piala fa

Jalani Laga Replay, Jurgen Klopp Bakal Turunkan Skuad U-23

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liverpool harus menjalani laga replay usai ditahan imbang 2-2 oleh Shrewsbury Town pada laga putaran keempat Piala FA, Senin (27/1) dini hari WIB.
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp memastikan, pada laga tersebut pihaknya tidak akan menurunkan tim utama, melainkan tim u-23.
Pasalnya, kata Klopp, para pemain utamanya akan menjalani jeda musim dingin.
“Aku sudah mengatakan kepada para pemain dua minggu yang lalu bahwa kita akan memiliki liburan musim dingin, yang berarti kita tidak akan berada di sana (laga replay),” kata Klopp.
“Kamu tidak bisa berurusan dengan kami seperti tidak ada orang yang peduli tentang hal itu. Aku tahu itu tidak terlalu populer tapi begitulah aku melihatnya.
“Liga Premier meminta kami untuk menghormati liburan musim dingin. Itulah yang kami lakukan. Jika FA tidak menghormati itu, maka kami tidak dapat mengubahnya. Kami tidak akan berada di sana,” sambungnya.
Klopp kembali menegaskan, para pemainnya butuh istirahat. Tidak hanya fisik tapi juga mental.
“Kami harus menghormati kesejahteraan para pemain. Mereka butuh istirahat. Mereka butuh istirahat mental, istirahat fisik, dan itulah inti dari liburan musim dingin,” ucapnya.
“Kami harus membuat keputusan ini sebelumnya karena para pemain ini memiliki keluarga,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)
The post Jalani Laga Replay, Jurgen Klopp Bakal Turunkan Skuad U-23 appeared first on Pojoksatu.id.

32 Besar FA Cup: Tim Lapis Kedua Liverpool Diimbangi Shrewsbury

POJOKSATU.id, SHREWSBURY – Liverpool secara mengejutkan ditahan imbang klub kasta ketiga Inggris, Shrewsbury. Pada laga babak 32 besar FA Cup 2019/20, di Greenhous Meadow (Shrewsbury), Senin (27/1/2020) dini hari WIB, The Reds hanya mampu bermain imbang 2-2.
Pada pertandingan melawan kontestan League One itu, Jurgen Klopp memainkan sebagian besar tim lapis kedua atau pemain belianya.
Sepanjang 45 menit pertama, keputusan Klopp ini tampaknya berjalan mulus. Terbukti mereka bisa unggul lebih dulu pada menit ke-15 lewat gol Curtis Jones. Skor 1-0 untuk Liverpool ini bertahan hingga jeda.
Baru satu menit setelah restart, The Reds menggandakan keunggulan. Kali ini bek Shrewsbury, Donald Love yang salah mengantisipasi umpan silang sehingga bola bergulir masuk ke gawang sendiri. 2-0 Liverpool memimpin.
Petaka bagi tim tamu terjadi pada menit 65 ketika bek 19 tahun Yasser Larouci melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Jason Cummings yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Adrian. Shrewsbury menipiskan ketinggalan menjadi 1-2.
Dan keunggulan Liverpool pun buyar pada menit 75. Lagi-lagi Cummings yang jadi momok The Reds setelah mengecoh barisan pertahanan lawan dan sepakannya kembali menjebol gawang Adrian. Skor sama kuat 2-2.
Kedudukan imbang ini bertahan hingga laga usai. Dengan demikian kedua tim harus melakoni laga ulang di Stadion Anfield, awal Februari mendatang, untuk menentukan siapa yang lolos ke babak 16 besar.
(fat/pojoksatu)
The post 32 Besar FA Cup: Tim Lapis Kedua Liverpool Diimbangi Shrewsbury appeared first on Pojoksatu.id.

