Neymar

Lawan Real Madrid, Pelatih PSG Simpan Neymar di Bangku Cadangan

POJOKSATU.id, MADRID – Paris Saint-Germain akan menghadapi raksasa La Liga, Real Madrid pada matchday 5 Grup A Liga Champions 2019/20 di Santiago Bernabeu, Rabu (27/11/2019) dini hari WIB. Pada bgimatch ini, pelatih PSG, Thomas Tuchel tampaknya akan menyimpan Neymar di bangku cadangan.
Pemain asal Brazil itu kembali beraksi di starting XI Thomas Tuchel melawan Lille, tetapi kini tak terlalu bugar untuk melawan Los Blancos pada Selasa malam waktu setempat.
Dikutip dari Goal Internasional bahwa Tuchel tidak mau mengambil risiko untuk memaksakan Neymar bermain sejak awal yang notabene baru sembuh dari cedera.
Itu berarti bahwa juara Ligue 1 tetap akan menerapkan formasi 4-3-3 yang mereka sukai belakangan ini.
Setiap perubahan pada formasi itu, kemungkinan bahwa empat penyerang dapat bermain bersamaan ketika Tuchel mau memainkan Neymar.
Tapi juru taktik asal Jerman tampaknya tidak akan melakukannya di awal laga kontra Real Madrid, mengingat Mauro Icardi, Angel Di Maria dan Kylian Mbappe sejauh ini cukup kompak sebagai trisula penyerang.
Sementara di lini tengah PSG, Marco Verratti, Marquinhos dan Idrissa Gueye bisa kembali dimainkan Tuchel sejak awal untuk mengimbangi lini tengah tuan rumah.
Jika salah satu anggota dari trio ditarik keluar, maka mungkin penggantinya adalah Neymar yang akan digeser ke sisi sayap.
Prakiraan line-up PSG melawan Real Madrid: Navas; Meunier, Silva, Kimpembe, Bernat; Gueye, Marquinhos, Verratti; Di Maria, Icardi, Mbappe.
Terlepas dari absennya Neymar di starting line-up PSG melawan Real Madrid, rumor kepindahannya ke La Liga masih terus berhembus. Los Blancos begitu berambisi memboyong Neymar pada musim panas lalu, tapi sang winger lebih tertarik ke mantan klubnya, Barcelona.
Tapi akhirnya tidak ada kesepakatan terjadi dan pemain Brasil ini harus kembali membela klub Prancis.
Tuchel telah mengakui bahwa dirinya cukup kebingungan menukangi Neymar yang tidak pernah jauh dari berita utama.
Pelatih kepala PSG telah memberi tahu France Info: “Sama sekali tidak mudah mengaturnya!
“Dia memiliki hati yang besar, besar, tetapi, sayangnya, dia tidak selalu menunjukkan bahwa dia adalah anak baik, yang dapat diandalkan.”
“Terkadang provokatif dan itu sangat buruk karena itu tidak perlu.”
“Ya, ya, saya katakan itu padanya. Kami banyak tertawa bersama dan saya selalu berusaha mengatakan yang sebenarnya. Dia menerimanya, tapi itu sulit.”
“Neymar provokatif ketika dia merasa ada sesuatu yang salah, tetapi tidak ketika dia tenang.”
Neymar baru enam kali tampil bersama PSG musim ini, tetapi sudah mencetak empat gol atas namanya dan tetap menjadi pilihan yang berguna bagi Tuchel pada saat tertentu.
(fat/pojoksatu)

Dana Belanja Barcelona Tak Cukup, Lionel Messi Khawatir Neymar Gabung Real Madrid

