persebaya

Sempat Memimpin, Persib Tumbang di Tangan Persebaya

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung menelan kekalahan kedua di babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019.
Maung Bandung menyerah 2-3 atas Persebaya Surabaya dalam duel bertajuk Super Big Match di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis (7/3/2019) petang WIB.
Pasukan Miljan Radovic sendiri sempat memimpin lewat gol Erwin Ramdani, namun Bajul Ijo berhasil membalikkan keadaan untuk kemudian memertahankan keunggulan mereka hingga peluit akhir dibunyikan wasit.

Dengan hasil positif ini, skuat besutan Djajang Nurjaman pun makin kokoh di puncak klasemen Grup A dan berpeluang melaju ke fase berikutnya.
Sementara Persib mengalami situasi sulit bahkan kans untuk lolos ke fase knock-out nyaris tertutup, apalagi jika TIRA-Persikabo mampu menang atas Perseru Serui.
Pertandingan dua ‘kawan’ itu sendiri berlangsung sengit dan menarik sejak wasit meniup peluit kick-off tanda pertandingan dimulai.
Persib tampil menekan sejak menit awal lewat kreasi serangan yang dikonstruksi Gozali Siregar dan Esteban Vizcarra.
Persib mendapat peluang di menit 10. Namun, crossing manja Erwin gagal dikonversi sempurna N’Douassel karena dikawal empat palang pintu lawan.
Jual beli serangan tercipta dalam 15 menit pertama, dan Persib akhirnya mampu menjebol gawang Persebaya setelah Erwin mampu meneruskan umpan cerdas N’Douassel di mulut gawang.
Persebaya pun langsung merespon gol Erwin dengan meningkatkan tensi serangan. Alhasil, enam menit berselang, Persebaya mampu menyamakan kedudukan kewat sepakan Jalilov yang berdiri bebas di depan gawang M. Natshir.
Bajul Ijo pun berbalik menguasai jalannya pertandingan lewat serangan balik yang cepat. Damian bahkan nyaris membalikkan keadaan jelang turun minum, namun sepakannya masih mampu dimuntahkan kiper Persib.
Sementara Persib sendiri punya kans untuk kembali memimpin di menit 44 setelah Hansamu nyaris mencetak gol bunuh diri saat coba menyundul bola set-piece.
Persib kembali mendapat peluang di menit 45+1, namun gagal dimanfaatkan N’Douassel, sehingga babak pertama berakhir dengan skor sementara sama kuat 1-1.
Memasuki interval kedua, Persebaya berinisiatif menekan lewat pergerakan di kedua sayap. Alhasil, Jalilov mampu membalikkan keadaan setelah terbebas dari kawalan di depan gawang lawan.
Gol tercipta diawali sebuah umpan terobosan lambung cantik yang berhasil mengecoh barisan pertahanan Persib. Jalilov yang mendapatkan bola mengontrol sebentar untuk kemudian melesakkan ke gawang M. Natsir yang sudah dalam posisi terkecoh.
Persib coba merespon dan di menit 70 N’Douassel nyaris menyamakan kedudukan jika tandukannya gagal ditepis Rohim.
Terus menekan, Persib justru kembali ketinggalan, kali ini lewat aksi brilian Irfan Jaya. Menguasai bola di tepi kotak penalti dan menggiring bola, penggawa timnas itu mengecoh dua pemain sebelum menaklukkan kiper Persib.
Tak ingin seumur jagung berlaga di pentas pramusim itu, Persib terus meningkatkan tensi serangan. Mereka pun kembali dihampiri asa setelah pemain pengganti, Frets Butuan mampu memperkecil ketertinggalan setelah mencetak gol cantik di menit 86.
Menyambut umpan crossing Beckham Putra, mantan pemain PSMS Medan itu dengan tenang melesakkan sepakan di hadapan kiper Persebaya.
Sayang, Persib harus menerima kenyataan pahit karena hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, mereka gagal mengejar ketertinggalan

Jumpa Persib Bandung, Djanur Coba Lupakan Momen Manis!

