luis suarez

Luis Suarez Puji Tammy Abraham

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penampilan apik Tammy Abraham menarik perhatian banyak pihak. Salah satunya, pemain Barcelona Luis Suarez.
Suarez mengakui, saat ini banyak pemain muda yang mampu tampil bagus. Diantara pemain tersebut, Tammy yang paling menarik perhatiannya.
Dirinya menilai, pemain andalan Chelsea itu merupakan penyerang yang bagus meski usianya masih muda.
“​Jelas, ada banyak pemain-pemain muda yang mampu tampil bagus di luar sana, tetapi memang ada beberapa striker yang terus saya pantau penampilannya karena saya sangat suka dengan sepakbola yang mereka mainkan,” katanya dilansir ​Mirror.
“Pertama, ada Tammy Abraham, pemain bernomor punggung 9 di ​Chelsea, saya pikir dia adalah penyerang yang sangat bagus, begitu juga dengan penyelesaian akhir dan pergerakannya, padahal dia masih berusia sangat muda,” sambungnya.
Selain Tammy, Suarez juga memuji pemain lainnya, yakni Maxi Gomez dan Lautaro Martinez.
“Pemain lain yang juga saya sukai adalah Maxi Gomez, terlepas dari sesama pemain yang berasal dari Uruguay, dia adalah pemain yang karakternya dicari oleh setiap klub top Eropa, sama halnya dengan Lautaro Martinez yang juga tengah berada dalam level terbaik,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Luis Suarez : Messi Adalah yang Terbaik di Dunia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Luis Suarez memiliki jawaban pasti saat ditanya siapa pemain terbaik di dunia.
Diketahui, gelar tersebut selalu jadi perdebatan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Bagi Suarez, jawabannya adalah Messi.
“Semua tahu bahwa Messi adalah yang terbaik di dunia. Messi sudah membuktikannya dan akan terus melakukannya,” ujarnya dilansir Goal.
Soal hubungannya dengan Messi, Suarez mengaku sangat dekat. Meski sama-sama berstatus pemain andalan Barcelona, namun pemain asal Uruguay tak ragu mengakui peran Messi dalam perkembangan kariernya.
“(Lionel) Messi telah memberikan bantuan yang besar bagi saya untuk terus berkembang. Kami sejak awal sudah memiliki kecocokan,” paparnya.
“Kerja sama berubah menjadi hubungan pertemanan, momen yang saya habiskan bersamanya juga membantu proses perkembangan saya di dalam lapangan.
“Messi telah membantu saya dengan kerja samanya dalam berbagai kesempatan. Messi membantu saya ketika saya sedang berjuang untuk mendapatkan penghargaan pencetak gol tertinggi. Pada pertandingan dengan Eibar, Messi juga memberikan saya kesempatan untuk mencetak gol,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Luiz Suarez Menuju Pintu Keluar Camp Nou, Klub MLS Antre

POJOKSATU.id, BARCELONA – Bomber Barcelona, Luis Suarez mengidentifikasi klub berikutnya jika keluar dari Camp Nou. Produktivitas penyerang asal Uruguay dinilai sudah menurun, meski musim ini sudah mencetak 8 gol dari 13 penampilan.
Faktanya, raksasa LaLiga sudah memikirkan untuk mencari penggantinya, dan segera menguangkan Suarez yang masih punya nilai jual lumayan tinggi.
Barca telah dikaitkan dengan sejumlah bomber ternama seperti Roberto Firmino, Harry Kane dan Marcus Rashford sebagai calon penerus.
Dikutip Pojoksatu.id dari Calciomercato, Suarez telah mengarahkan pandangannya pada kepindahan ke MLS. LA Galaxy dan New York City FC dikatakan telah menunjukkan minat awal untuk menandatangani pemain berusia 32 tahun itu.
Namun, outlet Italia mengklaim Suarez kemungkinan besar akan terombang-ambing oleh kepindahan ke franchise baru Inter Miami, yang akan memasuki kompetisi pada tahun 2020.
Suarez dikontrak ke Barca hingga 2021 tetapi dengan klub mengubah pikiran mereka dengan mencari pengganti, Barca tahu bisa mendapat biaya transfer yang cukup besar jika mereka membiarkannya pergi pada akhir musim.
Striker ini telah memenangkan total 13 trofi sejak ia pindah ke Nou Camp dari Liverpool dengan harga 65 juta pound di musim panas 2014 dan telah mencetak 185 gol yang mengesankan dalam 260 penampilan untuk klub – menempatkannya di urutan keempat dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barca.
(fat/pojoksatu)

