Manchester City

Lawan 10 Pemain Fulham, Manchester City Pesta Gol

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City melaju ke babak 16 besar Piala FA 2019/20 setelah menyingkirkan klub Divisi Championship, Fulham. Bertanding di Etihad Stadium, The Citizen menang telak 4-0.
Pesta gol anak asuh pep Guardiola tidak lepas dari kartu merah yang didapat bek Fulham, Tim Ream saat laga baru berjalan enam menit karena menjatuhkan Gabriel Jesus di kotak terlarang. Wasit juga menunjuk titik putih.
Ilkay Gundogan sebagai eksekutor sukses membawa Man City unggul 1-0.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan betul kubu tuan rumah. Bernardo Silva menggandakan keunggulan City pada menit 19. Skor 2-0 untuk The Citizen bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Manchester City semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan. Namun mereka baru bisa menambah gol lagi pad amenit 72 lewat Gabriel Jesus memanfaatkan umpan Joao Cancelo.
Tiga menit berselang, Jesus mencetak gol keduanya untuk membawa timnya unggul 4-0. Kali ini berawal dari sukses pemain Brasil itu mencuri bola di garis pertahanan lawan.
Setelah ada kerja sama dengan Bernardo Silva yang memberi ruang tembak kepada Phil Foden. Bola sempat ditepis kiper Fulham, namun bola rebound tak disia-siakan Jesus dengan sundulannya.
Keunggulan 4-0 Man City ini bertahan hingga pertandingan usai. Mereka pun melaju ke babak 16 besar kompetisi sepakbola tertua di dunia itu.
(fat/pojoksatu)
The post Lawan 10 Pemain Fulham, Manchester City Pesta Gol appeared first on Pojoksatu.id.

Demi Melindungi Pemain, Pep Guardiola Berharap Jadwal Pertandingan Dikurangi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jadwal padat di Liga Inggris membuat pelatih Manchester City Pep Guardiola kesal. Ia pun makin berang dengan wacana penambahan jadwal Liga Champions.
Menurut laporan BBC, Asosiasi Klub Eropa (ECA) dan Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) mewacanakan akan menambah empat pertadingan lagi ke jadwal Liga Champions.
Guardiola pun sinis menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan, setidaknya butuh 400 hari dalam setahun bagi klub-klub untuk bertarung di semua kompetisi yang ada.
“Solusinya adalah membuat satu tahun menjadi 400 hari. Lalu kita bisa memesan kompetisi lain,” katanya.
Guardiola mengatakan, semua pelatih mengeluh soal ini. Pasalnya, para pemain akan menderita. Namun belum ada tanggapan dari pihak terkait.
“Jarak dua atau tiga hari (antara pertandingan) berulang-ulang. Para pemain menderita,” ucapnya.
“Mereka ingin melakukannya dengan baik dan klub memiliki banyak tekanan untuk menang atau lolos ke Liga Champions. Kami mendorong dan mendorong. Tubuh mengatakan ‘berhenti’, ‘cukup’. Dengan jumlah pertandingan itu, para pemain kelelahan,” tambahnya.
Ditanya solusi apa yang ingin diusulkannya untuk meringankan beban pertandingan. Ia pun meminta mengurangi jadwal pertandingan.
“Lebih sedikit pertandingan, lebih sedikit kompetisi, lebih sedikit tim. Lebih banyak kualitas, lebih sedikit kuantitas.
“Ini untuk melindungi para pemain. Saya bisa lelah – dan saya tidak berlari. Bagi mereka (pemain) akan lebih menikmatinya, orang-orang juga,” ujarnya.
“Orang-orang bisa hidup tanpa sepakbola untuk sementara waktu. Ini terlalu banyak (jadwal). Mereka bisa pergi ke teater, ke bioskop, restoran, untuk menonton kembang api,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Lionel Messi Diklaim Minta Barcelona Rekrut Sergio Aguero