POJOKSATU.id, BARCELONA – Superstar sekaligus Kapten Barcelona, Lionel Messi mengungkap kegundahannya dalam perburuan bintang Paris Saint-Germain, Neymar. Messi mengaku sempat khawatir penyerang asal Brasil itu bergabung dengan Real Madrid.
Seperti diketahui, pada jendela transfer musim panas lalu, Real Madrid dan Barcelona bersaing ketat dalam mengejar Neymar.
Kekhawatiran Messi dimaklumi, sebab Barca kala itu sudah tidak punya dana yang cukup untuk memboyong Neymar ke Camp Nou. Pasalnya, Blaugrana telah mengeluarkan dana besar untuk sejumlah pemain. Seperti Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong.
The Guardian melaporkan, superstar Brasil itu sangat ingin pindah dari Paris Saint-Germain. Ia ingin kembali ke Barcelona, tapi tidak menutup kans untuk kemungkinan gabung Los Blancos.
Pada akhirnya, PSG gagal mencapai kesepakatan dengan salah satu dari dua rival itu dan Neymar tetap berada di ibukota Prancis.
Namun drama belum berakhir karena tidak ada jaminan Neymar akan bertahan di Paris musim panas tahun depan atau bahkan pada jendela transfer Januari mendatang.
Sementara media Spanyol, Mundo Deportivo menyebut Messi mengakui bahwa dia cemas selama musim panas karena dia percaya Real Madrid bisa menggoda mantan rekan setimnya ke Bernabeu. Situasi yang pasti akan menjadi pukulan telak bagi raksasa Catalan.
 
“Saya dengan tulus berpikir sejenak, terutama di pasar ini, bahwa jika dia tidak datang ke sini dia akan pergi ke Madrid karena saya pikir dia ingin keluar,” katanya seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
“Dia telah mengatakannya, dia ingin perubahan, untuk meninggalkan Paris. Dan saya pikir Florentino dan Madrid akan melakukan sesuatu untuk membawanya pergi,” ujar Messi.
Beruntung bagi mereka, Neymar tidak mengamankan transfer ke Real Madrid. Tetapi masih harus dilihat apakah ancaman itu muncul kembali tahun depan atau jika Barcelona dapat bertindak cepat.
Berdasarkan komentar Messi di atas, ia bisa mendorong Barcelona untuk bergerak karena terbukti ia akan takut jika Neymar bergabung dengan rival mereka. Cara terbaik untuk menghindari hal itu adalah Barca yang harus bergerak terlebih dahulu.
(fat/pojoksatu)

Biar Tenang di Jendela Transfer Januari, PSG Berencana Perpanjang Kontrak Neymar

POJOKSATU.id, PARIS – Meski dibenci banyak fans Paris Saint-Germain setelah mendesak dijual pada jendela transfer musim panas lalu, tapi petinggi PSG tampaknya masih membutuhkan sama Neymar. Terbukti jawara Ligue 1 itu berencana memperpanjang kontrak sang superstar.
Neymar yang bergabung dengan PSG pada musim panas 2017 lalu, sebenarnya masih terikat kontrak di Paris sampai 2022 mendatang. Saat ini, penyerang asal Brasil itu menerima gaji 34 juta poundsterling atau sekitar Rp570 miliar per musim.
BACA JUGA: Jadwal Wakil Indonesia di Perempat Final Korea Open 2019 Hari Ini, Dominan Lawan Taiwan
Lebih rinci, penghasilan Neymar di Parc des Princes mencapai 630 ribu pounds atau mendekati angka Rp11 miliar per pekan.
Neymar jadi pahlawan kemenangan PSG saat lawan Strasbourg, Sabtu (14/9). (BBC)
Menurut media Prancis Le10 Sport sebagaimana dikutip dari Express, petinggi PSG tampaknya ingin lebih tenang dalam beberapa jendela transfer ke depan. Mengingat kencangnya ketertarikan sejumlah klub top Eropa untuk memboyong pemain termahal dunia itu pada jendela transfer musim panas lalu.
Untuk itu, manajemen PSG ingin segera memperpanjang kontrak Neymar untuk menutup jalan bagi klub peminat, terutama pada jendela transfer musim dingin, Januari mendatang.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa direktur olahraga PSG, Leonardo telah berbicara dengan penyerang Brasil itu tentang perpanjangan kontraknya.
Namun Neymar yang memang sudah lama ingin hengkang dan kembali ke Barcelona masih mempertimbangkan untuk menyetujui perpanjangan kontrak di PSG.
BACA JUGA: Bengal Permanen, Balotelli Ketahuan Merokok sebelum Laga Brescia Vs Juventus
Pemain 27 tahun masih memantau situasi Barcelona. Jika Blaugrana mampu menjaga keseimbangan neraca keuangan sehingga tetap di jalur financial fair play (FFP), tentu peluang Neymar kembali ke Camp Nou tetap terbuka.
Tapi harus diingat bahwa PSG tidak akan melepas sang superstar dengan murah. Barca harus menyamai atau bahkan lebih dari penilaian Les Parisian, sekitar 273 juta pound.
Musim ini penyerang PSG itu telah mencetak dua gol dari tiga penampilannya di Ligue 1 bersama PSG.
(fat/pojoksatu)