Luis Suarez: Kalah dari Granada Menyakitkan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Luis Suarez tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai dikalahkan Granada 2-0 pada laga lanjutan Liga Spanyol, Minggu (22/9).
Suarez mengatakan jika kekalahan dari Granada menyakitkan.
“Ini adalah kekalahan yang memprihatinkan dan menyakitkan, kita harus melihat dengan sangat dekat pada banyak hal,” kata Suarez dilansir Marca.
“Kita perlu melihat diri kita sendiri untuk meningkat. Setelah mulai dengan tertinggal di beberapa menit pertama, itu membuat segalanya menjadi sulit,” sambungnya.
Kekalahan dari Granada membuat Barcelona belum pernah menang di laga tandang musim ini.
Suarez mengaku khawatir dengan hasil tersebut. Sebab, berkaitan dengan perolehan gelar LaLiga.
Akan tetapi, Suarez menegaskan pihaknya belum mau menyerah. “Kita harus lebih menentukan untuk memenangkan gelar, kita harus merefleksikan diri,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Suarez Kesal Trio MSN Batal Bersatu Lagi: Tempat Terbaik Neymar Adalah Barcelona

POJOKSATU.id, BARCELONA – Striker Barcelona, Luis Suarez tidak bisa menyembunyikan kekesalannya setelah Neymar batal kembali ke Camp Nou pada jendela transfer musim panas 2019 kemarin. Padahal penyerang asal Uruguay itu sudah memimpikan bersatunya kembali Trio MSN (Messi, Suares dan Neymar).
Seperti diketahui, ketika Trio MSN masih lengkap di Barcelona, lini depan tim Katalan itu begitu ditakuti klub manapun di dunia.
BACA JUGA: Sudah Resmi Diperkenalkan, Padahal Belum Dibayar, Klub Inggris Adukan Barcelona ke FIFA
Trio itu ‘bercerai’ pada 2017 menyusul kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain. Tapi pada musim panas kemarin, peluang mereka bersatu kembali terbuka lebar. Sayangnya, negosiasi begitu alot sehingga tidak tercapai kesepakatan hingga jendela transfer ditutup.
Suarez pun kesal. Terutama karena dia tahu betul bagaimana Neymar telah melakukan segalanya agar bisa kembali ke raksasa Spanyol.
Bomber Barcelona, Luis Suarez.
Berbicara dalam intervier dengan Fox Sports Radio di Argentina, Suarez blak-blakan soal hubungan antara Messi, Neymar dan dirinya sendiri. Membenarkan keberadaan grup Whatsapp di mana mereka bertiga berbicara tentang hal-hal sehari-hari.
BACA JUGA: Batal Pindah ke Barcelona, Begini Nasib Neymar di PSG
Penyerang asal Uruguay berbagi bagaimana trio pergi pada hari-hari terakhir dari jendela transfer musim panas, ketika semuanya tampak berada di jalur yang benar untuk melihat Neymar kembali ke Camp Nou.

