PSG

Unggul 2 Gol sampai Menit 80, Real Madrid Malah Ditahan Imbang PSG

POJOKSATU.id, MADRID – Real Madrid hanya mampu bermain imbang saat menjamu raksasa Prancis, Paris Saint-Germain di Santiago Bernabeu, Rabu (27/11/2019) dini hari WIB. Sempat unggul dua gol hingga menit 80, kemenangan Los Blancos buyar setelah tim tamu menyamakan kedudukan di sepuluh menit terakhir.
Tim asuhan Zinedine Zidane sebenarnya sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, beberapa menit sebelum kick off. Pasalnya, saingan terdekat Madrid, Club Brugge hanya bermain imbang lawan Galatasaray.
Meski demikian, Los Blancos tetap tampil agresif menghadapi Kylian Mbappe dkk. Apalagi mereka berambisi membalas kekalahan 0-3 pada pertemuan pertama di Paris.
Asa meraih kemenangan itu terbuka lebar saat memasuki menit 17. Karim Benzema sukses menjebol gawang Keylor Navas memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Isco yang sempat mengenai tiang. Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga jeda.
Di awal babak kedua, Thomas Tuchel memasukkan Neymar. Tapi PSG masih kesulitan menembus pertahanan Real Madrid.
Malah pada menit 79, Benzema menggandakan keunggulan Los Blancos setelah memaksimalkan umpan Marcelo. Madrid unggul 2-0 dan sepertinya akan memenangkan laga ini.
Tak disangka, PSG mampu bangkit di sepuluh menit terakhir. Pada menit 81, Mbappe memperkecil ketinggalan timnya usai menerima umpan Thomas Meunier.
Lalu dua menit berselang, Pablo Sarabia membungkam publik Bernabeu karena mampu mengubah skor menjadi imbang 2-2. Skor ini bertahan hingga laga usai.
Hasil ini tidak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen. Sudah sama-sama lolos. PSG dipastikan sebagai juara grup dan Real Madrid runner-up Grup A.
(fat/pojoksatu)

Biar Tenang di Jendela Transfer Januari, PSG Berencana Perpanjang Kontrak Neymar

POJOKSATU.id, PARIS – Meski dibenci banyak fans Paris Saint-Germain setelah mendesak dijual pada jendela transfer musim panas lalu, tapi petinggi PSG tampaknya masih membutuhkan sama Neymar. Terbukti jawara Ligue 1 itu berencana memperpanjang kontrak sang superstar.
Neymar yang bergabung dengan PSG pada musim panas 2017 lalu, sebenarnya masih terikat kontrak di Paris sampai 2022 mendatang. Saat ini, penyerang asal Brasil itu menerima gaji 34 juta poundsterling atau sekitar Rp570 miliar per musim.
BACA JUGA: Jadwal Wakil Indonesia di Perempat Final Korea Open 2019 Hari Ini, Dominan Lawan Taiwan
Lebih rinci, penghasilan Neymar di Parc des Princes mencapai 630 ribu pounds atau mendekati angka Rp11 miliar per pekan.
Neymar jadi pahlawan kemenangan PSG saat lawan Strasbourg, Sabtu (14/9). (BBC)
Menurut media Prancis Le10 Sport sebagaimana dikutip dari Express, petinggi PSG tampaknya ingin lebih tenang dalam beberapa jendela transfer ke depan. Mengingat kencangnya ketertarikan sejumlah klub top Eropa untuk memboyong pemain termahal dunia itu pada jendela transfer musim panas lalu.
Untuk itu, manajemen PSG ingin segera memperpanjang kontrak Neymar untuk menutup jalan bagi klub peminat, terutama pada jendela transfer musim dingin, Januari mendatang.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa direktur olahraga PSG, Leonardo telah berbicara dengan penyerang Brasil itu tentang perpanjangan kontraknya.
Namun Neymar yang memang sudah lama ingin hengkang dan kembali ke Barcelona masih mempertimbangkan untuk menyetujui perpanjangan kontrak di PSG.
BACA JUGA: Bengal Permanen, Balotelli Ketahuan Merokok sebelum Laga Brescia Vs Juventus
Pemain 27 tahun masih memantau situasi Barcelona. Jika Blaugrana mampu menjaga keseimbangan neraca keuangan sehingga tetap di jalur financial fair play (FFP), tentu peluang Neymar kembali ke Camp Nou tetap terbuka.
Tapi harus diingat bahwa PSG tidak akan melepas sang superstar dengan murah. Barca harus menyamai atau bahkan lebih dari penilaian Les Parisian, sekitar 273 juta pound.
Musim ini penyerang PSG itu telah mencetak dua gol dari tiga penampilannya di Ligue 1 bersama PSG.
(fat/pojoksatu)

