madura united

Madura United Bertekad Meraih Hasil Manis di Lampung

POJOKSATU.id, BANDAR LAMPUNG – Madura United bakal menghadapi Badak Lampung FC pada lanjutan Liga 1 2019, Rabu (27/11).
Laskar Sappe Kerab, julukan Madura United, bertekad meraih hasil manis di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.
Mereka tidak ingin mengulang kesalahan setelah ditekuk Bhayangkara FC pada laga sebelumnya.
Pasalnya, mereka ingin mempertahankan posisinya di papan atas klasemen sementara. Diketahui, saat ini Beto Goncalves dan kawan-kawan nangkring di urutan keempat dengan koleksi 44 poin.
“Kami optimalkan latihan di Lampung nanti karena persiapan yang dijalani di sini sangat mepet,” kata Rasiman dilansir dari laman Madura United.
Rasiman menambahkan, tidak ada hal yang dikhawatirkan. Ia menilai timnya masih memiliki waktu yang cukup.
“Sebelumnya, kami sudah matangkan tim saat jeda kompetisi. Jadi, ini tingal menambahi dan membenahi kekurangan,” sambungnya.
(jpnn/pojoksatu)

Pelatih Madura United : Gol Cepat Persipura Rusak Game Plan Kami

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Madura United Rasiman mendapat kado pahit saat dikalahkan Persipura dengan skor 0-2, Minggu (3/11) malam WIB.
Kekalahan tersebut harus dialami Madura United di kandang sendiri, Stadion Gelora Bangkalan.
“Gol cepat dari Persipura merusak game plan kami. Membuat kami kesulitan. Pemain jadi banyak emosi. Di babak kedua kami berusaha bereaksi lebih konservatif. Tetapi, satu counter attack Persipura tak bisa kami bendung,” ucap Rasiman.
Memang ada yang berbeda pada perfoma Greg Nwokolo dkk tadi malam. Mereka yang terbiasa dengan skema 4-3-3 tadi malam sempat menerapkan 4-4-2 dengan mengandalkan duet Greg dan Aleksandar Rakic di lini depan.
Namun, skema itu berjalan kurang maksimal. Karena itu, Rasiman kembali kepada skema terbaiknya pada babak kedua.
Serangan Madura United pun lebih variatif. Sayang, hasilnya masih nihil.
“Kami melakukan analisis pada permainan away Persipura. Mereka banyak melakukan counter. Karena itu, saya memasang skema 4-4-2 untuk antisipasi. Tapi, kembali lagi persoalan ini karena gol cepat dari mereka,” ujar pelatih asal Banjarnegara tersebut.
Kekalahan tadi malam sekaligus menambah panjang catatan negatif Sape Kerrap –julukan Madura United– saat kontra Persipura.
Dalam dua musim terakhir, Madura tak pernah menang atas tim Mutiara Hitam. Pada putaran pertama lalu, Madura United juga dipaksa menyerah o-1 (16/7).
(jpc/pojoksatu)

Penalti Marc Klok Jadi Pembeda Laga PSM Makassar Vs Madura United

POJOKSATU.id, MAKASSAR – PSM Makassar meraih kemenangan penting pada pekan ke-24 Shopee Liga 1 musim 2019. Menjamu tim peringkat kedua, Madura United, tim berjuluk Juku Eja itu menang tipis 1-0.
Pada pertandingan di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin Makassar, Kamis (24/10/2019) petang, PSM meraih kemenangan berkat gol penalti Marc Antonio Klok pada menit 58.
Hadiah penalti diperoleh tim tuan rumah setelah Amido Balde dilanggar pemain belakang Madura United di kotak terlarang. Klok yang maju sebagai algojo sukses mengecoh kiper tim tamu, M Ridho.
PSM yang pekan lalu dipermalukan Persija Jakarta, kali ini mampu menjaga keunggulannya hingga pertandingan berakhir.
Raihan tiga poin ini membuat PSM memperbaiki posisinya ke peringkat 8 dengan 33 poin. Sementara Madura United gagal memperbaiki jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Bali United.
Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerab itu tetap di posisi kedua dengan 41 poin, tertinggal 10 angka dari Bali United.
(fat/pojoksatu)

Cedera, Madura United Kehilangan Fandry Imbiri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Madura United harus kehilangan pemainnya, Fandry Imbiri hingga akhir musim 2019.
Hal ini lantaran Fandry mengalami masalah pada lutut kiri dan harus melakukan operasi dalam waktu dekat.
“Sekarang hanya bisa dibuat joging. Kalau untuk sprint belum. Kata dokter, setelah operasi nanti, saya harus istirahat sampai Desember,” ujarnya.
Kondisi ini membuat Imbiri kecewa. Pasalnya, dia merasa belum banyak memberikan kontribusi bagi tim berjuluk Laskar Sape Kerrap tersebut.
“Saya datang untuk membantu tim. Tapi, saya cedera, tentu tidak ada yang menyangka. Tidak ada pemain yang mau cedera. Tetapi, saya tetap menerima. Mungkin ada rencana Tuhan dari kejadian ini,” ungkapnya.
Imbiri pun mengaku mendapat dukungan dari rekan dan manajemen. Itu memotivasinya untuk segera pulih dari cedera.
“Tim dan pelatih bilang butuh saya. Tetapi, mereka tidak mau memaksa saya karena terlalu berisiko. Tapi, mereka selalu memberikan support,” jelasnya.
Selain Imbiri, Madura United juga kehilangan Zah Rahan Krangar. Ia harus mengakhiri musim lebih cepat karena cedera putus otot pangkal paha.
(jpc/pojoksatu)