Juventus Rekrut Luis Suarez, Jika Seperti Ini Kondisinya

POJOKSATU.id, TURIN – Klub raksasa Serie A, Juventus tampaknya cukup aktif di jendela transfer musim panas ini. Setelah disebut-sebut ikut dalam perburuan Neymar dari Paris Saint-Germain, Si Nyonya Tua kini dikaitkan dengan bomber Barcelona, Luis Suarez.
Dikutip Pojoksatu.id dari FourFourTwo sebagaimana rilis Tuttosport, Juventus menjajaki langkah untuk memboyong penyerang Timnas Uruguay itu ke Turin.
Namun rencana tersebut hanya akan dijalankan Juventus jika Barcelona berhasil membawa pulang Neymar.
Barcelona sangat ingin menandatangani kembali pemain internasional Brasil sebelum jendela transfer Eropa ditutup pada 2 September, meskipun Real Madrid dan Juventus sendiri juga dikaitkan dengan Neymar.
Penyerang sayap Paris Saint-Germain, Neymar.
Namun, pihak Serie A dikatakan memiliki rencana lain jika Neymar jadi kembali ke Barcelona.
Sebab jika kondisi itu terjadi, artinya ada penumpukan amunisi di lini serang klub Catalan. Selain ada Lionel Messi, Antoine Griezman dan Suarez. Juga masih ada Ousmane Dembele dan Neymar jika jadi.
Situasi itu diyakini Juve akan membuat Barcelona melepas salah satu penyerangnya. Dan nama paling mungkin adalah Suarez yang akan memasuki usia 33 tahun pada Januari tahun depan.
Mantan penyerang Liverpool ini telah mencetak 177 gol dalam 248 pertandingan untuk Barcelona. Namun karena sudah memasuki usia veteran, Barcelona wajar melepasnya.
Selain transfer Suarez, Juventus juga menjajaki kemungkinan pertukaran pemain dengan Barcelona. Bianconeri akan menawarkan Emre Can untuk mendapatkan gelandang Barca, Ivan Rakitic.
Tapi untuk tawaran pertukaran ini, tampaknya masih butuh negosiasi lebih intens dari kedua kubu.
(fat/pojoksatu)

Gagal Penalti, Luis Suarez Sangat Sedih

POJOKSATU.id, JAKARTA – Uruguay gagal melaju ke babak semifinal Copa America usai kalah adu penalti lawan Peru, Minggu (30/6) dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Uruguay dan Peru bermain imbang 0-0 hingga 2×45 menit. Dengan begitu, mereka harus menyelesaikannya lewat adu penalti.
Sayang bagi Uruguay, Luis Suarez yang menjadi algojo pertama gagal menjalankan tugasnya.
Ia menjadi satu-satunya pemain Uruguay yang gagal. Sedangkan Peru, seluruh pemainnya sukses melesakkan gol.
Dengan begitu Peru lolos ke babak semifinal Copa Amerika 2019 dan akan menghadapi Chile 4 Juli mendatang.
Usai pertandingan, Suarez terlihat sangat terpukul. Hal ini pun diakui rekan setimnya Edinson Cavani.
Dilansir The National, Cavani mengatakan pemain Barcelona itu sangat sedih.
“Luis sangat sedih. Dia gagal di momen krusial,” katanya.
“Namun begitulah sepakbola dan kehidupan. Kadang Anda menang, kadang Anda kalah.
“Kami sebelumnya sudah menjuarai Copa, tapi hari ini kami tersingkir. Kami harus menerimanya,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Uruguay Vs Peru : Tiga Gol Dianulir, Luis Suarez Gagal Penalti

POJOKSATU.id, JAKARTA – Uruguay gagal melaju ke semifinal Copa America setelah disingkirkan Peru lewat adu penalti 4-5
Pada pertandingan di Arena Fonte Nova, kedua tim bermain imbang 0-0 hingga akhir laga. Sehingga harus dilanjutkan lewat adu penalti.
Sebenarnya, Uruguay bisa saja lolos ke semifinal andai tiga gol yang mereka ciptakan tidak dianulir wasit.
Peluang Uruguay didapat di menit ke-29 lewat Giorgian De Arrascaeta. Sayang, gol tersebut dianulir setelah wasit mengangkat bendera off-side.
Gol kedua yang dianulir dicetak oleh Edinson Cavani dan ketiga, dicetak oleh Luis Suarez di menit ke-72.
Saat adu penalti, dari lima pemain yang dipercaya untuk menyelesaikan adu penalti hanya Luis Suarez yang gagal menjalankan misinya.
Sedangkan tim lawan, seluruhnya bisa menyelesaikan tugasnya. Dengan begitu, mereka pun lolos ke semifinal dan akan berhadapan dengan Chile 4 Juli mendatang.
(zul/pojoksatu)