Man United Menang 6-0, tapi Lawannya Tim Kasta Ketiga

POJOKSATU.id, BIRKENHEAD – Manchester United meraih kemenangan telak saat menghadapi Tranmere Rovers pada babak 32 besar FA Cup atau Piala FA 2019/20, di Prenton Park (Birkenhead), Minggu (26/1/2020) malam WIB.
Pesta gol Man United dibuka oleh sang kapten, Harry Maguire saat laga baru berjalan 10 menit. Bek Setan Merah itu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti untuk membawa MU unggul 1-0.
Tiga menit berselang, pemain belakang MU lainnya, Diogo Dalot menggandakan keunggulan tim tamu, usai menerima umpan Anthony Martial.
Pertandingan ini memang tampaknya tidak berimbang. Maklum, Tranmere merupakan tim League One atau kasta ketiga Inggris. Di papan klasemen sementara League One, Tranmere berada di peringkat 17 dan terancam terlempar ke League Two musim depan.
Tidak heran, jika tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer leluasa membombardir gawang tuan rumah. Seperti gol Jesse Lingard pada menit 16 yang mengubah skor menjadi 3-0.
Phil Jones ikut mencatatkan namanya di papan skor 41 setelah sundulannya ke tiang jauh saat menerima umpan sepak pojok, bersarang ke gawang Tranmere.
Martial kemudian menutup babak pertama dengan gol cantiknya pada menit 45. Skor 5-0 untuk The Red Devils.
Di babak kedua, MU masih bisa menambah satu gol lewat penalti Mason Greenwood. MU pun menang 6-0 dan lolos ke babak 16 besar Piala FA.
(fat/pojoksatu)
The post Man United Menang 6-0, tapi Lawannya Tim Kasta Ketiga appeared first on Pojoksatu.id.

Lawan 10 Pemain Fulham, Manchester City Pesta Gol

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City melaju ke babak 16 besar Piala FA 2019/20 setelah menyingkirkan klub Divisi Championship, Fulham. Bertanding di Etihad Stadium, The Citizen menang telak 4-0.
Pesta gol anak asuh pep Guardiola tidak lepas dari kartu merah yang didapat bek Fulham, Tim Ream saat laga baru berjalan enam menit karena menjatuhkan Gabriel Jesus di kotak terlarang. Wasit juga menunjuk titik putih.
Ilkay Gundogan sebagai eksekutor sukses membawa Man City unggul 1-0.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan betul kubu tuan rumah. Bernardo Silva menggandakan keunggulan City pada menit 19. Skor 2-0 untuk The Citizen bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Manchester City semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan. Namun mereka baru bisa menambah gol lagi pad amenit 72 lewat Gabriel Jesus memanfaatkan umpan Joao Cancelo.
Tiga menit berselang, Jesus mencetak gol keduanya untuk membawa timnya unggul 4-0. Kali ini berawal dari sukses pemain Brasil itu mencuri bola di garis pertahanan lawan.
Setelah ada kerja sama dengan Bernardo Silva yang memberi ruang tembak kepada Phil Foden. Bola sempat ditepis kiper Fulham, namun bola rebound tak disia-siakan Jesus dengan sundulannya.
Keunggulan 4-0 Man City ini bertahan hingga pertandingan usai. Mereka pun melaju ke babak 16 besar kompetisi sepakbola tertua di dunia itu.
(fat/pojoksatu)
The post Lawan 10 Pemain Fulham, Manchester City Pesta Gol appeared first on Pojoksatu.id.

