miljan radovic

Miljan Radovic Ingin Pemain Anyar Persib Cepat Beradaptasi

POJOKSATU.id, BANDUNG – Belum lama ini Persib Bandung kedatangan pemain baru, diantaranya Artur Gevorkyan.
Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic menilai penyerang anyarnya memiliki kualitas yang bagus.
Akan tetapi, Radovic tetap mengingatkan Artur agar segera beradaptasi dengan cepat.
“Artur sudah main di Uzbekistan. Dia latihan sama tim, sudah bagus. Akan tetapi, semua pemain yang datang ke sini harus adaptasi,” ucap Radovic.
Radovic berharap, dengan kemampuan yang dimiliki Artur, pemain asal Turkeminstan itu bisa memberi kontribusi besar bagi Persib.
“Saya lihat dia sangat bagus. Saya harap dia memberikan sesuatu yang bagus untuk Persib,” kata Radovic.
Dalam sesi latihan perdana Jumat (19/4), Artur sudah mulai mencoba menyatu dengan tim.
Berkat bantuan Bojan Malisic, Artur terus mengejar ketinggalan dalam memahami permainan Maung Bandung.
(adw/jpc/jpnn/pojoksatu)

Pentolan Bobotoh Sesalkan Pemukulan Miljan Radovic

POJOKSATU.id, BANDUNG – Dirigen Viking, kelompok Bobotoh, Yana Umar menyayangkan insiden pemukulan pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic yang diduga dilakukan oleh seorang oknum Bobotoh.
Insiden itu terjadi di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Bandung, kemarin usai laga Persib kontra Persebaya di fase Grup A Piala Presiden 2019.
Persib sendiri menyerah 2-3 atas lawannya itu dan dipastikan langkahnya terhenti di pentas pramusim yang sempat dijuarainya pada 2015 lalu itu.
Soal Tagar RadovicOut, Begini Penjelasan Pentolan Bobotoh
Yana Umar – Dirigen Viking Persib (jawapos.com)
Yana menilai, apa yang dilakukan oknum suporter itu terlalu berlebihan. Seharusnya, tindakan tersebut tidak dilakukan apalagi terhadap pelatih.
“Penyerangan terlalu berlebihan. Walau bagaimanapun itu (Radovic) pelatih Persib. Sampai pemukulan begitu enggak lah, bukan budaya orang Sunda,” kata Yana seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Bobotoh.
Namun, terkait desakan mundur Radovic yang digelorakan Bobotoh, Yana menganggapnya wajar mengingat Bobotoh punya ekspektasi tinggi untuk tim kesayangannya itu untuk musim ini.
“Wajarlah permintaan Radovic mundur, dua kali berturut-turut kalah main di kandang sendiri, walaupun ini pra musim,” ucapnya.
Ajang Piala Presiden menurut dia, bisa menjadi tolak ukur dan gambaran kekuatan tim menghadapi pentas kompetisi Liga 1 2019.
“Kalau misalkan pramusim begini, bagaimana nanti liga yang begitu ketat dalam beberapa bulan lagi. Ini kan pramusim begini (di kandang), apalagi main tandang, jadi patokannya juga,” tandasnya.
Persib Bandung sendiri masih harus melakoni satu laga tersisa di Grup A menghadapi Perseru Serui. Namun Supardi Nasir dan koleganya dipastikan gagal melaju ke fase knock-out setelah menelan dua kali kekalahan.
Kendati masih harus melakoni satu laga tersisa, namun praktis kans Supardi Nasir dan koleganya melanju ke fase gugur tertutup.
(qur/pojoksatu)