Batal Pindah ke Barcelona, Begini Nasib Neymar di PSG

POJOKSATU.id, PARIS – Superstar Paris Saint-Germain, Neymar gagal mewujudkan keinginannya kembali ke Barcelona pada jendela transfer musim panas 2019. Negosiasi yang alot antara Barca dan PSG membuat sang bintang harus gigit jari dan pasrah bertahan di Paris.
Dan kepastian Neymar bertahan di PSG itu mambuat rekan-rekannya semringah. Bukan hanya itu, kabar pemain 27 tahun itu batal hengkang juga jadi bahan bullyan pemain PSG lainnya.
BACA JUGA: Liverpool Didesak Jual MohamedSalah, Lalu Rekrut Dua Pemain Ini
Bintang PSG telah melobi petinggi klub agar dibolehkan kembali ke Barcelona sepanjang musim panas tetapi tidak berhasil.
Meskipun mantan klubnya telah berusaha sekuat tenaga untuk mencapai kesepakatan dengan juara Ligue 1, tapi akhirnya sang superstar akan dipaksa untuk tetap tinggal di Parc des Princes.
Penyerang sayap Paris Saint-Germain, Neymar.
Tidak perlu dipertanyakan lagi, Neymar memiliki keinginan kuat untuk bermain bersama Barcelona lagi sesegera mungkin, jadi pasti hanya masalah waktu sebelum saga dihidupkan kembali.
Untuk saat ini, Neymar dijadwalkan untuk musim ketiga di ibukota Prancis, setidaknya sampai jendela transfer musim dingin dibuka lagi pada Januari 2020.
BACA JUGA: 50 Transfer Pemain Top Selama Musim Panas 2019
Banyak penggemar yang ingin melihat kembalinya pemain yang mereka anggap sebagai pengkhianat, setelah menampilkan spanduk penghinaan terhadap Neymar pada pertandingan musim ini.
Sementara pemain Brasil itu kemungkinan akan menghadapi masa sulit untuk membalikkan hati para pendukung, posisinya di dalam skuat PSG juga kurang jelas.

Ini Penyebab Sesungguhnya Neymar Batal Pindah ke Barcelona, Padahal Rela Rogoh Kocek Sendiri