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lionel Messi dikabarkan meminta Barcelona untuk merekrut pemain Manchester City Sergio Aguero.
Menurut laporan Mirror, permintaan ini menyusul cedera Luis Suarez yang mengharuskannya absen lama.
Sebelumnya, Barcelona dianggap tidak akan mendatangkan pengganti Suarez karena sudah memiliki Antoine Griezmann. Tapi tampaknya, Messi punya pemikiran sendiri.
Pilihan Messi pun tak salah. Sebab, Aguero saat ini tampil konsisten. Tercatat, musim ini, ia berhasil mengoleksi 18 gol dari 21 pertandingan.
Namun begitu, keinginan Messi tampaknya sulit terwujud. Pasalnya, City tidak akan mudah melepas sang pemain.
Selain itu, menurut laporan, Aguero sudah punya rencana untuk kembali ke klub lamanya, Independiente jika meninggalkan Etihad Stadium.
Sementara itu, terkait rencana belanja pada bursa transfer Januari ini, Barcelona disebut-sebut bakal Lautaro Martinez atau Federico Bernardeschi.
(zul/pojoksatu)

Kalahkan Everton 2-1, Pep Guardiola : Ini Kemenangan Penting

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City berhasil menaklukkan Everton pada laga pekan ke-21 Liga Inggris, Kamis (2/1) dini hari WIB.
Hasil ini membuat City terus menempel Leicester City, yang juga meraih kemenangan saat menghadapi Newcastle, Rabu (1/1) malam WIB.
Leicester kini ada di urutan kedua dengan 45 poin atau beda satu poin dengan City di urutan ketiga.
Usai pertandingan, pelatih City Pep Guardiola menyebut kemenangan dini hari tadi sebagai kemenangan penting.
Pasalnya, mereka terus menjaga jarak sedekat mungkin dengan Leicester. Bukan hanya itu, Guardiola juga menuturkan, kemenangan ini menunjukkan bahwa City belum mau menyerah soal perburuan gelar juara.
“Ketika Anda jauh dari posisi pertama terkadang orang menyerah, tetapi kami tidak pernah menyerah,” kata Guardiola dilansir BBC.
“Kami bermain bagus, jadi saya senang untuk mereka. Periode ini sangat sulit. Kami melakukannya dengan sangat baik. Tiga poin lebih banyak dan lebih dekat ke Leicester.
“Kami harus terus berjalan. Kami memiliki Piala FA kemudian Piala EFL. Tim-tim lain kehilangan poin untuk empat besar sehingga itu merupakan kemenangan penting,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Gabriel Jesus Cetak Brace, Manchester City Bungkam Everton

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Juara bertahan Premier League, Manchester City meraih kemenangan penting saat menjamu Everton pada pekan ke-21, di Etihad Stadium, Kamis (2/1/2020) dini hari WIB. Gabriel Jesus menjadi bintang pada laga ini dengan mencetak barce atau dwi gol.
Jesus yang dimainkan Pep Guardiola sebagai starter pada laga ini, Sergio Aguero cadangan, tampil sebagai pahlawan Manchester City.
Meski demikian, kubu tuan rumah menemui kesulitan menembus pertahanan tim asuhan Carlo Ancelotti sepanjang babak pertama. Tak ada gol tercipta.
Gabriel Jesus akhirnya memecah kebuntuan pada menit 51. Menyambut umpan terobosan Ilkay Gundogan, Jesus melepaskan tendangan terukur dari dalam kotak penalti untuk menaklukkan kiper The Toffees, Jordan Pickford.
Tujuh menit berselang, striker 22 tahun asal Brasil itu mencetak gol keduanya alias brace pada laga ini berkat assist Riyad Mahrez. 2-0 Man City memimpin.
Everton sendiri mampu memperkecil ketinggalan pada menit 71 melalui aksi Richarlison. Tapi setelah itu tidak ada lagi gol tercipta. Skor 2-1 untuk The Citizen bertahan hingga laga bubar.
Kemenangan ini membuat Man City tetap di posisi ketiga dengan 44 poin, terpaut satu angka dari Leicester di peringkat kedua yang tadi malam menang 3-0 atas tuan rumah Newcastle.
Adapun Everton tertahan di peringka 10 dengan 25 poin.
(fat/pojoksatu)

