pelatih persib

Kalahkan Persija, Ini Kata Robert Alberts

POJOKSATU.id, BALI – Persib Bandung berhasil mengalahkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-25, Senin (28/10).
Hasil ini membuat pelatih Persib Robert Alberts puas. Ia menilai, Maung Bandung pantas meraih kemenangan.
Diketahui, pada laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Maung Bandung menang dua gol tanpa balas.
Adapun dua gol kemenangan Persib dicetak oleh Frets Butuan dan Ezechiel N’Douassel.
“Saya pikir, ini adalah laga yang pantas untuk kita menangi. Itu juga terlihat dari statistik, walaupun pertandingan tidak mencapai kualitas terbaik,” kata Robert dilansir dari laman resmi Persib.
Kemenangan atas Persija membuat Persib mendapat tambahan tiga poin. Mereka kini ada di posisi ke-10 di klasemen sementara dengan 31 poin.
Menutup keterangannya, selain memuji penampilan skuad asuhannya, Robert menyampaikan terimas kasih pada penggemar Persib.
“Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk bobotoh sejati yang sudah hadir di sini (Bali). Begitu juga untuk bobotoh yang mendoakan tim dari kejauhan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Bawa Pulang Satu Poin, Ini Kata Pelatih Persib

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persib Bandung gagal meraih kemenangan saat bertamu ke markas Semen Padang, Rabu (29/5) malam WIB.
Pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor kacamata alias 0-0.
Dengan ini, Persib pun hanya membawa pulang satu poin dan ada di posisi keempat klasemen sementara Liga 1 2019.
Menanggapi hasil ini, pelatih Persib Robert Rene Alberts mengaku kecewa. Namun, ia enggan berlarut-larut.
Sebab, Maung Bandung masih ada di papan atas. Terlebih lagi mereka masih punya tabungan satu pertandingan.
“Saya rasa posisi kami di klasemen kini masih oke karena kami kurang bermain satu laga. Tira juga bermain imbang dengan PSM Makassar jadi saya rasa posisi kami sekarang masih oke,” kata Robert, dilansir Simamaung.
(zul/pojoksatu)

Miljan Radovic Ingin Pemain Anyar Persib Cepat Beradaptasi

POJOKSATU.id, BANDUNG – Belum lama ini Persib Bandung kedatangan pemain baru, diantaranya Artur Gevorkyan.
Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic menilai penyerang anyarnya memiliki kualitas yang bagus.
Akan tetapi, Radovic tetap mengingatkan Artur agar segera beradaptasi dengan cepat.
“Artur sudah main di Uzbekistan. Dia latihan sama tim, sudah bagus. Akan tetapi, semua pemain yang datang ke sini harus adaptasi,” ucap Radovic.
Radovic berharap, dengan kemampuan yang dimiliki Artur, pemain asal Turkeminstan itu bisa memberi kontribusi besar bagi Persib.
“Saya lihat dia sangat bagus. Saya harap dia memberikan sesuatu yang bagus untuk Persib,” kata Radovic.
Dalam sesi latihan perdana Jumat (19/4), Artur sudah mulai mencoba menyatu dengan tim.
Berkat bantuan Bojan Malisic, Artur terus mengejar ketinggalan dalam memahami permainan Maung Bandung.
(adw/jpc/jpnn/pojoksatu)

Miljan Radovic Ingin Laga Persib Vs Persiwa Segera Dipastikan

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic berharap jadwal laga ulang melawan Persiwa Wamena segera dipastikan.
Alasannya, karena dirinya mengaku sudah punya banyak rencana yang ingin dilakukan terhadap tim.
Dikatakan, kepastian jadwal akan membantunya dalam menjalankan program dan rencana tersebut.
“Saya selalu menunggu informasi (penjadwalan ulang) selanjutnya seperti apa. Itu penting karena saya di sini juga punya banyak rencana,” ujarnya.
Diketahui, Persib gagal menjamu Persiwa di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di babak 32 besar Piala Indonesia.
Kondisi infrastuktur yang mengalami kerusakan membuat Polrestabes Bandung tak memberi rekomendasi bagi Persib untuk menggelar laga di stadion tersebut.
PSSI sebagai operator Piala Indonesia pun sudah menyetujui permohonan Persib untuk menjadwal ulang laga. Namun, hingga kini belum ada kepastian soal kapan laga ulang itu akan dilangsungkan.
(jpc/pojoksatu)

Persib Kedatangan Dua Pemain Anyar

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib mengumumkan dua pemain anyar rekrutannya, Rabu (9/1).
Mereka adalah Srdan Lopicic dan Esteban Vizcara. Komisaris PT. PBB, Kuswara S. Taryono menuturkan kedua pemain ini menambah daftar pemain asing skuad Maung Bandung.
Sebelumnya, Persib memiliki dua pemain asing yang bertahan yakni Bojan Malisic dan Ezechiel Ndouassel.
Srdan Lopicic sendiri merupakan pemain asal Montenegro yang sebelumnya bermain untuk Borneo FC. Sedangkan Esteban Vizcara sebelumnya bermain untuk Sriwijaya FC.
“Untuk nama pemain lainnya harap bersabar dulu karena kan diumumkan secepatnya,” ujarnya, dilansir bobotoh.id.
Selain itu, dalam sesi jumpa pers tersebut juga Persib mengumumkan pelatih baru, yakni Miljan Radovic.
Miljan Radovic diperkenalkan dalam sesi jumpa pers yang digelar di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (9/1).
(zul/pojoksatu)

