Persib Bandung

Bermain di Kandang Sendiri, Persib Bandung Dikalahkan Persela

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung gagal meraih kemenangan saat bermain di Stadion Si Jalak Harupat pada laga pekan ke-30 Liga 1 2019, Selasa (3/12) malam WIB.
Menghadapi Persela Lamongan, tim berjuluk Maung Bandung takluk dengan skor dua gol tanpa balas.
Pada pertandingan tersebut, tuan rumah tertinggal dari Persela yang berhasil mencetak gol di menit ke-12.
Adalah Rafael Gomes de Oliveira yang mencatatkan namanya di papan skor dan membawa timnya unggul 0-1.
Keunggulan ini bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Persela berhasil menggandakan keunggulan lewat gol bunuh diri Achmad Jufriyanto di menit ke-56.
Memasuki menit ke-65, Persela kehilangan satu pemain. Arif Satriya harus meninggalkan lapangan lebih dulu karena kartu merah.
Hasil ini membuat Persib ada di posisi ke-10 di klasemen sementara dengan perolehan 41 poin.
Sedangkan Persela ada di posisi ke-15 dengan perolehan 34 poin dari 30 pertandingan.
(zul/pojoksatu)

Drama 5 Gol di Gianyar, Bali United Taklukkan Persib Bandung

POJOKSATU.id, GIANYAR – Bali United memutus tren negatifnya dengan meraih kemenangan atas Persib Bandung pada pekan ke-29 Shopee Liga 1 musim 2019. Pada laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (28/11/2019) malam WIB, Serdadu Tridatu menang tipis 3-2.
Pertandingan ini sendiri berlangsung seru. Kedua tim silih berganti membobol gawang lawan, namun akhirnya Bali United yang keluar sebagai pemenang.
BACA JUGA: Klasemen Sementara Grup B SEA Games 2019: Tempel Vietnam, Gawang Indonesia Masih ‘Perawan’
Sebelum laga ini, anak asuh Stefano Cugurra Teco tak pernah menang dalam lima laga beruntun, 2 kali kalah, 3 kali imbang.
Dan tanda-tanda hasil minor kembali membayangi ketika Kim Kurniawan membawa tim tamu unggul pada masa injury babak pertama. Gol ini berawal dari epak pojok Febri Hariyadi yang menimbulkan kemelut di depan gawang Wawan Hendrawan.
Bola liar di kotak penalti disambar Kim untuk mengubah skor menjadi 1-0 untuk Persib.
Sepuluh menit selepas jeda, Bali United mendapat hadiah penalti. Ilija Spasojevic yang maju sebagai algojo gagal menaklukkan I Made Wirawan. Bola rebound coba dihalau Supardi Nasir, tapi sundulan Kapten Persib itu malah bersarang ke gawang sendiri. Skor sama kuat 1-1.
Tepat satu jam laga berjalan, Maung Bandung kembali unggul. Umpan silang terukur Omid Nazari dikonversi menjadi gol oleh Frets Butuan. Bali United 1, Persib 2.
Bali United kembali menyamakan skor pada menit 74. Kali ini Spaso tidak menyia-nyiakan umpan Stefano Lilipaly dengan backheels-nya sukses mengubah skor manjadi 2-2.
BACA JUGA: Keputusan Emery Tambah Bikin Marah Petinggi Arsenal, Malam Ini Dipecat setelah Lawan Frankfurt
Enam menit berselang, Lilipaly membawa Bali United berbalik unggul. Umpan jauh WAwan Hendrawan berhasil menemui Lilipaly yang merangsek masuk ke kotak penalti Persib. Sepakan kerasnya pun sukses menjebol gawang I Made Wirawan. Serdadu tridatu berbalik unggul 3-2.
Satu menit sebelum laga bubar, terjadi insiden antara Ezechiel Ndouassel dan Leonard Tupamahu. Keduanya diganjar kartu kuning kedua dan sama-sama harus mandi lebih cepat.
Hingga pertandingan usai, skor 3-2 untuk Bali United tidak berubah.
(fat/pojoksatu)