POJOKSATU.id, PARIS – Saga transfer Neymar berakhir dengan kegagalan. Superstar Brasil itu batal kembali ke Camp Nou karena alotnya negosiasi antara Barcelona dan klubnya, Paris Saint-Germain.
Berbagai manuver dan bentuk proposal sudah diajukan Barcelona ke PSG tapi semuanya ditolak. Bahkan Neymar sendiri ikut terlibat dalam negosiasi dengan bersedia merogoh kocek untuk memuluskan kepindahannya.
BACA JUGA: 20 Klub Paling Boros Selama Jendela Transfer Musim Panas 2019
Tapi jendela transfer musim panas 2019 sudah ditutup dan kesepakatan tak kunjung tercapai. Neymar pun dipastikan tetap tinggal di Paris setidaknya sampai Januari 2020.
Reporter Sky Sports News, Bryan Swanson memiliki cerita tentang mengapa Neymar tetap di PSG di akhir jendela transfer musim panas yang luar biasa.
Barcelona menawar Neymar dengan uang tunai 130 juta euro plus Ivan Rakitic dan Ousmane Dembele. Tapi PSG minta tambahan Todibo.
Menurutnya, nego transfer Neymar memang rumit. Ada pembeli yang tidak punya cukup uang dan penjual yang tidak benar-benar ingin menjual sang pemain.
PSG menetapkan banderol tinggi dan menolak untuk menurunkan harga yang diminta. Klub mengabaikan kebisingan dan permohonan pribadi, membuat bisnis menjadi sulit.
BACA JUGA: 50 Transfer Pemain Top Selama Musim Panas 2019
Raksasa Prancis memecahkan rekor pemain termahal dunia 222 juta euro untuknya pada Agustus 2017 dan secara terbuka menyatakan bahwa dia bisa pergi jika tawaran sesuai.
“Masih murah untuk pemain standar Neymar,” kata seseorang yang dekat dengan Bryan Swanson.

Besok Tes Medis, Bintang PSG Sepakat Pindah ke Real Madrid

POJOKSATU.id, MADRID – Real Madrid tampaknya akan menambah pemain baru pada hari terakhir jendela transfer musim panas 2019. Tawaran pertukaran pemain antara Keylor Navas dan bintang Paris Saint-Germain, Alphonso Areola sudah disepakati.
Menurut laporan AS, penjaga gawang Prancis berangkat ke Madrid untuk menjalani tes medis sebelum transfernya ke raksasa La Liga itu dirampungkan.
Areola tidak tampil ketika PSG menaklukkan Metz 2-0 di Ligue 1 pada Jumat malam. Padahal ia merupakan kiper nomor satu PSG, namun tidak dimainkan karena sedang dalam proses pindah.
Ini adalah pekan terakhir pertandingan domestik sebelum jeda internasional di mana Areola akan bergabung dengan Prancis. Dan hari Senin besok klub-klub Eropa akan sangat sibuk menuntaskan upaya perekrutan pemain bidikan karena jendela transfer akan ditutup.
Menurut AS, bos Real Zinedine Zidane mengatakan bahwa mereka masih berada di pasar untuk penandatanganan besar dan mungkin kedatangan lain sebelum batas waktu besok.
Kiper Real Madrid, Keylor Navas.
Navas telah berjuang untuk jadi pilihan utama sejak kedatangan Thibaut Courtois dari Chelsea. Bagaimanapun, kehadiran Areola akan menambah kedalaman skuat sekaligus jadi kompetisi yang sangat dibutuhkan kiper.
Musim panas ini El Real cukup aktif di pasar transfer pemain dengan mendatangkan beberapa nama besar, salah satunya Eden Hazard.
Mereka memikat pemain Belgia itu dari Chelsea dan membuat kesepakatan dengan Luka Jovic dan Ferland Mendy dari Eintracht Frankfurt dan Lyon.
(fat/pojoksatu)

