W88top casino trực tuyến

Pep Guardiola

Dikalahkan Manchester United, Begini Penjelasan Pep Guardiola

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City takluk di tangan Manchester United pada laga pekan ke-29 Liga Inggris, Minggu (8/3).
Kekalahan 2-0 dari United memang tidak mengubah posisi City. Mereka tetap di posisi kedua. Namun mereka gagal menjauh dari Leicester City.
Tim asuhan Brendan Rodgers itu kini berpeluang memperkecil jarak menjadi empat poin jika menang lawan Aston Villa.
Sementara itu, menanggapi kekalahan dari United, pelatih City Pep Guardiola mengaku timnya bermain baik. Namun, tim lawan berhasil memanfaatkan kesalahan dan mencetak gol.
“Kami bermain bagus, kami sedikit kehilangan di sepertiga akhir babak pertama tetapi babak kedua lebih baik dan itu adalah kinerja yang baik,” katanya dilansir dari BBC.
“Kami bermain dengan cara yang sama, mencoba menekan dan bertahan dengan baik dan kami melakukannya dengan baik.
“Mereka menunggu dan melakukan banyak serangan balasan untuk Daniel James dan Anthony Martial. Kami melakukan permainan kami tetapi sayangnya kami kebobolan gol. Mereka menunggu kesalahan kami,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)
The post Dikalahkan Manchester United, Begini Penjelasan Pep Guardiola appeared first on Pojoksatu.id.

Kontra Manchester City, Ini Kata Solskjaer

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United akan menjamu Manchester City pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (8/3) malam WIB.
Pelatih Ole Gunnar Solskjaer mengaku pertandingan Minggu malam nanti sangat penting bagi timya untuk terus menjaga peluang lolos ke zona Liga Champions.
Saat ini, United ada di posisi kelima di klasemen dengan perolehan 42 poin. Mereka tertinggal tiga poin dari Chelsea di posisi keempat.
Namun begitu, Solskjaer tampaknya agak terganggu dengan waktu istirahat yang dimiliki para pemainnya.
Sebab, mereka baru melakoni laga lawan Derby County di Piala FA pada Jumat (6/3) dini hari. Sedangkan City, sehari sebelumnya.
“Ini sama seperti ketika kami mengalahkan mereka terakhir kali. Kami bermain pada Rabu, sementara City sehari sebelumnya. Jadi, kami harus memulihkan diri dengan baik sekarang,” katanya kepada Football Focus.
Terpisah, Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengatakan pihaknya akan tampil maksimal untuk bisa meraih tiga poin.
“Dari apa yang saya lihat, mereka mengikuti (Solskjaer) secara absolut. Mereka menjadi lebih baik. Saat ini mungkin adalah momen terbaik mereka musim ini.
“Selalu begitu baik, salah satu yang terbaik, saya menyukainya – itu selalu istimewa. Tentu saja situasinya sedikit berbeda. Kami ingin meningkatkan, untuk finis kedua, tidak (memenangkan) gelar. Bagi mereka itu lebih penting dalam kualifikasi untuk Liga Champions,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)
The post Kontra Manchester City, Ini Kata Solskjaer appeared first on Pojoksatu.id.

