preview

Preview Tottenham Vs Olympiacos: Usai Debut Manis, Mourinho Bidik Tiket 16 Besar

POJOKSATU.id, LONDON – Jose Mourinho berambisi mencatat kisah indah di awal karirnya sebagai manajer Tottenham Hotspur. Setelah menjalani debut manis, menang 3-2 atas tuan rumah West Ham, The Special One akan memimpin Spurs menjamu klub Yunani, Olympiacos Piraeus.
Pertandingan ini akan digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (27/11/2019) dini hari WIB. Kemenangan pada laga ini akan memastikan Spurs melaju ke babak knock out atau 16 besar Liga Champions 2019/20.
Hasil imbang atau kalah sekalipun sebenarnya bisa membuat Tottenham meraih tiket 16 besar, jika di pertandingan lain, Bayern Muenchen mengalahkan tuan rumah Red Star.
Spurs sendiri tetap wajib mewaspadai tim tamu, sebab pada pertemuan pertama mampu menahan imbang klub London setelah tertinggal dua gol lebih dulu.
Jelang matchday 5 Liga Champions ini, perhatian tertuju pada Christian Eriksen. Pemain yang masuk sebagai pemain pengganti pada laga kontra West Ham, semakin dipertanyakan masa depannya di Spurs.
Kehadiran Mourinho sebagai bos baru Spurs memang menjadi tanda tanya bagi Eriksen, akankah tetap bisa jadi pemain kunci seperti musim-musim sebelumnya.
Sementara Dele Alli sepertinya langsung bisa masuk dalam formasi yang diusung Mourinho.
Tapi bagaimanapun, Mou butuh rotasi pemain. Sebab empat hari setelah lawan Olympiacos, mereka akan menghadapi Bournemouth di Premier League, lalu jumpa Bayern Muenchen di laga pamungkas Grup B.
Kebugaran Tanguy Ndombele masih diragukan setelah cedera pangkal paha, tetapi ia sepertinya bisa masuk tim pada hari Selasa. Ben Davies diragukan setelah mengalami cedera otot pada laga kontra West Ham.
Prediksi Line-up Tottenham untuk menghadapi Olympiacos:
(4-2-3-1): Gazzaniga; Aurier, Alderweireld, Sanchez, Rose; Sissoko, Ndombele; Lucas, Dele, Son; Kane
(fat/pojoksatu)

Rekor Chelsea di Markas Man City, Lawatan Sulit ‘Pasukan Muda’ Lampard

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Chelsea akan menghadapi Manchester City di Etihad Stadium, Sabtu (23/11/12019) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Ini akan jadi lawatan sulit bagi ‘Pasukan muda’ Frank Lampard mengingat rekor buruk The Blues di markas The Citizen satu dekade terakhir.
Meski kompetisi baru memasuki pekan ke-13, namun bos The Blues tahu pentingnya memenangkan pertandingan akhir pekan ini. Setelah bertengger di papan atas Liga Inggris, klub raksasa London punya target tinggi, mengalahkan tim asuhan Pep Guardiola untuk tetap bersaing dalam perburuan juara.
Lalu bagaimana rekor Chelsea ketika bertanding di Stadion Etihad? Singkatnya, tidak terlalu bagus.
Kedua klub ini telah bertemu pada 25 kesempatan sejak tahun 2010-an, dengan yang pertama adalah kekalahan kandang Chelsea 4-2 melawan Man City pada Februari 2010.
Klub milik Roman Abramovic itu hanya menang delapan kali, dibandingkan dengan era pemerintahan sebelumnya. City menang 14 kali dan tiga pertandingan berakhir imbang.
Delapan kemenangan itu adalah kemenangan mereka secara keseluruhan. Di Stadion Etihad, klub dari ibukota Inggris ini hanya menikmati dua kemenangan, yang paling baru terjadi pada musim 2016/17 ketika Chelsea terakhir kali memenangkan liga.
Rekor Chelsea di Etihad Stadium sejak 2010:
Main : 10
Menang: 2
Seri: 1
Kalah: 7
Gol yang dicetak: 7
Kebobolan gol: 19
Selain itu, Man City telah mencetak gol melawan tim asal Stamford Bridge 19 kali dalam 10 pertandingan, dengan pertemuan terakhir di Stadion Etihad, berakhir dengan kemenangan 6-0.
Juara Inggris itu mencatat enam clean sheet dan hanya kebobolan tujuh kali melawan The Blues.
Guardiola hadir di kekalahan kandang terakhir Citizens melawan raksasa London, jatuh 3-1 melawan tim Antonio Conte yang kemudian memenangkan liga.
Tim asuhan Pep menuju pertandingan ini setelah menderita kekalahan 1-3 dari Liverpool di Anfield dan pasukan muda Lampard wajib mewaspadai kebangkitan kubu tuan rumah, meski tanpa Laporte (cedera) dan Bernardo Silva (sanksi). Dan tentu rekor buruk mereka di masa lalu.
(fat/pojoksatu)