Sisa Tujuh Laga, Pelatih Persib : Kami Harus Jaga Momentum

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liga 1 2019 kini tersisa tujuh laga. Pelatih Persib Robert Alberts mengingatkan para pemain harus fokus.
Hal ini dilakukan agar bisa mempertahankan momentum positif dan terhindar dari kesalahan.
Diketahui, Persib saat ini ada di posisi keenam dengan perolehan 40 poin. Jika terus mempertahankan tren positif, bukan tidak mungkin finis di posisi kedua dan mengamankan tiket ke AFC Cup musim depan.
“Ini sepekan sebelum pertandingan, kami harus menjaga momentum, karena kami punya tujuh laga tersisa, dan kami tidak boleh terpeleset sekarang,” ujarnya dilansir dari laman resmi klub.
Peluang mempertahankan tren positif berpeluang untuk terwujud saat menghadapi Barito Putera pada Minggu (24/11) mendatang.
Demi mewujudkan target tersebut, Robert menuturkan pihaknya terus melakukan persiapan.
Ditambahkan, dirinya optimis dengan waktu persiapan yang panjang serta level motivasi pemain yang tinggi.
(zul/pojoksatu)

Kippersluis Siap Diturunkan Lawan Barito Putera

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung memberikan kabar gembira jelang laga lawan Barito Putera pada laga pekan ke-28 Liga 1, Minggu (24/11) mendatang.
Kabar tersebut terkait dengan kesembuhan gelandang asal Belanda Kevin van Kippersluis dari cedera otot paha.
Diketahui, Kippersluis mengalami cedera saat tampil menghadapi PSIS Semarang. Ketika itu, ia harus ditarik keluar pada menit ke-27 dan digantikan Esteban Vizcarra.
Akibat cedera tersebut, Kippersluis absen pada laga tunda kontra Arema FC beberapa waktu lalu.
Kippersluis sendiri memastikan dirinya dalam kondisi baik dan siap bergabung dengan skuad Maung Bandung.
“Saya merasa baik, tidak merasakan sakit apapun jadi sudah bergabung latihan dengan tim dan memastikan tidak ada apapun lagi di tubuh saya, jadi semua bagus. Game selanjutnya saya sudah bisa main,” katanya dilansir laman resmi klub.
Lebih lanjut, Kippersluis berjanji akan tampil maksimal agar bisa membantu Persib mempertahankan tren kemenangan di empat laga terakhir.
Hasil tersebut membuat Persib kini ada di posisi keenam di klasemen sementara dengan perolehan 40 poin.
(zul/pojoksatu)

Bangga Anak Asuhnya Gilas Arema, Pelatih Persib Juga Sanjung Bobotoh

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung baru saja meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Arema FC pada laga tunda pekan ke-21, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (12/11/2019) petang. Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengaku bangga dengan kemenangan penting yang diraih anak asuhnya.
Menurut Robert, hasil tiga poin ini sangat penting artinya bagi Maung Bandung. Mantan pelatih PSM Makassar itu bangga dengan penampilan mengesankan anak asuhnya meskipun tanpa enam pemain seperti Febri Hariyadi, Ezechiel N’Douassel hingga Ardi Idrus.
Selain itu, Robert juga memuji Bobotoh, fans fanatik Persib yang memadati SJH untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangannya.
“Saya sangat senang dengan penampilan pemain. Selamat untuk suporter yang datang hari ini. Ini kemenangan yang penting karena Arema tim tangguh. Meskipun tanpa lima pemain inti, kami masih punya kedalaman. Tim juga sudah semakin mengerti bagaimana mereka harus bermain,” kata Robert setelah pertandingan.
Dikatakannya, Pangeran Biru bermain baik sepanjang laga. Namun, babak pertama menurutnya penampilan terbaik musim ini. Pada 45 menit awal, Robert mengatakan anak asuhnya memainkan sepakbola menyerang dan rapat di pertahanan. Itu membuat Arema tidak banyak kesempatan untuk menyerang.
“Padahal Arema adalah tim yang kuat dalam menyerang. Jadi saya rasa patut memberikan apresiasi kepada tim. Saya sangat bangga dengan apa yang ditunjukan pemain hari ini. Mereka pantas mendapat pujian atas kemenangan fantastis di kandang ini. Ini juga jadi kali pertama stadion penuh. Mereka (bobotoh) berada di belakang tim hari ini dan mendukung Persib,” ucapnya.
(persib/fat/pojoksatu)