Dani Alves Sambut Kembalinya Neymar ke Timnas Brasil

POJOKSATU.id, JAKARTA – Neymar menjadi penyelamat Timnas Brasil dari kekalahan saat menghadapi Kolombia di Hard Rock Stadium pada Sabtu (7/9).
Unggul lebih dulu berkat Casemiro di menit ke-19, Brasil tertinggal karena dua gol yang dicetak Luis Fernando Muriel Fruto.
Brasil akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua berkat Neymar di menit ke-58.
Gol penyama kedudukan ini menjadi momen manis kembalinya Neymar setelah absen pada ajang Copa America 2019 lalu.
Terkait penampilan apik Neymar, rekan setimnya Dani Alves merasa turut senang. Ia juga menyambut kembalinya sang rekan ke timnas.
“Melihat Neymar menunjukkan kualitas terbaiknya selalu membuat saya merasa senang, Neymar menikmati apa yang dilakukannya dan memberikan dampak positif terhadap performa Timnas Brasil,” ujarnya dilansir dari Goal.
“Kami senang dengan kehadirannya dan ketika Neymar sedang fokus tingkat performanya sangat tinggi. Biarkanlah dirinya menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami selalu siap untuk membantunya,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Cetak Gol ke Gawang Kolombia, Neymar Dekati Rekor Ronaldo

