persela lamongan

Bermain di Kandang Sendiri, Persib Bandung Dikalahkan Persela

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung gagal meraih kemenangan saat bermain di Stadion Si Jalak Harupat pada laga pekan ke-30 Liga 1 2019, Selasa (3/12) malam WIB.
Menghadapi Persela Lamongan, tim berjuluk Maung Bandung takluk dengan skor dua gol tanpa balas.
Pada pertandingan tersebut, tuan rumah tertinggal dari Persela yang berhasil mencetak gol di menit ke-12.
Adalah Rafael Gomes de Oliveira yang mencatatkan namanya di papan skor dan membawa timnya unggul 0-1.
Keunggulan ini bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Persela berhasil menggandakan keunggulan lewat gol bunuh diri Achmad Jufriyanto di menit ke-56.
Memasuki menit ke-65, Persela kehilangan satu pemain. Arif Satriya harus meninggalkan lapangan lebih dulu karena kartu merah.
Hasil ini membuat Persib ada di posisi ke-10 di klasemen sementara dengan perolehan 41 poin.
Sedangkan Persela ada di posisi ke-15 dengan perolehan 34 poin dari 30 pertandingan.
(zul/pojoksatu)

Dikalahkan Persela, Begini Penjelasan Pelatih Badak Lampung FC

POJOKSATU.id, JAKARTA – Perseru Badak Lampung FC kalah dari Persela Lamongan dengan skor tipis 1-0, Rabu (20/11) kemarin.
Terkait hasil tersebut, pelatih Perseru Badak Lampung FC Milan Petrovic mengaku bahwa pertandingan kemarin berlangsung menarik.
Namun, pihaknya kecewa dengan kepemimpinan wasit Dodi Setia Permana yang dinilai tidak tegas.
Saat pertandingan berlangsung, protes bertubi-tubi diarahkan ke wasit Dodi. Bahkan, Milan Petrovic sampai diganjar kartu merah lantaran protes ke tengah lapangan sebelum laga berakhir.
Protes tersebut dilakukan Milan sesaat setelah Persela mencetak gol. Pemain-pemain Perseru Badak Lampung FC pun tak kalah berangnya.
Mereka berusaha mengejar perangkat pertandingan begitu peluit panjang berbunyi.
“Pertandingan sebenarnya berjalan menarik. Tapi, wasit tidak tegas membuat keputusan setelah ada insiden penonton masuk lapangan. Begitu pula keputusan memberikan tendangan sudut kepada Persela. Saya rasa pertandingan ini telah dicuri wasit,” kata Milan.
Yang lebih menjengkelkan bagi mantan pelatih Arema FC itu soal dilanjutkannya pertandingan. Melihat kondisi seperti kemarin, Milan mengungkapkan bahwa wasit seharusnya mengambil keputusan tidak melanjutkan laga.
Tapi, wasit begitu lama mengambil keputusan. Sampai hampir satu jam. “Apa yang kami siapkan selama 15 hari terakhir menjadi tidak berarti dalam 15 menit sisa pertandingan. Rasanya itu sangat tidak adil bagi kami,” paparnya.
Senada, kapten Perseru Badak Lampung FC Bojan Malisic menyebut wasit telah merusak keseruan pertandingan.
“Masalah di sepak bola itu yang pertama karena wasit. Yang kedua juga karena wasit. Karena itu, sepak bola Indonesia tidak pernah berkembang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bojan menegaskan dirinya tidak menyalahkan pemain Persela, melainkan respek termasuk juga dengan permainan tim asal Kota Soto tersebut.
Bahkan, dia mengakui penalti yang diberikan kepada Persela sangat tepat. Tapi, setelah penalti tersebut gagal dieksekusi dengan baik oleh Alex dos Santos Goncalves, keputusan wasit disebutnya banyak yang aneh.
Tidak terkecuali soal tendangan sudut untuk Persela yang akhirnya berbuah gol. “Kami tidak menyalahkan pemain Persela. Persela bermain sangat bagus. Tapi, wasit mencuri pertandingan ini. Saya rasa semua yang ada di stadion tahu tentang itu,” kata Bojan.
Sementara itu, Persela belum mau memikirkan soal kemungkinan sanksi yang dijatuhkan kepada mereka akibat invasi suporter ke lapangan.
Kejadian itu merupakan yang kedua. Sebelumnya, hal yang sama terjadi kala Persela menjamu Borneo FC.
“Saya belum bisa mengomentari itu. Kami nikmati dulu kemenangan ini. Setelah itu, fokus ke laga tandang lawan Borneo FC dan Persib,” kata pelatih Persela Nil Maizar.
(jpc/pojoksatu)

