Marc-Andre Ter Stegen

Barcelona Mulai Bahas Kontrak Baru dengan Ter Stegen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Barcelona dikabarkan mulai membahas kontrak baru dengan Marc-Andre ter Stegen.
Dilansir Marca, keputusan ini tidak lepas dari penampilan apik Ter Stegen sebagai kiper Barca.
Pemain asal Jerman ini sudah mencatatkan penampilan ke-200 dengan 84 clean sheet dan menghasilkan 526 penyelamatan.
Karena itu, meski kontraknya baru berakhir pada 2022, Barcelona ingin memperbarui kontrak Ter Stegen di Camp Nou.
Diketahui, Ter Stegen tiba di Barca pada tahun 2014. Ia tidak langsung mendapatkan posisi utama.
Dirinya terlebih dulu harus bersaing dengan Claudio Bravo dan Jasper Cillessen.
(zul/pojoksatu)

Neuer Kalah Bersaing dari Ter Stegen, Presiden Bayern Malah Ancam Boikot Timnas Jerman

POJOKSATU.id, MUNICH – Pelatih Joachim Low boleh bangga karena punya sejumlah kiper kualitas kelas dunia pada diri Manuel Neuer dan Marc-Andre ter Stegen. Dua penjaga gawang andalan ini pun bersaing menjadi pilihan utama Low.
Masalahnya, Presiden Bayern, Uli Hoeness ikut campur menanggapi persaingan Ter Stegen dan Neuer. Ia tidak mau kalau pemainnya (Neuer) bukan pilihan utama di Timnas Jerman.
Tidak tanggung-tanggung, Hoeness mengancam akan memboikot, tidak akan membolehkan pemain Bayern lainnya memperkuat Timnas Jerman jika Neuer tak jadi kiper utama Der Panzer.
BACA JUGA: Bukan Coutinho, Ini yang Bisa Bikin Bayern Munchen Sukses
Dikutip Pojoksatu.id dari Goal Internasional, Uli Hoeness memperingatkan Jerman agar tidak memilih Marc-Andre ter Stegen dan mencampakkan Manuel Neuer, atau menghadapi kehilangan sejumlah bintang Allianz Arena.
Ter Stegen memenuhi syarat untuk mendapat tempat di starting line-up Joachim Low di tingkat internasional dengan penampilannya gemilangnya bersama Barcelona dalam beberapa pekan terakhir.
Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low.
Pemain berusia 27 tahun itu terpaksa duduk di bangku cadangan saat Jerman kalah 2-4 dari Belanda dan mengalahkan Irlandia Utara 2-0 dalam pertandingan kualifikasi Euro 2020 awal bulan ini. Frustasinya memuncak ketika kembali ke Camp Nou.
Ter Stegen secara terbuka menyuarakan keluhannya, mengklaim bahwa ia telah melakukan segalanya untuk jadi pilihan utama Low. Lalu Neuer mengkritik rekan senegaranya karena berbicara tentang masalah ini.
Panasnya hubungan antara dua pemain telah jadi perbincangan di media, kemudian Hoeness sepenuhnya menolak gagasan bahwa kiper utama Bayern bisa segera dibuang di panggung internasional. Ia bahkan mengancam akan boikot.
BACA JUGA: Kalahkan Ou/Zhang, Fajar/Rian Susul Marcus/Kevin
Presiden Bayern mengatakan kepada Sport Bild: “Kami tidak akan pernah menerima bahwa [Ter Stegen menggantikan Neuer sebagai No.1]. [Jika Bayern diberitahu tentang perubahan] sebelum itu terjadi, kami tidak akan lagi mengirim pemain ke tim nasional,” tegas Hoeness.
Media Jerman itu kemudian bertanya kepada direktur teknis Die Mannschaft, Oliver Bierhoff apakah dia khawatir dengan komentar Hoeness. “Tidak. Dan menurut peraturan FIFA, setiap klub berkewajiban untuk mengirim pemain mereka ke tim nasional,” tantang Bierhoff.
Ter Stegen menjadi pemain kunci Barcelona sejauh musim ini, terutama membantu timnya menahan imbang Borussia Dortmund di Westfalenstadion di Liga Champions pekan lalu.
Kiper Blaugrana dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam posisinya. Tetapi ia baru mencatat 22 caps sejak melakukan debutnya di Jerman pada 2012.
Sementara itu, Neuer terus menikmati kepercayaan penuh dari Low di tingkat internasional, meskipun tahun ini tidak konsisten di Bayern.
Namun, bos Jerman itu tidak takut untuk mendepak bintang-bintang yang berkinerja buruk masa lalu. Pemain seperti Jerome Boateng, Thomas Muller dan Mats Hummels telah dipecat dan tidak dipertimbangkan untuk seleksi di masa depan.
Peluang Ter Stegen berikutnya untuk mempertaruhkan klaimnya akan datang ketika Barca melakukan perjalanan ke Getafe pada Sabtu, sementara Manuel Neuer akan kembali beraksi dengan Bayern untuk laga Bundesliga di Paderborn.
(fat/pojoksatu)