POJOKSATU.id, MIAMI – Superstar Brasil, Neymar menunjukkan ketajamannya di lini depan. Kembali membela negaranya dalam laga uji coba melawan Kolombia, Sabtu (7/9/2019) pagi tadi WIB, pemain Paris-Saint-German itu mencetak gol dan berkontribusi untuk gol Brasil lainnya.
Laga uji coba antara timnas Brasil kontra Kolombia di Miami, AS itu sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2.
Tambahan satu gol membuat Neymar kini semakin dekat menyamai rekor gol legenda timnas Brasil, Ronaldo Luis Nazario de Lima.
Berkat tambahan satu ke gawang Kolombia, Neymar kini sudah mempunyai 61 gol dalam 98 penampilan berbalut seragam Selecao.
Sementara rekor gol Ronaldo, striker top dunia pada era 1990 dan medio 2000-an, membukukan 62 gol di timnas Brasil, juga dalam 98 penampilan.
Ronaldo Nazario memperkuat Timnas Brasil pada periode 1994-2011. Sementara itu, Neymar sudah mendekati jumlah gol sang legenda hanya 9 tahun setelah menjalani debut timnas Brasil senior pada Agustus 2010.
Top skorer sepanjang masa Brasil sendiri dipegang Pele yang membukukan 77 gol dari 92 pertandingan.
Rekor tersebut tidak mustahil dipecahkan Neymar mengingat umurnya baru 27 tahun. Lazimnya pesepakbola masih aktif dan produktif hingga usia 32-34 tahun.
Bukan sekadar menambah gol, Neymar mempertajam jumlah assist yang dia ciptakan di timnas Brasil lewat penampilan versus Kolombia.
Total, eks penyerang Barcelona itu membukukan 41 assist saat membela negaranya.
Partai melawan timnas Kolombia menjadi yang pertama buat Neymar setelah lama absen. Bintang PSG itu sebelumnya menjalani masa pemulihan pascacedera ligamen.
Sebelum tampil pada laga kontra Kolombia, Neymar terakhir berseragam Selecao ketika menghadapi Qatar, 5 Juni 2019, di mana ia mendapatkan cedera tersebut.
Tercatat ada 7 laga timnas Brasil yang dilewatkan Neymar karena cedera pada Juni lalu itu. Termasuk absen di Copa America 2019, yang dimenangi Brasil.
Meski lama absen, Neymar tetap mampu menunjukkan kualitasnya ketika kembali merumput. Ia mengkreasi umpan sepak pojok untuk gol pembuka timnas Brasil lewat sundulan Casemiro pada menit 19.
Penyerang Kolombia, Luis Muriel, mencetak dua gol pada menit ke-25 (penalti) dan 34′ hingga memaksa timnas Brasil memulai babak kedua dengan kondisi tertinggal 1-2.
Pascajeda, Seleco butuh bantuan aksi Neymar kembali untuk menyelamatkan tim dari kekalahan.
Mantan penyerang FC Barcelona itu sukses menyarangkan bola setelah meneruskan umpan datar Dani Alves.
Buat Neymar, gol itu merupakan torehan perdananya di tim nasional setelah terakhir kali memobol gawang lawan Brasil pada 16 November 2018 ketika menghadapi Uruguay.
(fat/pojoksatu)

Kegagalan Rekrut Neymar Bikin Kacau Internal Barcelona, Banyak Pemain Baper

POJOKSATU.id, BARCELONA – Kegagalan Barcelona membawa pulang superstar Paris Saint-Germain (PSG), Neymar pada jendela transfer kemarin diyakini bakal berdampak buruk pada internal tim.
Barcelona berusaha kerasa merkerut kembali Neymar pada musim panas ini tetapi tidak dapat mencapai kesepakatan. Dan setelah kegagalan itu, muncul masalah baru di ruang ganti Barca, banyak pemain yang baper.
BACA JUGA: Inter Siapkan ‘Hadiah’ Istimewa buat Conte, Boyong Pemain Incaran Real Madrid
Hal itu menurut pakar sepak bola Spanyol Sid Lowe, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari Daily Star. Lowe berpikir bahwa transfer yang gagal akan berdampak pada beberapa pemain yang terlibat.
Barcelona mencoba segalanya untuk membawa kembali pemain 27 tahun musim panas ini, termasuk menawarkan beberapa pemain mereka sendiri, tetapi gagal.
Antoine Griezmann, pemain Barcelona. (Marca)
Pemain Brasil itu meninggalkan Nou Camp dua tahun lalu dalam rekor dunia dengan nilai transfer 198 juta poundsterling, tetapi menyatakan keinginannya untuk meninggalkan juara Prancis di musim panas.
BACA JUGA: Messi Bisa Hengkang Akhir Musim Ini, Barcelona Tak Berdaya
Dan Barcelona menginginkannya kembali, tetapi setelah membayar sekitar 175 juta pound untuk Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong, mereka tidak mampu membelinya.
Jadi mereka menawarkan Ivan Rakitic, Ousmane Dembele dengan status pinjaman dan Jean-Clair Todibo dalam upaya terakhir dalam negosiasi. Sialnya, tawaran itu tidak disetujui oleh para pemain yang disodorkan.

