marcelo

Real Madrid Tidak Butuh Pemain Baru Lagi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Marcelo menilai jika Real Madrid tidak membutuhkan tambahan pemain baru lagi.
Menurutnya, skuad yang ada sekarang sudah cukup baik.
“Tidak, kami memiliki tim yang bagus,” jawabnya, dalam sebuah wawancara dengan Bild.
Sementara itu, soal peluang Madrid musim 2019/20, Marcelo mengatakan akan sulit untuk mendapatkan semua gelar.
Karena itu, ia dan rekan-rekannya memilih melalui bertahan, fokus pada setiap pertandingan yang dijalani.
“Itu akan sulit, tetapi jika kita masing-masing fokus pada tugas kita maka kita dapat memenangkan segalanya,” ucapnya.
“Saya telah diajarkan untuk bersaing untuk semua gelar sejak saya tiba di Real Madrid. Ini tidak akan berbeda tahun ini dan kami akan berjuang untuk liga, Liga Champions dan Copa del Rey,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Marcelo juga menanggapi kritik yang selalu dialamatkan kepadanya.
Ditegaskan, hal tersebut tidak mengganggunya. “Saya telah belajar untuk hidup dengan kritik dan untuk terus melakukan pekerjaan saya,” katanya.
“Saya tahu lebih baik daripada orang lain ketika saya berbuat baik atau ketika saya berbuat buruk,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Marcelo Minta Dijual Real Madrid, 4 Klub Raksasa Ini Langsung Bereaksi

POJOKSATU.id, MADRID – Real Madrid kemungkinan besar tidak akan diperkuat lagi oleh Marcelo mulai musim depan. Bek kiri berkebangsaan Brasil itu meminta kepada klub agar menjualnya karena merasa posisinya di tim utama terancam.
Pemain berusia 31 tahun telah menghabiskan 13 musim di Madrid, memenangkan empat gelar La Liga dan Liga Champions empat kali.
Tapi posisinya di tim Zinedine Zidane kini terancam setelah Madrid merekrut bek kiri asal Prancis, Ferland Mendy dalam kesepakatan 47 juta pounds dari Lyon awal musim panas ini.
Bek sayap Lyon, Ferland Mendy resmi gabung Real Madrid.
Menurut Sport, Marcelo ingin meninggalkan Madrid musim panas ini setelah menerima beberapa tawaran dan agennya sedang dalam pembicaraan dengan presiden klub Spanyol Florentino Perez.
Kabar rencana Marcelo hengkang itu langsung direspon sejumlah klub raksasa Eropa. Arsenal salah satunya yang terang-terangan menyatakan minat pada bek berambut kribo itu.
Tetapi The Gunners dipastikan akan menghadapi persaingan sengit dalam perburuan bek eksplosif itu. Paris Saint-Germain, Juventus dan AC Milan juga dikabarkan tertarik memboyong bek 31 tahun itu.
Arsenal ingin memperkuat opsi pertahanan mereka menjelang musim baru dan juga dalam pembicaraan dengan Celtic mengenai kesepakatan untuk bek kiri mereka Kieran Tierney.
Marcelo saat ini sedang berlibur setelah secara mengejutkan dikeluarkan dari skuat Brasil untuk kampanye Copa America 2019.
(fat/pojoksatu)

Pemain Madrid Ini Janjikan Perubahan Musim Depan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bukan hanya penggemar, pemain Real Madrid juga merasakan kekecewaan amat dalam dengan hasil buruk musim ini.
Salah satunya seperti diungkapkan Marcelo. Dirinya mengaku, hasil yang didapat musim ini adalah kesalahan Madrid sendiri.
“Ini kesalahan kita sendiri,” kata Marcelo kepada BeIN Sports, usai menelan kekalahan lawan Real Betis.
“Kami memulai dan berakhir dengan buruk. Kami tidak ingin seperti ini; kami ingin berjuang untuk gelar. Ini jadi musim yang sulit bagi saya pribadi.
“Kami berusaha melakukan segala yang kami bisa untuk melangkah maju musim ini. Ini merupakan tahun yang sangat panjang dan sulit, tetapi semuanya akan berubah musim depan,” paparnya.
Terlepas dari kekecewaan musim ini, pemain berusia 31 tahun ini yakin Los Blancos akan kembali ke jalurnya setelah liburan musim panas.
“Saya yakin Madrid akan kembali,” katanya.
“Madrid selalu berjuang untuk segalanya dan satu musim yang buruk tidak akan mengubah itu.
“Musim depan kita harus memastikan kita tidak mengulangi ini,” tegasnya.
(zul/pojoksatu)