Gara-gara Ini, Pep Guardiola Beri Peringatan untuk Barcelona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pep Guardiola memperingatkan mantan klubnya Barcelona untuk tidak banyak bicara soal hukuman yang diterima Manchester City saat ini.
Peringatan ini disampaikan Guardiola menyusul pernyataan presiden Blaugrana Josep Maria Bartomeu yang terkesan senang dengan keputusan UEFA tersebut.
City sendiri dilarang bermain di kompetisi antarklub benua tersebut selama dua musim, yakni 2020/21 dan 2021/22.
Hukuman itu atas pelanggaran yang dilakukan City terkait laporan keuangan dalam kurun antara 2012 dan 2016. Bukan hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola juga dijatuhi denda senilai 30 juta euro.
“Jika mereka (Barcelona) senang kami diskors, saya katakan kepada presiden Barcelona, ​​biarkan kami banding,” kata Guardiola seperti dilansir Football Espana.
“Saya bertanya sekarang, orang-orang percaya apa yang telah mereka lakukan. Jangan bicara terlalu keras Barcelona. Itu saran saya, karena semua orang terkadang terlibat dalam situasi ini.
“Kami akan mengajukan banding dan mudah-mudahan di masa depan kami bisa bermain Liga Champions melawan Barcelona,” tandasnya.
Sebelumnya, Guardiola menegaskan tidak akan meninggalkan Manchester City. Pernyataannya ini mengecilkan rumor dirinya bakal hengkang pasca hukuman dari UEFA.
(zul/pojoksatu)
The post Gara-gara Ini, Pep Guardiola Beri Peringatan untuk Barcelona appeared first on Pojoksatu.id.

Kalau Tidak Dipecat, Pep Guardiola Pastikan Bertahan di Manchester City

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pep Guardiola mengakhiri rumor yang menyebutnya bakal hengkang dari Manchester City.
Rumor tersebut mencuat setelah UEFA mengumumkan larang tampil bagi City di kompetisi antarklub benua tersebut selama dua musim, yakni 2020/21 dan 2021/22.
Hukuman itu atas pelanggaran yang dilakukan City terkait laporan keuangan dalam kurun antara 2012 dan 2016.
Bukan hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola juga dijatuhi denda senilai 30 juta euro (sekitar Rp 445,6 miliar).
“Jika mereka tidak memecat saya, saya akan berada di sini. Saya suka klub ini. Saya suka berada di sini. Ini adalah klub saya dan Saya akan berada di sini, tidak masalah,” kata Guardiola seperti dilansir BBC.
Pep Guardiola juga menuturkan, pihak klub akan mengajukan banding terkait hukuman dari UEFA.
Di tengah upaya klub mengatasi situasi ini, Guardiola mengatakan, dirinya dan pemain akan tetap fokus di lapangan dengan tampil sebaik mungkin.
“Kami mengajukan banding. Ketika seseorang percaya mereka benar, mereka harus bertarung. Klub harus berjuang dan saya percaya pada klub 100 persen, apa yang telah mereka lakukan dan mereka telah menjelaskan kepada saya,” ucapnya.
“Situasi ini belum selesai dan kami akan menunggu tetapi sampai resolusi belum selesai Anda harus bermain dan bermain dan itulah yang akan terjadi.
“Kami adalah para profesional di lapangan, apa yang terjadi, kami tidak bisa berbuat banyak. Kami berbicara tentang apa yang harus kami lakukan hingga akhir musim, terutama untuk orang-orang yang mencintai klub ini.
“Kami akan memainkan pertandingan kami sebaik mungkin. Kami memiliki banyak hal menarik untuk dimainkan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)
The post Kalau Tidak Dipecat, Pep Guardiola Pastikan Bertahan di Manchester City appeared first on Pojoksatu.id.

Manchester City Terancam Absen di Kompetisi Eropa Selama 2 Musim, Begini Respon Jurgen Klopp