Jadi Pahlawan Barcelona, Ini Kata Ter Stegen

POJOKSATU.id, DORTMUND – Pertandingan Dortmund vs Barcelona dalam Grup F Liga Champions berakhir imbang 0-0.
Dortmund memiliki peluang emas lewat penalti Marco Reus di menit ke-57. Akan tetapi, Marc-Andre ter Stegen berhasil menggagalkannya.
Stegen bereaksi cepat untuk mengamankan bola liar sebelum Reus sempat menyambarnya.
Ia pun mengaku senang bisa menyelamatkan gawang Barca. Pasalnya, ia menilai, tendangan Reus selalu sulit dipelajari.
“Saya sudah merasa bisa menyelamatkan sebuah penalti. Saya tahu tendangan Reus sulit dipelajari, selalu berubah. Jadi saya senang bisa menyelamatkannya,” katanya dikutip dari Marca.
Pada pertandingan tersebut, Dortmund tampil cukup mendominasi sambil menerapkan pertahanan yang sangat rapat.
Pada menit ke-77 mereka memperoleh peluang lagi lewat tembakan jarak jauh Julian Brandt yang sudah tak terjangkau Ter Stegen, tetapi kena mistar gawang.
Sebaliknya, Barcelona beberapa kali menciptakan kesempatan termasuk aksi Luis Suarez tiga menit memasuki babak kedua.
Dia sukses melewati Achraf Hakimi, tetapi memilih melepaskan tembakan sendiri ketimbang mengirim umpan tarik kepada rekannya di muka gawang. Bola berhasil dimentahkan oleh kiper Roman Buerki.
Laga itu juga menandai kembalinya Lionel Messi yang akhirnya merumput untuk pertama kalinya dalam pertandingan resmi musim ini setelah dibekap cedera.
Turun pada menit ke-59 menggantikan Ansu Fatti, Messi hampir menghujamkan luka untuk tuan rumah pada menit ketiga masa injury time.
Ia mengendalikan bola umpan silang kiriman Suarez sebelum melepaskan tembakan yang sayangnya masih bisa dihalau oleh Thomas Delaney.
Akan tetapi, pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0. Hasil ini membuat kondisi Grup F yang dianggap sebagai grup neraka cukup ketat selepas laga pertama.
Sebab di pertandingan lebih awal, Inter Milan juga hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu Slavia Praha.
(ant/jpnn/pojoksatu)

Ter Stegen Tegaskan Barcelona Bukan PSG

POJOKSATU.id, JAKARTA – Marc-Andre ter Stegen mengingatkan timnya untuk menghindari terulangnya kekalahan PSG saat melawan Manchester United di leg kedua nanti.
United datang ke Camp Nou dengan kondisi serupa saat ke Parc de Prince, markas PSG. Mereka tertinggal 1-0 dari Barcelona.
Akan tetapi, Ter Stegen percaya dia dan rekan satu timnya bisa memenangkan pertandingan dan menunjuk ke gaya yang dimiliki Blaugrana.
“Kita akan melihat besok bagaimana mereka mengaturnya,” katanya, dilansir Marca.
“Hal baiknya adalah bahwa kami bermain berbeda dengan PSG … Kami ingin mempertahankan (keunggulan kami) dan menunjukkan bahwa kami lebih baik. Kami harus bermain bagus besok,” sambungnya.
Ter Stegen bukan tak menyadari Setan Merah punya materi pemain mumpuni. Karena itu, ia pun mengingatkan rekan-rekannya untuk waspada.
“Anda harus selalu waspada, seperti kami (di Old Trafford). Kami ingin keluar dan mendominasi permainan, seperti biasa, tetapi ketika kami harus bertahan, kami harus melakukannya seperti yang kami lakukan (di Old Trafford),” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ter Stegen juga membeberkan penilaiannya pada David De Gea.
“Dia salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Dia adalah salah satu pemain terpenting untuk Manchester United. Selalu baik bermain melawan pemain seperti yang akan kita lawan besok,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kiper Barcelona: Messi Hebat, tapi Pemain Lainnya Juga Kontributif!

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Barcelona sukses mengawali kompetisi Liga Champions musim ini dengan hasil gemilang setelah sukses membungkam PSV Endhoven dengan skor telak tak terbalas 4-0.
Bermain dihadapan pendukung setia, Cules di Camp Nou, megabintang Blaugrana, Lionel Messi tampil trengginas dengan mencetak hat-trick.
Leo Messi mencetak gol pembuka di menit 31, dan dua gol di paruh kedua menit 77 dan menit 87. Sedangkan satu gol Blaugrana disumbangkan Ousmane Dembele.
Lampaui Ronaldo, Lionel Messi Cetak Rekor Baru di Liga Champions
Lionel Messi – Bomber Barcelona (@barcelonafc/twitter)
Performa La Pulga pun sontak mendapat pujian dari sang pelatih, Ernesto Valverde dan juga rekan setimnya, take terkecuali sang kiper, Marc-Andre ter Stegen.
“Dia selalu muncul. Tidak ada pemain yang muncul seperti dia,” sebut Ter Stegen mengomentari performa Leo Messi seperti dikutip dari Marca.
Namun begitu, kiper internasional Jerman itu tetap take menyangsikan peran para pemain lainnya yang juga sangat kontributif dalam pertandingan tersebut.
“Messi  selalu tersedia dan selalu memutuskan sesuatu, tetapi ada 10 pemain lain yang juga berkontribusi pada kemenangan ini,” sebutnya.
Terlebih, diakui Ter Stegen, laga menghadapi raksasa asal Belanda itu bukanlah pertandingan yang mudah dilalui.
“Ini tidak mudah. Pada babak pertama itu sulit melawan serangan balik mereka, tetapi di babak kedua kami menstabilkan pertahanan dan kemudian mampu menang,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)