pt lib

Inilah Pemegang Hak Siar Liga 1 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah menentukan pemegang hak siar Liga 1 2019. Mereka menyebut pihak yang akan menyiarkan kompetisi kasta tertinggi Indonesia itu tak jauh berbeda dengan musim lalu.
Seperti diketahui, Liga 1 rencananya mulai dihelat pada 15 Mei mendatang. Laga PSS Sleman vs Arema FC bakal jadi partai pembuka di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5).
Para manajer klub juga sudah dikumpulkan PT LIB, Selasa (7/5). Salah satu yang dibahas adalah soal pemegang hak siar. Menurut Direktur PT LIB, Dirk Soplanit, pemegang hak siar tak jauh berbeda dengan tahun lalu. “Ya, masih sama dengan tahun lalu yakni Emtek Group,” kata Dirk Soplanit, dikutip Pojoksatu.id dari Jawapos.com.
Soal pembagian uang dari hak siar juga dalam pembahasan. Sebab klub-klub belum mendapatkan haknya yang tersisa dari musim 2019. Makanya dia belum bisa memastikan soal mekanisme pembayarannya.
“Tahun ini kami lihat nanti dulu. Prinsipnya saya harus sangat hati-hati untuk memberikan janji-janji melihat kondisi sekarang ini. Jangan lupa, PT LIB saat ini diambil alih oleh PSSI dan kami ditugaskan untuk mengisi supaya kompetisi berjalan. Kami juga berhadapan KLB yang harus berjalan. Karena saya di sini juga hanya seorang diri,” pungkasnya.
(fat/pojoksatu)

Tak Ada Waktu, PSSI Garansi PT LIB Tetap Operator Liga

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI meredamkan spekulasi soal pergantian operator liga yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.
PSSI menegaskan PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan kembali menjadi operator kompetisi berbagai kasta, seperti Liga 1 dan Liga 2 tahun ini atau musim 2019.
Dikemukakan Wakil ketua umum PSSI Iwan Budianto, tidak terjadi pergantian operator kompetisi karena merasa tidak ada waktu untuk cari operator yang baru.
“Tidak memungkinkan waktunya, karena kompetisi harus mulai paling cepat 1 Mei paling lambat 8 Mei,” tutur Iwan seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
“Jadi, kapan mereka mau cari sponsor kalau operator baru. PT LIB tetap menjadi operator namun ada pergantian direksi untuk peremajaan,” sebut dia.
Nantinya, sahut Iwan, penunjukkan petinggi PT LIB yang baru akan dilakukan ketika Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) digelar.
“Rencananya, agenda tersebut dilangsungkan pada 18 Februari 2019,” ujarnya.
Pernyataan yang disampaikan Iwan ini pun sekaligus mematahkan isu yang beredar luas di publik. Sebelumnya, ada rumor yang menyebutkan PT LIB tidak akan menjadi operator liga musim 2019.
Namun, sejumlah petinggi di PT LIB telah memutuskan mundur, di antaranya komisaris, Glenn Sugita dan direktur utama, Berlinton Siahaan.
(qur/pojoksatu)