Suarez Kesal Trio MSN Batal Bersatu Lagi: Tempat Terbaik Neymar Adalah Barcelona

POJOKSATU.id, BARCELONA – Striker Barcelona, Luis Suarez tidak bisa menyembunyikan kekesalannya setelah Neymar batal kembali ke Camp Nou pada jendela transfer musim panas 2019 kemarin. Padahal penyerang asal Uruguay itu sudah memimpikan bersatunya kembali Trio MSN (Messi, Suares dan Neymar).
Seperti diketahui, ketika Trio MSN masih lengkap di Barcelona, lini depan tim Katalan itu begitu ditakuti klub manapun di dunia.
BACA JUGA: Sudah Resmi Diperkenalkan, Padahal Belum Dibayar, Klub Inggris Adukan Barcelona ke FIFA
Trio itu ‘bercerai’ pada 2017 menyusul kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain. Tapi pada musim panas kemarin, peluang mereka bersatu kembali terbuka lebar. Sayangnya, negosiasi begitu alot sehingga tidak tercapai kesepakatan hingga jendela transfer ditutup.
Suarez pun kesal. Terutama karena dia tahu betul bagaimana Neymar telah melakukan segalanya agar bisa kembali ke raksasa Spanyol.
Bomber Barcelona, Luis Suarez.
Berbicara dalam intervier dengan Fox Sports Radio di Argentina, Suarez blak-blakan soal hubungan antara Messi, Neymar dan dirinya sendiri. Membenarkan keberadaan grup Whatsapp di mana mereka bertiga berbicara tentang hal-hal sehari-hari.
BACA JUGA: Batal Pindah ke Barcelona, Begini Nasib Neymar di PSG
Penyerang asal Uruguay berbagi bagaimana trio pergi pada hari-hari terakhir dari jendela transfer musim panas, ketika semuanya tampak berada di jalur yang benar untuk melihat Neymar kembali ke Camp Nou.

4 Target Real Madrid yang Gagal Direkrut Selama Musim Panas 2019, Zidane Kecewa Berat!

POJOKSATU.id, MADRID – Meski sudah mendatangkan pemain bintang pada jendela transfer kemarin, namun Real Madrid gagal mendaratkan beberapa target utamanya. Salah satunya, Paul Pogba.
Tentu saja kegagalan ini membuat sang pelatih, Zinedine Zidane kecewa berat. Sebab pelatih berkepala pelontos itu menyebut timnya masih butuh tambahan satu atau dua pemain agar solid bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa.
BACA JUGA: 50 Transfer Pemain Top Selama Musim Panas 2019
Pada jendela transfer musim panas 2019 kemarin, El Real merekrut superstar Chelsea, Eden Hazard dengan biaya 100 juta euro.
Eden Hazard resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Real Madrid di Santiago Bernabeu, Kamis (13/6/2019).
Sementara Luka Jovic, Eder Militao, Ferland Mendy dan Rodrygo semuanya direkrut dengan biaya lebih dari 40 juta euro.
Ada beberapa nama bintang lain yang dikaitkan dengan Los Blancos dan dipastikan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Akibatnya, mereka gagal bergabung.
BACA JUGA: 20 Klub Paling Boros Selama Jendela Transfer Musim Panas 2019
Siapa saja target Real Madrid yang gagal direkrut hingga penutupan jendela transfer musim panas 2019? Berikut daftarnya!
1. Christian Eriksen
Christian Eriksen (Tottenham Hotspur). (Twitter Mirror Football)
Christian Eriksen adalah target lama El Real. Dan musim panas kemarin minat itu kembali digelorakan. Tapi lagi-lagi Madrid gagal mengamankan tanda tangan playmaker berkebangsaan Denmark itu.

