persebaya surabaya

Jamu Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya dikabarkan mengalami krisis pemain jelang laga lawan Bhayangkara FC, pada Minggu (8/12) mendatang.
Sejumlah nama diragukan bakal tampil. Diantaranya Hansamu Yama, Oktafianus Fernando dan Miswar Saputra.
Ketiganya terancam absen karena masih dalam kondisi yang kurang fit. Hansamu dan Ofan bahkan tidak hadir dalam sesi latihan di lapangan Unesa kemarin sore.
Menanggapi kondisi ini, pelatih Persebaya Aji Santoso memberi izin libur. “Biar mereka istirahat,” katanya.
“Besok (hari ini, Red) kan masih ada latihan. Jadi, saya akan lihat perkembangan kedua pemain itu ke depannya,” sambungnya.
Selain itu, seluruh pemain dalam kondisi prima. Mental mereka juga terkerek setelah lima laga tak terkalahkan. “Alhamdulillah, pemain sudah menemukan kepercayaan diri yang sempet hilang,” ujarnya.
Meski begitu, Aji Santoso meminta anak asuhnya tak cepat jemawa. Sebab, masih ada empat laga sisa yang harus dilakoni. Jika terlena, tren positif bisa saja terhenti.
“Kalau kami bisa memaksimalkan empat laga, peluang kami untuk finis di posisi dua atau tiga cukup besar. Untuk itu, saya berharap anak-anak bisa maksimal,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Tahan Imbang Persebaya, Semen Padang Tetap Juru Kunci

POJOKSATU.id, BALIKPAPAN – Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan saat menjamu Semen Padang pada laga lanjutan Liga 1, Kamis (28/11) sore WIB.
Bermain di Stadion Batakan, Balikpapan, Persebaya hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1 dengan Semen Padang.
Pada pertandingan tersebut, tuan rumah berhasil unggul lebih dulu berkat Diogo Campos Gomes.
Ia mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol di menit ke-10.
Tertinggal 1-0, Semen Padang tak menyerah. Upaya mereka pun berhasil di menit ke-22.
Aksi individu Vanderlei Francisco hasilkan gol penyama kedudukan. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Di babak kedua, tidak ada tambahan gol tercipta. Hingga akhir pertandingan skor 1-1 tidak berubah.
Tambahan satu poin membuat Persebaya tidak beranjak dari posisi ke-10 dengan perolehan 39 poin. Begitupun dengan Semen Padang.
Mereka tetap ada di urutan terakhir di klasemen sementara dengan perolehan 28 poin.
(zul/pojoksatu)

Hasil Babak Pertama Persebaya Vs Semen Padang Imbang 1-1

POJOKSATU.id, BALIKPAPAN – Persebaya Surabaya bermain imbang kontra Semen Padang pada babak pertama dalam laga lanjutan Liga 1, Kamis (28/11).
Pada laga yang digelar di Stadion Batakan, Balikpapan, Persebaya dan Semen Padang sementara imbang 1-1.
Persebaya berhasil unggul lebih dulu berkat Diogo Campos Gomes. Ia mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol di menit ke-10.
Tertinggal 1-0, Semen Padang tak menyerah. Upaya mereka pun berhasil di menit ke-22.
Aksi individu Vanderlei Francisco hasilkan gol penyama kedudukan. Sayangnya, tidak ada tambahan gol tercipta setelahnya.
Skor 1-1 pun bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.
(zul/pojoksatu)