Legenda Real Madrid Ini Digadang Suksesor Ideal Mario Gomez

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung telah kehilangan sosok pelatih mereka, usai resmi memutus kontrak sang arsitek, Mario Gomez.
Gomez didepak sebagai juru racik Maung Bandung  atas banyak pertimbangan teknis maupun non teknis di dalam dan di luar lapangan.
Pihak manajemen Persib Bandung sendiri belum punya calon pasti soal pelatih untuk musim depan kendati beberapa kriteria telah dikemukakan ke publik.
Dari banyak kriteria yang diinginkan, sosok legenda Real Madrid, Roberto Carlos mencuat ke permukaan dan digadang-gadang sebagai suksesor ideal Gomez.
Namun, pihak manajemen dalam hal ini melalui PT Persib Bandung Bermartabat menepis spekulasi tersebut. “Enggak, enggak ada,” ucap sang direktur Teddy Tjahjono seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
Kendati demikian, Teddy tak menampik kalau pihaknya mengincar pelatih asing lagi. Saat ini, manajemen tengah bekerja keras mengejar sosok pilihannya tersebut.
“Ada (pelatih yang belum pernah melatih di Indonesia). Clue-nya ya banyak, makanya kami lagi cari. Seperti yang kemarin kami cek kiri kanan juga,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Kompetisi Usia, Mario Gomez Bicara Bobotoh, Fanatisme dan Kekecewaan tanpa Mahkota Juara

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez menyelesaikan tugasnya membesut Maung Bandung mengarungi semusim penuh kompetisi Liga 1 2018.
Sempat menjadi juara paruh musim, Persib harus puas finis di peringkat empat klasemen akhir setelah banyak kehilangan poin di beberapa laga terakhir.
Pelatih asal Argentina berusia 61 tahun itu tentu sangat kecewa gagal memberikan trofi juara untuk Persib di musim debutnya.
Gagal di Pentas Senior, Persib Bandung Berjaya di Usia Muda
“Kami sudah bekerja keras dari awal musim untuk menempati posisi terbaik, bahkan kami menjadi juara paruh musim,” katanya seperti dikutip dari laman klub.
“Tapi, banyak hal terjadi setelah selesai pertandingan melawan Persija di Gelora (Bandung Lautan Api), itu masa yang cukup sulit bagi kami. Kalian tahu, kami harus bepergain ke luar pulau. Sulit bermain tidak bersama dukungan bobotoh,” tuturnya.
Terlepas dari kegagalan di lapangan, Gomez mengaku benar-benar takjub dengan fanatisme suporter atau Bobotoh.
“Musim yang sulit dan penuh dengan cerita. Ini pengalaman baru bagi saya dan belum pernah merasakan hal ini sebelumnya, terutama fanatisme fans yang luar biasa di setiap tempat di Indonesia,” ungkapnya.
Masa depan Mario Gomez bersama Persib sendiri sempat dikabarkan akan berakhir, kendati sang pelatih masih punya kontrak untuk durasi setahun ke depan.
Namun rumor tersebut telah ditepis dan Mario Gomez berpeluang untuk kembali mengarsiteki Maung Bandung menatap kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu musim depan.
(qur/pojoksatu)

Mario Gomez: PSSI Bersih, tapi Orangnya yang Tidak Bersih!

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez benar-benar dibuat tak habis pikir oleh langkah-langkah PSSI terkait sanksi yang diberikan untuk timnya saat ini.
Pasca sidang Komisi Banding (Komding) yang digelar Senin lalu dan dihadiri pemain hasilnya tak kunjung keluar, Gomez pun menyebut pemanggilan kepada pemainnya hanya lelucon dan tidak benar.
“Sekarang ketika kejadian itu sudah berjalan satu bulan baru muncul wacana hukuman akan dikurangi, ini hanya lelucon dan semua ini tidak benar,” kata Gomez seperti dikutip dari Simamaung.
Mario Gomez Isyaratkan Hanya Semusim untuk Persib Bandung
Dengan kenyataan ini, Gomez pun semakin yakin, ada pihak-pihak yang memang tak ingin timnya berprestasi musim ini dengan cara pelemahan lewat sanksi-sanksi.
Namun begitu, pelatih asal Argentina itu tak mau menghakimi PSSI secara kelembagaan, karena menurutnya, orang-orang yang ada di dalamnya-lah yang bermasalah.
“Ini bukan lembaganya, bukan PSSI-nya, tapi sosoknya. Untuk ketahui musuh, kalian harus mengingat wajah dan nama, bukan federasinya. PSSI bersih tapi orangnya yang tidak bersih, nama dari mereka-mereka ini yang tidak bersih,” terangnya.
Ditegaskan Gomez, Bobotoh harus memerangi sosok-sosok yang berada di federasi tersebut. Tanpa menyebutkan nama, ia tahu beberapa sosok yang sering memberi keuntungan untuk beberapa tim.
“Ini untuk Bobotoh, kalian harus mengingat ini, ingat muka dan namanya, bukan PSSI atau Komdis, ingat itu berbeda,” tegasnya.
“Saya juga suka mengingat wajah dari wasit, beberapa ada yang bekerja dengan baik, kesalahan kecil itu hal normal karena mereka manusia, tapi saya ingat siapa yang selalu memberi keuntungan bagi segelintir tim,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)