Ingin Bertahan, Marcelo : Real Madrid Adalah Rumah Saya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Marcelo memiliki musim yang sangat mengecewakan, namun ia kembali ke performa terbaiknya.
Salah satunya diperlihatkan saat Madrid melawan Athletic Bilbao, Minggu (22/4) malam WIB.
Setelah kembalinya Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala, pelatih asal Prancis itu telah menaruh banyak kepercayaan diri di bek kiri Brasil, dengan itu mulai membayarnya di lapangan.
Dalam wawancara pasca-pertandingannya, Marcelo ingin menekankan kebahagiaannya di Los Blancos.
“Aku akan pergi, Benarkan? Aku tidak perlu berbicara tentang masa depan saya karena semua orang tahu kebahagiaan yang saya tunjukkan ketika saya mengenakan baju ini,” kata Marcelo kepada BeIN Sports.
“Real Madrid adalah rumah saya.
“Anda harus berkeringat untuk baju ini dan menjaga lambang ini tetap di atas. Saya tidak pernah berhenti mendukung rekan tim saya, bahkan ketika saya tidak bermain,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Marcelo juga memberikan pujian pada Karim Benzema yang menjadi pahlawan Madrid yang mencetak tiga gol ke gawang Bilbao.
“Kita semua tahu kualitas yang dimiliki Karim, apa yang dia bawa ke tim, mendapatkan gol atau tidak. Dia adalah salah satu pemimpin tim ini. Saya sangat senang dengan gol-golnya, tetapi Karim akan lebih bahagia tentang kemenangan yang kami butuhkan, bukan gol-golnya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Real Madrid Merindukan Sosok Cristiano Ronaldo

POJOKSATU.id, MADRID – Palang pintu Real Madrid, Marcelo buka-bukaan soal kerinduan Los Blancos terhadap sosok Cristiano Ronaldo.
Ronaldo memutuskan berpisah dengan El Real musim ini setelah melakoni sembilan musim sarat juara untuk bergabung dengan raksasa Serie A Italia, Juventus.
Penggawa tim Samba Brasil itu mengemukakan, meski kehilangan sosok bintang, Real Madrid tetap punya pemain top di setiap lini.

“Ronaldo adalah rekan dan teman saya seperti bersama Sergio Ramos dan Luka Modric,” kata Marcelo seperti dikutip dari Club del Deportista.
“Kehilangan pasti terasa ketika pemain terbaik dunia tak lagi bersama Anda. Tetapi saya juga tidak ingin mengatakan Madrid tidak dihuni pemain terbaik dunia di setiap posisinya,” sebut dia.
Marcelo tak menampik jika Real Madrid termasuk tim manapun di dunia ini ingin diperkuat kapten Timnas Portugal di Piala Dunia 2018 Rusia itu.
“TIm manapun pasti ingin diperkuat Ronaldo, tetapi meski pemain datang dan pergi, Real Madrid akan terus melangkah ke depan,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Kritik Pemberitaan, Marcelo “Dikeroyok” Para Jurnalis

POJOKSATU.id, MADRID – Sesi wawancara usai laga Real Madrid kontra Viktoria Plzen di Santiago Bernabeu, Rabu lalu benar-benar “dimanfaatkan” oleh para jurnalis untuk mengonfirmasi pernyataan Marcelo yang menyebut jurnalis cemburu pada prestasi Real Madrid sehingga kerap memberitakan miring.
Tak ayal, bek kiri Real Madrid itu diberondong pertanyaan oleh sejumlah awak media yang coba ingin meminta langsung maksud dari pernyataan penggawa Selecao tersebut.
Bahkan, mixed zone yang biasanya berlangsung dalam tensi adem menjadi memanas, Marcelo dan para wartawan terlibat debat sengit soal pernyataan Marcelo soal media tersebut.
Marcelo: Jurnalis, Mereka Hanya Cemburu pada Real Madrid!

