marko simic

Daftar Top Skorer Sementara Liga 1 Usai Pekan ke-27, Bomber Lokal pada Kemana Yah?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Shopee Liga 1 musim 2019 sudah memasuki pekan ke-27, Bali United masih kooh di puncak klasemen. Bagaiamana dengan daftar top skorer sementara?
Persija Jakarta boleh saja berkutat di papan bawah klasemen, tapi untuk urusan juru gedor, bomber Macan Kemayoran, Marko Simic paling subur sejauh ini.
Striker berkebangsaan Kroasia itu memuncaki daftar top skorer dengan 17 gol, hingga pekan ke-27 Liga 1.
Daftar top skorer sementara Liga 1 hingga pekan ke-27. ft/@Liga1Match
Pemain tersubur kedua, kembali dari tim papan bawah. Yaitu penyerang Persela Lamongan, Alex dos Santos dengan 16 gol.
Di lima besar daftar top skorer ini, tidak ada pemain lokal atau asli Indonesia. Memang ada striker Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic dan Beto Goncalves (sama-sama mengoleksi 13 gol) di peringkat 5 dan 6, tapi seperti diketahui keduanya adalah pemain naturalisasi.
Penyerang lokal dengan koleksi gol terbanyak sejauh ini adalah Titus Bonai dari Persipura Jayapura dengan 12 gol. Disusul Lerby Eliandry dengan 10 gol dan winger Persib Bandung, Febri Hariyadi dengan 9 gol.
Dengan kompetisi masih tersisa tujuh pekan, tentu saja peluang bomber lokal bersaing di papan atas daftar top skorer tetap terbuka. Titus Bonai dan Lerby layak dikedepankan menyelamatkan muka Indonesia dalam daftar ini.
(fat/pojoksatu)

Lawan Barito Putera, Persija Jakarta Dapat Tambahan Amunisi

POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Persija Jakarta akan berhadapan dengan Barito Putera pada Liga 1 2019 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (20/5).
Pada laga ini, Persija dapat tambahan amunisi yang mematikan, yakni Marko Simic.
Ya, setelah absen pada Piala Presiden dan AFC Cup lantaran harus menyelesaikan masalah hukumnya di Australia, Simic kembali dalam skuad Macan Kemayoran.
Kehadirannya bersama Bruno Matos bisa menjadi ancaman bagi pertahanan tuan rumah.
“Akhirnya saya kembali dan saya pastikan memberikan hal yang terbaik dan akan siap mendengarkan intruksi dengan baik,” ucap Simic.
Di sisi lain, Pelatih Persija Ivan Kolev cukup optimistis bisa membawa anak asuhnya memenangi pertandingan.
“Setiap game pasti ada beban. Kami juga berusaha untuk bisa mengulang prestasi musim lalu. Bagusnya lagi kondisi pemain cukup oke,” kata Kolev.
Meski begitu, Persija wajib waspada. Sebab, Barito lebih unggul atas Persija dalam dua musim terakhir.
Dari empat kali pertemuan, Persija hanya sekali menang. Sementara itu, Barito dua kali menang. Satu laga lainnya berakhir imbang.
(nia/jpnn/pojoksatu)

Semua Mulai Melupakan Marko Simic, Kecuali Mereka

POJOKSATU.id, SYDNEY – Striekr Persija Jakarta, Marko Simic masih tertahan di Australia karena terseret kasus dugaan asusila terhadap seorang penumpang pesawat dalam perjalanan Bali – Sydney beberapa waktu lalu.
Bomber asal Kroasia itu pun sepertinya mulai merasakan ditinggalkan banyak pihak. Namun, ia bersyukur masih mendapat dukungan dari Jakmania dan keluarganya.
“Ketika semua orang melupakanmu, hanya ada ibu, keluarga dan Jakmania,” tulis Simic dalam Instagram story-nya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.

Curhatan Simic di lini masa itu pun seakan menyiratkan jika dirinya mulai diacuhkan orang-orang terdekat saat tengah terlibat masalah.
Simic diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan berkewarganegaraan Indonesia yang bekerja di Australia.
Insiden itu sendiri terjadi saat Simic terbang ke Australia untuk memperkuat Persija melakoni laga babak kualifikasi Liga Champions Asia menghadapi Newcastle Jets.
Simic pun tidak diperbolehkan meninggalkan negeri Kanguru itu sampai 9 April atau setidaknya sampai kasus asusila yang menjeratnya usai.
(qur/pojoksatu)

