W88top casino trực tuyến

pelatih timnas

Pelatih Timnas U-16 Minta Maaf ke Tiga Pemain, Ini Alasannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti meminta maaf kepada tiga pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Stadion Patriot, Bekasi dari 9 Maret lalu.
Ketiga pemain yang dimaksud ialah Krisna Sulistia Budianto, Yanari Ipung Kurniawan, dan juga Aditya Ramadhan.
Ketiganya merupakan pemain hasil pantauan Bima Sakti dan staf pelatih saat Piala Soeratin U-15 putaran nasional, Februari lalu.
Alasannya, kata Bima, mereka belum sempat dimainkan dalam pertandingan uji coba.
“Saya mohon maaf kepada tiga pemain yang belum mendapatkan kesempatan dalam pertandingan, yakinlah, apa yang mereka lakukan selama latihan, sudah bagus, namun perlu ditingkatkan lagi,” katanya.
Lebih lanjut, Bima menuturkan, pemain-pemain yang dipanggil itu akan dipanggil kembali nantinya di pemusatan selanjutnya.
Namun sampai saat ini, jadwal pemusatan latihan selanjutnya masih belum ditentukan. Training camp Timnas Indonesia U-16 sendiri sudah dimulai sejak 9 Maret lalu dan dijadwalkan selesai pada 20 Maret.
Dengan wabah virus corona yang sedang merebak, PSSI kemudian memutuskan menyelesaikan masa pemusatan latihan dengan cepat.
(jpnn/pojoksatu)
The post Pelatih Timnas U-16 Minta Maaf ke Tiga Pemain, Ini Alasannya appeared first on Pojoksatu.id.

Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong Baru Bisa Bilang Terima Kasih

POJOKSATU.id, BOGOR – Pelatih Timnas Indonesia resmi dikenalkan oleh PSSI, sore ini (28/12). Ia adalah pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong.
Pelatih yang dikontrak semalam empat tahun ini, mengaku tidak akan kesulitan beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.
Sebab menurutnya, cuaca di Korea Selatan dengan di Indonesia tidak jauh berbeda.
“Untuk cuaca di Indonesia tidak begitu berbeda dengan Korea. Jadi untuk adaptasi, pastinya tidak ada masalah,” ujarnya.
Sementara itu, soal bahasa, Shin Tae Yong tampaknya tidak khawatir bakal jadi kendala.
Terlebih lagi, dirinya menuturkan akan belajar bahasa Indonesia. Saat ini, ia mengaku baru bisa mengucapkan ‘terima kasih’.
“Soal belajar (bahasa Indonesia) saya pelajari pelan-pelan, yang saya bisa diucapkan baru ‘terima kasih’,” katanya.
Seperti diketahui, pasca ditunjuk sebagai pelatih, Shin Tae Yong berencana akan memanggil 60 pemain mulai dari kelompok umur, U-20, U-22 juga senior.
“Untuk sekarang, saya tidak bisa berkomentar apa-apa mengenai Timnas Indonesia. Nanti setelah bertemu pemain, baru bisa menilai. Pada 6 Januari 2020, saya akan kembali lagi ke sini mengumpulkan pemain,” tandasnya.
(adi/pojoksatu)