Kalahkan Hull City, Penampilan Chelsea Jadi Sorotan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Chelsea berhasil mengalahkan Hull City dengan skor tipis 1-2 atas Hull City. Kemenangan ini membuat mereka lolos ke babak berikutnya Piala FA.
Meski meraih kemenangan, Chelsea tidak lepas dari sorotan. Diantaranya seperti yang diungkapkan Joe Cole dan Glenn Hoddle.
Mantan bos The Blues Glenn Hoddle mengaku khawatir dengan penampilan skuad asuhan Frank Lampard.
“Terkadang saya khawatir tentang Chelsea karena mereka membuat segalanya menjadi sulit bagi mereka sendiri. Mereka benar-benar mengendalikan permainan, tetapi mereka tidak membunuh Hull dan pada akhirnya mereka bertahan,” katanya kepada BT Sport.
“Jika melawan tim yang lebih baik, mereka mungkin akan seri atau kalah dalam pertandingan itu. Mereka harus segera meluruskannya,” sambungnya.
Senada, mantan bintang Chelsea ini mengatakan : “Frank tampak merasa gugup di akhir pertandingan. Berkali-kali mereka tidak menempatkan permainan dengan cukup cepat.”
“Lampard ingin membawa Chelsea ke standar tertentu. Mereka lebih baik dari itu. Mereka seharusnya unggul 3-0 atau 4-0. Pihak Chelsea yang hebat akan melakukan itu. Untuk kembali ke standar itu, Anda harus jujur ​​pada diri sendiri sebagai sebuah tim,” tambahnya.
Sementara itu, kapten Chelsea Cesar Azpiliceuta juga mengakui bahwa ia dan rekan setimnya gagal mengelola permainan dengan cara yang baik.
“Kami harus meningkatkan permainan kami jika kami ingin meningkatkan sebagai tim dan melangkah jauh. Tujuan kami adalah melangkah sejauh mungkin. Adalah tugas kami untuk berada dalam kondisi terbaik,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)
The post Kalahkan Hull City, Penampilan Chelsea Jadi Sorotan appeared first on Pojoksatu.id.

Pelatih Watford Sudah Putuskan Line-up untuk Final Piala FA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Watford Javi Gracia mengaku pihaknya sudah memutuskan line-up untuk final Piala FA.
Diketahui, laga final lawan Manchester City akan digelar di Stadion Wembley, London, Sabtu (18/5).
Gracia menuturkan, dirinya menyadari tekanan yang datang jelang laga besar yang bakal mereka hadapi.
Namun begitu, ia sudah membuat keputusan soal pemain. Bukan hanya itu, ia pun sudah mempersiapkan strategi pada pertandingan tersebut.
“Ya, saya telah memutuskan,” katanya, dilansir Tribal Football.
“Selalu Anda dapat mengubah sesuatu tetapi ketika Anda mempersiapkan permainan, saya memikirkannya beberapa hari yang lalu, dan saya berpikir tentang bagaimana lebih baik untuk bertahan, lebih baik untuk menyerang dan para pemain yang lebih baik untuk melakukan itu.
“Pada akhirnya, Anda dapat berubah karena saya memiliki opsi yang berbeda, saya ingin mereka semua bermain di final tetapi itu tidak mungkin,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gracia juga menanggapi soal klubnya yang tidak diunggulkan untuk menang.
“Semua orang bilang kami tak mempunyai peluang, jadi kami akan mengambil keuntungan dari situ,” ucapnya.
“Apa pun hasilnya, saya sudah merasa sangat bangga dengan tim karena musim ini luar biasa. Keberhasilan mereka musim ini tidak bergantung pada hasil akhir.
“Menurut pendapat saya, pemain pantas mendapatkan pengakuan karena mereka telah melakukan banyak hal positif,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Smalling Berharap MU Bisa Juara Piala FA

