
(fat/pojoksatu)

Masih Ambisius, Messi Bakal Bertahan Lima Tahun Lagi di Barcelona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lionel Messi diprediksi akan bertahan di Barcelona hingga lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu.
Memang, usia Messi saat ini sudah 32 tahun. Namun ia menilai pemain asal Arggentina ini masih ambisius dan prima.
“Tidak diragukan lagi dia masih muda, masih kuat, dan masih ambisius. Jadi, Leo Messi akan tetap bermain dengan kami selama dua, tiga, empat, atau lima tahun. Saya tak ragu soal itu,” katanya dilansir Goal.
Namun begitu, Bartomeu bakal memberikan keleluasaan andai Messi memutuskan untuk pensiun.
“Pada akhirnya dia yang harus menentukan. Dia punya hak untuk memutuskan kapan dia akan berhenti bermain sepak bola,” ucapnya.
“Tapi seperti yang dikatakannya beberapa pekan lalu, dia ingin mengakhiri kariernya bermain di Barcelona,” sambungnya.
Lebih lanjut, Bartomeu mengatakan, dirinya yakin Messi akan meninggalkan warisan yang sangat besar jika pensiun nanti dan akan selalu dihubungkan dengan Barcelona.
(zul/pojoksatu)

Jadi Penyebab Gagalnya Ronaldo Lampaui Rekor Messi, Ini yang Dilakukan Ramsey

POJOKSATU.id, MOSCOW – Cristiano Ronaldo tidak hanya jadi bahan bully di media sosial karena kegagalan membobol gawang Lokomotiv Moscow, superstar Juventus itu juga gagal melampaui rekor Lionel Messi. Padahal CR7 punya kans cetak gol yang sayangnya ‘dirampok’ Aaron Ramsey.
Pada pertandingan di RZD Arena, Ronaldo mendapat peluang mencetak gol lewat tendangan bebas di awal laga. Sepakannya mengarah ke gawang dan kiper Lokomotiv, Guilherme gagal mengantisipasinya dengan sempurna.
Bola melewati kedua kaki Guilehrme dan sudah mengarah ke gawang. Tapi tiba-tiba muncul Ramsey menceploskan bola melewati garis gawang. Gelandang berkebangsaan Wales itu ‘merampok’ gol CR7. Namanya yang tercatat di papan skor, bukan Ronaldo.
Gelandang Juventus, Aaron Ramsey mencetak gol ke gawang Lokomotiv Moscow yang ‘seharusnya’ jadi milik Cristiano Ronaldo.
Dan hingga diganti pada menit 82, Ronaldo tak kunjung mencetak gol, meski pada akhirnya pertandingan itu dimenangkan Juventus lewat gol telat Douglas Costa.
Ronaldo pun gagal menjadi yang terdepan dalam daftar pemain paling banyak membobol gawang lawan di Liga Champions. Ronaldo dan rival abadinya, Lionel Messi masih sama-sama memegang rekor ini dengan 33 klub.
Usai pertandingan, Ramsey menjelaskan mengapa dirinya menyontek bola yang sudah nyaris melewati garis gawang itu.
“Saya pikir kiper jauh lebih dekat dari saya dan memiliki kesempatan untuk merebut (bola) kembali atau mungkin menghalaunya. Naluri saya mengambil alih untuk memastikan bahwa bola melewati garis,” kata Ramsey, dikutip Pojoksatu.id dari Bleacher Report.
Atas respon cepatnya yang berujung pada kegagalan Ronaldo membobol gawang Lokomotiv Moscow dalam dua pertemuan, Ramsey meminta maaf.
“Saya sudah meminta maaf kepada Cristiano,” ujar mantan gelandang Arsenal itu.
(fat/pojoksatu)