Jelang Slavia Praha Vs Barcelona: Valverde Andalkan Trio SGM Gempur Pertahanan Klub Ceko

POJOKSATU.id, PRAHA – Barcelona akan menghadapi Slavia Praha di Sinobo Stadium (Praha), Kamis (24/10/2019) dini hari WIB. Pada matchday 3 Grup F Liga Champions itu, Ernesto Valverde bisa memainkan skuat terbaiknya.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi UEFA, hanya Samuel Umtiti dan Sergi Roberto yang absen pada laga ini. Namun Valverde punya banyak pilihan di kuat Barca.
Di lini depan, trio Suarez, Griezmann dan Messi (SGM) mungkin akan kembali dimainkan bersama sejak awal.
Frenkie de Jong, Sergio Busquets dan Arthur akan jadi andalan di lini tengah. Sementara Lenglet dan Pique akan berduet di jantung pertahanan Barca.
Adapun dari kubu Slavia Praha, tidak ada nama yang masuk daftar pemain cedera. Sehingga Jindrich Trpisovsky bisa memainkan skuat terbaik yang dimiliki. Klub Ceko ini tidak boleh kalah dari Barcelona jika masih ingin bersaing lolos ke babak 16 besar.
Saat ini, Slavia menempati peringkat ketiga dengan satu poin. Sama dengan koleksi Inter Milan di juru kunci.
Sementara Barcelona dan Borussia Dortmund sama-sama mengemas 4 poin dan duduk di peringkat 1 dan 2 klasemen sementara. Grup F.
Prediksi line up Slavia Praha vs Barcelona:
Slavia: Kolář; Coufal, Kúdela, Frydrych, Bořil; Masopust, Ševčík, Souček,
Stanciu, Olayinka; Tecl
Diragukan: Hovorka (tidak spesifik), Takacs (tidak spesifik), Traore (kaki)
Barcelona: Ter Stegen; Semedo, Piqué, Lenglet, Alba; De Jong, Busquets, Arthur; Messi, Suárez, Griezmann
Absen: Roberto (lutut), Umtiti (lutut)
(fat/pojoksatu)

Prediksi Starting XI Inter Vs Dortmund: Hazard dan Sancho Ancaman Nyata Sisi Sayap Nerazzurri

