Olivier Giroud

Olivier Giroud Bakal Tinggalkan Chelsea Januari 2020?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Olivier Giroud dikabarkan bakal meninggalkan Chelsea pada transfer Januari mendatang.
Lantas, kemana Giroud akan pergi? Menurut laporan Soccer Link, ia memutuskan untuk kembali ke Perancis.
Dalam laporan disebutkan, Giroud sudah menentukan klub yang akan jadi pilihannya. Yakni Lyon.
Saat ini, agen Giroud dikabarkan tengah membahas kontrak dengan klub Ligue 1 itu.
Adapun alasan Giroud ingin bergabung dengan Lyon karena jaminan mendapat jam bermain lebih banyak dibanding di Chelsea, meski tidak dijanjikan posisi inti langsung.
Sebagaimana diketahui, masalah jam bermain disinyalir menjadi penyebab Giroud memutuskan hengkang dari Stamford Bridge.
Saat ini, Giroud lebih sering berada di bangku cadangan karena pelatih Chelsea Frank Lampard lebih memilih Tammy Abraham.
(zul/pojoksatu)

Jarang Dimainkan, Olivier Giroud Ogah Protes, Pilih Lakukan Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Olivier Giroud mengatakan siap membantu rekannya, Tammy Abraham untuk berkembang.
Tammy Abraham sendiri merupakan pemain yang menjanjikan di Chelsea saat ini. Musim 2019/20, ia sudah mencatatkan delapan gol dari delapan pertandingan di Liga Inggris.
Adapun keputusan Giroud membantu Tammy, karena ia tidak ingin rekannya merasa nyaman dengan posisinya sekarang ini.
“Apakah saya membantu Tammy? Tentu, ia adalah pemain muda yang sedang berada dalam momen yang menyenangkan baginya. Saya turut senang dengan keadaannya saat ini,” katanya dilansir Goal.
“Tetapi saya juga akan terus berusaha untuk bersaing dengannya, agar ia tidak merasa terlalu nyaman dengan kondisinya saat ini,” sambungnya.
Sementara itu, perihal minimnya kesempatan bermain di Chelsea, Giroud mengaku tidak akan melayangkan protes.
Dirinya justru memilih untuk membantu klub mendapatkan hasil terbaik. Salah satunya dengan membantu pertumbuhan Tammy.
Menurutnya, cara tersebut adalah yang terbaik yang bisa dilakukan untuk bisa bangkit.
“Ada dua reaksi yang dapat ditunjukkan ketika tidak diberikan waktu bermain. Ada yang dapat merasa kesal dan menyampaikan protes karena tidak diberikan kesempatan,” ungkapnya.
“Reaksi yang lain adalah berusaha mengubah rasa frustrasi itu menjadi energi positif. Seorang pemain perlu mempertahankan sikap positif agar dapat bangkit. Saya selalu berusaha menunjukkan sikap ini saat menjalani latihan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Olivier Giroud Buka Suara Soal Masalah Arsenal dan Koscielny