Imbang Lawan PSS, Madura United Gagal Geser Tira Persikabo

POJOKSATU.id, SLEMAN – Madura United gagal naik ke posisi dua klasemen menggeser Tira Persikabo usai ditahan imbang PSS Sleman, Minggu (29/9).
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Madura United dan PSS berakhir imbang 2-2.
Pertandingan di babak pertama nyaris berakhir imbang 0-0. Namun gol Beto Goncalves di menit ke-45 membuat kedudukan berubah menjadi 0-1.
Akan tetapi, dua menit berselang, PSS menyamakan kedudukan. Adapun gol penyama kedudukan dicetak oleh Haris Tuharea.
Di babak kedua, Beto kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia membuat Madura United kembali memimpin usai mencetak gol di menit ke-53.
Keunggulan tim tamu tak bertahan lama. Memasuki menit ke-73, Brian Ferreira berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Hingga akhir pertandingan tidak ada tambahan gol tercipta. Madura United dan PSIS harus puas berbagi satu angka.
Madura United tetap ada di posisi ketiga di klasemen Liga 1 dengan 35 poin, berbeda satu poin dengan Tira Persikabo.
Sedangkan PSS Sleman kini ada di posisi kedelapan dengan mengoleksi 29 poin.
Sementara itu, laga PSIS vs Perseru BLFC berakhir imbang 0-0. Dengan tambahan satu angka, PSIS ada di posisi ke-13 dengan 21 poin.
Beda dua poin dari Perseru BLFC yang ada satu peringkat diatasnya, yakni posisi ke-12.
(zul/pojoksatu)

Madura United Incar Kemenangan di Kandang PSS Sleman

POJOKSATU.id, SLEMAN – Madura United mengincar kemenangan saat bertamu ke Stadion Maguwoharjo, markas PSS Sleman, Minggu (19/9) sore WIB.
Selain berkeinginan menggeser posisi Tira Persikabo dari posisi dua, kemenangan juga wajib diraih dalam rangka membalas hasil pertemuan pertama kedua tim di Pamekasan, pada 31 Juli lalu.
Ketika itu, Laskar Sape Kerrap takluk dengan skor tipis 0-1 dari PSS Sleman lewat gol tunggal Irkham Zahrul Milla pada menit ke-63.
“Kami datang dengan sebuah tantangan. Yaitu, membayar lunas kekalahan kami di Pamekasan,” ujar Rasiman, pelatih Madura United.
Bek asing Madura United Jaimerson Xavier berharap, timnya bermain tenang dan fokus agar bisa mengalahkan tuan rumah.
“Jangan terburu-buru juga. Kami harus dapat poin,” ungkapnya.
Sementara itu, ssituasi berbeda dialami pasukan PSS. Diakui pelatih Seto Nurdiantoro, kekalahan dari Arema FC cukup mempengaruhi kondisi pemain.
Menurut Seto, kepecayaan diri anak asuhnya terganggu. “Tapi, saya harap pemain bisa melupakan kekalahan itu dan menjadikannya sebuah pelajaran,” harapnya.
(jpc/pojoksatu)

Sempat Tertinggal, Borneo FC Tumbangkan Madura United

POJOKSATU.id, SAMARINDA – Madura United gagal meraih kemenangan saat bertamu ke Borneo FC, Rabu (18/9) sore WIB.
Bermain di Stadion Segiri Samarinda, Madura United takluk dari Borneo dengan skor 2-1.
Pada pertandingan tersebut, Madura United unggul berkat gol cepat yang dicetak Beto Goncalves.
Ia mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol saat laga baru berjalan tujuh menit.
Skor 0-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Madura gagal mempertahankan keunggulan.
Pada menit ke-76, Borneo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Muhammad Sihran Amrullah.
Tuan rumah balik unggul. Memasuki menit ke-90+14, Lerby Eliandry sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor tendangan penalti.
Dengan hasil ini, Madura United tetap di posisi ketiga dengan mengoleksi 31 poin. Sedangkan Borneo naik dari sebelumnya posisi tujuh ke posisi empat di klasemen semantara dengan 29 poin.
(zul/pojoksatu)

