W88top casino trực tuyến

lionel messi

Mau Perpanjang Kontrak Messi, Presiden Barcelona Terbang ke Argentina Temui Ayahnya

POJOKSATU.id, BARCELONA – Kontrak Lionel Messi bersama Barcelona akan berakhir pada 2023 mendatang. Makanya petingi Blaugrana mulai mencari cara agar sang superstar mau membahas kontrak baru dan bertahan lebih lama di Camp Nou.
Dikutip Pojoksatu.id dari Mundo Deportivo, Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu akan turun langsung mengurus perpanjangan kontrak Messi. Ia berencana menemui langsung ayah Messi, Jorge.
Messi saat ini telah kembali ke Argentina untuk liburan Natal dan Bartomeu diperkirakan akan mengadakan pembicaraan dengannya di Rosario, Argentina, minggu depan.
Sikap Bartomeu yang ngotot membahas kontrak baru Messi merupakan bagian dari ‘pencitraan’ karena masa tugasnya sebagai Presiden Barcelona akan berakhir pada 2021 mendatang.
Messi baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia menolak tawaran kontrak seumur hidup yang menguntungkan di Barca, karena dia tidak ingin sepenuhnya terikat oleh klub.
Sekarang, bagaimanapun, Bartomeu telah mengatakan kepada para penggemar bahwa dia mengharapkan Messi untuk tinggal. Ia ingin Messi bersama Barca selama lima musim lagi.
“Leo Messi masih akan bermain bersama kami untuk dua, tiga, empat atau lima tahun ke depan. Saya tidak ragu tentang itu,” kata Bartomeu.
“Tentunya itu akan menjadi keinginan semua pihak, jika dia (Lionel Messi) merasa kuat dan ambisius, untuk memperpanjang kontrak ini tanpa batas,” kata Bartomeu.
“Akhirnya dia yang harus memutuskan. Dia memiliki hak untuk memutuskan kapan dia akan berhenti bermain sepakbola. Tapi seperti yang dia katakan beberapa minggu lalu, dia ingin menyelesaikan karir bermainnya di Barcelona.”
Meskipun Messi masih terikat kontrak hingga 2021, klausa yang dimasukkan dalam kontraknya saat ini membuatnya bisa meninggalkan Nou Camp secara gratis pada musim panas mendatang.
(fat/pojoksatu)

Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Ini Kata Messi Soal Peluang Barcelona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Barcelona dipastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Mereka lolos sebagai juara Grup F dengan 14 poin dari empat kali kemenangan dan dua hasil seri.
Satu kemenangan diantaranya mereka raih di laga pamungkas grup, Rabu (11/12) dini hari WIB.
Menghadapi Inter Milan, mereka menang tipis dengan 1-2. Malang bagi Inter, mereka gagal lolos setelah hanya finis di posisi ketiga.
Mereka pun akan melanjutkan untuk berkompetisi di babak 32 besar Liga Europa.
Pasca lolos ke babak 16 besar, Lionel Messi tidak bicara banyak soal peluang Barcelona untuk juara Liga Champions.
Diketahui, musim lalu mereka gagal ke final setelah dikalahkan Liverpool 0-4 di laga kedua. Padahal, di laga pertama Barcelona menang 3-0.
“Kita harus mulai dari awal, karena ini tahun baru, kompetisi baru. Belajar dari masa lalu, dari kesalahan dan fokus pada masa kini,” ujarnya dikutip Marca.
(zul/pojoksatu)