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persebaya Surabaya akan bentrok dengan Persib Bandung di laga lanjutan babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Bandung, Kamis (7/3/2019) petang WIB.
Bagi sang pelatih, Djajang Nurjaman, laga nanti tentu menjadi laga yang sarat emosional mengingat Persib adalah mantan klub yang pernah dibesutnya.
Djanur bahkan sukses mengantarkan Maung Bandung merengkuh trofi juara Piala Presiden pada 2015 lalu. Kala itu Persib menang 2-0 atas Sriwijaya FC di partai final di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.
Piala Presiden 2019: Persib Pincang, Persebaya Compang-camping
Jajal Persebaya, Persib Bandung tanpa Lopicic dan Febri Hariyadi
Namun, Djanur kini coba untuk melupakan momen manis bersama Pangeran Biru dan bertekad untuk mengulang kejayaan bersama Bajul Ijo, klub yang dibesutnya kini.
Persebaya yang kini memuncaki klasemen sementara Grup A sendiri sukses mengawali ajang pramusim ini dengan menoreh kemenangan 3-2 atas Perseru Serui di laga pembuka.
“Sesuatu yang excited menghadapi tim yang pernah saya latih dan menghadapi Bobotoh yang luar biasa,” kata Djanur seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Djanur Tak Merasa Diuntungkan dengan Absennya Febri Hariyadi
Beckham: Menang atas Persebaya Harga Mati buat Persib
Djanur berharap bisa mengulangi hasil positif seperti yang pernah dilakukannya saat menukangi PSMS Medan di Piala Presiden 2018.
Kala itu, skuatnya mampu membungkam Maung Bandung dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
“Saya selalu ingin menang dengan tim yang saya bawa,” tekad pria asal Majalengka itu.
(qur/pojoksatu)

Beckham: Menang Atas Persebaya Harga Mati buat Persib

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung wajib memenangkan pertandingan kontra Persebaya di babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019 jika ingin menjaga asa di pentas pramusim itu.
Maung Bandung akan bentrok dengan Bajul Ijo di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis (7/3/2019) petang WIB.
Pemain muda Persib, Beckham Bupetra Nugraha menilai, laga nanti merupakan pertandingan hidup mati bagi timnya.
Piala Presiden 2019: Persib Pincang, Persebaya Compang-camping
Jajal Persebaya, Persib Bandung tanpa Lopicic dan Febri Hariyadi
Djanur Tak Merasa Diuntungkan dengan Absennya Febri Hariyadi
Jika timnya hanya sanggup bermain imbang apalagi kalah, itu berarti kans Persib sangat tipis untuk bisa melenggang ke fase berikutnya.
Pasalnya, untuk babak 8 besar nanti akan diambil lima klub yang menjadi juara grup di lima wilayah, ditambah tiga runner-up terbaik.
“Harga hidup mati buat Persib (memenangkan pertandingan atas Persebaya),” ucap Beckham seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi klub.
“Paling penting untuk pertandingan nanti adalah lebih kuat mental yang penting kita menang,” ucapnya.
Beckham sendiri mengaku belum bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di laga perdana kemarin. Ia masuk ketika tim dalam keadaan kalah, yang sudah jelas menantang Beckham soal mental.
“Kemarin harus diperbaiki dari segi mental, kemarin Beckham dimasukin pas kalah. Jadi ke depan harus lebih kuat mental,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Piala Presiden 2019: Persib Pincang, Persebaya Compang-camping

