pelatih chelsea

John Terry : Tidak Ada yang Lebih Baik dari Lampard

POJOKSATU.id, JAKARTA – John Terry menilai jika Frank Lampard adalah sosok yang paling siap untuk menangani Chelsea saat ini.
Terry menuturkan, dengan larangan transfer yang sedang dijalani Chelsea, kehadiran Lampard bisa jadi solusi.
Sebab, Lampard dinilai mampu ‘memanfaatkan’ para pemain muda untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi Chelsea musim depan.
“Setelah musim yang dimiliki bersama Derby dan dengan larangan transfer Chelsea, tidak ada yang lebih baik dari Frank untuk sukses di Chelsea,” katanya dilansir dari BBC.
Sementara itu, Ketua Derby Mel Morris mengaku belum ada kesepakatan dengan Chelsea terkait penunjukkan Lampard sebagai pelatih baru.
Mel Morris sendiri sebenarnya mengaku ingin mempertahankan Lampard. Sebad, di musim pertamanya ia sudah membawa Derby ke final play-off Championship.
“Sejauh yang saya ketahui, saya berharap orang ini (Lampard) akan mengelola kami musim depan,” kata Morris kepada Talksport.
“Aku tidak akan menyerah pada itu saat ini,” tegasnya.
(zul/pojoksatu)

Tammy Abraham Dukung Lampard Jadi Pelatih Chelsea

POJOKSATU.id, JAKARTA – Suara dukungan untuk Frank Lampard menjadi pelatih Chelsea terus berdatangan.
Kali ini datang dari pemain Chelsea yang dipinjamkan ke Aston Villa, Tammy Abraham.
Pemain timnas Inggris U-21 ini menyebut jika Lampard adalah sosok yang cocok menjadi pelatih Chelsea.
“Dia adalah manajer yang hebat dan akan lebih bagus jika dialah yang mengambil alih,” ujarnya dilansir Tribal Football.
Dalam kesempatan tersebut, Abraham menegaskan jika dirinya akan bertahan di Stamford Bridge dan berjuang masuk ke skuad utama.
Dirinya percaya peluang tersebut akan ada jika Lampard yang menjadi pelatih.
“Saya percaya pada diri saya sendiri dan tidak ada orang yang lebih baik daripada dilatih Lampard,” katanya.
“Dia tahu tentang aku juga. Dia melihatku di final play-off Championship, tapi tak ada kesempatan berbicara. Aku cukup yakin dia tahu semua tentang aku.
“Jody Morris, jelas tahu tentang saya juga setelah melatih saya di akademi di Chelsea. Jadi semuanya positif,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Dukung Lampard, Rio Ferdinand : Ambillah, Chelsea Membutuhkanmu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rio Ferdinand memberikan dukungan kepada Frank Lampard yang gencar dirumorkan bakal jadi pelatih Chelsea.
Lampard jadi kandidat terkuat setelah Maurizio Sarri memutuskan pergi ke klub Italia, Juventus.
Dukungan Ferdinand disampaikan saat dirinya bersama Didier Drogba dalam siaran di Instagram.
Ketika itu, seorang penggemar menanyakan pendapat Drogba soal Lampard.
Berbeda dengan Drogba yang diam, Ferdinand buka suara menyatakan dukungan.
“Saya pikir dia akan mendapatkannya,” kata mantan pemain Manchester United itu, dilansir Metro.
Lebih lanjut ia mengatakan: “Frank, ambil pekerja itu. Ambillah, Chelsea membutuhkanmu. Saya tidak peduli, dia adalah teman saya. Dia harus mendapatkan pekerjaan itu, dia layak mendapatkannya”.
Sementara itu, Dennis Wise mengungkapkan kekhawatiran soal pemilihan Lampard menjadi pelatih Chelsea.
Meski begitu, ia mendoakan jika Lampard bisa membawa The Blues ke arah lebih baik.
“Membuatku khawatir sedikit tetapi jika mereka (Lampard dan Jody Morris) mendapatkannya aku berharap mereka semua beruntung, keduanya,” katanya.
“Ini akan sulit baginya, tetapi semoga mereka melakukan hal yang benar untuk Chelsea dan melakukannya dengan baik,” harapnya.
(zul/pojoksatu)