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengaku terkejut dengan sanksi larangan bermain di kompetisi Eropa selama dua musim yang diterima Manchester City dari UEFA.
“Itu mengejutkan ketika saya mendengarnya. Pada saat ini saya membayangkan itu sangat sulit bagi mereka,” kata Klopp seperti dilansir BBC.
Klopp menuturkan dirinya merasakan apa yang dirasa Pep Guardiola serta para pemain City.
“Saya tidak tahu bagaimana hal ini bekerja – yang bisa saya katakan adalah Manchester City di bawah Pep Guardiola memainkan sepakbola yang sensasional. Saya selalu mengagumi apa yang mereka lakukan,” ucapnya.
“Sejujurnya saya merasa untuk Pep dan para pemain karena mereka, tentu saja, tidak ada yang salah. Mereka hanya bermain sepak bola dan sepak bola sensasional. Pep membantu Liga Inggris meningkatkan sepakbola,” sambungnya.
Untuk diketahui, UEFA menghukum Manchester City tidak boleh tampil di kompetisi antarklub benua tersebut selama dua musim 2020/21 dan 2021/22.
Hukuman itu atas pelanggaran yang dilakukan City terkait laporan keuangan dalam kurun antara 2012 dan 2016.
Bukan hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola juga dijatuhi denda senilai 30 juta euro (sekira Rp 445,6 miliar).
Menanggapi sanksi tersebut, City rupanya tidak tinggal diam. Mereka dilaporkan bakal mengajukan banding.
(zul/pojoksatu)
The post Manchester City Terancam Absen di Kompetisi Eropa Selama 2 Musim, Begini Respon Jurgen Klopp appeared first on Pojoksatu.id.

Gagal Singkirkan Real Madrid di Liga Champions, Pep Guardiola Ngaku Bisa Dipecat Manchester City

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pep Guardiola memberikan sinyal dirinya bisa dipecat oleh Manchester City jika tersingkir dari Liga Champions.
City sendiri diketahui akan menghadapi Real Madrid, pada babak 16 besar Liga Champions.
Sebelum menjamu di Stadion Etihad pada 17 Maret mendatang, City akan dijamu Real Madrid di Santiago Bernabeu terlebih dahulu pada 26 Februari.
“Jika kita tidak mengalahkan mereka, pemilik akan datang dan berkata: ‘Kamu tidak cukup baik, aku akan memecatmu,” kata seperti dikutip dari El Mundo Deportivo.
“Saya tidak tahu, itu sesuatu yang sering terjadi dan bisa terjadi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Guardiola menegaskan skuad asuhannya sudah bekerja lebih keras bahkan dibandingkan musim lalu.
“Tahun ini kami bekerja lebih keras daripada musim lalu, ketika kami memenangkan semua trofi di Inggris. Para pemain ingin bermain dengan baik, mereka menderita ketika kalah dalam pertandingan,” katanya.
“Orang-orang percaya bahwa jika Anda Guardiola atau Klopp, Anda harus mendapatkan segalanya setiap tahun dan itu tidak mungkin.
“Terkadang ada saingan dan terkadang Anda tidak bisa menang. Jika Anda tidak memenangkan Liga Champions, ini adalah bencana dan jika Anda memenangkannya, ini adalah kesuksesan.
“Jika demikian, lebih dari seratus tahun Manchester City akan menjadi bencana dan itu tidak benar,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)
The post Gagal Singkirkan Real Madrid di Liga Champions, Pep Guardiola Ngaku Bisa Dipecat Manchester City appeared first on Pojoksatu.id.