Jadwal Liga 1 2019 Hari Ini : Persija Jakarta, Madura United Vs Bali United

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liga 1 pekan ke-15 menyuguhkan perandingan Big Match antara Madura United vs Bali United.
Setelah kembali digeser Tira Persikabo yang menang lawan PSS, Bali United tentu ingin meraih kemenangan agar bisa ke puncak.
Peluang mereka terbuka dengan selisih yang hanya satu poin. Akan tetapi, bukan hal mudah untuk diwujudkan.
Sebab, lawan mereka kali ini adalah Madura United. Tim asuhan Dejan Antonic ini punya motivasi untuk meraih kemenangan setelah mendapat tiga kali hasil seri di laga sebelumnya.
Terlebih lagi, kali ini mereka bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora Madura, Pamekasan.
Laga menarik lainnya yang akan tersaji yakni Persija Jakarta vs Kalteng Putra. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Madya mulai pukul 15.30 WIB.
Persija dipastikan menargetkan untuk meraih tiga poin agar bisa keluar dari zona degradasi.
Diketahui saat ini, mereka ada di posisi ke-17 dengan mengumpulkan sembilan poin dari satu kali menang, enam kali seri dan tiga kali kalah.
Berikut jadwal lengkap Liga 1 pekan-15, Selasa (20/8) :
15.30 WIB – Persija Jakarta vs Kalteng Putra
15.30 WIB – Semen Padang vs Persela Lamongan
15.30 WIB – Bhayangkara FC vs PSIS
18.30 WIB – Perseru BLFC vs Persebaya
18.30 WIB – Madura United vs Bali United
(zul/pojoksatu)

Lawan Madura United Saat Malam Takbiran, Ini Kata Djanur

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya bakal menjamu Madura United pada laga lanjutan Liga 1, Sabtu (10/8).
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya itu bertepatan dengan malam takbiran.
Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman buka suara soal jadwal pertandingan.
Menurut Djadjang, berlaga pada malam takbiran merupakan di luar kewajaran. “Biasanya lebih banyak di masjid, tetapi ini justru di lapangan,” ujarnya.
Djanur mengaku, sepanjang kariernya sebagai pemain maupun pelatih, tidak pernah mengalami situasi seperti saat ini.
Kendati begitu, pihaknya bakal bertanding sesuai jadwal yang ditentukan.
“Jadwal sudah terbit dan tidak mungkin diubah. Sebagai pelaku di lapangan, ya, kami jalankan meski ini tidak biasanya bermain sepak bola di malam takbiran,” sebutnya.
Dia berharap operator kompetisi memperhatikan pengaturan jadwal ke depan.
Menurut dia, bertanding pada malam takbiran memengaruhi psikologi pemain di lapangan dan juga kehadiran penonton ke stadion.
(fim/jpnn/pojoksatu)

Prediksi Bhayangkara FC Vs Madura United

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bhayangkara FC akan menjamu Madura United pada laga lanjutan Liga 1 2019, Senin (5/8).
Bertindak sebagai tim tamu, Madura United bertekad untuk membawa pulang tiga poin. Pasalnya, pada laga sebelum mereka kalah dari PSS Sleman.
Kekalahan tersebut selain dipastikan kehilangan tiga poin penting untuk naik ke posisi puncak Liga 1, juga membuat pelatih Dejan Antonic jadi sorotan.
Bagaimana tidak, dengan materi pemain yang jauh lebih unggul dari PSS, Madura United dipaksa malu di hadapan suporternya sendiri.
Kekecewaan itu, tampaknya, bakal diluapkan malam nanti saat menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Madya, Senayan. Tak ada kata lain, Andik Vermansah dkk membidik kemenangan untuk mengganti tiga poin yang hilang saat melawan PSS.
“Kami memang sedih karena kekalahan itu. Tapi, kami di sini ingin main dan dapat hasil positif, curi poin,” ungkap Dejan.
Menurut dia, Sape Kerrap sudah melakukan evaluasi terkait kekalahan lawan PSS. Namun, diakui tidak mudah menaklukkan Bhayangkara.
Terlebih lagi, The Guardian sedang haus kemenangan setelah dua laga terakhir berakhir dengan kekalahan. Yakni, ketika melawan Persipura Jayapura (21/7) dan Arema FC (26/7).
Ambisi Madura United kian tidak mudah diwujudkan karena beberapa pemain pilar tak bisa dimainkan. Yakni, Fandry Imbiri, Alfath Fathier, Asep Berlian, dan Marckho Sandy.
Di sisi lain, pelatih Bhayangkara FC Angel Alfredo Vera menegaskan, timnya bakal habis-habisan untuk meraih tiga poin di kandang.
“Perjalanan masih panjang. Tapi, yang terpenting, kami harus meraih tiga poin di setiap pertandingan,” tuturnya.
Perkiraan susunan pemain
Bhayangkara FC : Awan Setho; I Putu Gede, Anderson Salles, Nur Hidayat, M. Fatcu Rohman; Lee Yoo-Joon; Dendy Sulistyawan, M. Iskandar, Flavio Beck Junior, Ilham Udin Armayn; Ramiro Ezequiel Fergonzi.
Madura United : M. Ridho; Kadek Raditya Maheswara, Jaimerson da Silva, Fachrudin Aryanto, Andik Rendika Rama; Zulfiandi, Alberto Goncalves, Syahrian Abimanyu; Andik Vermansah, Aleksander Rakic, Greg Nwokolo.
(jpc/pojoksatu)