Pep Guardiola

Pep Guardiola Terbuka Soal Kontrak Baru dengan Manchester City

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pep Guardiola menyambut positif dengan gagasan pembahasan kontrak baru dengan Manchester City.
Pelatih berusia 48 tahun itu diangkat pada 2016 dan menandatangani perpanjangan kontrak tahun lalu hingga 2021.
Dilansir BBC, belum ada pembicaraan dengan petinggi City, tapi Guardiola mengatakan: “Saya sangat nyaman bekerja dengan klub ini.
“Ketika Anda berada di suatu tempat selama lima tahun, itu tergantung pada hasilnya. Kami akan melihat apa yang terjadi musim ini dan musim depan.”
Guardiola menambahkan, dirinya terbuka soal pembahasan kontrak baru.
“Saya terbuka (untuk pembahasan kontrak baru), ya. Ini bukan tentang apa yang diinginkan klub atau tidak. Untuk saya, saya ingin melihat pemain saya dan reaksi pemain saya dan semuanya,” katanya.
“Tidak sesederhana yang saya ingin perpanjang kontrak. Saya ingin melihat klub, saya ingin melihat para pemain, saya ingin melihat bagaimana kami masih bekerja bersama.
“Itu hal yang paling penting setelah lima tahun bersama. Kamu harus merasa seperti kita bisa melakukannya bersama dan menikmati bekerja bersama,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Cedera Aguero, Pep Guardiola : Sepertinya Tidak Bagus

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sergio Aguero mengalami cedera saat membela Manchester City melawan Chelsea, Minggu (24/11) dini hari WIB.
Aguero terpaksa keluar dari lapangan dan digantikan Gabriel Jesus ketika laga menyisakan 13 menit.
Pelatih Pep Guardiola sudah mengkonfirmasi cedera Aguero. Namun ia belum bisa memastikan kondisinya.
“Kita lihat besok, tapi sepertinya tidak bagus. Saya rasa ini masalah otot,” katanya dikutip Four Four Two.
“Dia mengira itu karena menendang, tapi mungkin ototnya sedikit tertarik,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Guardiola juga memberikan kabar soal Rodri dan David Silva yang juga digantikan pada pertandingan tersebut.
Dikatakan, keduanya hanya keram. “Rodri sudah satu bulan tak memainkan banyak pertandingan, sedangkan David, dia perlu menyesuaikan ritme dan laga-laga ini sangat berat,” jelasnya.
(zul/pojoksatu)

Soal Peluang Juara Usai Dikalahkan Liverpool, Ini Kata Pep Guardiola

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liverpool main kokoh di puncak klasemen setelah mengalahkan Manchester City 3-1 pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (10/11).
Hasil ini membuat jarak keduanya menjadi sembilan poin. Selain itu, banyak yang mulai meragukan City bakal mengejar Liverpool.
Ditanyakan perihal ini, Pep Guardiola tidak banyak komentar. Ia mengaku tidak tahu dan memilih fokus pada pertandingan berikutnya.
“Aku bukan pesulap; aku tidak tahu masa depan,” kata Guardiola dilansir BBC.
“Kami punya pertandingan melawan Chelsea di kandang. Kami akan mencoba untuk mengalahkan mereka,” sambungnya.
Jika melihat musim lalu, peluang City sebenarnya belum tertutup karena kondisinya tidak jauh berbeda.
The Reds membuka keunggulan 10 poin atas City setelah 20 pertandingan dan memiliki satu pertandingan sisa.
Namun, City kemudian melakukan hal yang luar biasa, menjatuhkan hanya tiga poin dalam 18 pertandingan tersisa mereka, yang termasuk kemenangan atas The Reds di Etihad Stadium.
Lebih lanjut, terkait hasil pertandingan tersebut, Guardiola memberikan ucapan selamat pada Liverpool.
Tidak lupa, Guardiola juga memuji penampilan para pemain City yang dinilainya bermain baik.
“Selamat untuk Liverpool, mereka mencetak tiga, kami mendapat satu tapi saya sangat bangga dengan tim saya,” ujarnya.
“Kami memulai dengan sangat baik, kami menunjukkan keberanian yang luar biasa, mereka adalah juara Eropa dan itu adalah stadion yang paling sulit di dunia. Kami bermain seperti juara saling berhadapan.
“Kami tidak bisa menyangkal betapa bagusnya Liverpool, tetapi cara kami bermain, kepribadian, itu bagus,” pungkasnya.
(zul/pojoksatu)