POJOKSATU.id, MILAN – Inter Milan berada dalam tekanan ketika harus menghadapi Borussia Dortmund pada matchday 3 Liga Champions 2019/20. Belum pernah menang dalam dua laga awal, membuat anak asuh Antonio Conte dituntut mengamankan tiga poin pada laga ini.
Meski tampil di Giuseppe Meazza, Inter tetap diragukan bisa menang. Rumah judi hanya berani memasang voor 1/4 bola buat tim tamu.
BACA JUGA: Prediksi Skor Liga Champions Malam Ini: Banyak Tim Tamu Bikin Kejutan
Maklum pertahanan Nerazzurri yang sempat dipuja-puji awal musim ini, perlahan mulai menunjukkan titik lemahnya. Mereka kerap kebobolan di paruh kedua.
Trio Milan Skriniar, Diego Godin dan Stefan de Vrij tampaknya masih butuh banyak bantuan dari lini tengah. Termasuk dua bek sayap.
Masalahnya, dengan formasi 3-5-2 yang selama ini jadi andalan Conte, bisa jadi celah bagi Dortmund yang punya pemain sayap lincah.
Jadon Sancho (Borussia Dortmund).
Sebut saja Jadon Sancho di sisi kanan. Wonderkid 19 tahun itu bakal jadi petaka bagi pertahanan Inter jika Kwadwo Asamoah terlalu rajin naik membantu serangan.
Saudara Eden Hazard, Thorgan Hazard juga tak boleh dipandang sebelah mata oleh barisan bek Inter. Pemain asal Belgia itu piawai mengirim umpan kunci yang bisa dimanfaatkan Julian Brandt atau Mario Gotze.
Adapun di barisan penyerang, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez tampaknya kembali jadi andalan Conte, mengingat keduanya sama-sama mencetak sepasang gol ke gawang Sassuolo akhir pekan kemarin.
BACA JUGA: Tanpa Sejumlah Pemain Kunci, Begini Prakiraan Line-up Chelsea untuk Hadapi Ajax
Dari kubu Dortmund, Julian Weigl mungkin akan ditarik kembali ke belakang untuk menemani Mats Hummels di jantung pertahanan tim tamu. Sementara aksi gelandang Achraf Hakimi selalu menarik ditunggu dan sepertinya kembali dimainkan sejak awal oleh Lucien Favre.
Berikut prediksi line up Inter vs Dortmund:
Inter (3-5-2): Handanovic; Godin, De Vrij, Skriniar; Candreva, Barella, Brozovic, Vecino, Asamoah; Lukaku, Lautaro
Absen: D’Ambrosio (jari kaki patah), Sanchez (pergelangan kaki), Sensi (paha)
Dortmund (4-2-3-1): Hitz; Akanji, Hummels, Weigl, Schulz; Delaney, Witsel; Hazard, Sancho, Hakimi; Brandt
Absen: Reus (sakit), Schmelzer (pinggul), Alcácer (Achilles)
Diragukan: Bürki (lutut), Götze (kurang fit)
(fat/pojoksatu)

Tanpa Sejumlah Pemain Kunci, Begini Prakiraan Line-up Chelsea untuk Hadapi Ajax

POJOKSATU.id, AMSTERDAM – Klub Premier League, Chelsea akan menghadapi Ajax Amsterdam di Johan Cruijff Arena, Rabu (23/10/2019) malam ini. Tim asuhan Frank Lampard dipastikan tanpa sejumlah pemain kunci jelang matchday 3 Grup H itu.
Dikutip Pojoksatu.id dari Express, Lampard harus menambal sejumlah pos yang ditinggal pemain inti. Mungkin ada enam pemain utama yang harus absen pada laga ini. Terbaru, Ross Barkley.
Pemain internasional Inggris itu mengalami cedera pergelangan kaki saat menang 1-0 atas Newcastle pada akhir pekan dan absen latihan pada Selasa kemarin. Sementara N ‘Golo Kante juga tidak terlibat di Cobham.
Kante mengalami masalah pergelangan kaki dan hamstring sehingga tidak akan tampil di Amsterdam.
Kedua pemain itu bergabung dalam daftar pemain Chelsea yang dibekap cedera. Sebelumnya sudah ada nama Andreas Christensen dan Ruben Loftus-Cheek di meja perawatan dan Antonio Rudiger dan Emerson Palmieri juga diragukan tampil.
Namun, Rudiger dan Palmieri sama-sama mengambil bagian dalam pelatihan pada hari Selasa dan hampir pulih kembali.
Kurt Zouma dan Fikayo Tomori akan tetap berada di tengah pertahanan Chelsea sementara Marcos Alonso harus mempertahankan tempatnya di bek kiri. Sementara Reece James bisa menggantikan peran Cesar Azpilicueta di sisi kanan.
Jorginho akan bergabung dengan Mateo Kovacic dan Mason Mount di lini tengah sementara Lampard memiliki pilihan yang sulit dalam serangan.
Willian dan Callum Hudson-Odoi keduanya starter ketika melawan Newcastle dan berpotensi dimainkan sejak awal lagi untuk membantu Tammy Abraham di lini depan.
Namun, Pedro dan Christian Pulisic juga sama-sama siap dimainkan. Sementara Olivier Giroud dan Michy Batshuayi juga menuntut jam bermain lebih banyak dan bisa jadi alternatif Lampard di depan.
Prakiraan susunan pemain Chelsea untuk menghadapi Ajax:
(4-3-3): Arrizabalaga; Azpilicueta, Zouma, Tomori, Alonso; Jorginho, Kovacic, Mount; Willian, Hudson-Odoi, Abraham
(fat/pojoksatu)