Transfer Neymar ke Barcelona Batal, Kecuali Jika…

POJOKSATU.id, PARIS – Upaya Barcelona merekrut kembali Neymar pada jendela transfer musim panas ini menemui jalan buntu, bahkan terancam batal. Tapi ada satu kondisi yang bisa membuat Barca dengan mudah memulangkan striker Brasil ke Camp Nou.
Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, para petinggi Barcelona sudah siap-siap lempar handuk dalam perburuan Neymar.
Sejumlah proposal penawaran yang dilayangkan ke Paris Saint-Germain, mental. Klub Prancis punya permantaan terlalu tinggi, sementara Barca berusaha meminimalisir pengeluaran karena kondisi kas memang sedang tidak bagus.
Tapi menurut laporan tersebut, harapan Barcelona untuk merekrut kembali Neymar kini bergantung pada pemilik PSG, Nasser Al Khelaifi.
Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi – Neymar
Barcelona sekarang percaya bahwa tanpa perubahan besar pada jam terakhir dari pengusaha asal Qatar itu, kesepakatan untuk membawa Neymar kembali ke Camp Nou musim panas ini, batal.
PSG tidak mau terlalu merugi setelah mengeluarkan 222 juta euro untuk membeli Neymar dari Barcelona pada 2017 lalu.
Di sisi lain, Barcelona menggunakan sejumlah pemain untuk menurunkan jumlah uang yang mereka butuhkan di muka tetapi tuntutan PSG tetap di luar kemampuan Barcelona.
Jumat pagi dini hari, pihak Neymar masih menggambarkan pemindahannya kembali ke Camp Nou sebagai hal yang sulit. Barcelona telah menolak permintaan PSG untuk Ivan Rakitic, Jean-Claud Todibo, Ousmane Dembele (dengan status pinjaman), dan 130 juta euro atau sekitar Rp2,5 triliun.
Penolakan Ousmane Dembele untuk dimasukkan ke dalam kesepakatan telah menjadi batu sandungan terbesar.
Proposal untuk memasukkan bek muda Todibo juga akan mewajibkan Barcelona untuk masuk mencari bek lain.
Sementara itu, Ivan Rakitic dianggap kesal dengan sikap Barcelona memperlakukannya, menggunakannya sebagai pion dalam masterplan transfer Neymar’.
Dan ketidakpuasannya tampaknya telah meyakinkannya untuk pindah dari Barcelona jika ada kesempatan.
Neymar belum bermain selama 86 hari. Dia terakhir dalam aksi kompetitif untuk Brasil melawan Qatar pada Juni. Dia tidak akan bermain akhir pekan ini tetapi harus kembali setelah jeda internasional.
(fat/pojoksatu)

Keterlaluan…PSG Minta 2 Pemain Kunci Madrid atau Neymar Dijual ke Barca

POJOKSATU.id, PARIS – Masa depan bintang Paris Saint-Germain, Neymar di persimpangan jalan. Apakah pindah ke Real Madrid atau Barcelona. Klub Katalan kini difavoritkan karena sesuai keinginan sang superstar.
Tapi PSG tampaknya ingin memanfaatkan ‘El Clasico’ dalam saga transfer Neymar. Mengingat sang pemain lebih memilih Barcelona, klub Paris ‘menggoda’ Real Madrid kalau sang winger tidak akan dijual ke Barcelona. Tapi PSG minta dua pemain kunci El Real sebagai ‘tumbal’ Neymar.
Bintang PSG memang ingin kembali ke Barcelona tetapi, Real Madrid masih berharap untuk mengontrak pemain berusia 27 tahun itu.
Los Blancos telah mengalihkan perhatian mereka ke pemain internasional Brasil setelah Manchester United tidak mau menjual Paul Pogba musim panas ini.
PSG akan menghindari menjual Neymar ke Barcelona, ​​karena hubungan antara kedua klub tegang sejak kepindahannya dari Nou Camp pada 2017.
Dan stasiun TV Prancis Telefoot mengklaim PSG menuntut dua pemain Real Madrid sebagai imbalan bintang Samba itu.
Dikutip Pojoksatu.id dar Daily Express, PSG ingin Raphael Varane dan Vinicius Jr masuk dalam kesepakatan transfer Neymar.
Dua pemain kunci Real Madrid, Raphael Varane dan Vinicius Junior.
Varane secara konstan dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester United tetapi memutuskan untuk tetap di Real Madrid.
Tapi PSG akan senang untuk membawa pemenang Piala Dunia, sementara Vinicius juga dikagumi di Parc des Princes.
Namun, Real Madrid dilaporkan menolak gagasan melepas kedua pemain kuncinya itu.
Mereka awalnya ingin Gareth Bale dimasukkan dalam kesepakatan tetapi, untuk saat ini, pemain internasional Wales itu tetap bertahan.
El Real sekarang bisa menggunakan Thibaut Courtois atau Keylor Navas sebagai umpan.
Namun, kedua pemain memiliki sikap berbeda tentang kemungkinan meninggalkan Bernabeu sebelum jendela transfer ditutup pada 2 September.
Courtois ingin tetap bertahan, bertekad untuk mempersembahkan gelar setelah berjuang keras untuk tampil musim lalu. Sementara Navas, cukup terbuka untuk pindah.
Presiden PSG Leonardo baru-baru ini mengklaim Neymar telah melakukan kesalahan musim panas ini dengan mendesak untuk pergi.
“Neymar telah melakukan kesalahan,” katanya kepada RMC Sport.
“Aku tidak kenal dia sebelumnya. Seiring waktu, aku harus mengenalnya.”
“Jujur saya pikir dia adalah anak yang baik dengan hati yang sangat baik. Di lapangan, dia adalah pemain yang luar biasa.”
Namun, Leonardo menolak laporan bahwa Neymar dikeluarkan dari pelatihan bersama skuad tim utama oleh manajer Thomas Tuchel.
“Itu salah. Dia tidak dikeluarkan dari grup,” tambahnya.
“Dia mengikuti program rehabilitasi pribadinya. Dia pemain Paris Saint-Germain, dia masih di Paris selama tiga tahun, jadi jangan lupa.
“Kita harus menganalisis semuanya, kita harus memperbaiki semuanya sebelum dia bisa bermain lagi,” pungkasnya.
(fat/pojoksatu)