Gol Telat Da Silva Jadi Pembeda Laga Persipura Vs Persebaya

POJOKSATU.id, TENGGARONG – Pertandingan pekan ke-28 Shopee Liga 1 musim 2019, antara Persipura Jayapura kontra Persebaya Surabaya dimenangkan kubu Bajul Ijo. Gol David da Silva di masa injury babak kedua jadi pembeda laga ini.
Persipura yang melakoni laga kandang di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (24/11/2019) malam WIB sebenarnya berambisi meraih tiga poin untuk menjaga kans jadi juara musim ini.
Namun Boaz Solossa dkk ternyata kesulitan menembus pertahanan solid Bajul Ijo.
Setelah serangan kedua tim menemui kebuntuan sepanjang 90 menit laga berjalan, David da Silva muncul sebagai pembeda.
Tepatnya pada menit kedua masa injury, Da Silva memanfaatkan kelengahan lini belakang Persipura. Tanpa pengawalan berarti, Da Silva mendapat ruang meelepaskan tendangan keras dari dalam kotak untuk menaklukkan kiper Persipura, Dede Dulaiman.
Skor 1-0 untuk Persebaya bertahan hingga laga usai. Hasil yang tentu merugikan bagi Persipura. Sebab mereka baru saja membuang peluang menipiskan jarak dengan Bali United yang kemarin kalah dari PSM Makassar.
Persipura tertahan di peringkat ketiga klasemen Liga 1 dengan 44 poin. Sementara Persebaya naik ke peringkat 10 dengan 38 poin, sama dengan koleksi angka Bhayangkara FC dan Tira Persikabo.

GOL! @persebayaupdate.
Tendangan keras kaki kanan David Da Silva di menit akhir babak kedua tidak mampu dihalau oleh Dede Sulaiman #ShopeeLiga1 #ShopeeForMen #ShopeeID pic.twitter.com/GWCQDURusQ
— Shopee Liga 1 (@Liga1Match) November 24, 2019

(fat/pojoksatu)

Laga Tunda Saat Jeda Internasional, Persebaya Bungkam PSM Makassar

POJOKSATU.id, BALIKPAPAN – Persebaya Surabaya meraih tiga poin penuh saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/11/2019) petang. Bajul Ijo pecundangi Juku Eja dengan skor tipis 3-2.
Ini merupakan pertandingan tunda pekan ke-26 Shopee Liga 1 yang justru digelar saat FIFA mengagendakan pertandingan internasional. PSM pada laga ini tidak diperkuat Asnawi Mangkualam dan Firza Andika karena tugas negara bersama Timnas U-23.
Adapun kemenangan atas PSM, membawa tim asuhan Aji Santoso kembali masuk 10 besar dengan 35 poin, menggusur Bhayangkara FC. Sementara PSM tertahan di peringkat 9 dengan 26 poin.
Pada laga usiran – sanksi untuk Persebaya – ini, Bajul Ijo unggul lebih dulu pada menit 26 lewat sepakan David da Silva dari luar kotak penalti yang sempat mengenai Aaron Evans sehingga membuat Rivky Mokodompit tak mampu mencegah bola masuk ke gawangnya.
Tapi enam menit sebelum turun minum, Rizky Pellu menyamakan kedudukan usai menerima umpan Aji Kurniawan. Skor sama kuat menuju jeda.
Setelah restart, Da Silva kembali membawa kubu tuan rumah unggul lewat gol cantiknya pada menti 51.
Persebaya bahkan mampu menggandakan keunggulan pada menit 67 lewat penalti Diogo Campos. Hadiah penalti diberikan kepada Bajul Ijo setelah Pellu dianggap menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang.
Darije Kalezic merespon ketertinggalan anak asuhnya dengan memasukkan pemain berkarakter menyerang. Seperti Arfan, Ezra Walian dan Amido Balde untuk menggantikan Aji, Munhar dan Beny Wahyudi.
Masuknya Balde sempat menghidupkan asa PSM setelah eks penyerang Persebaya itu menjebol gawang Miswar Saputra pada menit 79.
PSM bahkan mendapat peluang menyamakan kedudukan lewat titik putih pada menit 90. Tapi eksekusi Marc Antonio Klok bisa digagalkan Miswar. Bola rebound disepak Evans malah tidak tepat sasaran.
Skor 3-2 untuk Persebaya pun bertahan hingga pertandingan berakhir.
Berikut klasemen sementara Liga 1 hingga Kamis (14/11/2019):
ft/@liga1match
(fat/pojoksatu)

Musim Depan, Persebaya Pindah Home Base di Batakan?