Preview MU Vs Arsenal: Badai Cedera Menambah Tekanan bagi Solslkjaer

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Baik Ole Gunnar Solskjaer maupun Unai Emery sama-sama memiliki masalah cedera pemain jelang bentrok Manchester United vs Arsenal di Old Trafford, Senin malam waktu setempat atau Selasa (1/10/2019) dini hari WIB.
United memasuki pertandingan dengan selisih 13 poin dari pemimpin klasemen Liverpool, meskipun punya satu pertandingan sisa.
Masalahnya, MU mungkin tanpa sejumlah pemain kunci. Paul Pogba kembali untuk kemenangan Piala EFL Rabu melawan Rochdale setelah cedera pergelangan kaki, tetapi didera masalah lain, pergelangan kakinya bengkak.
Situasi yang akan membuat Solskjaer akan semakin tertekan. Sebab dituntut menang dalam kondisi skuat dihantam badai cedera.
Anthony Martial juga diragukan karena cedera paha yang membuatnya absen sejak kekalahan kandang dari Crystal Palace. Sementara Marcus Rashford mengalami cedera pangkal paha dalam kekalahan 2-0 pekan lalu dari West Ham dan tampaknya belum bugar untuk laga kontra Arsenal.
Itu bisa berarti Mason Greenwood berpeluang menjadi starter untuk pertama kalinya di Premier League musim ini. Pemain berusia 17 tahun telah mencetak gol dalam pertandingan berturut-turut melawan Astana dan Rochdale.
Manajer Arsenal, Unai Emery.
Sedangkan untuk Arsenal, Emery memiliki beberapa opsi defensif yang tersedia: Hector Bellerin, Rob Holding, dan Kieran Tierney semuanya sudah kembali dari cedera dalam kemenangan EFL Cup atas Nottingham Forest.
Emery mengisyaratkan mungkin terlalu cepat untuk memainkan Bellerin 90 menit di tempat yang sulit. Jika menyimak komentarnya, tampaknya ia akan memilih Calum Chambers – yang mengesankan lawan Forest – atau mengembalikan Ainsley Maitland-Niles di kanan.
Sekadar diketahui, Arsenal belum pernah menang di Old Trafford di ajang Premier League Liga sejak 2006.
Prediksi Starting XI Manchester United vs Arsenal:
Man Utd (4-2-3-1): De Gea; Wan-Bissaka, Lindelof, Maguire, Young; McTominay, Matic, Pereira; Lingard, Greenwood, James
Arsenal (4-1-2-1-2): Leno, Chambers, Sokratis, David Luiz, Tierney; Xhaka, Guendouzi, Willock; Cebellos; Aubameyang, Pepe
(fat/pojoksatu)

Seluruh Dunia Menonton, Arsenal Sudah Tak Sabar Hadapi Man United di Old Trafford