Jelang El Clasico, Lionel Messi Ungkap Harapan untuk Real Madrid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Barcelona Lionel Messi tampaknya sudah tidak sabar menghadapi Real Madrid pada 19 Desember mendatang.
Messi pun mengungkap harapan agar bisa melawan Real Madrid yang sangat kuat di Camp Nou.
“Saya mengharapkan Real Madrid yang sangat kuat,” katanya dikutip oleh Marca.
“Itu adalah pertandingan spesial, tidak peduli bagaimana kondisi satu tim atau yang lain jelang duel ini. Kami berdua dalam performa yang baik, bakal ada momen itu (ketika performa tidak terlalu penting),” sambungnya.
Harapan Messi tampaknya bisa jadi kenyataan. Sebab, meski ada di posisi dua di klasemen sementara, Madrid hanya menderita satu kekalahan dalam 15 pertandingan terakhir mereka.
Tim asuhan Zidane ini juga tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan di semua kompetisi dengan delapan kemenangan.
Dalam kesempatan tersebut, Messi juga memberikan pendapatnya soal kompetisi Liga Spanyol musim ini.
“La Liga? Semuanya lebih merata, siapa pun bisa mengalahkan siapa pun. Itu membuat segalanya lebih rumit. Semuanya lebih adil,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Lionel Messi Antarkan Kemenangan Barcelona Lawan Atletico Madrid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Barcelona berhasil memetik kemenangan pada laga lawan Atletico Madrid, Senin (2/12) dini hari WIB.
Kemenangan Barcelona dipersembahkan oleh pemain andalan mereka, Lionel Messi.
Bermain imbang 0-0 di babak pertama, Messi menjadi pembeda timnya lewat gol yang dicetak di menit ke-86.
Tuan rumah tak mampu mencetak gol untuk sekedar menyamakan kedudukan. Hingga akhirnya, Barcelona menang 0-1.
Meski hanya menang tipis, hasil tersebut cukup membawa mereka kembali ke puncak klasemen dengan nilai yang sama dengan Real Madrid, yakni 31 poin.
Sementara Atletico, kini ada di posisi keenam di klasemen sementara dengan perolehan 25 poin.
(zul/pojoksatu)

Virgil Van Dijk Pantas Meraih Ballon D’Or Dibanding Lionel Messi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Legenda Liverpool Steven Gerrard mengatakan Virgil van Dijk pantas menerima penghargaan Ballon d’Or 2019 dibanding Lionel Messi.
Van Dijk meraih penghargaan Pemain Terbaik Pria UEFA 2019, serta dinobatkan sebagai runner up setelah Messi sebagai Pemain Terbaik FIFA 2019 Putra pada awal tahun ini.
Bek asal Belanda ini memainkan peran penting dalam kemenangan Liga Champions Liverpool di akhir musim, termasuk kemenangan dramatis di babak semifinal lawan Barcelona.
“Saya penggemar berat Messi,” kata Gerrard dikutip Football Espana.
“Saya adalah penggemarnya yang nomor satu, dan angka untuk assist dan golnya luar biasa.
“Tetapi jika Anda berbicara tentang konsistensi, yang telah memenangkan Piala Eropa, dan minim kesalahan dalam setiap penampilan, orang itu (Van Dijk) harus memenangkan Ballon d’Or,” sambungnya.
Messi dan Cristiano Ronaldo saat ini tercatat sebagai pemain paling sukses dalam sejarah penghargaan, dengan masing-masing lima kemenangan.
Tahun ini, pemenang penghargaan akan diumumkan pada 2 Desember di Paris.
(zul/pojoksatu)

Lionel Messi Selamatkan Argentina dari Kekalahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lionel Messi menyelamatkan Argentina dari kekalahan saat melawan Uruguay, Selasa (19/11) dini hari WIB.
Gol yang diciptakan di menit ke-90+2 lewat titik penalti mengubah kedudukan menjadi imbang 2-2.
Pada pertandingan tersebut, Edinson Cavani membuka keunggulan Uruguay berkat gol yang dicetak di menit ke-34.
Keunggulan 0-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Argentina menyamakan kedudukan.
Gol penyama kedudukan dicetak oleh Sergio Aguero di menit ke-63. Lima menit kemudian, Luis Suarez membawa timnya unggul menjadi 1-2.
Harapan Uruguay untuk memenangkan pertandingan persahabatan ini pun buyar setelah di penghujung pertandingan Messi sukses mencetak gol lewat tendangan penalti.
Pertandingan Argentina vs Uruguay pun berakhir dengan skor imbang 2-2.
(zul/pojoksatu)