Juventus Bidik Guardiola Gantikan Sarri, Terserah Minta Gaji Berapa

POJOKSATU.id, TURIN – Keingina Juventus merekrut Pep Guardiola pada musim panas mendatang, tampaknya bukan isapan jempol belaka. Si Nyonya Tua kabarnya bersedia menyodorkan kontrak tanpa batas kepada pelatih berkebangsaan Spanyol itu.
Dikutip Pojoksatu.id dari The Sun, Juventus sudah membidik Guardiola sebagai kandidat pengganti Maurizio Sarri. Meski sesungguhnya, Juve asuhan Sarri masih berada di jalur juara untuk tiga kompetisi yang mereka ikuti.
BACA JUGA: Selain Duetkan Ronaldo dan Messi, Juventus Juga Berencana Rekrut Guardiola
Bianconeri saat ini hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen sementara Serie A musim 2019/20. Artinya, secara matematis, Cristiano Ronaldo dkk masih berpeluang meraih scudetto kesembilan secara beruntun.
Juventus juga lolos ke semifinal Coppa Italia dan akan menghadapi rival abadi, AC Milan tengah pekan ini. Sementara di Liga Champions, mereka akan menghadapi klub Prancis, Lyon di babak 16 besar akhir Februari ini.
Juventus takluk di kandang Hellas Verona 2-1 pada laga lanjutan Liga Italia, Minggu (9/2) dini hari WIB. (@juventus)
Tapi jika Sarri gagal membawa Juventus berjaya, terutama di Liga Champions dan Serie A, bukan tidak mungkin pelatih yang baru bertugas di Turin pada musim panas lalu, bakal di depak.
Lalu Guardiola yang masa depannya di Etihad Stadium juga masih abu-abu menyusul gelar Premier League musim ini hampir pasti jadi milik Liverpool. Di Liga Champions, Guardiola juga harus melewati adangan Real Madrid di babak 16 besar.
Mantan pelatih Barcelona itu pernah mengungkap bahwa ia tidak akan meninggalkan Etihad, meski minat JUventus sangat tinggi. Tapi tawaran kontrak tanpa batas, tampaknya bisa membuatnya berubah pikiran.
BACA JUGA: Jadwal Siaran Langsung Bola Hari Ini: Persija, Arema FC dan Bali United Vs Than Quang Ninh
Menurut The Sun, Juventus mempersilakan Guardiola menentukan sendiri nilai kontraknya dan persyaratan yang diinginkan untuk mencoba tantangan baru dalam karirnya. Menjadi pelatih di Italia.
Saat ini, Guardiola menerima gaji sekitar 15 juta pound (Rp20 miliar) per tahun di City, jauh lebih tinggi ketimbang honor Sarri di Turin yang ‘hanya’ sekitar 6 juta euro per musim.
Menarik ditunggu, akankah Guardiola tertarik dengan godaan menggiurkan dari raksasa Italia.
(fat/pojoksatu)
The post Juventus Bidik Guardiola Gantikan Sarri, Terserah Minta Gaji Berapa appeared first on Pojoksatu.id.

Selain Duetkan Ronaldo dan Messi, Juventus Juga Berencana Rekrut Guardiola

POJOKSATU.id, TURIN – Klub raksasa Italia, Juventus ingin melakukan pembenahan tim secara serius musim depan. Selain berencana merekrut Lionel Messi yang sudah ‘tidak nyaman’ di Camp Nou, Juve juga ingin mendatangkan pelatih papan atas sekelas Pep Guardiola.
Dikutip Pojoksatu.id dari The Sun, Juventus bersiap melakukan kudeta manajerial yang paling berani dengan membujuk Pep Guardiola untuk meninggalkan Manchester City musim panas mendatang.
BACA JUGA: Kalah di Persidangan, David Beckham Terpaksa Ganti Nama Inter Miami?
Mantan pelatih Barcelona itu disiapkan untuk menggantikan Maurizio Sarri sebagai bos baru di Allianz Stadium.
Juve baru saja menunjuk Maurizio Sarri di musim panas lalu, tetapi kemungkinan akan didepak akhir musim ini jika gagal membawa Si Nyonya Tua mengangkat trofi, terutama Liga Champions.
Dan menurut The Sun, Guardiola adalah sosok yang diincar Juventus untuk mengisi kursi pelatih berikutnya.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola.
Presiden Juventus, Andrea Agnelli dikatakan yakin Guardiola adalah mata rantai yang hilang untuk memulihkan dominasi timnya di Italia dan Eropa.
Saat ini, Juve berada di urutan kedua Serie A kalah selisih gol dari rival lama Inter Milan.
BACA JUGA: Jadwal Siaran Langsung Bola Hari Ini: Persija, Arema FC dan Bali United Vs Than Quang Ninh
Inter, dipimpin oleh mantan bos Juve Antonio Conte, telah menghabiskan banyak uang dan bertekad untuk kembali di antara klub elit sepakbola Eropa.
Sarri terancam gagal melanjutkan rekor delapan gelar Serie A berturut-turut. Dan jika hal itu terjadi, Juve sudah punya alasan untuk mendepak mantan pelatih Napoli dan Chelsea itu.
The post Selain Duetkan Ronaldo dan Messi, Juventus Juga Berencana Rekrut Guardiola appeared first on Pojoksatu.id.