POJOKSATU.id, JAKARTA – Olivier Giroud buka suara soal masalah yang trejadi antara Arsenal dengan Laurent Koscielny.
Hal ini bermula dari Koscielny mangkir dari sesi latihan Arsenal dan tidak ikut skuat di tur pramusim.
Apa yang dilakukan Koscielny sangat mengejutkan, memingat dirinya adalah pemain senior dan kapten tim.
Menanggapi masalah itu, dilansir BBC, Giroud menuturkan jika publik terlalu cepat berasumsi dan menyalahkan Koscielny atas keputusannya tersebut.
“Anda tak bisa membuat penilaian ketika Anda tidak memiliki seluruh bukti. Saya cukup yakin kita semua tidak tahu segalanya mengenai situasi tersebut (Koscielny di Arsenal). Saya harap kedua pihak akan menemukan kesepakatan terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Giroud mengatakan jika dirinya sudah mengenal Koscielny selama 10-11 tahun. Keduanya bersahabat.
Menurutnya, Koscielny adalah sosok yang profesional dan tidak pernah berulah, apalagi tidak hormat kepada klub yang sudah diperkuatnya dari 2010 itu.
“Dia sudah bermain untuk Arsenal selama sembilan tahun; dia telah menjadi skipper selama bertahun-tahun – sangat respek, sangat profesional, selalu menjadi contoh bagi pemain-pemain muda,” katanya.
“Klub memberikannya kesempatan bermain untuk Arsenal, dan itu kesempatan besar untuk memperlihatkan kualitasnya di Premier League. Saya pikir dia akan selalu bersyukur karena itu dan respek kepada klub,” sambungnya.
Giroud menegaskan dirinya tidak paham mengenai situasi yang terjadi antara mantan klubnya dan sahabatnya itu.
Hanya saja, ia meyakini jika Koscielny sedih dengan situasi saat ini.
“Saya sangat merasa kasihan kepadanya karena dia orang yang hebat dan media ingin memberikan imej buruk mengenainya,” ucapnya.
“Saya tidak berada di klub, saya tidak benar-benar tahu apa yang telah terjadi – tapi satu hal pasti adalah Lolo sangat terluka dengan apa yang sedang terjadi dan dia orang yang emosional,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Olivier Giroud : Lampard Orang yang Tepat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Olivier Giroud mengatakan pemain Chelsea senang dilatih oleh Frank Lampard.
Diketahui, Lampard merupakan pelatih baru The Blues setelah Maurizio Sarri bergabung dengan Juventus.
Meski belum lama memiliki pengalaman melatih, namun Giroud menilai Lampard adalah orang tepat.
“Saya suka energi dan keinginannya untuk selalu meningkat dan menang,” kata Giroud kepada Radio 5 Live Sports Extra.
“Kami sudah berlatih sangat keras dengan intensitas tinggi.
“Saya pikir dia (Lampard) adalah orang yang tepat. Dia pada dasarnya adalah legenda Chelsea,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Giroud ikut mengomentari soal larangan transfer yang dijatuhkan FIFA kepada Chelsea.
Dikatakan, hal tersebut tidak terlalu terpengaruh. Sebab, The Blues kini melalui Lampard memberikan kesempatan pada pemain muda.
“Kami semua percaya pada kualitasnya untuk meningkatkan tim dan dengan larangan transfer itu adalah kesempatan bagus bagi para pemain muda untuk menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan.
“Sekarang kami senang memainkan pertandingan liga pertama,” paparnya.
Adapun pertandingan pertama Chelsea akan berhadapan dengan Manchester United pada 11 Agustus mendatang.
(zul/pojoksatu)

Olivier Giroud Tandatangani Kontrak Baru di Chelsea

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Chelsea Olivier Giroud dikabarkan telah menandatangani kontrak baru dengan klub.
Dilansir BBC, dalam kesepakatan barunya, pemain Prancis berusia 32 tahun itu memperpanjang masa tinggalnya di Stamford Bridge hingga akhir musim 2019-20.
“Saya sangat senang menandatangani kontrak baru. Saya benar-benar ingin tinggal setidaknya satu tahun lagi,” katanya.
“Saya telah merasakan bagian dari tim, keluarga, sejak awal dan mudah-mudahan akan ada lebih banyak trofi yang akan datang,” sambungnya.
Giroud telah keluar dari kontrak musim panas ini, yang berarti ia bisa bergabung dengan klub lain secara gratis.
Penyerang berpengalaman ini bergabung dengan Chelsea dari rival London, Arsenal pada Januari 2018 dan sejak itu mencetak 17 gol dalam 62 penampilan di semua kompetisi.
Dia telah menjadi tokoh kunci dalam perjalanan The Blues ke final Liga Eropa, mencetak 10 kali dalam 13 pertandingan, serta memberikan tiga assist lebih lanjut.
Giroud juga membantu klub London barat itu memenangkan Piala FA musim lalu.
(zul/pojoksatu)