Drama 7 Gol, Persija Jakarta Taklukkan Persela Lamongan

POJOKSATU.id, BEKASI – Juara bertahan Liga 1, Persija Jakarta meraih kemenangan penting saat menghadapi Persela Lamongan di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Jumat (15/11/2019) sore. Tujuh gol tercipta pada laga tunda pekan ke-22 Shopee Liga 1 2019 ini. Macan Kemayoran menang 4-3.
Persela unggul cepat saat laga belum genap satu menit setelah kick off. Adalah Kei Hirose yang memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persija untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Persija baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 21 lewat sontekan Marko Simic memanfaatkan umpan datar Riko Simanjuntak.
Pada menit 32, Simic membawa Persija berbalik unggul. Kali ini berawal dari umpan silang Ismed Sofyan, Simic yang berdiri di tiang jauh dengan mudah menyundul bola untuk menaklukkan kiper Persela, Dian Agus Prasetyo.
Tapi keunggulan Persija hanya bertahan dua menit. Karena Sugeng Efendi berhasil membuat skor kembali imbang 2-2 pada menti 34.
Dua menti sebelum turun minum, Persela gantian memimpin. Menerima umpan silang Malik Risaldi, Delfin Rumbino membobol gawang Shahar Ginanjar. Skor 2-3 untuk Persela menutup babak pertama.
Di paruh kedua, Persija bangkit. Enam menit setelah restart Heri Susanto sukses menjebol gawang Laskar Joko Tingkir usai menerima umpan terobosan Rachmad Hidayat. Kedudukan kembali imbang 3-3.
Akhirnya gol kemenangan Persija pada laga ini dicetak Rohit Chand, setlah Dian Agus Prasetyo tidak sempurna menghalau umpan silang di kotak penalti. Bola rebound dengan mudah disontek Rohit. Persija pun unggul 4-3 dan skor ini bertahan hingga laga usai.

CUPLIKAN PERTANDINGAN.
Macan Kemayoran tidak terkalahkan dalam empat laga terakhir Shopee Liga 1.
Cuplikan pertandingan ini dipersembahkan oleh @tehbotolsosroID.#ShopeeLiga1 #ShopeeForMen #ShopeeID pic.twitter.com/pcH7PSBbDq
— Shopee Liga 1 (@Liga1Match) November 15, 2019

Tambahan tiga poin tidak mengubah posisi Persija di peringkat 12 dengan 34 poin. Sementara Persela masih berkutat di zona degradasi, peringkat 17 dengan 25 poin.
(fat/pojoksatu)

Gantikan Andritany, Shahar Ginanjar : Saya Akan Bayar Kepercayaan Pelatih

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta akan menghadapi Persela Lamongan pada laga lanjutan Liga 1 2019, Jumat (15/11).
Duel kedua tim akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Menghadapi Persela, Persija tidak akan diperkuat kiper utama Andritany Ardhiyasa karena harus bergabung dengan Timnas Indonesia.
Sebagai gantinya, pelatih Edson Tavares bakal menugaskan Shahar Ginanjar untuk menjaga gawang Macan Kemayoran.
“Saat Andritany ke Timnas Indonesia, Shahar adalah kiper yang bagus. Saya percaya 100 persen,” katanya.
“Kami percaya dengan seluruh pemain di tim ini. Saya percaya dengan tim ini,” sambungnya.
Sementara itu, tidak ingin menyia-nyiakan peluang emas, Shahar bertekad memberikan menunjukkan kemampuan terbaik dalam laga nanti.
“Insyaallah saya akan membayar kepercayaan pelatih,” ujar Shahar sebagaimana dilansir laman Liga Indonesia.
(jpnn/pojoksatu)