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap menghadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Bandung, Kamis (7/3/2019) petang WIB.
Maung Bandung sendiri dipastikan tidak akan diperkuat Febri Hariyadi dan Srdan Lopicic. Febri harus memenuhi panggilan Timnas Indonesia, sedangkan Lopicic dibekap cedera.
Kondisi tak jauh beda juga dialami Persebaya. Bajul Ijo bahkan harus kehilangan lima pemain pilar mereka sekaligus.
Jajal Persebaya, Persib Bandung tanpa Lopicic dan Febri Hariyadi
Djanur Tak Merasa Diuntungkan dengan Absennya Febri Hariyadi
Skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur dipastikan tanpa Otavio Dutra, Ruben Sanadi, Hansamu Yama, Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto yang mendapat tugas negara dipanggil Timnas Indonesia.
Dutra, Ruben dan Yama bergabung dengan timnas senior, sementara Osvaldo dan Rachmat Irianto harus menjalani pemusatan latihan Timnas U-22 Indonesia jelang babak kualifikasi Piala AFC U-23 2019.
“Kalau soal untung-untungan, kami yang sebenarnya rugi. Karena kami ada lima pemain absen, sementara Persib cuma satu. Itu jadi keuntungan buat Persib,” tutur mantan pembesut Persib Bandung itu seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Meski begitu, pelatih Persib, Miljan Radovic menyebut pihaknya tidak merasa diuntungkan dengan absennya beberapa pemain pilar Persebaya.
Radovic menegaskan, ia hanya fokus dengan persiapan timnya tanpa memikirkan kondisi skuat lawan yang sedang compang-camping itu.
“Saya tidak tahu berapa pemain mereka timnas, karena ada juga di sini (Persib) pemain ke timnas. Selain beberapa pemain kita tidak main sama, selalu saya hanya fokus untuk di sini,” ujarnya.
(qur/pojoksatu)

Djanur Tak Merasa Diuntungkan dengan Absennya Febri Hariyadi

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persebaya Surabaya akan bentrok dengan Persib Bandung di lanjutan babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Bandung, Kamis (7/3/2019) petang WIB.
Bajul Ijo sendiri harus kehilangan beberapa pemain pilar, di antaranya Otavio Dutra, Ruben Sanadi, dan Hansamu Yama yang harus memenuhi panggilan Timnas Indonesia.
Sedangkan Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto harus menjalani TC bersama Timnas U-22 Indonesia yang tengah bersiap untuk babak kualifikasi Piala Asia U-23 akhir bulan ini.

Sementara Maung Bandung harus kehilangan sang gelandang penjelajah, Febri Hariyadi. Febri juga harus memenuhi tugas negara membela skuat Merah-Putih.
Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman mengatakan, absennya Febri di laga nanti tak serta merta menguntungkan skuatnya.
“Kalau soal untung-untungan, kami yang sebenarnya rugi. Karena kami ada lima pemain absen, sementara Persib cuma satu. Itu jadi keuntungan buat Persib,” tutur mantan pembesut Persib Bandung itu seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Meski kehilangan banyak pemain pilar, Djanur bertekad untuk bisa meneruskan tren kemenangan timnya, terlebih Hansamu Yama mendapat izin tak gabung ke timnas untuk saat ini.
Bek anyar Persebaya itu mendapat izin karena baru melangsungkan pernikahan. Djanur pun memastikan peluangnya untuk bermain di laga besok cukup besar.
“Kelihatannya (peluang) untuk diturunkan cukup besar,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Jajal Persebaya, Radovic: Kuncinya Konsentrasi Penuh