Pemenang Ballon D’Or, Casillas Tidak Pilih Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Iker Casillas tidak memilih Cristiano Ronaldo sebagai kandidat kuat pemenang Ballon d’Or.
Pasalnya, menurut Casillas, pemain Liverpool Virgil van Dijk dan pemain Barcelona Lionel Messi lebih layak mendapatkannya.
“Virgil van Dijk terpilih sebagai pemain terbaik UEFA, sementara ​Messi jadi pemain terbaik FIFA jika ​Cristiano Ronaldo memenangkan Ballon d’Or, menurut saya ini akan menunjukkan bahwa pedoman yang digunakan di dunia sepakbola untuk memberikan penghargaan sangat tidak logis,” ujarnya dilansir ​Daily Mail.
Untuk diketahui, pada Oktober lalu, France Football mengumumkan 30 pemain yang masuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or.
Dari nama-nama tersebut, tiga nama, yakni Ronaldo, Van Dijk dan Messi disebut-sebut sebagai calon terkuat untuk memenangkan penghargaan tersebut.
Namun begitu, hasilnya masih harus menunggu. Sebab, pengumuman pemenang baru akan diumumkan pada tanggal 2 Desember mendatang.
(zul/pojoksatu)

Pelatih Brasil Curhat ke Wasit: Messi Suruh Saya Diam!

POJOKSATU.id, RIYADH – Kapten Argentina, Lionel Messi dan pelatih Brasil, Tite terlibat adu mulut ketika dua raksasa Amerika Selatan bentrok di Arab Saudi, Jumat (15/11/2019) malam waktu setempat. Tite pun mengadu ke wasit dan meminta Messi dihukum kartu kuning.
Messi berpaling ke arah sisi lapangan dan meletakkan jari-jarinya ke bibir dan di lain kesempatan memberi tahu pelatih Brasil bahwa dia terlalu banyak bicara.
Tite mengakui bahwa dia telah mengeluh kepada wasit pada babak pertama dan mengatakan dirinya terlibat adu mulut dengan Messi.
Lionel Messi mencetak satu-satunya gol pada laga uji coba Brasil kontra Argentina di King Saud University Stadium (Riyadh), Arab Saudi, Sabtu (16/11/2019) dini hari WIB.
“Saya mengeluh karena dia [Messi] seharusnya diberikan kartu kuning dan menyuruh saya diam dan saya mengatakan kepadanya untuk menutup mulutnya,” kata Tite.
Terlepas dari insiden itu, Tite memuji kinerja Messi dan Timnas Argentina yang dinilainya layak menang 1-0 pada laga tersebut.
Pertandingan lawan Brasil itu sendiri merupakan laga comeback bagi Messi yang sebelumnya absen tiga bulan. Ia menjalani skorsing setelah mengkritik federasi sepak bola Amerika Latin dan penyelenggaraan Copa America 2019. Dalam masa skorsing itu, Messi absen dalam 4 laga Tim Tango.
Messi kemudian menandai laga comeback-nya dengan mencetak gol penentu kemenangan Argentina atas Brasil. Gol La Pulga tercipta pada menit 14 setelah eksekusi penaltinya sempat ditepis Alisson Becker, namun bola disambar menjadi gol.
Argentina kini mencatat enam pertandingan tanpa kekalahan – jangka terpanjang mereka sejak 2016.
“Sejak awal kami mencoba bermain. Kami memiliki beberapa kesalahan dan mereka memiliki peluang,” kata Messi. “Tapi di babak kedua kami jauh lebih baik.”
“Ketika Anda menang, itu membuat Anda lebih nyaman dan itu sangat positif untuk apa yang ada di depan. Saya mengakhiri pertandingan dengan baik. Dan itulah yang kami lakukan di sana.”
Argentina akan menghadapi Uruguay dalam pertandingan persahabatan minggu depan sementara Brasil melawan Korea Selatan.
(fat/pojoksatu)