Taklukkan Arema, Persela Kirim Persija Kembali ke Zona Merah

POJOKSATU.id, LAMONGAN – Persela Lamongan memenangi duel sesama tim Jawa Timur kontra Arema FC di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (20/9/2019) malam WIB. Pada laga pekan ke-19 Shopee Liga 1 musim 2019 itu, Laskar Joko Tingkir menang dua gol tanpa balas.
Persela yang membutuhkan kemenangan pada laga ini untuk keluar dari zona degradasi tampil menyerang sejak awal laga.
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit 19. Akselerasi Kei Hirose dari sisi kiri penyerangan Laskar Joko Tingkir diakhiri dengan umpan silang ke mulut gawang. Sugeng Efendi berdiri tak terkawal untuk menerima umpan Hirose dan langsung melepaskan sepakan keras dari jarak dekat. 1-0 Persela unggul.
Kubu Singo Edan mencoba merespon dengan berusaha mencetak gol penyama skor. Namun hingga babak pertama usai tidak ada lagi gol tercipta.
Baru tiga menit paruh kedua berjalan, Persela mampu menggandakan keunggulannya. Kali ini lewat tendangan keras mendatar Rafael Oliveira yang sukses membobol gawang Arema. Persela memimpin 2-0.
Keunggulan Persela ini bertahan hingga pertandingan di Stadion Surajaya ini berakhir.
Kemenangan yang membawa Laskar Joko Tingkir naik ke peringkat 14 dengan 19 poin. Sekaligus membuat Persija Jakarta kembali turun ke peringkat 16, zona merah atau zona degradasi yang sejauh ini baru mengemeas 17 poin.
(fat/pojoksatu)

Dua Gol Titus Bonai Antar Kemenangan Persipura

POJOKSATU.id, SIDOARJO – Persipura Jayapura berhasil meraih kemenangan saat melawan Persela Lamongan pada laga lanjutan Liga 1 2019, Minggu (15/9).
Bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Persipura menang dengan skor dua gol tanpa balas atas Persela.
Pada pertandingan tersebut, babak pertama nyaris berakhir dengan skor imbang 0-0. Namun, Titus Bonai mengubah keadaan.
Ia berhasil merubah kedudukan menjadi 1-0 usai mencetak gol di menit ke-40. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Persipura berhasil menambah keunggulan saat memasuki menit ke-78.
Titus Bonai kembali mencetak gol dan merubah kedudukan menjadi 2-0. Hingga akhir pertandingan tidak ada tambahan gol tercipta.
Persipura pun berhak atas tiga poin yang membuat mereka naik satu peringkat ke posisi tujuh di klasemen dengan mengoleksi 26 poin.
Sedangkan Persela turun satu peringkat dari posisi ke-15 menjadi ke-16 dengan mengoleksi 16 poin.
(zul/pojoksatu)

Tak Hanya PSMS, Firza Andika, Direktur 2Touch Ungkap Persela Juga Jadi Korban Northcliff