Diisukan Bakal Dipecat, Sarri Jadi Incaran AS Roma

POJOKSATU.id, JAKARTA – Maurizio Sarri kembali dirumorkan bakal dipecat sebagai pelatih Chelsea.
Hal ini lantaran prestasi yang diraih Chelsea musim ini. Terlebih lagi, jika gagal finis empat besar dan gagal juara Liga Europa.
Di tengah ramai isu tersebut, Sarri justru jadi incaran sejumlah klub di Serie A, salah satunya AS Roma.
Menanggapi hal tersebut, Sarri mengaku ingin bertahan di Chelsea. Ditegaskan, dirinya tak berniat meninggalkan Stamford Bridge.
“Saya ingin bertahan di sini. Inggris memiliki ritme sepakbola yang unik, dan atmosfer sepakbola di sini begitu luar biasa,” katanya dilansir Bola.
“Di Inggris, setiap pertandingan yang kami mainkan berada di level yang sangat tertinggi, bahkan lebih tinggi daripada pertandingan Liga Europa. Ada atmosfer yang luar biasa dan stadion yang selalu penuh dengan penonton, sehingga ini tantangan yang besar bagi saya,” sambungnya.
Sementara itu, soal isu pemecatan dirinya, Sarri menanggapi santai.
“Apakah saya akan bertahan di sini musim depan? Sepengetahuan saya sih, iya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kalah dari Liverpool, Begini Penjelasan Sarri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Chelsea Maurizio Sarri angkat bicara soal kekalahan 2-0 atas Liverpool, Minggu (14/4) malam WIB.
Ia menilai, anak asuhnya sudah bermain baik. Bahkan, mereka mampu bertahan dengan tidak kebobolan di babak pertama.
“Saya pikir kami bermain sangat bagus di babak pertama, kami bertahan dengan sangat baik. Kami tidak kebobolan,” ujarnya kepada BBC.
“Saya senang dengan penampilan itu, karena menurut saya kami memainkan pertandingan yang bagus melawan lawan yang sangat bagus dan kuat,” sambungnya.
Lebih lanjut, Sarri menuturkan meski pada akhirnya kebobolan dua gol, anak asuhnya tetap bermain baik.
“Saya pikir sekarang kami berjalan dengan cara yang benar, kami membaik, karena tiga bulan lalu kami tidak dapat bertahan dalam pertandingan semacam ini, tetapi hari ini kami bermain bagus.
“Dan kemudian kami beruntung setelah gol kedua karena kami bereaksi sangat baik dan memiliki tiga peluang gol dalam tiga menit,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Gagal Bawa Pulang Piala, Maurizio Sarri Senang

POJOKSATU.id, LONDON – Maurizio Sarri mengaku senang meski gagal mempersembahkan piala di Final Carabao, Senin (25/2) dini hari WIB.
Pasalnya, pada pertandingan tersebut para pemainnya tampil baik. Terlebih, ia menilai, para pemain mau menuruti intruksinya.
Meski pun sempat diwarnai insiden dari sang kiper Kepa Arrizabalaga yang menolak diganti.
“Mereka bermain seperti apa yang saya minta. Hari ini saya bangga dengan para pemain,” katanya, dilansir Tribal Football.
“Saya sangat senang dan dalam tiga pertandingan terakhir kami membaik dan telah banyak meningkat,” sambungnya.
Sarri melanjutkan, melalui pertandingan ini, ia mengatakan jika Chelsea adalah tim yang solid.
Sebagaimana diketahui, skor berakhir 0-0 sepanjang waktu normal hingga babak tambahan. Hingga membuat kedua tim harus mengakhiri lewat drama penalti.
Pada akhirnya, Chelsea kalah 3-4 dari Manchester City.
“Hari ini kami menunjukkan kepada semua orang bahwa kami bisa menjadi tim yang sangat solid karena kami tidak kebobolan dan bagi Manchester City itu tidak mudah. ​​Saya senang dengan para pemain saya.
“Saya pikir klub akan bangga dengan penampilan itu juga,” tandasnya.
Sempat ditanya perihal sikap Kepa, Sarri hanya menjawab singkat. Ia meminta untuk bertanya kepada klub.
“Anda harus bertanya kepada klub,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Barkley Sebut Pemain Chelsea Percaya Sarri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ross Barkley mengatakan jika para pemain Chelsea percaya dengan pelatih mereka, Maurizio Sarri.
Ia pun percaya, hari-hari buruk Chelsea akan segera berlalu.
“Gaya permainan yang diinginkan manajer bukan di tempatnya sekarang. Seiring waktu akan datang. Hari-hari yang buruk tidak selalu bertahan. Masa-masa yang baik ada di depan,” ujarnya dilansir Tribal Football.
“Kami melakukannya setiap hari dalam pelatihan. Saya yakin, dengan waktu, Anda akan melihat betapa bagusnya itu,” sambungnya.
Sebelumnya, Sarri sempat mengungkapkan harapan agar Chelsea memiliki tingkat kesabaran yang sama dengan Manchester City.
Dimana Manchester City memberikan waktu pada Pep Guardiola serta memberikan kesempatan menggunakan pandangannya sendiri saat menangani tim.
Meski rumor pemecatan makin kencang, Sarri mengatakan situasinya saat ini merupakan hal normal.
“Saya terbiasa tiba di tim baru dari bawah. Saya mulai pada level yang sangat rendah dan, musim demi musim, saya tiba di sini,” katanya,
(zul/pojoksatu)