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung akan melakoni laga kedua babak penyisihan Grup A Piala Presiden menghadapi Persebaya Surabaya, Kamis (7/3/2019).
Persib tentu wajib memenangkan pertandingan tersebut jika ingin menjaga asa lolos ke fase berikutnya, mengingat mereka kehilangan poin setelah dikalahkan TIRA Persikabo di laga pembuka, Sabtu lalu.
Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic menegaskan, skuatnya sangat fokus menatap pertandingan krusial tersebut.
Bajul Ijo Ogah Anggap Remeh Persib Bandung
Hadapi Persebaya, Bojan Malisic: Fokus untuk Petik Kemenangan
Mengamankan poin penuh alias memenangkan pertandingan menjadi harga mati jika Maung Bandung ingin tetap menjaga asa melaju ke babak berikutnya.
“Kami harus lebih konsentrasi lagi untuk pertandingan selanjutnya. Masih ada waktu untuk para pemain berlatih. Mereka pasti kerja 100 persen untuk pertandingan nanti,” tutur pelatih asal Montenegero itu seperti dikutip dari laman resmi klub.
Tak hanya itu, Radovic juga meminta agar semua pemain harus mewaspadai kekuatan skuat Bajul Ijo asuhan Djadjang Nurjaman itu.
“Harus tetap fokus selama pertandingan berjalan. Kami harus tambah kerja keras untuk dapat kemenangan di pertandingan nanti. Saya yakin semua pemain sangat siap,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Bajul Ijo Ogah Anggap Remeh Persib Bandung

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persebaya Surabaya bersiap menjajal Persib Bandung di babak kualifikasi Grup A Piala Presiden 2019 menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis (7/3/2019).
Bajul Ijo sendiri sedang dalam tren positif usai memenangi laga pembuka atas Perseru Serui dengan skor ketat 3-2.
Sementara lawannya, Persib yang tampil dihadapan Bobotoh secara mengejutkan dipermalukan TIRA Persikabo juga dengan skor ketat 2-1.
Hadapi Persebaya, Bojan Malisic: Fokus untuk Petik Kemenangan
Namun begitu, asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugantoro ogah mengomentari soal performa minor calon tim lawannya itu.
“Kami tidak menilai tim lawan. Kami masuk ke lapangan dengan gaya kami. Kami fokus ke tim kami. Kondisi pemain tidak ada masalah. Sebab jadwal recovery-nya panjang,” sebut Bejo seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Bejo bahkan telah menginstruksikan pemainnya untuk mewaspadai motivasi Persib untuk mendapatkan hasil bagus setelah kalah pada laga pertama.
Oleh karena itu, ia meminta skuat Bajul Ijo harus ekstra hati-hati. “Persib baru saja kalah. Pasti mereka akan bermain ngotot. Apalagi Persib akan bermain di depan pendukungnya. Kami harus sedikit hati-hati,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Hadapi Persebaya, Bojan Malisic: Fokus untuk Petik Kemenangan

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung akan melakoni laga kedua babak penyisihan Grup A Piala Presiden menghadapi Persebaya Surabaya, Kamis (7/3/2019).
Persib tentu wajib memenangkan pertandingan tersebut jika ingin menjaga asa lolos ke fase berikutnya, mengingat mereka kehilangan poin setelah dikalahkan TIRA Persikabo di laga pembuka, Sabtu lalu.
Bek Maung Bandung, Bojan Malisic menegaskan, timnya wajib jaga motivasi dan fokus menatap laga nanti agar bisa memetik poin maksimal.
“Tentu pertandingan melawan Persebaya kami harus lebih kerja keras dan menambah motivasi,” kata Mali seperti dikutip dari laman resmi klub.
Pemain asal Serbia itu menegaskan timnya telah memetik pelajaran berharga atas kekalahan di laga perdana kemarin.
Karena itu, ia terus membangkitkan motivasi rekan-rekannya agar bisa menampilkan yang terbaik saat menghadapi Persebaya.
Mali pun siap untuk meredam agresivitas lini depan tim Bajul Ijo yang dikenal berbahaya di depan gawang.
“Kami harus tetap jaga motivasi. Pertandingan nanti kita harus lebih fokus untuk dapat kemenangan. Tentunya kesempatan lolos masih tetap besar,” tandasnya.
Persib Bandung sendiri saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan nol poin, sementara Bajul Ijo berada di puck usai mengandaskan Perseru Serui dengan skor ketat 3-2.
(qur/pojoksatu)