POJOKSATU.id, INGGRIS – Setelah mendapat hasil menyakitkan di Liga Champions karena kekalahan atas PSG di leg pertama babak 16, Manchester United kini fokus ke Piala FA.
Namun, untuk bisa melangkah ke babak berikutnya, United menemui jalan terjal. Mereka harus menghadapi Chelsea.
Meski begitu, bek Manchester United Chris Smalling optimis timnya bisa mengatasi The Blues. Pasalnya, United bertekad mendapat trofi tahun ini.
“Tahun ini, kita harus pastikan dapat trofi dan, pada Senin, kita akan mengerahkan segalanya untuk itu,” kata Smalling, dilansir Goal.
Smalling tak membantah jika melihat catatan pertemuan terakhir di Piala FA, Chelsea meraih kemenangan.
Akan tetapi hal tersebut tak menghalangi tekadnya untuk main maksimal nanti di Stamford Bridge.
“Rekor kami di Chelsea, Anda benar, kami tidak memiliki banyak hasil bagus di sana namun saya pikir, di awal musim ini, kami hampir menang hingga detik terakhir. Secara umum, kami waktu itu bermain baik di sana jadi mari perbaiki performa tersebut.
“Fakta bahwa pertandingannya digelar pada Senin malam, itu berarti semua dunia akan menonton. Mereka (Chelsea) berusaha memperbaiki hasil dari akhir pekan kemarin (di Manchester City), begitu juga kami (setelah melawan PSG), jadi ini adalah laga besar untuk kedua kubu,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Cetak Satu Gol, Pep Guardiola Puji Newport

POJOKSATU.id, INGGRIS – Pep Guardiola memuji Newport County, lawan Manchester City di putaran lima Piala FA, Minggu (17/2) dini hari WIB.
Diketahui, dalam pertandingan tersebut Newport kalah dari tamunya 1-4. Hasil ini membuat mereka tersingkir di Piala FA.
Meski begitu, penampilan Newport dipuji Guardiola. Sebab, mereka bisa menahan imbang City sepanjang babak pertama.
City baru bisa mencetak gol di babak kedua berkat Leroy Sane di menit ke-51. Kemudian Phil Foden di menit ke-75.
Newport berhasil memperkecil jarak ketertinggalan lewat gol yang diciptakan Padraig Amond di menit ke-88.
Akan tetapi, City bisa membalas lewat gol kedua Phil Foden dan Riyad Mahrez. Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-4.
“Ya kami menyesuaikan beberapa gerakan (di babak pertama),” kata Guardiola dilansir Tribal Football.
“Di menit-menit awal selalu sulit untuk beradaptasi dengan stadion dan lapangan. Lempar masuk dan bola panjang, dengan (Jamille) Matt mereka memenangan hampir semua bola.
“Tapi setelah gol Leroy kami lebih tepat dan di babak kedua kami membuat performa yang luar biasa,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Tersingkir dari Piala FA, Pochettino Tak Terlalu Menyesal

POJOKSATU.id, INGGRIS – Tottenham Hotspur kalah 0-2 dari Crystal Palace pada putaran keempat Piala FA, Minggu (27/1) dini hari.
Hasil ini membuat Tottenham tersingkir dari Piala FA. Menanggapi hal ini, sang pelatih, Maurichio Pochettino mengaku tidak terlalu menyesal.
Sebab, Pochettino menuturkan, memenangi trofi hanya akan menimbulkan ego di dalam diri para pemain.
Tidak dapat dipungkiri, pekan kemarin menjadi momen buruk bagi Tottenham. Pasalnya tim tersebut mengalami dua kali kegagalan dalam melanjutkan langkahnya meraih trofi kemenangan.
Kegagalan pertama didapat Tottenham saat menjalani babak semifinal Piala Liga Inggris (Carabao Cup), Jumat (25/1). Mereka tak bisa melaju ke final usai kalah adu penalti melawan Chelsea.
Kegagalan kembali menghantui The Lily Whites di ajang Piala FA. Tandang ke markas Crystal Palace, Tottenham keok dua gol tanpa balas.
Lebih lanjut, Pochettino berharap anak didiknya move on untuk fokus menatap pertandingan berikutnya.
“Kami kembali berdebat apakah trofi dapat membawa klub ke level selanjutnya atau tidak. Saya tidak setuju dengan itu. Hal tersebut justru akan membangun ego,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Sky Sports.
“Tentu saja saya kecewa karena setelah menjalani dua kompetisi, laga Carabao dan Piala FA, kami gagal menang. Tapi Anda tidak akan bisa merasakan perbedaan tanpa kekecewaan,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)