piala dunia u-20

Soal Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ini Kata Gubernur Bali

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bali menjadi salah satu nominasi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Menanggapi ini, Gubernur I Wayan Koster mengaku senang.
Dirinya pun menegaskan, seluruh Pemprov dan Pemkot di Bali mendukung sepenuhnya agar Pulau Dewata terpilih jadi host oleh FIFA.
“Saat ini, kami tengah menggiatkan branding Bali sebagai destinasi pariwisata olahraga atau sport tourism,” katanya.
Lebih lanjut, Koster mengatakan, keunggulan Bali yang sudah lama dikenal sebagai destinasi pariwisata terbaik dunia.
Karena itu, dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, daerahnya bisa memaksimalkan target wisatawan hadir ke Pulau Dewata.
“Pada 2019, dari 16 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia, sebanyak 6,3 juta atau 39 persen di antaranya datang ke Bali, menghasilkan Rp 75 triliun devisa dari sektor pariwisata,” tandasnya.
Ia pun berharap dengan inspeksi dan penilaian yang bagus serta catatan panjang Stadion Kapten I Wayan Dipta saat menggelar berbagai laga internasional tersebut, Koster ingin Bali terpilih jadi tuan rumah.
(jpnn/pojoksatu)
The post Soal Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ini Kata Gubernur Bali appeared first on Pojoksatu.id.

Markas Bali United Dinilai Siap Menggelar Piala Dunia U-20

POJOKSATU.id, BALI – Ketua Umum PSSI M Iriawan menyatakan Stadion Kapten I Wayan Dipta, sangat siap untuk menggelar ajang sepak bola internasional.
Hal ini disampaikannya usai melakukan peninjauan langsung ke markas Bali United itu dalam rangka inspeksi stadion calon venue Piala Dunia U-20 2021.
Pria yang karib disapa Iwan Bule itu menuturkan, Stadion Kapten Dipta pernah digunakan timnas senior menjamu Vietnam pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, kemudian ada juga uji coba timnas U-23 lawan Iran dan uji coba timnas U-19 lawan Tiongkok.
Bukan hanya itu, Bali United juga menggunakannya di ajang Piala AFC 2018 dan 2020.
“Senang sekali melihat jumlah tempat duduk tribun single seat sudah bertambah sejak dipakai pertandingan timnas tahun lalu. Tinggal perbaikan minor seperti penambahan ruangan untuk fasilitas broadcast, peningkatan kapasitas lampu penerangan, perbaikan kamar ganti, kolam berendam air hangat, dan lain-lain,” kata Iriawan.
Dalam kunjungan tersebut, PSSI juga telah memantau lima lapangan yang dipersiapkan oleh Bali sebagai tempat latihan jika provinsi ini dipercaya sebagai salah satu tuan rumah.
Lapangan itu antara lain Gelora Samudra Kuta Badung, Lapangan Trisakti Legian Badung, Lapangan Kompyang Sujana Denpasar, Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar dan Lapangan Kapten Japa Denpasar.
(jpnn/pojoksatu)
The post Markas Bali United Dinilai Siap Menggelar Piala Dunia U-20 appeared first on Pojoksatu.id.