Soal Tagar RadovicOut, Begini Penjelasan Dirigen Viking

POJOKSATU.id, BANDUNG – Kekalahan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya di fase Grup A Piala Presiden 2019 semakin menggemakan tagar Radovic Out.
Bobotoh mendesak manajemen Persib memecat Miljan Radovic yang dinilai belum layak menukangi skuat sebesar Persib Bandung.
Betapa tidak, juara Piala Presiden 2015 itu harus tersingkir lebih awal di pentas pramusim itu setelah menelan dua kali kekalahan.
Yana Umar – Dirijen Viking Persib Bandung (@yanaumar33/instagram)
Kendati masih harus melakoni satu laga tersisa, namun praktis kans Supardi Nasir dan koleganya melanju ke fase gugur tertutup.
Tak ayal, di pertandingan tersebut, teriakan Radovic mundur menggema. Puncaknya salahseorang oknum Bobotoh berupaya untuk menyerang pelatih asal Montenegero itu.
Dirijen Viking, salahsatu kelompok Bobotoh, Yana Umar menilai desakan Radovic mundur yang digelorakan Bobotoh adalah sesuatu hal yang wajar sepanjang tidak dibarengi dengan tindak kekerasan.
“Sebenarnya gini, apapun kritiknya boleh kita aspirasikan dengan situasi tim seperti ini, tapi dengan cara yang benar,” katanya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Simamaung.
Karena itu, ditegaskan Yana, insiden pemukulan Radovic oleh oknum Bobotoh sangat tidak dibenarkan, dan pihaknya menyayangkan insiden itu terjadi.
“Insiden yang menimpa Radovic (pemukulan) itu tidak dibenarkan,” tegasnya.
Pihaknya pun meminta tim berbenah, baik itu dengan atau tanpa Miljan Radovic nantinya. Kompetisi adalah ajang sesungguhnya yang didalamnya tidak boleh ada masa percobaan pemain atau percobaan taktik.
“Harus berbenah melihat hasil sekarang, ya seperti itu (baik dengan atau tanpa Radovic),” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Media Asing Kutuk Insiden Pemukulan Miljan Radovic

POJOKSATU.id, BANDUNG – Insiden pemukulan Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic yang diduga dilakukan oknum Bobotoh mendapat reaksi media asing.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos, Fox Sports bahkan menjadikan insiden tersebut sebagai tajuk pemberitaan mereka.
Dalam laporannya mereka mengutuk insiden tersebut dengan mengatakan apa yang dilakukan oknum suporter Persib terhadap sang pelatih adalah aib bagi dunia olahraga.
Persib Tersingkir di Piala Presiden 2019, Miljan Radovic Akui Salah Ambil Keputusan
Kapten Persib Bandung Minta Bobotoh Bersabar
VIDEO: Detik-Detik Miljan Radovic Dipukul Bobotoh
Fox Sports bahkan memuat foto saat pelaku menyerang pelatih asal Montenegero itu. Insiden itu terjadi setelah Persib dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3 di fase Grup A Piala Presiden 2019.
“Sebuah foto beredar di sosial media yang menggambarkan fans Persib menyerang pelatihnya sendiri setelah pertandingan berakhir,” tulis media milik 21st Century Fox tersebut.
Mereka lantas menjelaskan kekalahan atas Persebaya membuat Persib tersingkir dari Piala Presiden. “Rupanya hal ini sudah cukup bagi fans untuk mencoba menyerang sang manajer,” sebut mereka.
Mereka juga menegaskan, Piala Presiden hanya turnamen pramusim. Seharusnya event ini bisa menjadi ajang untuk mengevaluasi kekurangan klub. Perilaku menyerang manajer tidak bisa diterima di olahraga.
Tak hanya di laman berita, akun resmi Fox Sport juga mengomentari kejadian itu. Mereka menulis, “A disgrace to the sport.” yang berarti aib bagi olahraga.
(qur/pojoksatu)

Persib Tersingkir di Piala Presiden 2019, Miljan Radovic Akui Salah Ambil Keputusan

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung angkat koper lebih dini di ajang Piala Presiden 2019 usai dibungkam Persebaya Surabaya 3-2 di babak penyisihan Grup A, kemarin.
Persib menelan dua kali kekalahan di fase grup sehingga langkahnya dipastikan terhenti. Persebaya sendiri dipastikan lolos ke fase berikutnya.
Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic pun mengaku melakukan kesalahan ketika melakukan beberapa pergantian pemain di laga tersebut.
Kapten Persib Bandung Minta Bobotoh Bersabar
VIDEO: Detik-Detik Miljan Radovic Dipukul Bobotoh
Namun demikian, ditegaskan pelatih asal Montenegero itu, ia telah berupaya semaksimal mungkin menurunkan pemain yang benar-benar siap.
“Kita hanya bisa berencana dan berproses, tidak bisa harus langsung jadi dan itu bukan kesimpulan,” katanya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Bobotoh.
Radovic pun sempat melontarkan kritikan terhadap beberapa pemain yang menurutnya ternyata tidak siap bermain.
“Kamu lihat siapa pemain yang masuk dan bermain, mereka tidak bisa bermain, kita hanya bisa memainkan 11 pemain, sisanya kita hanya mengganti 1,2 ,3, 4 pemain. seperti hari ini kita hanya bisa mengganti beberapa pemain,” ungkapnya.
Radovic sendiri mengalami insiden yang tidak mengenakan saat seseorang yang diduga Bobotoh berupaya menyerangnya usai pertandingan.
Beruntung, sejumlah petugas keamanan berhasil mengamankan pelaku, dan Radovic tidak mengalami luka yang cukup berarti.
(qur/pojoksatu)