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kabar tidak mengenakkan kembali datang dari Northcliff, sponsorship beberapa klub di Liga Indonesia..
Setelah PSMS, Firza Andika, Norhcliff dikabarkan belum melaksanakan kewajiban sponsor di klub Persela Lamongan.
Hal ini diungkapkan Direktur 2Touch International, Khairul Asyraf, yang sempat diminta menjadi wakil Northcliff di Persela, menjelaskan, pihak klub bahkan sudah mengambil jalur hukum untuk mengatasi masalah ini.
Khairul mengatakan Northcliff mau mensponsori Persela pada awal musim 2019 sebenarnya adalah untuk menutup malu karena undur dari mengambil alih saham di PSMS Medan. Seperti diketahui Northcliff sempat menjadi sponsor PSMS musim 2018, kemudian mengungkapkan mau mengambil alih PSMS musim 2019, namun rencana itu tak jelas hingga saat ini. Hingga kini, Northcliff masih menyisakan utang Rp700 juta di PSMS yang belum dibayar.
“Northcliff mau tetap ada nama Northcliff di klub Liga 1. Gengsinya Erry Sulistio (CEO Northcliff) untuk tetap ada branding di klub liga 1. Juga sebagai taktiknya untuk menarik nasabah untuk investasi di NorthCliff. Selepas tidak jadi ambil alih PSMS, disuruh Saya ke Persela Lamongan, PSIS Semarang Dan PSS Sleman untuk bicara sponsorship atau pembelian saham, tapi ternyata uang sponsorship tidak dibayar,” ujarnya, Jumat (6/9/2019).
Direktur 2Touch International, Khairul Asyraf.
Khairul mengatakan karena dia yang menjadi perwakilan ke Persela, dialah yang dimintai kejelasan oleh klub. “Jadi sekarang yang tagih uang ke saya, tapi mereka sudah ngerti yang saya hanya membantu Northcliff. Yang tidak deliver adalah Northcliff. Dan yang tidak memberi respon itu Northcliff,” jelasnya.
“Persela Lamongan sudah contact legal officer. Banyak sekali pembohongan Northcliff ini,” tegasnya.
“Ini adalah persoalan Norhcliff yang kesekalian kali. Setelah PSMS, Firza Andika yang haknya juga belum dibayar sekarang ini Persela,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)

Diwarnai Penalti, Kartu Merah dan Gol Dianulir, PSM Taklukkan Persela

POJOKSATU.id, MAKASSAR – PSM Makassar meraih kemenangan penting saat menjamu Persela Lamongan pada pekan ke-17 Shopee Liga 1 musim 2019. Bertanding di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Minggu (1/9/2019) malam, Juku Eja menang tipis 2-1.
PSM yang tampil tanpa sejumlah pemain pilarnya, seperti Marc Klok dan Zulham Zamrun kesulitan menembus pertahanan Persela.
Minim kreasi dan hanya mengandalkan Wiljan Pluim sebagai kreator serangan. Sementara bomber baru PSM, Amido Balde yang langsung dimainkan pada laga ini tampak belum padu dengan pemain lainnya.
Situasi ini dimanfaatkan betul Persela. Pada menit 29, lewat serangan balik cepat yang digalang Rafael Oliveira. Hasyim Kipuw tak mampu mengejar Rafael dan penyerang Persela itu dengan mudah menaklukkan Rivky Mokodompit. 1-0 tim tamu unggul.
PSM baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 66 lewat titik putih. Hadiah penalti diperoleh setelah Balde dijatuhkan di kotak terlarang.
Balde sendiri yang maju sebagai algojo dan sukses menaklukkan Dwi Kuswanto untuk mencetak gol pada laga debutnya bersama PSM, sekaligus membuat skor menjadi imbang 1-1.
Dua menit berselang, petaka bagi Persela ketika Alex mendapat kartu merah langsung. Top skorer sementara Liga 1 itu harus mandi lebih cepat karena dianggap menyikut Abdul Rahman.
Tak terima dikartu merah, Alex sempat nyaris baku pukul dengan bek PSM lainnya, Aaron Evans. Tapi Evans hanya mendapat kartu kuning.
Kalah jumlah pemain membuat Persela semakin tertekan. Dan puncaknya pada 81, PSM mampu berbalik unggul.
Berawal dari umpan cantik Firza Andika kepada M Rahmat yang kemudian melakukan akselerasi sebelum mengirim umpan silang ke kotak penalti. Wiljan Pluim berdiri bebas untuk menyundul umpan Rahmat. Bola bersarang di pojok kanan gawang Dwi. 2-1 PSM berbalik unggul.
Persela sebenarnya sempat mencetak gol beberapa menit sebelum laga berakhir, tapi dianulir karena Rafael dianggap sudah berdiri pada posisi offside.
Keunggulan 1-0 PSM pun bertahan hingga laga berakhir. Tiga poin pun jadi milik tuan rumah sekaligus mempertahankan rekor selalu menang di laga kandang.
(fat/pojoksatu)