Blundernya Picu Kekalahan Man City dari Wolves, Mendy Bilang Begini

POJOKSATU.id, WOLVERHAMPTON – Bek sayap Manchester City, Benjamin Mendy meminta maaf kepada fans serta berjanji akan memperbaiki performanya setelah membuat blunder fatal yang berujung kekalahan City dari Wolves.
Pada laga pekan ke-19 Premier League 2019/20, di Molineux Stadium (Wolverhampton), Sabtu (28/12/2019) dini hari WIB, Man City takluk dari Wolves 2-3.
Padahal The Citizen yang bermain dengan 10 pemain sejak menit 12, sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Reheem Sterling. Sepakan keras Adama Traore dari luar kotak penalti menipiskan ketinggalan Wolves.
Pada menit 82, Mendy menguasai bola di kotak penalti dan bisa saja membuang bola jauh-jauh untuk menghindari bahaya di gawang tim tamu. Tapi bek berkebangsaan Prancis itu memilih mengawal bola bermaksud membiarkannya keluar.
Tapi sebelum itu terjadi, Trarore muncul dari belakang dan berhasil mencuri bola. Sejurus kemudian, umpan datar Traore ke mulut gawang dituntaskan Raul Jimenez menjadi gol. Skor sama kuat 2-2.
Akhirnya pada menti 89, kerja sama Jimenez dan Matt Doherty diakhiri pemain terakhir dengan sepakan keras untuk menaklukkan Claudio Bravo. Wolves pun menang 3-2.
Kekalahan itu membuat City unggul 14 poin di belakang pemimpin Liverpool, yang memiliki satu pertandingan di tangan.
Usai pertandingan, Benjamin Mendy muncul di media sosial twitternya dengan berjanji kepada para penggemar ia akan menebus kesalahannya.
“Sangat mudah untuk berbicara ketika semuanya berjalan dengan baik, tetapi sulit untuk dilakukan ketika tidak menyenangkan penggemar … Kesalahan besar malam ini dan saya berutang budi padamu atas dukungan terus-menerusmu. Saatnya untuk menegakkan kepala kita dan terus bekerja untuk kembali ke level terbaik kami.”

It's easy to talk when everything is going well, but it's hard to do when sh*t hits the fan… Big mistake tonight and I owe you my best for your continued support. Time to keep our heads up & keep working to come back at our best level. #comeoncity pic.twitter.com/AeyaNO2ZDV
— Benjamin Mendy (@benmendy23) December 27, 2019

Tim asuhan Pep Guardiola sendiri hanya beristirahat sehari setelah laga kontra Wolves. Mereka akan menjamu Sheffield United yang berada di urutan ketujuh pada Minggu (29/12/2019) malam atau Senin dini hari WIB.
City memulai pertahanan Piala FA mereka ketika menjamu Port Vale pada 4 Januari, sementara mereka juga menghadapi semifinal Piala EFL melawan Manchester United sebelum melanjutkan kampanye Liga Champions melawan Real Madrid di babak 16, Februari mendatang.
(fat/pojoksatu)

Nyawa Permainan City Lawan Wolves, De Bruyne Malah Diganti, Ini Penjelasan Guardiola