Peluang GBT Jadi Venue Piala Dunia U-20 Kembali Terbuka

POJOKSATU.id, SURABAYA – Peluang Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya untuk menjadi venue Piala U-20 pada 2021 kembali terbuka.
Hal ini terjadi berkat negosiasi dari PSSI. FIFA akhirnya setuju untuk menggunakan enam stadion.
Kans GBT pun semakin besar. Sebab, PSSI punya sistem ‘pasangan’ untuk venue Piala Dunia U-20 nanti. Enam stadion yang dipilih, ditetapkan berdasarkan lokasi dan letaknya.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berpasangan dengan Stadion Pakansari. Stadion Manahan Solo dengan Stadion Mandala Krida dan GBT rencananya bakal dipasangkan dengan Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Dengan pola berpasangan seperti itu, persiapan bakal lebih rapi. Akomodasi serta keamanan pun lebih mudah dipantau.
Antusiasme suporter termasuk menjadi salah satu penilaian untuk memilih keenam stadion itu.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Moch Iriawan mengatakan, dia lega lantaran pihaknya berhasil melobi FIFA untuk memperbolehkan enam stadion sebagai venue.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan akan memantau langsung kesiapan enam stadion yang dijagokan tersebut. “Saya akan lihat sendiri, keliling. Mungkin sebelum Kongres PSSI,” tuturnya.
Setelah melihat secara langsung, Iwan Bule akan mencocokkan dengan standar yang diinginkan FIFA. Saat Kongres Tahunan PSSI pada 25 Januari mendatang, kemungkinan akan langsung ditetapkan stadion mana yang bakal jadi venue Piala Dunia U-20.
Iwan juga menanggapi soal sikap Bonek terkait venue Piala Dunia. Sebab, rencana renovasi GBT untuk persiapan Piala Dunia U-20, membuat Persebaya terancam menjadi tim musafir.
Namun, Iwan menegaskan, ada kepentingan yang lebih besar lagi untuk Indonesia bagi Surabaya. “Nasionalisme harus dikedepankan. Saya harap teman-teman Bonek mengerti tentang hal ini,” ucap Iwan.
Menurutnya, persiapan untuk Piala Dunia U-20 juga tidak lama. Artinya, setelah itu Persebaya bisa kembali berkandang di GBT lagi. Bahkan, Persebaya bisa menggunakan fasilitas berstandar FIFA untuk kompetisi.
Soal bakal adanya tim yang jadi musafir dan menyulitkan izin pertandingan ketika pindah kandang, Iwan Bule menjelaskan hal tersebut bakal dibahas di Kongres Tahunan PSSI. Pihaknya bakal bertemu dengan para Asprov untuk membahas hal tersebut.
Iwan berjanji akan menggunakan wewenangnya sebagai Sekertaris Lemhanas. Dia bakal berdiskusi langsung dengan pihak keamanan soal izin pertandingan.
Iwan sendiri sadar ketika dirinya mencalonkan diri, salah satu janji kampanyenya adalah komunikasi dengan pihak keamanan agar izin pertandingan lebih mudah. Dia berjanji akan mewujudkan hal tersebut.
“Itu yang sedang dirancang, diharap jadwal kompetisi tidak berubah, waktu pertandingan tidak sering mundur, lantas ada kepercayaan dari publik. Nanti akan kami bahas lebih fokus lagi,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Tukangi Timnas Senior dan Indonesia U-20, Shin Tae Yong Fokus ke Piala Dunia 2021

POJOKSATU.id, BOGOR – Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong (STY) resmi menakhodai Timnas Indonesia untuk jangka waktu 4 tahun. Selain melatih tim senior, Shin juga akan menjadi pelatih kepala untuk Timnas Indonesia U-20, dengan fokus utama menghadapi Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.
Pelatih 50 tahun itu diharapkan bisa membawa Bagus Kahfi dkk berbicara banyak di pentas dunia dua tahun mendatang, di mana Indonesia sebagai tuan rumah.
“Dia melatih Timnas Indonesia senior dan U-20. Namun, dia juga ingin memantau perkembangan timnas level usia seperti U-22 dan U-16,” ujar Ketua PSSI, Mochamad Iriawan pada prosesi perkenalan Shin Tae Yong di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2019).
Seperti diketahui, PSSI dan Shin Tae Yong telah melakukan penandatanganan kontrak dengan PSSI untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia, di Ruang VIP Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Penandatangan sendiri dilakukan STY dan Ketua PSSI, Mochammad Iriawan atau Iwan Bule. Turut disaksikan Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto, Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Shin akan melakukan tugas pertamanya memimpin Timnas Indonesia pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dilaksanakan pada Maret 2020.
Namun, Shin diminta lebih fokus menyiapkan skuat Garuda Muda yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Pasalnya, Timnas Indonesia senior sudah tersingkir di kualifikasi Piala Dunia 2022.
“Kemarin Shin secara detail menyampaikan kepada saya bagaimana teknis dan strategi untuk mengembangkan tim nasional Indonesia,” ujarnya kepada wartawan saat melakukan jumpa pers.
Kemudian, lanjut Iwan Bule sapaan akrabnya, finalisasi kontraknya telah selesai dilaksanakan. Shin Tae Yong akan menjalankan program atau proyek jangka panjang dengan durasi kerjasama 4 tahun.
Tentunya, lanjut Iwan Bule, Shin diharapkan bisa membangun tim nasional Indonesia yang solid dan berprestasi. Hal itu tentu tidak bisa dilakukan dengan instan. Namun terukur dengan program kepelatihan yang disusun oleh tim pelatih.
“Jadi Shin Tea Yong tidak bekerja sendiri nanti ada asisten dan pembantunya yang dibawa dari korea dan pelatih-pelatih yang ada di Indonesia,” tutup Iwan Bule.
(adi/pojokbogor)