Batal Digelar, Ini Jadwal Terbaru Persinga Vs Persebaya

POJOKSATU.id, SURABAYA – Laga leg pertama Piala Indonesia 2018 antara Persinga Ngawi vs Persebaya Surabaya batal digelar.
PSSI memutuskan memundurkan jadwal. Diketahui, semula jadwal laga itu digelar hari ini, Selasa (22/1), di Stadion Jala Krida AAL, Bumimoro, Surabaya.
Akan tetapi, laga dimundurkan menjadi Rabu (30/1). Hal itu dilakukan karena Stadion Jala Krida AAL digunakan untuk menggelar kegiatan lain.
Adapun keputusan itu tertuang dalam surat bernomor: 234/AGB/59/I-2019 yang ditandatangani Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria.
Surat tersebut diterima oleh manajemen Persebaya pada Senin (20/1) pukul 09:44 WIB.
Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa laga leg pertama Persinga kontra Persebaya akan dimainkan 30 Januari. Sementara itu, leg kedua pada 7 Februari.
Namun, dalam surat itu venue untuk leg pertama masih menunggu, sedangkan arena pertemuan kedua di Stadion Gelora Bung Tomo.
(ies/jpc/pojoksatu)

Penjelasan Pelatih Persebaya yang Belum Jua Berburu Pemain Asing

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya belum menunjukkan langkah-langkah berarti dalam menandatangani pemain asing untuk kompetisi Liga 1 2019.
Padahal, Bajul Ijo baru saja kehilangan striker asing mereka, David da Silva yang memutuskan tak memperpanjang kontraknya untuk musim ini.
Persebaya sendiri sejauh ini baru memastikan Oktavio Dutra sebagai legiun asing mereka untuk musim 2019. Sedangkan Robertino Pugliara yang menepi sebelum kompetisi Liga 1 2018 tuntas lantaran cedera belum jelas soal masa depannya.
Pemain Ini jadi Biang Kekecewaan Bonek Mania pada Persebaya
Jika Dianggap Gagal, Presiden Persebaya Siap Mundur
Bonek Mania Kecewa, Dipandang Sebelah Mata oleh Manajemen Persebaya
Persebaya Surabaya. (persebaya.id)
Praktis Persebaya pun masih punya jatah satu atau dua pemain asing jika memutuskan tak memperpanjang Publiara.
Namun begitu, skuat besutan Djajang Nurjaman ini belum memberikan sinyal akan segera menandatangani legiun asing mereka.
Sang pelatih, Djanur pun mengungkapkan, langkah ‘masif’ pihaknya tersebut karena masih menunggu kepastian regulasi dari PSSI dan operator liga soal jatah pemain asing.
Kabarnya, soal regulasi pemain asing di Liga 1 2019 baru akan diputuskan dalam kongres tahunan PSSI pada 20 Januari mendatang.
“Kami belum leluasa bergerak dalam mencari pemain asing. Jadi masih menunggu kongres PSSI,” tutur Djanur seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.
Namun demikian, Djanur optimistis, pada saatnya nanti, skuatnya akan kedatangan pemain asing yang sesuai dengan harapan dan tentunya memenuhi kebutuhan tim.
Kiprah mantan pelatih Persib Bandung di Surabaya sendiri akan terus berlanjut setelah ia sukses mengantarkan timnya merangsek ke papan atas setelah sempat menghuni zona degradasi.
Didatangkan di pertengahan musim untuk menggantikan Angel Alfredo Vera yang dipecat, Djanur langsung tancap gas mempersembahkan kemenangan demi kemenangan bagi tim kebanggaan Bonek Mania tersebut.
Alhasil, Persebaya pun finis di urutan kelima klasemen akhir Go-Jek Liga 1 2018 dengan raihan 50 poin dari 14 kemenangan, delapan bermain seri dan menelan 12 kekalahan.
(qur/pojoksatu)