POJOKSATU.id, SURABAYA – Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) membuat Persebaya Surabaya tidak bisa menggunakannya sebagai home base.
Sekretaris Persebaya Ram Surahman mengungkapkan ada beberapa pilihan stadion sebagai pengganti. Salah satunya, Gelora Delta, Sidoarjo.
Akan tetapi, diakui Ram, pihaknya kesulitan dapat izin keamanan. Sehingga, kemungkinan musim depan Persebaya akan menggunakan Stadion Batakan, Balikpapan.
Meski sudah masuk dalam daftar rencana, namun belum final. Ram pun mengatakan, pihaknya akan tetap berjuang agar Persebaya bisa berkandang di Jatim.
Untuk memudahkan upaya tersebut, manajemen Green Force bakal menghadap Ketua PSSI Mochamad Iriawan.
“Beliau (Iwan, Red) ini kan polisi. Kami mau minta petunjuk seharusnya kami seperti apa,” tuturnya.
Laga kontra PSM menjadi kali pertama Persebaya bermarkas di Batakan. Di sisa musim ini masih ada empat laga home yang akan dilakoni Green Force.
Pihaknya pun berharap pihaknya masih bisa menggunakan GBT. “Kami kasih menunggu hasil banding. Sembari berharap kami bisa bermain di GBT di sisa empat laga home nanti,” ucapnya.
(zul/pojoksatu)

Hadapi PSM, Persebaya tanpa Hansamu dan Dutra

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya akan menghadapi PSM Makassar pada laga tunda Liga 1 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (14/11) mendatang.
Diketahui, seharusnya pertandingan tersebut dilangsungkan pada 2 November lalu.
Menghadapi PSM, Green Force julukan Persebaya bakal tampil tanpa Otavio Dutra yang masuk dalam skuad timnas.
Bukan hanya itu, Green Force juga tidak akan diperkuat Hansamu Yama yang absen karena akumulasi kartu.
Kondisi itu jelas mengkhawatirkan. Sebab, Dutra maupun Hansamu merupakan pilihan utama di posisi bek tengah.
“Kami kehilangan banyak pemain. Tapi, mau bagaimana lagi? Sudah tidak ada waktu. Jadi terpaksa main pas FIFA Matchday,” kata pelatih Persebaya Aji Santoso kepada Jawa Pos.
Bukan hanya Hansamu dan Dutra yang absen. Rachmat Irianto dan Osvaldo Haay juga tak bisa diturunkan. Keduanya masih memperkuat timnas U-23.
Selain itu, Aji masih menunggu kondisi winger Irfan Jaya. Pemain 23 tahun itu masih menderita cedera engkel kiri. “Untuk Irfan, saya tunggu dulu perkembangannya sampai lusa,” terangnya.
(jpc/pojoksatu)

Persikabo dan Persebaya Harus Puas Berbagi Angka

POJOKSATU.id, BOGOR – Tira Persikabo dan Persebaya Surabaya harus puas berbagi satu angka usai bermain imbang 2-2 dalam laga lanjutan Liga 1 2019, Sabtu (9/11).
Pada pertandingan yang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Osas Saha membuka keunggulan Tira Persikabo lewat gol yang dicetak saat laga berjalan satu menit.
Tertinggal, Persebaya akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-35. Gol penyama kedudukan dicetak oleh Rendi Saputra.
Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1. Di babak kedua, Persebaya balik unggul.
Memasuki menit ke-51, Aryn Williams mencetak gol dan merubah kedudukan menjadi 1-2.
Namun, di menit ke-70 Khurshed Beknazarov mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Hingga akhir pertandingan tidak ada tambahan gol. Tira Persikabo dan Persebaya pun harus puas berbagi satu angka.
Hasil ini membuat Persikabo ada di posisi ketujuh dengan 38 poin. Sedangkan Persebaya di posisi ke-11 dengan 32 poin.
(zul/pojoksatu)