Luis Suarez : Messi Adalah yang Terbaik di Dunia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Luis Suarez memiliki jawaban pasti saat ditanya siapa pemain terbaik di dunia.
Diketahui, gelar tersebut selalu jadi perdebatan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Bagi Suarez, jawabannya adalah Messi.
“Semua tahu bahwa Messi adalah yang terbaik di dunia. Messi sudah membuktikannya dan akan terus melakukannya,” ujarnya dilansir Goal.
Soal hubungannya dengan Messi, Suarez mengaku sangat dekat. Meski sama-sama berstatus pemain andalan Barcelona, namun pemain asal Uruguay tak ragu mengakui peran Messi dalam perkembangan kariernya.
“(Lionel) Messi telah memberikan bantuan yang besar bagi saya untuk terus berkembang. Kami sejak awal sudah memiliki kecocokan,” paparnya.
“Kerja sama berubah menjadi hubungan pertemanan, momen yang saya habiskan bersamanya juga membantu proses perkembangan saya di dalam lapangan.
“Messi telah membantu saya dengan kerja samanya dalam berbagai kesempatan. Messi membantu saya ketika saya sedang berjuang untuk mendapatkan penghargaan pencetak gol tertinggi. Pada pertandingan dengan Eibar, Messi juga memberikan saya kesempatan untuk mencetak gol,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Comeback Messi Bersama Argentina, Langsung Jadi Penentu Kemenangan Atas Brasil

POJOKSATU.id, RIYADH – Superstar Barcelona dan Timnas Argentina, Lionel Messi menandai kembalinya di laga internasional dengan manis. Messi menjadi penentu kemenangan Tim Tango atas Brasil pada laga persahabatan di King Saud University Stadium (Riyadh), Arab Saudi, Sabtu (16/11/2019) dini hari WIB.
Ini merupakan penampilan pertama Messi bersama Timnas Argentina setelah menjalani skorsing tiga bulan karena mengkritik federasi sepak bola Amerika Latin dan pelaksanaan Copa America musim panas lalu.
Meski bertajuk laga uji coba, baik Tite maupun Lionel Scaloni menurunkan skuat terbaiknya pada laga ini.
Roberto Firmino, Gabriel Jesus dan Willian jadi trio penyerang Tim Samba, beradu tajam dengan duet Messi dan Lautaro Martinez milik Argentina.
Jika Brasil mengandalkan Alisson Becker di bawah mistar, Scaloni mempercayakan Esteban Andrada sebagai kiper utama Argentina.
Brasil lebih dulu mendapat peluang emas mencetak gol dari titik putih pada menit ke-10. Hadiah penalti diperoleh Brasil setelah Jesus dijatuhkan di kotak terlarang.
Bomber Manchester City itu sendiri yang maju sebagai algojo. Sayang eksekusinya melenceng dari sasaran, padahal Andrada sudah salah antisipasi.
Tiga menit berselang, giliran Argentina dihadiahi penalti. Bek sayap Juventus, Alex Sandro melakukan pelanggaran terhadap Messi.
Eksekusi Messi sempat ditepis Alisson, tapi bola rebound tanpa ampun diceploskan kapten Timnas Argentina itu. 1-0 Tim Tango memimpin.
Di babak kedua, Tite memasukkan Philippe Coutinho, Fabinho, Renan Lodi hingga Rodrygo. Sementara Scaloni memasukkan amunisi baru seperi Marcos Acuna, Nicolas Ivan Gonzalez hingga Guido Rodriguez.
Brasil yang secara statistik lebih unggul dalam penguasaan bola, 65 berbanding 35 persen, tetap tidak bisa mencetak gol penyama skor hingga pertandingan berakhir. Argentina pun menang tipis 1-0.
(fat/pojoksatu)