Pengacara Marko Simic Ungkap Apa yang Terjadi dalam Pesawat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengacara Marko Simic, Gusti Randa mengungkapkan fakta yang terjadi di dalam pesawat atas dugaan pelecehan Marko Simic terhadap seorang penumpang perempuan dalam perjalanan ke Sydney, Australia, beberapa waktu lalu.
Gusti Randa menyebutkan, kliennya itu memang sempat memegang perempuan yang diduga menjadi korban pelecehan striker Persija Jakarta itu.
Namun, ditegaskan Gusti, apa yang menimpa Simic menurutnya menurutnya terlalu dibesar-besarkan. “Sebetulnya tidak seheboh yang tersebar,” kata Gusti seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
“Jadi ketika penerbangan GA 0741 dari Bali ke Sidney dalam 1 jam perjalanan, Simic di bangku 37, perempuan itu 39. Nah, kursi 37, 38, 39 sdi book Persija,” terang Gusti.
Antara Simic dengan perempuan yang diduga korban pelecehan, lanjut Gustri sudah kenal di pesawat. “Simic pegang tangan perempuan itu, lalu merasa nggak suka. Lalu pegang lagi pahanya, enggak suka,” terangnya.
“Lalu perempuan itu melaporkan kejadian itu kepada pramugari. Akhirnya perempuan itu dipindah ke kursi 21. Nah, sudah selesai sebenarnya. Namun perempuan itu merasa tak nyaman, takut digoda lagi. Akhirnya diadukan oleh pramugara,” imbuhnya.
Marko Simic sendiri saat ini masih tertahan di Australia. Dia tak bisa kembali ke Jakarta bersama skuat Persija karena harus menjalani pemeriksaan atas laporan korban.
(qur/pojoksatu)

Ini yang Dilakukan Marko Simic pada Penumpang Perempuan Itu!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Striker Persija Jakarta, Marko Simic tengah tersangkut kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan penumpang pesawat dalam perjalanan ke Sydney Australia beberapa waktu lalu.
Striker asal Kroasia itu sendiri saat ini masih tertahan di Australia karena masih harus menjalani pemeriksaan atas kasusnya itu.
Simic terlibat kasus tersebut sebelum Persija Jakarta menggelar laga kontra Newcastle Jetz di babak kualifikasi Liga Champions Asia 2019 di Sydney, Australia beberapa waktu lalu. Simic pun tak bisa pulang bersama skuatnya Macan Kemayoran saat itu.

Pengacara Marko Simic, Gusti Randa mengungkapkan fakta yang terjadi di dalam pesawat atas dugaan pelecehan Marko Simic terhadap seorang penumpang perempuan dalam perjalanan ke Sydney, Australia, beberapa waktu lalu.
Gusti Randa menyebutkan, kliennya itu memang sempat memegang perempuan yang diduga menjadi korban pelecehan striker Persija Jakarta itu.
Namun, ditegaskan Gusti, apa yang menimpa Simic menurutnya menurutnya terlalu dibesar-besarkan. “Sebetulnya tidak seheboh yang tersebar,” kata Gusti seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
“Jadi ketika penerbangan GA 0741 dari Bali ke Sidney dalam 1 jam perjalanan, Simic di bangku 37, perempuan itu 39. Nah, kursi 37, 38, 39 sdi book Persija,” terang Gusti.
Antara Simic dengan perempuan yang diduga korban pelecehan, lanjut Gustri sudah kenal di pesawat. “Simic pegang tangan perempuan itu, lalu merasa nggak suka. Lalu pegang lagi pahanya, enggak suka,” terangnya.
“Lalu perempuan itu melaporkan kejadian itu kepada pramugari. Akhirnya perempuan itu dipindah ke kursi 21. Nah, sudah selesai sebenarnya. Namun perempuan itu merasa tak nyaman, takut digoda lagi. Akhirnya diadukan oleh pramugara,” imbuhnya.
Marko Simic sendiri saat ini masih tertahan di Australia. Dia tak bisa kembali ke Jakarta bersama skuat Persija karena harus menjalani pemeriksaan atas laporan korban.
(qur/pojoksatu)

