W88top casino trực tuyến

luwu timur

Masyarakat Tomoni Dirikan Posko Induk Penanganan Covid-19 Secara Swadaya

POJOKSULSEL.com, LUWU TIMUR – Masyarakat Kelurahan Tomoni, Kecamatan Tomoni, Kabupetan Luwu Timur, mendirikan posko induk penanganan covid-19 secara swadaya, Sabtu (2/5/2020)
Posko itu didirikan di Jalan Andi Jemma. Lokasinya Hanya puluhan meter dari Kantor Kelurahan Tomoni.
Posko itu nantinya akan digunakan sebagai pusat pengolahan data pasien covid-19 di Kelurahan Tomoni. Juga akan menjadi pusat edukasi pencegahan covid 19 kepada masyarakat. Kesemuanya itu akan dikelola oleh relawan.
” Sebenarnya kita sudah minta dari dulu pendirinya posko, namun pemerintah setempat beralasan tak punya anggaran untuk pendirian posko tersebut, makanya kita dirikan posko ini secara mandiri tanpa bantuan pemerintah,” ujar Robby, tokoh pemuda Tomoni.
Pelaksana tugas Lurah Tomoni Alfian Bakram membenarkan pendirian posko secara swadaya itu.
Ia mengatakan, selama ini, posko hanya didirikan di tiap lingkungan, karena keterbatasan anggaran untuk mendirikan posko induk.
” Iyya kita tidak punya anggaran untuk posko, makanya kita cuma bentuk posko kecil di tiap lingkungan untuk mendata orang yang keluar masuk tomoni, “katanya Jumat (1/5/2020).
Menanggapi itu, pemuda Tomoni Irwan Musrafa menilai, jawaban pemerintah tersebut tidak tepat dan tidak memberikan solusi yang baik bagi masyarakat.
“Seharusnya pemerintah sebagai pemangku kebijakan, berinisiatif mencarikan solusi terkait dana pendirian posko tersebut, bukan mengeluh dihadapan publik,” tegasnya.
Padahal, lanjut Irwan, pihak pemerintah yang seharusnya memulai untuk mengajak masyarakat memulai penanggulangan penyebaran Covid 19 ini.
Baik dalam bentuk sosialisasi, Penyemprotan Disenfekta hingga pendirian posko.
” Yang selama ini terjadi justru masyarakat sendiri yang mengajak pemerintah memulai hal-hal itu,” lanjutnya
Irwan menambahkan, di tengah keadaan genting seperti ini, pemerintah seharusnya yang lebih dulu mengingatkan masyarakat akan keadaan wilayahnya.
“Justru yang terjadi hanya pembiaran, Padahal Pemerintah Kecamatan Tomoni hingga pemerintah daerah seharusnya bertanggung jawab pula terhadap Tomoni sebagai salah satu wilayahnya, guna melakukan penanganan penyebaran covid-19 ini,” tukasnya.
Berdasarkan data yang dirilis tim gugus covid-19 Kabupaten Luwu Timur, Jumat (1/5/2020) kemarin. Saat ini jumlah pasien positif berjumlah 11 Orang , PDP 20 Orang , ODP 296 Orang dan OTG 15 Orang.
(sandy/pojoksulsel)
The post Masyarakat Tomoni Dirikan Posko Induk Penanganan Covid-19 Secara Swadaya appeared first on Pojoksatu.id.