POJOKSATU.id, WOLVERHAMPTON – Manchester City secara mengejutkan kalah dari Wolves, meski sudah sempat unggul dua gol lebih dulu. Selain karena sejumlah kesalahan pemain di lapangan, keputusan Pep Guardiola mengganti Kevin de Bruyne di pertengahan laga juga jadi sorotan.
Pada laga pekan ke-19 Premier League 2019/20, di Molineux Stadium (Wolverhampton), Sabtu (28/12/2019) dini hari WIB, Man City takluk dari Wolves 2-3.
The Citizen yang bermain dengan 10 orang sejak menit 12, sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Raheem Sterling. Namun kemenangan City buyar setelah anak asuh Nuno Espirito Santo mencetak tiga gol kemudian. Masing-masing lewat Adama Traore, Raul Jimenez dan Matt Doherty.
Keputusan Guardiola menarik De Bruyne pada menit 67 saat timnya masih unggul 2-1 jadi sorotan karena sepanjang laga, gelandang Timnas Belgia itu menjadi nyawa permainan City. Termasuk memberi assist untuk gol Sterling.
Bukan hanya jadi pengatur serangan, De Bruyne juga mampu memainkan tempo permainan dan membantu pertahanan. Tapi Pep kemudian memutuskan menggantikannya dengan Ilkay Gundogan. Gelandang Belgia itu tampak tidak senang saat diganti.
Setelah itu, kubu tuan rumah mampu mencetak dua gol dan Manchester City pun harus pulang dengan tangan hampa.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola.
Usai laga, Guardiola mengatakan dia berusaha memberi Kevin De Bruyne istirahat ketika dia menggantikan pemain Belgia itu saat kekalahan Jumat melawan Wolves.
“Delapan puluh menit 10 melawan 11 sangat sulit, sangat menyulitkan. Kami tidak dapat mempertahankan hasilnya.”
“Kami harus memikirkan pertandingan berikutnya dan tentang memenangkan pertandingan kami. Tidak realistis untuk memikirkan hal itu [menangkap Liverpool]. Dalam 48 jam kami memiliki permainan lain.”
Man City memang dijadwalkan kembali bertanding besok malam atau Senin dini hari WIB, menghadapi Sheffield United di Etihad Stadium.
Tapi dengan kekalahan di markas Wolves, peluang MAn City mempertahankan gelar musim ini semakin berat. Meski Pep masih menyimpan sedikit asa karena segalanya masih bisa berubah. Kompetisi baru berjalan separuh musim.
“Ini masih waktu yang lama. Tidak realistis untuk berpikir tentang perburuan gelar. Saya sudah lama ditanya pertanyaan itu dan jawaban saya selalu sama,” ujarnya.
(fat/pojoksatu)

Nggak Sopan…tanpa Pamit Sama Petinggi Man City, Arteta Main Kabur Aja ke Arsenal

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Juara bertahan Premier League, Manchester City meradang. Penyebabnya, asisten manajer Mikel Arteta ‘kabur’ meninggalkan klub untuk bergabung dengan Arsenal sebagai manajer baru.
Dikutip Pojoksatu.id dari Standard.co.uk Arsenal mengkonfirmasi Mikel Arteta sebagai manajer baru tanpa memberi tahu Manchester City. Fakta yang membuat kubu The Citizen makin kecewa.
BACAJUGA: RESMI! Arsenal Umumkan Mikel Arteta Sebagai Manajer Baru
Dalam laporan itu disebutkan bahwa pihak Manchester City terkejut karena Arsenal mengumumkan penunjukan Mikel Arteta tanpa memberi tahu juara Liga Premier.
City sudah sangat marah dengan perilaku The Gunners selama negosiasi dengan asisten Pep Guardiola setelah pembicaraan diadakan tanpa pendekatan resmi.
Dan mereka kecewa ketika Arteta dikonfirmasi beberapa saat lalu, setelah Guardiola berbicara kepada media pada Jumat sore.
Ini adalah prosedur standar bagi klub untuk mengoordinasikan pengumuman tersebut dalam kasus seperti transfer pemain.
Akibatnya, City tidak dapat mengirimkan pesan perpisahan yang tepat waktu kepada Arteta, seperti yang biasanya terjadi pada anggota staf yang pergi.
BACA JUGA: Ini Alasan Petinggi Klub Tunjuk Mikel Arteta Sebagai Manajer Arsenal
City mungkin tidak akan membuat protes resmi atas tindakan Arsenal mencari pengganti Unai Emery – tetapi tindakan Arsenal dan Arteta mengancam kesepakatan masa depan antara kedua klub. Dalam urusan transfer pemain.
Arteta yang pernah membela Arsenal sebagai pemain pada medio 2011 hingga 2016, dikontrak sebagai manajer The Gunners dengan durasi tiga setengah tahun.
Pelatih 37 tahun akan mulai bekerja pada Minggu (22/12/2019) mendatang, setelah pertandingan Everton kontra Arsenal pada Sabtu malam.
(fat/pojoksatu)