Masuk Timnas Indonesia, Ardi Idrus : Bangga dan Tidak Menyangka

POJOKSATU.id, BANDUNG – Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada laga Kualifikasi Piala Dunia Grup E di Stadion Bukit Jalil, 19 November 2019.
Jelang pertandingan, sejumlah pemain mendapat panggilan untuk memperkuat timnas. Salah satunya bek Persib Bandung Ardi Idrus.
Ardi mengaku tidak menyangka dirinya masuk daftar pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi Malaysia.
Ardi merupakan satu dari 23 pemain yang dipersiapkan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia Grup E di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, 19 November 2019.
“Saya juga kaget dengan pemanggilan ini. Saya juga bersyukur ini kesempatan bagus buat saya,” kata Ardi dilansir laman Liga Indonesia.
“Saya juga bangga dan tidak menyangka juga. Saya berterima kasih kepada rekan-rekan di tim juga staf pelatih karena percaya kepada saya,” sambungnya.
Lebih lanjut, Ardi menilai masih banyak pemain yang memiliki kemampuan lebih bagus dibanding dirinya.
Oleh karena itu, Ardi mengaku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut.
Untuk diketahui, Ardi bukan satu-satunya pemain Persib yang mendapat panggilan untuk memperkuat timnas.
Selain Ardi, ada juga Febri Hariyadi sebagai perwakilan dari tim Persib yang masuk timnas.
(jpnn/pojoksatu)

Kontra PSIS, Persib Bertekad Lanjutkan Tren Kemenangan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persib Bandung berhasil meraih kemenangan di dua laga terakhir di Liga 1 2019.
Hasil positif tersebut membuat mereka menempati posisi kedelapan di klasemen dengan perolehan 34 poin.
Persib pun berpeluang melanjutkan tren positif pada pekan ke-27. Maung Bandung akan berhadapan dengan PSIS Semarang, Rabu (6/11) mendatang.
Tekad untuk melanjutkan tren positif juga disampaikan gelandang Persib Abdul Aziz Lutfi.
“Pastinya kita semua bertekad melanjutkan tren kemenangan ini. Semoga saja bisa berjalan lancar dan bisa melihat lagi stadion dipenuhi oleh bobotoh,” ucapnya dilansir dari laman resmi klub.
Demi mewujudkan target tersebut, Aziz mengingatkan rekan setimnya untuk melupakan kemenangan di laga sebelumnya.
Terlebih lagi, tim tamu berhasil bangkit setelah di dua laga sebelumnya hanya mendapat hasil imbang dan menelan kekalahan.
Pada pekan ke-26, PSIS menaklukkan PSS Sleman dengan skor telak tiga gol tanpa balas.
“Kita harus melupakannya. Mulai hari ini tim akan mempersiapkan diri melawan PSIS,” pungkasnya.
(zul/pojoksatu)

Aksi Lempar Botol Gubernur Kalteng Viral, Begini Penjelasannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Aksi tak simpatik dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran ramai jadi perbincangan warganet.
Pasalnya, dalam video yang sempat viral di dunia maya itu, Sugianto terlihat melakukan aksi lempar botol minuman saat menyaksikan laga Kalteng Putra menjamu Persib Bandung di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Jumat (1/11) malam lalu.
Dalam penjelasannya, Sugianto mengaku dirinya kecewa dengan wasit di pertandingan tersebut.
Menurutnya, kinerja wasit yang mengecewakan bukan kali ini saja terjadi.
“Ini bukan satu kali dua kali, bukan membela Kalteng Putra atau Persib Bandung, tapi melihat permainan bola Indonesia tuh tidak bisa maju-maju kalau wasitnya terus begini,” katanya dilansir Detik.
“Jadi wasit ini harus di-protect. Nah, siapa yang dari PSSI itu harus bisa mem-protect itu. Karena wasit ini sudah empat kali melalukan kesalahan. Saya mengikuti pertandingan terus. Wasit ini selalu membuat orang emosi,” sambungnya.
Sementara itu, dilansir Kalteng Pos, Sugianto juga terlihat sempat bersitegang dengan Kapolresta Palangka Raya AKBP Timbul R.K. Siregar.
Sebetulnya, saat ada lemparan botol dari tribun VVIP, beberapa anggota Polresta Palangka Raya sempat memberikan kode untuk menghentikannya.
Tapi, imbauan itu tak digubris. Malah, lemparan botol kembali dilakukan. Situasi itulah yang membuat Timbul meradang.
Sabran yang sudah tersulut emosi langsung turun ke lapangan menemui Timbul. Terkait hal ini, kapolresta menegaskan permasalahan dengan Gubernur Kalteng sudah selesai.
(jpc/pojoksatu)