Profil Singkat 10 Stadion di Indonesia yang Diusulkan Jadi Venue Piala Dunia U-20

POJOKSATU.id, JAKARTA – FIFA sudah mengumumkan bahwa Indonesia resmi jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 edisi 2021, Kamis (24/10/2019). Selanjutnya, federasi sepak bola dunia itu akan memilih enam dari 10 stadion yang diusulkan jadi venue turnamen bergengsi itu.
Penentuan enam stadion terpilih untuk venue Piala Dunia U-20 2021 akan dilakukan dalam kunjungan resmi delegasi FIFA. Namun, belum diketahui jadwal lawatan perwakilan FIFA ke Indonesia.
BACA JUGA: Hasil Lengkap Liga Champions Tadi Malam: Inter Taklukkan Dortmund, 4 Tim Tamu Menang
”Alhamdulillah kerja keras kita membuahkan hasil. Presentasi kita dinilai dan diterima baik oleh FIFA. PSSI mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan dukungan penuh kepada PSSI. Apresiasi juga untuk jajaran kementerian terkait dan kepala daerah yang berkomitmen untuk membantu PSSI mewujudkan mimpi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021,” kata Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dalam siaran pers PSSI.
Bagi sepak bola Indonesia, ini merupakan momen bersejarah. Sebab inilah kali pertama, Indonesia menjadi tuan rumah turnamen yang diadakan FIFA. Indonesia kali terakhir menjadi tuan rumah ajang sepak bola besar pada 2007 yakni Piala Asia (AFC Asian Cup).
Indonesia menjadi tuan rumah bersama Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Untuk multievent, Indonesia sempat menjadi tuan rumah Asian Games 1962 dan 2018.
Berikut profil singkat 10 stadion yang diusulkan jadi tempat pertandingan Piala Dunia U-20 2021:
1. Stadion Utama Gelora Bung Karno
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) adalah stadion kebangaan masyarakat Indonesia. Stadion serbaguna di Jakarta yang merupakan bagian dari kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno. Stadion ini umumnya digunakan sebagai arena pertandingan sepak bola tingkat internasional.
BACA JUGA: Presiden FIFA Ucapkan Selamat buat Indonesia, Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Stadion yang terletak di Komplek Gelora Bung Karno ini dibangun pada 8 Februari 1960 dan sudah beberapa kali dilakukan renovasi. SUGBK berkapasitas 77.193 tempat duduk. Lapangan sepakbolanya memiliki ukuran panjang 105 meter dan lebar 68 meter.
Selain jadi venue pertandingan internasional ketika Timnas Indonesia bermain, SUGBK juga kerap jadi markas klub ibu kota, Persija Jakarta.
2. Stadion Pakansari
Pertandingan PSMS vs PS Tira di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (5/12/2018).Foto: MO PSMS
Klub Liga 1, Tira Persikabo bermarkas di stadion berkapasitas 30 ribu kursi ini. Stadion Pakansari ada di Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Stadion ini mulai dibangun pada 16 Januari 2012 dan baru rampung 2014 lalu. Praktis baru sekitar lima tahun tapi sudah sering jadi venue pertandingan Timnas Indonesia.