Demi Melindungi Pemain, Pep Guardiola Berharap Jadwal Pertandingan Dikurangi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jadwal padat di Liga Inggris membuat pelatih Manchester City Pep Guardiola kesal. Ia pun makin berang dengan wacana penambahan jadwal Liga Champions.
Menurut laporan BBC, Asosiasi Klub Eropa (ECA) dan Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) mewacanakan akan menambah empat pertadingan lagi ke jadwal Liga Champions.
Guardiola pun sinis menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan, setidaknya butuh 400 hari dalam setahun bagi klub-klub untuk bertarung di semua kompetisi yang ada.
“Solusinya adalah membuat satu tahun menjadi 400 hari. Lalu kita bisa memesan kompetisi lain,” katanya.
Guardiola mengatakan, semua pelatih mengeluh soal ini. Pasalnya, para pemain akan menderita. Namun belum ada tanggapan dari pihak terkait.
“Jarak dua atau tiga hari (antara pertandingan) berulang-ulang. Para pemain menderita,” ucapnya.
“Mereka ingin melakukannya dengan baik dan klub memiliki banyak tekanan untuk menang atau lolos ke Liga Champions. Kami mendorong dan mendorong. Tubuh mengatakan ‘berhenti’, ‘cukup’. Dengan jumlah pertandingan itu, para pemain kelelahan,” tambahnya.
Ditanya solusi apa yang ingin diusulkannya untuk meringankan beban pertandingan. Ia pun meminta mengurangi jadwal pertandingan.
“Lebih sedikit pertandingan, lebih sedikit kompetisi, lebih sedikit tim. Lebih banyak kualitas, lebih sedikit kuantitas.
“Ini untuk melindungi para pemain. Saya bisa lelah – dan saya tidak berlari. Bagi mereka (pemain) akan lebih menikmatinya, orang-orang juga,” ujarnya.
“Orang-orang bisa hidup tanpa sepakbola untuk sementara waktu. Ini terlalu banyak (jadwal). Mereka bisa pergi ke teater, ke bioskop, restoran, untuk menonton kembang api,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kalahkan Everton 2-1, Pep Guardiola : Ini Kemenangan Penting

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City berhasil menaklukkan Everton pada laga pekan ke-21 Liga Inggris, Kamis (2/1) dini hari WIB.
Hasil ini membuat City terus menempel Leicester City, yang juga meraih kemenangan saat menghadapi Newcastle, Rabu (1/1) malam WIB.
Leicester kini ada di urutan kedua dengan 45 poin atau beda satu poin dengan City di urutan ketiga.
Usai pertandingan, pelatih City Pep Guardiola menyebut kemenangan dini hari tadi sebagai kemenangan penting.
Pasalnya, mereka terus menjaga jarak sedekat mungkin dengan Leicester. Bukan hanya itu, Guardiola juga menuturkan, kemenangan ini menunjukkan bahwa City belum mau menyerah soal perburuan gelar juara.
“Ketika Anda jauh dari posisi pertama terkadang orang menyerah, tetapi kami tidak pernah menyerah,” kata Guardiola dilansir BBC.
“Kami bermain bagus, jadi saya senang untuk mereka. Periode ini sangat sulit. Kami melakukannya dengan sangat baik. Tiga poin lebih banyak dan lebih dekat ke Leicester.
“Kami harus terus berjalan. Kami memiliki Piala FA kemudian Piala EFL. Tim-tim lain kehilangan poin untuk empat besar sehingga itu merupakan kemenangan penting,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)