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Duel seru Manchester United kontra Arsenal di Old Trafford, Senin malam waktu setempat atau Selasa (1/10/2019) dini hari WIB, diyakini bakal jadi perhatian pecinta bola sejagad raya.
Hal itu disampaikan manajer Arsenal, Unai Emery yang sangat antusias menyambut laga pekan ke-7 Premier League 2019/20 itu.
BACA JUGA: Jelang MU Vs Arsenal: Emery Puji Solskjaer, tapi Jangan Ge-er Ya!
Dikutip Pojoksatu.id dari Manchester Evening News, Emery menikmati perjalanan ke Manchester dan percaya seluruh dunia akan menonton pertandingan pada Senin malam.
“Ini momen yang luar biasa, pertandingan luar biasa antara kedua tim dengan rivalitas tinggi di masa lalu, sekarang dan masa depan,” tambah Emery.
Laga Manchester United vs Arsenal di Old Trafford musim lalu berakhir imbang 2-2.
“Saya tak sabar untuk melihat respons kami (menghadapi skuat MU) pada hari Senin,” kata mantan pelatih Paris Saint-Germain itu.
“Luar biasa bermain di Manchester dengan atmosfer itu. Kami benar-benar ingin memainkan pertandingan di mana kami dapat melakukan sesuatu yang penting. Kami mempersiapkan laga ini dengan baik.”
“Saya pikir bagi semua pelatih, semua pemain, untuk bermain di stadion seperti Old Trafford luar biasa.”
BACA JUGA: Klasemen Liga 1 Usai Pekan 21: Unggul 12 Poin, Jalur Juara Terbuka Lebar buat Bali United
“Ketika saya menonton di Spanyol, Arsenal vs Manchester United, Manchester United vs Arsenal adalah momen istimewa. Saya pikir Senin pukul delapan malam, di seluruh dunia, semua orang ingin menonton pertandingan yang satu ini,” ujarnya.
Meski bertindak sebagai tim tamu, Emery menargetkan The Gunner pulang membawa tiga poin penuh. Ia ingin mengalahkan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer.
“Para pemain ingin memainkan pertandingan berikutnya. Kami tahu ini adalah peluang yang sangat besar bagi kami untuk mendapatkan tiga poin, tetapi di atas semua itu adalah untuk menikmati setiap pelatihan saat mempersiapkan pertandingan ini,” tuturnya.
“Saya senang menunggu saat ini. Tetapi saya juga tahu kami harus menyiapkan pertandingan yang sempurna karena tiga poin itu sangat penting bagi keduanya,” ujar pelatih berkebangsaan Spanyol ini.
(fat/pojoksatu)

Jelang MU Vs Arsenal: Emery Puji Solskjaer, tapi Jangan Ge-er Ya!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Bigmatch pekan ke-7 Premier League musim 2019/20 antara Manchester United (MU) kontra Arsenal akan tersaji di Old Trafford, Senin malam atau Selasa (1/10/2019) dini hari WIB. Jelang laga laga prestisius itu, manajer Arsenal, Unai Emery memuji bos MU, Ole Gunnar Solskjaer.
Dikutip Pojoksatu.id dari Manchester Eveneing News, Emery mengungkap alasan mengapa Solskjaer dianggap sebagai sosok yang tepat untuk memimpin Manchester United.
BACA JUGA: Klasemen Liga 1 Usai Pekan 21: Unggul 12 Poin, Jalur Juara Terbuka Lebar buat Bali United
Solskjaer mendapat sorotan karena hasil dan penampilan timnya baru-baru ini. Kekalahan 0-2 dari West Ham United pekan lalu, membuat pelatih berkebangsaan Norwegia itu banjir kritik dari pengamat dan fans Setan Merah.
Tapi Emery, yang akan memimpin Arsenal ke Old Trafford pada Senin malam, mengungkapkan faktor kunci mengapa Solskjaer adalah orang yang tepat untuk memimpin The Reds.
“Solskjaer memiliki pengalaman, dia adalah mantan pemain Man United. Ia tahu klub dengan sempurna, tahu persaingan di level tinggi dan memiliki pemain yang sangat bagus,” kata pelatih asal Spanyol itu.
Bukan cuma memuji, Emery juga memberi saran dan tips kepada Solskjaer agar bisa membawa MU ke papan atas Premier League.
BACA JUGA: Man City Menang Meyakinkan di Kandang Klub Sekota Liverpool
“Tantangannya adalah untuk mencapai konsistensi dan penampilan yang akan membuat mereka masuk empat besar.”
Meski mendapat pujian dari Emery, Solskjaer dan anak asuhnya patut waspada. Sebab musim lalu, MU tak pernah bisa mengalahkan Arsenal dana dua pertemuan di Premier League. Di Old Trafford, kedua tim bermain imbang 2-2, lalu kalah 0-2 di Emirates Stadium.
Mantan pelatih Paris Saint-Germain itu pun sangat tertantang bisa menaklukkan tim asuhan Solskjaer di Old Trafford.
“Kami akan bertarung pada hari Senin (Selasa dini hari WIB), pertama kalinya musim ini dan itu akan menunjukkan bagaimana kami dapat merespons, perbedaan kami dan mereka,” tuturnya.
Saat ini Arsenal menempati peringkat 8 klasemen sementara Liga Inggris dengan 11 poin dari 6 laga. Sementara MU di peringkat 11 dengan 8 poin, jumlah pertandingan sama.
(fat/pojoksatu)

Prediksi Line-up Liverpool Vs Barcelona, Siapa Gantikan Salah dan Firmino?