Persija Jakarta tanpa Simic, Ini yang Dilakukan Ivan Kolev

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta akan menghadapi PS Tira Persikabo pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia, Minggu (17/2) sore WIB.
Pada laga ini, Persija dipastikan tidak diperkuar striker andalan Marko Simic.
Pasalnya, sebagaimana diketahui, Simic saat tengah menjalani proses hukum di Australia terkait dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan di dalam pesawat.
Karena itu, Simic harus berada di Australia sampai sidang digelar pada 9 April mendatang.
Untuk menggantikan posisi Simic, pelatih Ivan Kolev kemungkinan memainkan Bambang Pamungkas. Selain itu, Kolev bisa memainkan penyerang Heri Susanto.
Kemungkinan-kemungkinan itu bisa dilakukan karena Kolev juga berencana melakukan rotasi.
“Situasi kami sedikit sulit karena tidak ada persiapan yang baik karena tiga hari yang lalu baru saja memainkan laga yang sangat ketat di Australia. Kami berlaga hingga 120 menit. Perjalanan yang cukup lama tentu juga cukup memengaruhi kondisi pemain. Saat ini fokus kami ke pemulihan pemain. Tentu saja beberapa pemain penting akan tidak tampil,” sebut Kolev.
“Ada peluang Bambang untuk main. Saya pikir kondisi dia (Bambang) cukup bagus untuk main,” imbuhnya.
Meski akan memainkan pemain pelapis, Kolev menegaskan tetap mengincar kemenangan. Dia tak ingin timnya kesulitan dalam menghadapi leg kedua nanti.
(jpc/pojoksatu)

Marko Simic Bicara Tandem Barunya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bomber Persija Jakarta, Marko Simic punya tandem baru untuk menghadapi Home United di babak pendahuluan play-off Liga Champions Asia (LCA) 2019 di Stadion Jalan Besar, Selasa (5/2/2019).
Adalah penggawa timnas Indonesia, Alberto ‘Beto’ Goncalves yang akan menjadi duet Simic setelah pemain naturalisasi itu resmi dipinjam Macan Kemayoran.
Simic mengaku menaruh harapan besar bisa bekerjasama secara apik di lapangan dengan Beto kendati diakuinya waktu yang dimiliki untuk saling mengenal (karakterk permainan) tidak banyak.

Bersama Jaimerson Xavier, Beto yang kini bermain untuk Madura United itu baru bergabung dengan Persija di Batam menjelang duel leg babak 32 Besar kedua Piala Indonesia 2018. Praktis waktu adaptasi bagi Beto hanya sekitar satu pekan.
“Saya baru kenal Beto untuk pertama kali, tapi dia adalah teman yang baik,” sebut Simic seperti dikutip dari laman resmi klub.
“Beto pemain yang sangat bagus, dan saya sangat respek terhadapnya. Musim lalu dia juga cukup cetak banyak gol, dia pemain bagus,” puji Simic.
Simic berharap bisa cepat menemukan kecocokan dengan Beto agar keduanya bisa saling bantu dan tampil maksimal mengantarkan Persija memetik hasil maksimal di ajang tersebut.
“Saya berharap bisa bekerja sama sangat baik dengannya buat membantu Persija,” ucapnya.
Sementara Beto Goncalves menilai Marko Simic punya kualitas yang bagus dan seorang striker yang sangat tajam.
“Saya siap berduet dengannya. Pokoknya saya mengusahakan tidak terlalu memakan banyak waktu untuk bisa membangun kekompakan bersama Simic,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Komentar Pelatih Persija Soal Performa Majal Marko Simic

POJOKSATU.id, JAKARTA – Striker Persija Jakarta, Marko Simic gagal meneruskan tren mencetak golnya setelah majal di laga kontra Persebaya, kemarin.
Simic yang selalu mencetak gol di empat laga sebelumnya gagal mencetak satu pun gol kendati ia sempat membuat peluang emas di menit 62.
Sayang, tandukan keras legiun asing asal Kroasia itu masih mampu ditepis kiper Persebaya, Miswar Saputra yang memang tampil mengesankan di laga tersebut.
Itu adalah satu-satunya peluang terbaik Simic sepanjang 90 menit pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (4/11) sore WIB.
Simic seakan dibuat tak berkutik oleh para palang pintu Bajul Ijo. Pergerakannya acap kali berhasil digagalkan oleh bek lokal Persebaya, Fandry Imbiri.
Fandry dan Otavio Dutra secara bergantian mengawal Simic di pertandingan tersebut. Jika Fandry dan Dutra lengah, maka muncul M Syaifuddin yang bermain sangat lugas sebagai bek kanan.
Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, mengatakan, Simic tidak memberikan banyak kontribusi di pertandingan tersebut. Simic hanya berlari ke sana kemari. Striker 30 tahun itu sering kesal karena terisolasi di teritorial Persebaya.
Menurutnya, ada sejumlah faktor yang membuat Simic mendadak mandul di Gelora Bung Tomo. Salah satunya adalah kurangnya suplai bola dari lini tengah maupun kedua winger.
“Pergerakan bola bagus. Tetapi tidak ada umpan ke depan sehingga kami tidak bisa cetak gol,” ulas pelatih asal Brasil itu.
Teco menilai Macan Kemayoran – julukan Persija, bermain lebih tajam pada babak pertama. Hanya saja Persija seolah kebingungan untuk mencetak gol ke gawang Persebaya. Semua akses buntu. Simic mandul.
“Harusnya umpan ke lini depan lebih bagus. Namun, beberapa kali passing mengarah langsung ke kiper,” jelasnya.
“Pada babak kedua, kami mau memperbaiki tim sebab babak pertama kami tidak bermain bagus. Hari ini kami harus terima bahwa Persebaya memang bermain lebih bagus dari Persija,” ujarnya menandaskan.
(jpc/qur/pojoksatu)