VIDEO: Detik-Detik Miljan Radovic Dipukul Bobotoh

POJOKSATU.id, BANDUNG – Kekalahan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya berujung pada pemukulan Miljan Radovic oleh seorang oknum Bobotoh di tepi lapang.
Maung Bandung tersingkir di pentas Piala Presiden 2019 setelah kalah 2-3 dari Bajul Ijo di fase Grup A Piala Presiden 2019.
Diduga kecewa, Radovic yang tengah berjalan menuju lorong ruang ganti tiba-tiba diserang oleh seseorang yang diduga suporter Persib.

Beruntung, sejumlah petugas keamanan berhasil mengamankan pelaku, dan Radovic tidak mengalami luka yang cukup berarti.
Mendapat perlakukan tidak menyenangkan dari Bobotoh, pelatih asal Montenegero itu pun hanya berharap dukungan Bobotoh untuk Persib di saat menang maupun kalah.
“Kritik Bobotoh itu normal, tapi sekarang saya kritik mereka. Saya minta maaf untuk bobotoh yang sudah support pemain dan pelatih. Tapi kalau mereka (Bobotoh) datang hanya untuk memukul itu tidak enak,” tuturnya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Bobotoh.
“Sekarang situasi berbeda, kita menang kita dukung. Tapi kalau kalah jangan sampai pukul pemain dan jangan pukul pelatih,” ujarnya.
Miljan sendiri mengaku tidak habis pikir kenapa dirinya jadi sasaran pemukulan. Padahal ia selalu beranggapan siap menerima semua kritik yang dialamatkan pada dirinya.
“Pemain setiap hari latihan keras, saya kecewa sekali. Saya kritik balik, saya tahu saya salah, kita kalah. Tapi ini turnamen, bukan kompetisi,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Dipukul Bobotoh, Miljan Radovic Cuma Bilang Begini

POJOKSATU.id, BANDUNG – Kekalahan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya berujung pada pemukulan Miljan Radovic oleh seorang oknum Bobotoh di tepi lapang.
Maung Bandung tersingkir di pentas Piala Presiden 2019 setelah kalah 2-3 dari Bajul Ijo di fase Grup A Piala Presiden 2019.
Diduga kecewa, Radovic yang tengah berjalan menuju lorong ruang ganti tiba-tiba diserang oleh seseorang yang diduga suporter Persib.
Beruntung, sejumlah petugas keamanan berhasil mengamankan pelaku, dan Radovic tidak mengalami luka yang cukup berarti.
Mendapat perlakukan tidak menyenangkan dari Bobotoh, pelatih asal Montenegero itu pun hanya berharap dukungan Bobotoh untuk Persib di saat menang maupun kalah.
“Kritik Bobotoh itu normal, tapi sekarang saya kritik mereka. Saya minta maaf untuk bobotoh yang sudah support pemain dan pelatih. Tapi kalau mereka (Bobotoh) datang hanya untuk memukul itu tidak enak,” tuturnya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Bobotoh.
“Sekarang situasi berbeda, kita menang kita dukung. Tapi kalau kalah jangan sampai pukul pemain dan jangan pukul pelatih,” ujarnya.
Miljan sendiri mengaku tidak habis pikir kenapa dirinya jadi sasaran pemukulan. Padahal ia selalu beranggapan siap menerima semua kritik yang dialamatkan pada dirinya.
“Pemain setiap hari latihan keras, saya kecewa sekali. Saya kritik balik, saya tahu saya salah, kita kalah. Tapi ini turnamen, bukan kompetisi,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Miljan Radovic Tanggapi Kekecewaan Bobotoh, “Kenapa Tidak Suport Dulu?