PSG Buka Kembali Peluang Barca Rekrut Neymar: Coutinho dan Rakitic Plus Uang Tunai

POJOKSATU.id, PARIS – Perwakilan Barcelona dan Paris Saint-Germain bertemu, Selasa (13/8/2019) hari ini untuk membahas transfer Neymar. Hasilnya, PSG membuka kembali peluang klub Katalan memboyong superstar Brasil lewat jalur pertukaran pemain.
Ada dua pemain yang diminta PSG untuk ditukar dengan Neymar. Yaitu Philippe Coutinho dan Ivan Rakitic. Selain itu, Barcelona juga masih harus menambah sejumlah uang tunai.
Dikutip Pojoksatu.id dari Givemesport.com, Direktur sepakbola Eric Abidal dan anggota dewan Javier Bordas terbang ke Prancis pada Selasa pagi untuk mencoba dan menegosiasikan kesepakatan.
Dan menurut Marund Lorente dari Mundo Deportivo, PSG mengatakan mereka menginginkan Coutinho, Ivan Rakitic plus uang tunai untuk pemain internasional Brasil.
Neymar saat masih di Barcelona bersama Ivan Rakitic (vivaronews.com)
Belum diketahui bagaimana bentuk detail permintaan PSG, termasuk jumlah uang tunainya.

En la reunión entre el Barça y el PSG se está hablando de que Coutinho y Rakitic más dinero sería la petició del club parisino para traspasar a Neymar.
— Marçal Lorente (@Marsallorente) August 13, 2019

“Dalam pertemuan antara Barca dan PSG, dikatakan bahwa Coutinho, Rakitic dan uang akan menjadi permintaan klub Paris untuk menjual Neymar,” tweet Lorente.
Barcelona sekarang tahu persis apa yang harus mereka lakukan untuk menandatangani kembali Neymar, yang tidak lagi memiliki masa depan di PSG dan sangat ingin kembali ke Camp Nou.
Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho.
Real Madrid juga tertarik untuk mengontrak pemain berusia 27 tahun itu bahkan sudah ada kesepakatan antar kedua klub, tetapi dipahami bahwa pilihan sang pemain adalah bergabung kembali dengan Barca.
Jika Barcelona mau memenuhi permintaan PSG, maka kita akan segera melihat kuartet penyerang Neymar, Lionel Messi, Luis Suarez dan Antoine Griezmann.
Barisan penyerang yang akan ditakuti tim manapun di dunia dan fans Barca boleh berharap tim mereka akan menjuarai Liga Champions musim ini.
(fat/pojoksatu)