Pochettino Tolak Tawaran Rp200 Miliar Real Madrid, Berharap Dilamar Duo Manchester

POJOKSATU.id, LONDON – Mantan manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino menolak tawaran jadi pelatih Real Madrid. Pelatih asal Argentina itu memilih menunggu salah satu dari Manchester United atau Manchester City melamarnya jadi manajer baru.
Pochettino akhir-akhir ini disebut sebagai calon pengganti Zinedine Zidane di Santiago Bernabeu, namun ia juga telah lama dikaitkan dengan Man United.
Bahkan rumor terbaru juga mencuat wacana jika Pochettino adalah kandidat utama untuk menjadi manajer Man City berikutnya seandainya Pep Guardiola memutuskan hengkang dari klub pada musim panas tahun depan.
Dikutip Pojoksatu.id dari The Sun, Mauricio Pochettino yang dipecat sebagai bos Tottenham bulan lalu, telah menolak tawaran kontrak senilai 12 juta pound atau setara dengan Rp200 miliar lebih untuk menjadi pelatih kepala Real Madrid berikutnya.
Laporan itu menyebutkan bahwa raksasa La Liga ingin mengikatnya ketika mereka membutuhkan pengganti Zidane.
El Real saat ini berada di urutan kedua di La Liga, sejajar dengan pemimpin klasemen Barcelona (hanya terpaut selisih gol) – tetapi masa depan Zidane akan ditentukan oleh sukses mereka di Liga Champions. Los Merengues sendiri akan menghadapi tim asuhan Pep Guardiola, Man City di babak 16 besar.
Pochettino diyakini sempat mengincar kursi pelatih Real Madrid beberapa waktu lalu, namun disi lain ia juga ingin sekali lagi melatih di Liga Premier – meskipun The Sun mengklaim bahwa ia hanya tertarik menukangi salah atu dari duo Manchester.
Laporan itu mengatakan Pochettino akan senang dengan tantangan mengembalikan United ke puncak kejayaan, dengan dana yang jauh lebih banyak daripada yang dia miliki di Spurs.
(fat/pojoksatu)

Valencia Incar Joao Cancelo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Klub Liga Spanyol, Valencia dikabarkan ingin merekrut bek Manchester City, Joao Cancelo.
Menurut laporan Football Espana dari Super Deporte, kabar ini mencuat lantaran Cancelo jarang dimainkan.
Pemain yang sebelumnya membela Juventus ini baru memainkan empat dari 17 pertandingan di Liga Inggris.
Valencia mengincar pemain berusia 25 tahun itu bukan hanya karena jejaknya yang pernah bergabung pada 2015 lalu setelah setahun dipinjamkan oleh Benfica.
Melainkan, karena Cancelo juga dinilai sosok yang pas untuk mengisi posisi bek kanan setelah Thierry Correia gagal mengesankan di posisi itu.
Gelandang Daniel Wass bahkan telah dikerahkan di sana tetapi klub sekarang mengejar rencana ambisius untuk memikat Cancelo kembali ke klub.
(zul/pojoksatu)