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic buka suara untuk menanggapi kekecewaan yang disampaikan para bobotoh.
Sebagaimana diketahui, usia kalah dari Persebaya, sejumlah bobotoh menerobos masuk ke lapangan.
Dilaporkan, sejumlah pemain Persib dan Radovic mendapat teriakan dan intimidasi secara langsung.
Sebelumnya, saat tertinggal 3-1, bobotoh meneriakkan ‘chant’ yang ditujukkan mengejek Persib dan meminta Radovic out.
Radovic mengungkapkan rasa kecewanya akan sikap bobotoh yang diketahui selama ini selalu memberikan dukungan baik saat menang maupun kalah.
“Kalau saya main di sini, bobotoh mereka selalu suport menang dan kalah. Sekarang situasi berbeda, kalau kita menang semua senang, kalau kita kalah datang dan pukul,” ujarnya.
“Kalau mereka datang dan pukul pemain atau saya, itu tidak benar,” sambungnya.
Sebagai pelatih, Radovic menegaskan jika dirinya selalu memberikan dukungan penuh dan ingin melindungi semua pemainnya. Ia pun menerima kritik yang disampaikan kepadanya.
Namun begitu, ia pun kecewa dengan bobotoh yang bersikap berlebihan.
“Kenapa tidak suport dulu? Kenapa harus press (tekan) pemain? Oke itu biasa, tapi mereka datang dipukul tidak enak, kenapa? Karena kita kalah hari ini?
“Saya juga bobotoh, siapa saja bisa mereka kritik itu normal, tapi hari ini saya kritik mereka (bobotoh).
“Saya minta maaf untuk bobotoh yang sudah support pemain dan pelatih. Tapi kalau mereka (bobotoh) datang hanya untuk memukul itu tidak enak.
“Pemain setiap hari latihan keras, saya kecewa sekali. Saya kritik balik, saya tahu saya salah, kita kalah. Tapi ini turnamen, bukan kompetisi. Ini Persib, ini Bandung, ini bobotoh, kita harus jalan bersama,” tandasnya.
Kapten Persib Bandung Supardi menambahkan, ia berharap bobotoh bisa lebih bersabar. Sebab menurutnya, saat ini timnya masih melakukan adaptasi seiring masuknya beberapa pemain dan pelatih.
(zul/pojoksatu)

Persib Akui Kalah Lagi, Bobotoh Luapkan Kekecewaan

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung kembali gagal meraih kemenangan di babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019.
Pertama, mereka kalah dari PS Tira. Sekarang kalah dari Persebaya.
Melalui akun Instagram resminya, saat mengunggah hasil pertandingan lawan Persebaya, Persib mengaku jika mereka kembali kalah.
“Kami akui, kami kalah lagi. #AyoBangunPERSIB #GOPERSI86O,” demikian caption dalam postingan tersebut.
Postingan ini pun langsung diserbu netizen yang disinyalir kebanyakan bobotoh. Mereka tampak meluapkan kekecewaan.

Bahkan, diantara mereka ada yang menuntut jika pelatih Miljan Radovic untuk diganti.
“Jangan cuma akui tapi evaluasi juga min ….sedih nyaho min 2x kalah (sedih tahu min 2x kalah), ujar sifa_fellas.
“Boikot pertandingan terakhir. [email protected] silakan out kecewa. [email protected]_official bukan bahan percobaan anda @miljan58radovic ini tim besar bukan tim abal2 ato siluman,” kata wahyuadi1933.
Luapan kekecewaan Bobotoh sebenarnya tidak hanya disampaikan lewat media sosial, tapi juga di Stadion Si Jalak Harupat.
Dikutip dari Bobotoh.id, saat tertinggal 3-1, Bobotoh meneriakkan ‘chant’ yang ditujukkan mengejek Persib dan meminta Radovic out.
(zul/pojoksatu)

Jajal Persebaya, Radovic: Kuncinya Konsentrasi Penuh

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung akan melakoni laga kedua babak penyisihan Grup A Piala Presiden menghadapi Persebaya Surabaya, Kamis (7/3/2019).
Persib tentu wajib memenangkan pertandingan tersebut jika ingin menjaga asa lolos ke fase berikutnya, mengingat mereka kehilangan poin setelah dikalahkan TIRA Persikabo di laga pembuka, Sabtu lalu.
Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic menegaskan, skuatnya sangat fokus menatap pertandingan krusial tersebut.
Bajul Ijo Ogah Anggap Remeh Persib Bandung
Hadapi Persebaya, Bojan Malisic: Fokus untuk Petik Kemenangan
Mengamankan poin penuh alias memenangkan pertandingan menjadi harga mati jika Maung Bandung ingin tetap menjaga asa melaju ke babak berikutnya.
“Kami harus lebih konsentrasi lagi untuk pertandingan selanjutnya. Masih ada waktu untuk para pemain berlatih. Mereka pasti kerja 100 persen untuk pertandingan nanti,” tutur pelatih asal Montenegero itu seperti dikutip dari laman resmi klub.
Tak hanya itu, Radovic juga meminta agar semua pemain harus mewaspadai kekuatan skuat Bajul Ijo asuhan Djadjang Nurjaman itu.
“Harus tetap fokus selama pertandingan berjalan. Kami harus tambah kerja keras untuk dapat kemenangan di pertandingan nanti. Saya yakin semua pemain sangat siap,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)