60 Pemain Bakal Dipanggil untuk Ikut Seleksi Timnas

POJOKSATU.id, BOGOR – Shin Tae Yong resmi dikenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia di Ruang VIP Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12) sore.
Ia pun mengungkap rencana yang akan dilakukan pasca ditunjuk sebagai pelatih. Dikatakan, dirinya akan memanggil beberapa nama pemain mulai dari kelompok umur.
“Saya akan panggil pemain, jumlahnya 60. Mereka dari U-20, U-22 dan juga senior,” katanya.
Rencananya, latihan perdana dalam rangka seleksi pemain ini akan dihelat 13 Januari mendatang di Jakarta.
Sebelumnya, Shin Tae-Yong mengatakaan akan pulang ke Korea Selatan dan ke Indonesia pada 6 Januari mendatang.
Dia akan datang bersama seluruh staf kepelatihannya dan menyiapkan timnas Indonesia melakoni sisa laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
“Saya akan pulang (ke Korea Selatan-red), nanti saya kembali dan memulai program,” katanya.
Terkait rencana seleksi pemain juga dibenarkan oleh Waketum PSSI Iwan Budianto. Dia menegaskan, bahwa PSSI akan meluncurkan surat pemanggilan kepada pemain dan klub pada 10 Januari.
“Tanggal 6 Januari di sini, dia akan langsung kami berikan database pemain. Setelah dipilih nama-nama yang akan dipanggil, pada 10 Januari kami luncurkan suratnya ke klub-klub,” tandasnya.
Untuk diketahui, pelatih asal Korea Selatan itu menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun sebagai pelatih Timnas Garuda.
(jpnn/pojoksatu)

Simon McMenemy Dipastikan Bakal Diganti, Ini Penggantinya?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Beradasarkan hasil rapat rapat Exco yang digelar, Selasa (5/11) malam, PSSI memastikan tidak akan memperpanjang kontrak Pelatih Timnas Simon McMenemy.
Hal ini disampaikan Ketua Umum PSSI M Iriawan. Pria yang karib disapa Iwan Bule menjelaskan Simon pasti akan diganti dengan pelatih yang baru.
“Betul, (hasil rapat Exco, red) akan diganti,” kata Iwan dalam pesan singkatnya.
Terkait waktu penggantiannya, Iwan menuturkan akan ditentukan setelah sosok penggantinya tiba di Indonesia.
Dengan begitu, Simon masih punya waktu untuk menambah catatannya menukangi Timnas Indonesia sampai pelatih baru datang.
“(Simon melatih,red) sampai dengan menunggu pelatih baru datang,” tandasnya.
Lantas, siapa pengganti Simon? Sosok yang ramai dibicarakan sebagai pelatih Timnas Indonesia anyar nanti ialah Shin Tae Yong.
Pelatih asal Korea Selatan itu memiliki sederet pengalaman. Kalau sebelumnya nama Luis Milla Aspas, kemudian pelatih asal Jepang dan Korsel yang jadi kandidat, kini nama semakin mengerucut ke pelatih asal Korsel.
Akan tetapi sayangnya, saat beberapa Exco dihubungi mereka memilih bungkam karena menyerahkan persoalan ke media kepada Ketua Umum.
“Code of conduct-nya semua ke Ketum,” kata Anggota Exco PSSI Haruna Soemitro.
(jpnn/pojoksatu)

Pencoretan Pemain Timnas U-22 Ditunda

POJOKSATU.id, JAKARTA – Indra Sjafri memutuskan untuk menunda pencoretan pemain Timnas U-22.
Hal ini lantaran sejumlah pemain yang diproyeksikan masuk batal bergabung.
Salah satunya, Saddil Ramdani. Dirinya tak dilepas oleh klubnya untuk berlaga di Piala AFF U-22 di Kamboja, pada 17-27 Februari mendatang.
Selain itu, Timnas U-22 Indonesia juga dikabarkan bakal kehilangan winger bintang seperti Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay.
Nama terakhir masih fifty-fifty bergabung atau tidak karena sedang menjalani trial di Spanyol.
Karena itu, sang pelatih memutuskan untuk menunda rencana pencoretan.
“Indonesia kan banyak pemain. Lihat perkembangan minggu ini. Setelah uji coba atau Senin kami lihat, makanya habis ini kami akan diskusi dengan tim pelatih melihat situasi, setelah itu baru ambil keputusan,” ucap Indra.
Saat ini, di sektor winger hanya tersisa Rivaldo Ferre, Witan Sulaeman, Rifal Lastori, dan Billy Keraf. Sulit bagi Indra untuk memilih winger karena dalam sesi game internal terakhir, mereka semua tampil apik.
(dkk/jpnn/pojoksatu)