Babak Belur di Markas Liverpool, Bomber Barcelona: Kami Seperti Anak-anak

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Bomber Barcelona, Luis Suarez sangat kecewa dengan pertahanan timnya saat Liverpool melakuan comeback luar biasa di Anfield Stadium, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB. Pada laga leg kedua semifinal Liga Champions 2018/19 itu, Barca secara mengejutkan takluk 0-4.
Kekalahan yang membuat Blaugrana tersingkir meski pada leg pertama menang 3-0 di Camp Nou.
“Tidak dapat dibayangkan bahwa kami, Barcelona, ​​kebobolan dua gol hanya dalam satu menit,” kata Suarez kepada wartawan setelah pertandingan, menurut Sam Marsden dari ESPN.com. “Kami bertahan seperti anak-anak untuk tujuan keempat.”
Gol keempat benar-benar membuat Barca lengah ketika Trent Alexander-Arnold melakukan tendangan sudut cepat. Divock Origi datang dengan penyelesaian sempurna untuk membuat Liverpool unggul 4-0 sekaligus mengubah agregat menjadi 4-3.
Origi membuka keunggulan Liverpool di babak pertama, tetapi drama yang sebenarnya terjadi di babak kedua ketika Georginio Wijnaldum mencetak dua gol dalam rentang waktu tiga menit.
Setelah menit 56, edua tim bermain dalam tekanan luar biasa karena aggregat menjadi sama 3-3. Hingga akhirnya Origi memberi Liverpool keunggulan yang dibutuhkan untuk maju ke final UCL.
Pertahanan Barcelona tentu saja mengecewakan, karena untuk ketiga kalinya selama musim 2018-19, Barca kebobolan empat gol dalam satu laga. Barca sebenarnya masih bisa lolos jika mencetak satu gol saja pada laga dini hari tadi, mendapatkan keuntungan dari gol tandang.
Dengan mengingat hal itu tida terjadi, Suarez dan Lionel Messi layak menerima banyak kritikan dari siapa pun karena tidak memberi kontribusi nyata di lini depan.
(fat/pojoksatu)

Luis Suarez Janji Tak Akan Rayakan Gol ke Gawang Liverpool

POJOKSATU.id, JAKARTA – Luis Suarez meminta maaf karena sudah membuat fans Liverpool patah hati akan aksinya.
Diketahui, saat mencetak gol yang jadi bagian kemenangan Barcelona 3-0 di leg pertama minggu lalu, selebrasi Suarez dianggap berlebihan.
Karena kejadian itu, Suarez pun minta maaf. Ia mengatakan tidak akan melakukan selebrasi jika kembali mencetak gol di leg kedua nanti.
“Merayakan gol pekan lalu, orang-orang yang tahu tentang sepakbola, yang mencintai olahraga ini, tahu tentang pentingnya hal ini,” ujarnya dilansir BBC.
“Saya memiliki semua rasa hormat di dunia untuk para penggemar Liverpool. Karena saya mencetak gol dan merayakannya dengan para penggemar saya, saya minta maaf.
“Jelas, jelas bahwa jika saya mencetak gol melawan Liverpool saya tidak akan merayakannya dengan cara yang sama,” sambungnya.
Suarez memahami reaksi dari penggemar. Karena itu, ia pun memastikan tidak akan lagi merayakan jika mencetak gol ke gawang Liverpool.
Lebih lanjut, dirinya pun mengungkapkan hal paling membanggakan saat masih berkostum Liverpool.
“Menjadi kapten Liverpool adalah salah satu momen paling membanggakan dalam karir saya. Itu adalah sesuatu yang tidak akan saya lupakan. Bermain dengan Barcelona adalah karena Liverpool dan apa yang mereka buat saya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)