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Klub Premier League, Liverpool akan melakoni laga krusial kontra Barcelona, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB di Anfield Stadium. Pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions ini, The Reds dipastikan tanpa dua bomber andalannya, Roberto Firmino dan Mohamed Salah.
Kedua penyerang Liverpool itu mengalami cedera dan akan melewatkan perjuangan rekan-rekannya membalas kekalahan 0-3 dari Barca pada leg pertama lalu.
Lalu siapa yang akan dipilih Jurgen Klopp untuk mengisi posisi Firmino dan Salah?
Klopp tampaknya tidak punya banyak opsi di lini depan. Bintang muda asal Belgia, Divock Origi sepertinya akan jadi penyerang utama menggantikan peran Firmino.
Sementara pos yang ditinggal Salah tampaknya akan diisi oleh Xherdan Shaqiri. Meski kalah pamor dari Salah, Shaqiri sesungguhnya punya kualitas untuk merepotkan lini belakang Barcelona.
Naby Keita juga absen, sehingga lini tengah The Reds kemungkinan akan diperkuat trio Fabinho, Wijnaldum dan Henderson.
Adapun di lini belakang, Virgil van Dijk tetap jadi andalan ditemani Joel Matip. Sementara Robertson dan Alexander-Arnold membantu dari kedua sisi sayap.
Alisson yang kebobolan tiga kali di Camp Nou pekan lalu diharapkan tampil lebih baik malam ini. Sebab satu gol yang bersarang ke gawangnya, akan membuat beban kerja lini depan semakin bertambah untuk mengejar defisit.
Dari kubu Barcelona, Ernesto Valverde sepertinya tidak akan merombak suat The Winning Team. Lionel Messi dan Luis Suarez akan berduet di lini depan. Phillippe Coutinho tampaknya akan ditarik sedikit lebih ke belakang untuk membuat barisan gelandang dihuni empat pemain.
Kerjasama Gerard Pique dan Clement Lenglet di barisan pertahanan diharapkan Valverde mampu meredam ambisi tuan rumah yang membidik kemenangan empat gol.
Berikut prediksi laine-up Liverpool vs Barcelona:
Liverpool
Alisson; Alexander-Arnold, Matip, Van Dijk, Robertson; Henderson, Fabinho, Wijnaldum; Shaqiri, Origi, Mane
Barcelona
Ter Stegen; Roberto, Pique, Lenglet, Alba; Rakitic, Busquets, Vidal, Coutinho; Messi, Suarez
(fat/pojoksatu)

Chelsea Jadi Penentu Juara atau Tidaknya Manchester City Musim Ini

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City akan menjamu Chelsea di Etihad Stadium, Minggu (10/2/2019) malam WIB dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 27.
Dikemukakan sang manajer, Pep Guardiola, jika timnya mampu memenangkan laga tersebut, maka kans The Citizens untuk memertahankan titel juara Liga Primer Inggris di musim ini semakin terbuka lebar.
City sendiri berpeluang kembali merebut pucuk klasemen setelah diambil alih Liverpool usai mengandaskan AFC Bournemouth dengan skor telak 3-0.
“Saya sudah tahu dalam lima atau enam tahun terakhir, juara bertahan tak bernasib baik dalam tahun berikutnya, semuanya keluar dari persaingan dan tidak memiliki kesempatan untuk memenangkan Liga Premier,” tuturnya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
“Jika kami menang melawan Chelsea, itu akan membantu kami, dan saya yakin kami akan berjuang untuk menjadi juara lagi.,” tandasnya.
Sejauh ini Manchester City telah menelan empat kekalahan, dua kali lebih banyak dibanding musim sebelumnya.
Karena itu, Guardiola menginginkan timnya menjadi tim pertama yang memenangkan gelar liga berturut-turut dalam satu dekade.
“Dalam dua musim terakhir, Leicester dan Chelsea tidak memiliki peluang, tetapi kami ada di puncak. Itulah yang paling saya sukai, tetapi kami ingin berada di sana sampai akhir,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)