Diuntungkan Kartu Merah Wanggai, Pelatih Persib Bilang Begini

POJOKSATU.id, PALANGKARAYA – Laga Kalteng Putra kontra Persib Bandung di Stadion Tuah Pahoe Palangkara, Jumat (1/11/2019) malam diwarna kartu merah untuk Patrich Wanggai. Situasi yang kemudian menguntungkan bagi Persib dan mampu mencetak dua gol tanpa balas.
Wanggai yang juga mantan penggawa Persib, harus meninggalkan pertandingan pada menit 30 karena dianggap wasit sengaja menendang Achmad Jufrianto.
Usai pertandingan, Pelatih Persib, Robert Rene Alberts menilai hukuman kartu merah yang diberikan wasit kepada Patrich Wanggai sudah benar.
“Itu tak mudah untuk Kalteng. Tapi kalau kamu melihatnya secara baik-baik, wasit sudah membuat keputusan yang benar. Tanpa keraguan apapun, kami memang layak untuk menang hari ini,” kata Robert dalam sesi konferensi pers usai laga.
Robert mengajak anak asuhnya untuk tak cepat puas. Ia berharap tren positif ini bisa terus berlanjut.
“Ini adalah kemenangan bagus. Kami sudah mulai bersiap menatap laga kandang berikutnya di Bandung,” tandas pria berkebangsaan Belanda itu.
Pada pertandingan tadi malam, Persib menuai gol pertama jelang turun minum. Kevin van Kippersluis menuntaskan umpan terobosan Ardi Idrus lewat sepakan dari sudut sempit. 1-0 Persib unggul hingga jeda.
Ezechiel N’Douassel menggandakan keunggulan tim tamu pada menit 61. Berawal dari akselerasi Febri Hariyadi dari sisi kiri pertahanan Kalteng, umpan silang mendatar Bow memudahkan penyerang asal Chad ini menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. 2-0 Persib menjadi hasil akhir laga.
Dengan hasil ini Persib naik ke posisi 8 klasemen sementara dengan raihan 34 poin. Kemenangan ini juga mencatatkan Persib belum terkalahkan dalam empat laga beruntun. Meraih 3 kali menang dan sekali imbang.
Sementara Kalteng Putra masih terpuruk di peringkat 17 dengan 23 poin dari 25 laga yang sudah dijalani.
(fat/pojoksatu)

Klasemen Liga 1 Pekan 26: Persib 8 Besar, Persija Masih Rawan Degradasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Empat pertandingan pekan ke-26 Shopee Liga 1 musim 2019 sudah digelar. Hasilnya membuat perubahan di papan klasemen. Persib Bandung masuk delapan besar, sementara Persija Jakarta masih rawan masuk zona degradasi.
Kemenangan Persib atas Kalteng Putra, Jumat (1/11/2019) malam tadi membuat Maung Bandung kini menempati peringkat 8 klasemen Liga 1 dengan 34 poin.
Adapun Arema FC gagal menembus 4 besar setelah tumbang 3-4 di kandang Perseru Badak Lampung FC. Singo Edan masih menempati peringkat 6 dengan 38 poin.
Kemenangan penting Badak Lampung itu sendiri membuat tim berjuluk Laskar Saburai untuk sementara meninggalkan zona merah, naik ke peringkat 13 dengan 26 poin.
Tiga tim yang ada di zona degrasadi adalah Semen Padang 22 poin, Kalteng Putra 23 poin dan Persela Lamongan, 24 poin.
Persija yang ada di peringkat 15 terancam masuk lagi zona merah. Juara bertahan Liga 1 itu punya poin sama dengan Persela, hanya unggul selisih gol.
Di pekan ke-26 ini, Persija akan menghadapi Tira Persikabo pada Minggu (3/11/2019) mendatang.
Berikut klasemen Liga 1 hingga Jumat (1/11/2019) malam:
Klasemen Liga 1 pekan ke-26, update Jumat malam. ft/@liga1match
(fat/pojoksatu)