Aji Santoso : Satu Bagus, Kalau Penuh Juga Istimewa

POJOKSATU.id, BOGOR – Persebaya Surabaya akan bertamu ke Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, untuk menghadapi Tira Persikabo, Sabtu (9/11).
Ini menjadi pertandingan pertama bagi pelatih Aji Santoso. Ia berharap laga nanti berjalan lancar dan timnya bisa meraih poin.
“Ini pertandingan pertama buat saya. Tapi, saya berharap, pertandingan nanti berjalan dengan baik dan kami mendapatkan poin. Satu (poin) bagus. Kalau penuh, juga istimewa,” ujarnya.
Namun, misi tersebut diprediksi tidak akan mudah. Pasalnya, sejumlah pemain dipastikan absen.
Diantaranya, Irfan Jaya dan Miswar Saputra yang masih cedera, Osvaldo Haay serta Rachmat Irianto bergabung dengan timnas U-23 Indonesia.
Selain itu, David da Silva dan Otavio Dutra juga diragukan bisa tampil.
“David sampai hari ini (kemarin, Red) belum bisa bergabung latihan. Kami akan pantau kondisinya seperti apa. Dutra juga baru dua kali ikut latihan tim,” jelasnya.
“Tapi, saya lihat beberapa hari terakhir suasana tim kondusif, semangat latihan pemain bagus, keinginan pemain untuk bangkit besar. Mudah-mudahan besok (hari ini, Red) jadi momen kebangkitan Persebaya,” sambungnya.
Lebih lanjut, di bawah asuhannya, Aji mengaku ingin mengembalikan mental dan karakter bermain Ruben Sanadi dkk.
Selain itu, juga ingin mengembalikan ciri khas permainan Persebaya yang mengandalkan umpan pendek serta kecepatan.
“Secara taktikal bermain, dari dulu sampai sekarang ini, filosofi Persebaya tidak pernah berubah. Bermain bola-bola bawah dengan aliran cepat. Tidak mengandalkan long pass,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Persebaya Surabaya Resmi Tunjuk Aji Santoso Sebagai Pelatih

POJOKSATU.id, SURABAYA – Aji Santoso resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya di sisa pertandingan putaran kedua kompetisi Liga 1 musim 2019.
Aji Santoso bertugas mengembalikan tren positif Persebaya yang gagal menang di enam pertandingan terakhir hingga menyebabkan mundurnya Wolfgang Pikal.
“Terima kasih saya diberi kesempatan melatih di Persebaya Surabaya,” ujarnya di laman resmi klub.
Nama Aji Santoso sejatinya disebut-sebut sejak nama Djadjang Nurdjaman diberhentikan sebagai kepala di akhir putaran pertama lalu.
Akan tetapi, urung karena ia masih melatih salah satu tim di Liga 2, PSIM Yogjakarta.
Terkait keputusanya bergabung dengan Persebaya, dirinya mengaku sulit menampik tawaran tersebut. Terlebih telah memiliki ikatan emosional.
“Sebelumnya saya sempat mendapat tawaran, tetapi situasinya tidak memungkinkan. Tentu sekarang saya menerima tawaran ini dengan pertimbangan matang, karena Persebaya adalah tim yang membesarkan saya,” ucapnya.
Pelatih asal Malang sudah tidak asing bagi pencinta Bajol Ijo, sebab selain pernah mengantarkan Persebaya juara saat masih menjadi kapten tim 1996-1997, ia juga pernah melatih tim kebanggaan Arek-Arek Suroboyo tersebut.
Sebagai arsitek, Aji Santoso juga membawa Persebaya melewati play-off ISL musim 2009-2010 dengan status sebagai caretaker, kemudian menjadi arsitek Persebaya pada era IPL.
Ia berharap dengan pengetahuannya terhadap kultur Persebaya, mampu mengembalikan marwah tim yang kini menghuni peringkat sembilan di klasemen sementara tersebut.
(ant/jpnn/pojoksatu)