Berikut kutipan tanya jawab sejumlah awak media dengan Marcelo yang dikutip dari Diario AS:
Marcelo: “Sangat sulit untuk mengambil ketika Anda tidak menang tetapi semua ini berbicara tentang krisis. Ini bukan sesuatu yang kita bicarakan, itulah yang Anda, pers bicarakan, Anda tahu? Kami tidak membiarkan hal itu memengaruhi kami sama sekali. Anda mencoba merusak skuat, banyak sekali ,”
Wartawan: “Anda pikir pers sengaja mencoba merusak skuat?”
Marcelo: “Menurut saya, ya”
Jurnalis: “Mari spesifik. Apakah Anda pikir saya secara pribadi mencoba untuk menyakiti skuat? “
Marcelo: “Jurnalis secara umum, Anda semua. Saya tidak tahu mengapa. Mungkin itu cemburu, saya tidak tahu, karena Anda tidak tahu cara bermain sepak bola. Saya tidak tahu,”
Jurnalis: “Saya tahu cara bermain sepakbola. Mungkin tidak sebaik Anda, dan saya tidak menghasilkan uang sebanyak Anda, tetapi saya tahu cara bermain sepak bola. Saya seorang jurnalis, itu satu-satunya disiplin yang saya pelajari. Saya bukan pemain bola. Saya tidak suka kurangnya rasa hormat yang Anda tunjukkan kepada saya karena saya tidak pernah menunjukkan rasa hormat kepada Anda. Apa yang bisa bermain sepak bola atau tidak ada hubungannya dengan bisa mengajukan pertanyaan tentang itu? ”
Marcelo: “Saya tidak tahu, seperti yang saya katakan, mungkin Anda cemburu karena Anda tidak tahu cara bermain sepakbola ,”
Jurnalis: “Cemburu? Kenapa kita harus cemburu padamu? ”
Marcelo: “Saya benar-benar tidak tahu, dan jujur, saya tidak peduli”.
Jurnalis: “Anda adalah orang yang menyerang kita dengan mengatakan bahwa kita cemburu. Anda tidak dapat menunjukkan ketidaksopanan seperti itu dengan menyatakan bahwa kami cemburu pada Anda. Kenapa aku harus iri padamu, Marcelo? ”
Marcelo: “Kamu mengkritik kami setiap hari dan menunjukkan kurangnya rasa hormat,”
Jurnalis: “Apa yang benar-benar Anda pedulikan, bahwa kami mengkritik Anda tentang bagaimana kinerja tim di lapangan, atau misalnya, apa yang dipublikasikan tentang Anda di Italia?”
Marcelo: “Saya tidak peduli sama sekali. Saya selalu di sini berbicara dengan semua orang dan menatap Anda langsung di mata. Terkadang, kadang-kadang, saya pikir beberapa hal yang ditulis tidak adil. Tapi secara pribadi, saya tidak punya masalah apa pun,”
(qur/pojoksatu)

Marcelo: Jurnalis, Mereka Hanya Cemburu pada Real Madrid!

POJOKSATU.id, MADRID – Bek kiri Real Madrid, Marcelo benar-benar dibuat geram dengan masifnya pemberitaan miring sejumlah media terhadap performa timnya.
Marcelo bahkan mencium aroma konspirasi jika pemberitaan yang miring tentang timnya hanyalah rekaan media.
Tak ayal, penggawa Brasil itu itu melontarkan kritik tajam atas kinerja para awak media tersebut dengan menyebut mereka sengaja ingin menyakiti Real Madrid karena cemburu dengan apa yang telah dicapai timnya.
Los Blancos memang sedang dalam tren negatif belakangan ini setelah sempat tanpa kemenangan dalam lima laga terakhir dan kesulitan mencetak gol.
Namun kemenangan 2-1 atas Viktoria Plzen di matchday 3 Liga Champions, Rabu lalu di Santiago Bernabeu  setidaknya mengurangi tekanan pada skuat Julen Lopetegui.
Namun, Marcelo rupanya sudah telanjur dibuat kesal oleh pemberitaan negatif tentang timnya, termasuk rumor dirinya yang dikaitkan dengan Juventus.
“Memang sulit ketika Anda tidak menang. Tetapi kalian (media) membicarakan adanya krisis (di Madrid) seolah-olah kalian ingin menyakiti tim ini,” kata Marcelo seperti dikutip dari Diario AS.
“Semua jurnalis ingin menyakiti kami. Mungkin mereka cemburu karena mereka tidak tahu caranya bermain sepakbola,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Mulai Gerah, Marcelo Ingin Ikuti Jejak Ronaldo!

POJOKSATU.id, MADRID – Performa Real Madrid yang buruk sejauh ini mengawali kompetisi La Liga 2018/19 ternyata memicu kekhawatiran sejumlah pemainnya.
Bahkan, bek kiri El Real, Marcelo dikabarkan telah mengajukan permintaan transfer untuk bergabung dengan Juventus pada jendela transfer pemain musim dingin, Januari tahun depan.
Dikutip dari Diario AS, Tuttosport melaporkan jika penggawa Selecao Brasil itu telah mengatakan pada pihak manajemen ingin meninggalkan klub, untuk bergabung dengan Cristiano Ronaldo di Turin.

Media yang berbasis di Kota Turin Italia itu bahkan menurunkan kabar tersebut sebagai tajuk pemberitaan di sampul terbaru mereka.
Ini bukan pertama kalinya Marcelo dihubungkan dengan Juventus. Sejak Ronaldo bergabung dengan Bianconerri, sejak itu namanya “terseret” mengingat Ronaldo dan Marcelo memiliki hubungan erat yang tak sekedar team-mate.
Tuttosport pun mengklaim jika Juve berencana untuk merealisasikan spekulasi tersebut dengan opsi meminjamkan Alex Sandro ke Liga Primer Inggris agar bisa menandatangani palang pintu kribo tersebut.
Namun demikian, terlepas dari kabar tersebut, sejak rumor transfernya mencuat ke permukaan, Marcelo telah menegaskan janji setianya untuk Los Blancos.
“Saya sangat senang di Madrid. Orang-orang tahu bagaimana keadaan saya, saya memiliki banyak tahun tersisa di kontrak saya, saya sangat senang di sini. Bagi saya itu adalah klub terbaik di dunia,” ungkap Marcelo kepada TVMadrid September lalu.
(qur/pojoksatu)