Batal Pindah ke Barcelona, Begini Nasib Neymar di PSG

POJOKSATU.id, PARIS – Superstar Paris Saint-Germain, Neymar gagal mewujudkan keinginannya kembali ke Barcelona pada jendela transfer musim panas 2019. Negosiasi yang alot antara Barca dan PSG membuat sang bintang harus gigit jari dan pasrah bertahan di Paris.
Dan kepastian Neymar bertahan di PSG itu mambuat rekan-rekannya semringah. Bukan hanya itu, kabar pemain 27 tahun itu batal hengkang juga jadi bahan bullyan pemain PSG lainnya.
BACA JUGA: Liverpool Didesak Jual MohamedSalah, Lalu Rekrut Dua Pemain Ini
Bintang PSG telah melobi petinggi klub agar dibolehkan kembali ke Barcelona sepanjang musim panas tetapi tidak berhasil.
Meskipun mantan klubnya telah berusaha sekuat tenaga untuk mencapai kesepakatan dengan juara Ligue 1, tapi akhirnya sang superstar akan dipaksa untuk tetap tinggal di Parc des Princes.
Penyerang sayap Paris Saint-Germain, Neymar.
Tidak perlu dipertanyakan lagi, Neymar memiliki keinginan kuat untuk bermain bersama Barcelona lagi sesegera mungkin, jadi pasti hanya masalah waktu sebelum saga dihidupkan kembali.
Untuk saat ini, Neymar dijadwalkan untuk musim ketiga di ibukota Prancis, setidaknya sampai jendela transfer musim dingin dibuka lagi pada Januari 2020.
BACA JUGA: 50 Transfer Pemain Top Selama Musim Panas 2019
Banyak penggemar yang ingin melihat kembalinya pemain yang mereka anggap sebagai pengkhianat, setelah menampilkan spanduk penghinaan terhadap Neymar pada pertandingan musim ini.
Sementara pemain Brasil itu kemungkinan akan menghadapi masa sulit untuk membalikkan hati para pendukung, posisinya di dalam skuat PSG juga kurang jelas.

Ini Penyebab Sesungguhnya Neymar Batal Pindah ke Barcelona, Padahal Rela Rogoh Kocek Sendiri

POJOKSATU.id, PARIS – Saga transfer Neymar berakhir dengan kegagalan. Superstar Brasil itu batal kembali ke Camp Nou karena alotnya negosiasi antara Barcelona dan klubnya, Paris Saint-Germain.
Berbagai manuver dan bentuk proposal sudah diajukan Barcelona ke PSG tapi semuanya ditolak. Bahkan Neymar sendiri ikut terlibat dalam negosiasi dengan bersedia merogoh kocek untuk memuluskan kepindahannya.
BACA JUGA: 20 Klub Paling Boros Selama Jendela Transfer Musim Panas 2019
Tapi jendela transfer musim panas 2019 sudah ditutup dan kesepakatan tak kunjung tercapai. Neymar pun dipastikan tetap tinggal di Paris setidaknya sampai Januari 2020.
Reporter Sky Sports News, Bryan Swanson memiliki cerita tentang mengapa Neymar tetap di PSG di akhir jendela transfer musim panas yang luar biasa.
Barcelona menawar Neymar dengan uang tunai 130 juta euro plus Ivan Rakitic dan Ousmane Dembele. Tapi PSG minta tambahan Todibo.
Menurutnya, nego transfer Neymar memang rumit. Ada pembeli yang tidak punya cukup uang dan penjual yang tidak benar-benar ingin menjual sang pemain.
PSG menetapkan banderol tinggi dan menolak untuk menurunkan harga yang diminta. Klub mengabaikan kebisingan dan permohonan pribadi, membuat bisnis menjadi sulit.
BACA JUGA: 50 Transfer Pemain Top Selama Musim Panas 2019
Raksasa Prancis memecahkan rekor pemain termahal dunia 222 juta euro untuknya pada Agustus 2017 dan secara terbuka menyatakan bahwa dia bisa pergi jika tawaran sesuai.
“Masih murah untuk pemain standar Neymar,” kata seseorang yang dekat dengan Bryan Swanson.