Kejutan..Gawang Persikabo Dibobol Setengah Lusin Gol oleh Tim Papan Bawah

POJOKSATU.id, LAMONGAN – Kejutan terjadi pada pekan ke-16 Shopee Liga 1 ketika Persela Lamongan menjamu tim peringkat kedua, Tira Persikabo. Tak disangka, gawang Laskar Padjadjaran jadi bulan-bulanan Laskar Joko Tingkir, dalam laga yang berakhir 6-1 untuk tuan rumah.
Persikabo membuat kejutan di awal musim ini dengan terus memimpin puncak klasemen Liga 1 sebelum disalip Bali United pada pekan ke-14. Tapi kini anak asuh Rahmad Darmawan jadi objek penderita pada pekan ke-16.
Tandang ke Stadion Surajaya (Lamongan), Minggu (25/8/2019) malam WIB, Persikabo babak belur.
Persela yang notabene masih berkutat di papan bawah (peringkat 14), malah mampu tampil trengginas.
Pesta gol Persela bermula pada menit 24. Umpang silang Rafael Oliveira dikonversi menjadi gol oleh sundulan Alex Dos Santos. 1-0 Persela unggul.
Empat menit berselang, Persela gandakan keunggulan. Kali ini giliran sundulan Rafael Oliveira yang membobol gawang PS. Tira Persikabo usai menerima umpan Kei Hirose. Skor 2-0 untuk Laskar Joko Tingkir bertahan hingga jeda.
Kembali dari kamar ganti, Persela tidak mengendurkan serangan. Pada menit 56, tendangan chip Alex Dos Santos menambah keunggulan Persela menjadi 3-0.
Setelah itu, giliran Oliviera yang mencetak brace lewat golnya pada menit 62. Persikabo kian jauh tertinggal 0-4.
Persikabo sempat memperkecil ketinggalan tepat pada menit 70. Kerja sama Ciro Alves dan Loris Arnaud, dituntaskan nama terakhir menjadi gol. Skor 4-1, Laskar Padjadjaran masih tertinggal jauh.
Tapi gol Arnaud ke gawang mantan timnya musim lalu itu menjadi satu-satunya gol tim tamu pada laga ini.
Setelah itu, Persela masih mampu menambah dua gol lagi, masing-masing lewat hattrick Alex menit ke-75.
Lalu pesta gol Persela ditutup oleh sepakan keras Birrul Walidain pada menit 82 yang tak mampu dijangkau Teguh Amiruddin. Persela pun menang 6-1.
(fat/pojoksatu)

Lawan Tira Persikabo, Persela Ingin Putus Tren Negatif

POJOKSATU.id, LAMONGAN – Persela Lamongan bakal menghadapi Tira Persikabo dalam lanjutan Liga 1 2019, Minggu (25/8).
Bermain di Stadion Surajaya, Lamongan, Persela bertekad untuk mengakhiri tren negatif.
Diketahui, dari lima pertandingan terakhir, mereka mendapat hasil empat kali seri dan satu kekalahan.
“Tekad kami adalah memenangi pertandingan besok (hari ini, Red). Kami tahu Tira Persikabo saat ini adalah tim papan atas. Tapi, di sepak bola itu tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan,” tegas pelatih Persela Nil Maizar.
Tuan rumah cukup optimis. Sebab, meski Persikabo tim kuat, mereka sudah pernah kalah di kandang sendiri.
Ironisnya, satu-satunya tim yang bisa mengalahkan The Army adalah Bali United, tim yang dijungkalkan Persela.
“Situasi itu yang membuat kami percaya diri. Dan semoga dengan kepercayaan diri itu, kami benar-benar bisa merealisasikan tekad meraih kemenangan,” kata Nil.
Para pemain Persela pun optimistis bisa meraih kemenangan lagi. “Kami akan bekerja keras untuk mengamankan tiga poin di laga kandang terakhir di putaran pertama ini,” ujar bek Persela Arif Satria.
(jpc/pojoksatu)