Persebaya, Ancaman Itu Bernama Marko Simic!

POJOKSATU.id, SURABAYA – Pelan namun pasti, striker Persija Jakarta, Marko Simic telah menemukan bentuk terbaiknya sebagai mesin gol.
Sempat majal mengawali musim kompetisi, legiun asing asal Kroasia itu kini sudah menjelma menjadi predator haus gol yang menjadi momok menakutkan tim lawan.
Terbukti, dari empat laga terakhirnya, Simic tampil impresif dengan mencetak gol. Sejauh ini, Simic telah menjaringkan 13 gol dari 23 pertandingan yang dilakoninya bersama Macan Kemayoran di pentas Go-Jek Liga 1 2018.
Jakmania Dilarang ke Surabaya!
Persebaya vs Persija, Partai Hidup-Mati Bajul Ijo
Jamu Persija, Persebaya Surabaya Tanpa Mesin Gol
Oleh karena itu, persija pun akan menggantungkan harapan tiga poin pada pemain berusia 30 tahun itu saat dijamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya akhir pekan ini.
Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurjaman alias Djanur pun tidak menampik soal kondisi on fire striker tim lawan tersebut.
“Kemarin dia cetak dua gol saat Persija menang atas Barito Putera,” sebut Djanur mengomentari performa Simic.
Karena itu, Djanur pun mengingatkan skuatnya untuk mewaspadai pergerakan sang striker tersebut. Dikatakannya, Simic punya tendangan kaki kiri yang sama kuatnya dengan Boaz Salossa, striker Persipura Jayapura.
“Kami harus mewaspadainya (Simic). Dia harus mendapatkan perhatian khusus, walaupun tidak terus-menerus. Jika dia diberi keleluasaan, kaki kirinya berbahaya. Sama halnya dengan Boaz Salossa, dia bahaya sekali,” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Minim Gol, Pelatih Persija Tetap Percaya pada Marko Simic

POJOKSATU.id, BANDUNG – Striker Persija Jakarta, Marko Simic masih belum menunjukkan ketajamannya sebagai mesin gol Macan Kemayoran di Go-Jek Liga 1 2018.
Sejauh ini, dari empat pertandingan terakhir bersama Persija, legiun asing asal Kroasia itu cuma menyarangkan satu gol.
Padahal, pemain berusia 30 tahun itu tampil ganas di Piala Presiden 2018, bahkan sukses menjadi top skorer sekaligus menganjarkan timnya juara.
Lakoni Debut ke Kandang Persib, Marko Simic Sudah Tak Sabar

Namun begitu, pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco mengaku tidak risau dengan kondisi strikernya tersebut.
“Soal Marko Simic (minim gol), setiap striker tentu punya momentum dan mungkin dari dia tak cetak gol di beberapa pertandingan. Tapi mungkin besok (hari ini) momentum dia bisa balik lagi,” tutur Teco seperti dikutip dari laman Simamaung.
Teco menilai, terlepas dari jumlah golnya sejauh ini, Simic tetap punya naluri mencetak gol yang tinggi. “Dia punya kualitas dan sudah top scorer di Piala Presiden 2018 dan juga di AFC dia cetak banyak gol,” katanya.
“Kita bisa menang melawan Johor dan dia mampu mencetak empat gol. Mudah-mudahan, besok (hari ini) momentum dia  bisa cetak gol lagi,” tandasnya.
Sebelumnya, sang pemain juga mengaku tak sabar menghadapi pertandingan tersebut, terlebih itu akan menjadi debutnya bermain di kandang Persib Bandung.
“Saya hanya bisa katakan bahwa akhirnya kami akan bermain di stadion besar dengan suporter yang banyak. Itulah yang disebut sebagai sepakbola,” tutur Simic seperti dikutip dari laman resmi Persija.
“Sekali lagi saya justru antusias dan menunggu laga ini,” tandas mantan bomber Malaka United berusia 30 tahun itu.
(qur/pojoksatu)