Kontra Liverpool, Manchester City tanpa Kiper Andalan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City akan menghadapi Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris.
Jelang pertandingan, City membagikan kabar tidak sedap. Mereka mengaku tidak akan diperkuat kiper andalan, Ederson Moraes.
Ederson harus absen karena mengalami cedera otot saat menghadapi Atalanta pada ajang Liga Champions belum lama ini.
Kabar ini dibenarkan oleh pelatih City Pep Guardiola. “Ederson tidak bisa bermain di laga melawan Liverpool,” katanya dilansir dari ​Sky Sports.
Lantas berapa lama Ederson bakal absen? Guardiola mengaku tidak mengetahuinya.
“Namun, seberapa dirinya akan absen memperkuat Man City, saya belum mengetahuinya,” tambahnya.
Guardiola melanjutkan, meski Ederson absen, pihaknya masih memiliki kiper tidak kalah hebat.
“Meski begitu, kami mempunyai kiper hebat lainnya. Bersama Claudio Bravo, kami bisa meraih gelar League Cup dan FA Cup. Dia adalah penjaga gawang yang luar biasa serta telah memainkan banyak pertandingan untuk timnas Chili,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kontra Liverpool, David Silva Dipastikan Absen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City bakal menghadapi Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (10/11) mendatang.
Jelang pertandingan, City membagikan kabar buruk. Mereka dikabarkan tidak akan diperkuat David Silva.
Ia mesti absen lantaran cedera yang didapat pada laga lawan Southampton di Etihad Stadium, Sabtu (2/11) lalu.
Bukan hanya itu, Silva juga dipastikan absen saat City menghadapi Atalanta dalam lanjutan fase grup Liga Champions, Kamis (7/11).
Dengan begitu, Silva merupakan pemain kelima City yang harus absen karena cedera. Sebelumnya mereka juga sudah kehilangan Leroy Sane, Rodri, Aymeric Laporte, dan Oleksandr Zinchenko.
Sementara itu, kabar absennya Silva pun sudah dikonfirmasi oleh sang pelatih, Pep Guardiola. Dikatakan, Silva membutuhkan waktu pemulihan hingga 12 hari.
“David Silva digantikan karena mengalami cedera. Lima menit sebelum berakhirnya babak pertama ia mengatakan kepada saya bahwa ia mengalami masalah pada ototnya,” jelasnya.
“Ketika hal seperti itu terjadi David Silva tidak dapat melanjutkan pertandingan dan cedera seperti ini umumnya membutuhkan waktu pemulihan selama sepuluh sampai 12 hari,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)

Hajar Watford, Ini Kunci Kemenangan Manchester City

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City membuktikan masih menjadi salah satu tim terkuat usai menggilas Watford dengan skor 8-0, Sabtu (21/9) malam WIB.
Sebelumnya pasca kekalahan dari Norwich, City sempat diragukan bisa mengulang prestasi musim lalu.
Namun, keraguan tersebut dibayar dengan kemenangan yang diraih atas Watford malam tadi.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan kunci kemenangan pada pertandingan tersebut.
Dikatakan, kemenangan tersebut karena kualitas yang dimiliki para pemainnya.
“Tidak normal untuk mencetak lima gol dengan lima tembakan seperti yang kami lakukan. Tetapi kualitas pemain yang membuat perbedaan,” katanya dilansir dari BBC.
“Yang paling saya sukai adalah, ketika unggul 5-0 saat turun minum, babak keduanya jadi tak serius, membosankan. Tapi kami melakukan yang sebaliknya, kami lebih agresif dan menjalani babak kedua yang sangat bagus,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Guardiola kembali menanggapi soal kekalahan yang diterimanya minggu lalu.
“Orang-orang masih tidak mengerti – wartawan, pakar, mantan pemain – bahwa kekalahan adalah bagian dari kehidupan,” ujarnya.
“Lawan selalu pantas dihormati. Perasaan yang sama saya miliki sekarang, saya miliki setelah Norwich, jadi itu bukan kinerja yang buruk minggu lalu.
“Kami bisa kalah dalam pertandingan, tetapi yang penting adalah pendekatan dan bagaimana kami bereaksi,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Pep Guardiola Ungkap Calon Penggantinya di Manchester City

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pep Guardiola mengungkapkan siapa calon yang layak menggantikannya di Manchester City jika meninggalkan Stadion Etihad suatu hari nanti.
Ia mengatakan, sosok tersebut adalah Mikel Arteta. Guardiola yakin, dengan kemampuan dan pengalamannya, Arteta akan jadi pelatih di City.
Guardiola pun mengaku senang dengan Arteta sejak mengundangnya untuk menjadi bagian dari tim di City.
“Saya cukup yakin, ya. Dia akan sukses, ya. Dia memiliki tawaran untuk pergi tetapi dia memutuskan untuk bertahan, terima kasih,” ujarnya dilansir Mirror.
“Cepat atau lambat dia akan menjadi manajer. Dia adalah seorang pelatih muda.
“Dia baru berusia 37 tahun tetapi dia sudah berpengalaman menangani pemain besar dan tim,” sambungnya.
Sementara itu, Manchester City akan melakoni laga lawan Watford dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (21/9).
Setelah mengalami kekalahan mengejutkan dari Norwich akhir pekan lalu, City tentu bertekad meraih tiga poin untuk menjaga jarak dengan Liverpool di puncak klasemen.
(zul/pojoksatu)

Guardiola: Liverpool Juara Premier League! Menyerah atau Menghina, Pep?