MU Tawarkan Gaji Rp3,2 Miliar per Pekan, Rabiot Lebih Suka Gabung Liverpool

POJOKSATU.id, PARIS – Upaya Manchester United merekrut Adrien Rabiot yang berstatus bebas transfer, tampaknya bertepuk sebelah tangan. Setan Merah sudah menawarkan gaji besar, tapi sang gelandang malah lebih tertarik gabung klub rival, Liverpool.
Gelandang Prancis itu berstatus agen bebas setelah meninggalkan Paris Saint-Germain. Dan MU merupakan peminat serius Rabiot.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Daily Mail mengajukan tawaran gaji 170 ribu pounds (Rp3,2 miliar) per pekan.
Namun tawaran besar itu ditolak Rabiot dan menunggu tawaran resmi dari Liverpool yang baru saja menjuarai Liga Champions musim 2018/19.
Pemain asal Prancis itu meninggalkan PSG dengan status bebas transfer musim panas ini setelah berselisih dengan petinggi klub dan ingin pindah ke Liga Inggris.
Ole Gunnar Solskjaer ingin menambahkan pemain internasional Prancis itu sebagai bagian dari rencana pembangunannya kembali, dan klub telah mengajukan kesepakatan senilai sekitar 9 juta pounds per tahun dengan kontrak senilai 4,5 juta pounds.
Tapi Rabiot tidak tergoda. Ia adalah pengagum Steven Gerrard dan lebih suka bergabung Liverpool.
Adrien Rabiot sudah menarik minat sejumlah klub elit. Seperti Tottenham, Barcelona dan Juventus, tetapi tuntutan upah yang tinggi mencegahnya pindah pada Januari lalu.
Produk akademi PSG itu telah membuat 224 penampilan dan mencetak 24 gol untuk klub kota kelahirannya sejak debutnya pada tahun 2012.
Namun, Rabiot belum tampil bersama juara Ligue 1 besutan Thomas Tuchel sejak Desember 2018 setelah menolak menandatangani kontrak baru.
Gelandang elegan ini diskors setelah fotonya di kelab malam beredar usai kekalahan Liga Champions PSG oleh Manchester United pada bulan Maret. Kemudian ia menyukai posting media sosial Patrice Evra yang merayakan kemenangan MU.
Rabiot, yang bermain enam kali untuk negaranya, juga absen dalam skuad Piala Dunia 2018 Prancis lalu karena menolak masuk daftar siaga skuat dan belum dipanggil lagi sejak itu.
(fat/pojoksatu)

Mbappe Tutup Spekulasi Hengkang dari PSG

POJOKSATU. JAKARTA – Kylian Mbappe menutup spekulasi soal dirinya bakal hengkang di PSG musim panas.
Secara tegas, Mbappe mengatakan jika dirinya akan bertahan bersama PSG.
“Aku tinggal di PSG,” katanya dilansir Tribal Football.
Diketahui, belakangan Mbappe selalu dikaitkan dengan Real Madrid. Isu tersebut makin kencang pasca kembalinya Zidane ke kursi kepelatihan.
Mbappe bahkan membuat isu tersebut makin kencang setelah mengakui mengidolakan Pele dan Zidane.
Terkait ini, dirinya tidak membantah. Namun, ia menegaskan saat ini hanya sekedar kagum.
“Saya sepenuhnya terlibat dalam proyek PSG. Saya senang bagi Real Madrid bahwa Zizou (Zinedine Zidane) telah kembali.
“Aku akan menonton pertandingan mereka sebagai pengagum,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)