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Dua kandidat juara Premier League musim 2019/20, Liverpool dan Manchester City meraih hasil berbeda pada pekan kelima. The Reds menang atas Newcastle, sementara The Citizen tumbang di tangan tim promosi, Norwich.
Hasil ini membuat Liverpool kokoh di puncak klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi Inggris itu dengan 15 poin. Sementara City ada di peringkat kedua dengan tertinggal 5 poin.
BACA JUGA: Video Rusuh Suporter di Laga Persikabo Vs Persib: Adu Jotos di Tribun, Kursi Penonton Beterbangan
Usai pertandingan kemarin malam, manajer Man City, Pep Guardiola membuat komentar yang rada menyindir sang rival.
Guardiola ‘memberi selamat’ kepada Liverpool yang disebutnya sebagai juara Liga Premier. Padahal kompetisi musim ini masih sangat panjang, baru lima laga.
Norwich taklukkan Manchester City di pekan kelima Liga Inggris, Minggu (15/9) dini hari WIB. (BBC)
Dengan nada bercanda, bos City menyebut tim Jurgen Klopp telah memenangkan liga setelah Norwich mengalahkan Man City 3-2, dengan Liverpool mengalahkan Newcastle 3-1 untuk unggul lima poin di puncak.
BACA JUGA: Taklukkan PSIS 2-1, Persija Naik Posisi
Berbicara kepada wartawan setelah kekalahan mengejutkan dari Canary yang baru promosi, Guardiola bercanda bahwa The Reds telah merebut gelar liga.
“Kita di bulan September … kita akan melakukan itu? Oke: selamat, Liverpool, Anda adalah juara,” kata Pep dikutip Pojoksatu.id dari Goal Internasional.

Terlibat Cekcok dengan Aguero, Guardiola Bilang Salah Paham

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pep Guardiola buka suara soal kabar cekcok dengan Sergio Aguero saat pertandingan lawan Tottenham Hotspur, Sabtu (17/8).
Pelatih Manchester City itu mengatakan, jika itu hanya salah paham.
Lebih lanjut, Guardiola menjelaskan jika Aguero kesal karena dikira ia disalahkan sebagai penyebab gol kedua Tottenham.
Akan tetapi, kata Guardiola, kesalahpahaman tersebut sudah diselesaikan.
“Itu salah paham. Aguero kesal karena dia pikir saya menyalahkannya gara-gara gol kedua Tottenham,” katanya dilansir dari Mirror.
“Kami berbicara setelahnya dan selama pertandingan, saya sangat mencintainya sebagai pemain,” sambungnya.
Diketahui, pada pertandingnan lawan Tottenham, Aguero dan Guardiola terlihat terlibat cekcok.
Hal ini terjadi saat Guardiola memutuskan menarik Aguero dan menggantikannya dengan Gabriel Jesus di menit ke-65.
Akan tetapi, saat injury time, saat Jesus mencetak gol yang akhirnya dianulir wasit karena VAR, keduanya terlihat berpelukan.
(zul/pojoksatu)

Jelang Lawan West Ham, Pep Guardiola Bagikan Kabar Baik dan Buruk

POJOKSATU.id, JAKARTA – Laga pembuka Liga Premier Inggris, Manchester City dijadwalkan akan menghadapi West Ham.
Jelang pertandingan, pelatih Manchester City Pep Guardiola memberikan dua kabar berlawanan terkait pemainnya.
Yakni, soal Leroy Sane. Dia memprediksi Sane akan absen enam atau tujuh bulan karena cedera lutut.
Sane diketahui mengalami cedera saat pertandingan City atas Liverpool di Community Shield belum lama ini.
“Ini adalah berita yang sangat buruk,” kata Guardiola dilansir dari BBC.
“Aku tidak tahu berapa lama dia akan keluar. Biasanya cedera seperti ini adalah enam atau tujuh bulan,” sambungnya.
Kabar baiknya, Riyad Mahrez telah dinyatakan bebas dari doping.
Seperti diketahui, Mahrez harus absen di ajang Community Shield karena tim dokter City ragu dengan obat sinus yang dikonsumsinya melanggar aturan doping atau tidak.
Karena itu, Mahrez pun menjalani serangkaian tes dan hasilnya menggembirakan. Ia bebas dari tudingan dan bakal diturunkan saat lawan West Ham.
“Setelah pekan lalu, (lembaga) anti-doping telah melakukan tes, semuanya jelas dan semuanya baik-baik saja, dia bisa bermain,” kata Guardiola.
(zul/pojoksatu)