radja nainggolan

Radja Nainggolan Mau Ditukar Vidal, Tak Disangka Begini Respon Barcelona

POJOKSATU.id, BARCELONA – Rekasasa Serie A, Inter Milan menawarkan pertukaran gelandang kepada Barcelona. Radja Nainggolan disodorkan untuk mendapatkan Arturo Vidal.
Namun tawaran Nerazzurri tersebut tampaknya tidak menarik minat klub raksasa Katalan.
Menurut outlet Italia, Calciomercato, Antonio Conte tidak memasukkan Nainggolan dalam rencananya musim depan. Selain ‘menjajakan’ ke Barca, Inter juga menawarkan gelandang berdarah Batak itu ke Manchester United untuk mendapatkan Nemanja Matic.
Bos baru Inter, Antonio Conte dilaporkan ingin bereuni dengan mantan anak asuhnya di Juventus, Arturo Vidal yang kini berseragam Barcelona.
Arturo Vidal – Gelandang Barcelona.
Nainggolan baru menandatangani kontrak dengan Inter musim panas lalu dan pemain Belgia itu gagal memenuhi harapan semenjak kepindahannya dari AS Roma. Performa pemain berusia 31 tahun itu tak lagi terlihat seperti ketika bermain bersama Roma selama bertahun-tahun.
Ketika Nainggolan dalam penurunan performa, Vidal malah membuktikan dirinya sebagai salah satu kartu truf di Camp Nou.
Bintang Chile mengalami masa yang sulit setelah ia pertama kali pindah ke Camp Nou tetapi pada paruh kedua musim lalu Vidal adalah salah satu pemain top Blaugrana.
Tawaran Inter untuk menukar Nainggolan dengan Vidal pun langsung ditolak Barcelona.

+ BREAKING +
Inter offered Barcelona a Nainggolan-Vidal swap, but they rejected the idea 🔄🤨
📰 via @DiMarzio
— Italian Football TV (@IFTVofficial) July 5, 2019

Keputusan Barcelona untuk menolak tawaran raksasa Italia sepertinya adalah keputusan yang bijaksana.
Valverde harus melakukan semua yang dia bisa untuk mempertahankan jenderal lapangan tengah veteran seperti Vidal – ditambah dengan pemain seperti Ivan Rakitic dan Sergio Busquets, Blaugrana memiliki panutan yang sempurna untuk bintang muda mereka, Frenkie de Jong dan Arthur Melo.
(fat/pojoksatu)

Demi Bintang MU, Inter Tawarkan Gelandang Berdarah Batak Plus Uang Rp190 Miliar

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Inter Milan kembali mengincar pemain bintang Manchester United. Setelah upaya merekrut Romelu Lukaku berjalan alot, kini Nerazzurri membidik Nemanja Matic.
Demi mendapatkan gelandang bertahan berkebangsaan Serbia itu, Inter menawarkan Radja Nainggolan ditambah uang tunai 10 juta poundsterling atau sekitar Rp190 miliar.
Matic dikontrak dari Chelsea dua tahun lalu dan sejauh ini masa depannya di Old Trafford masih tanda tanya.
Pemain internasional Serbia menikmati kampanye pertama yang solid, membantu Setan Merah mencapai final Piala FA di bawah Jose Mourinho.
Tapi kini, klaim ESPN, Matic tidak cocok dengan Ole Gunnar Solskjaer dan menjajaki kemungkinan hengkang setelah ada minat dari Italia.
Dikutip Pojoksatu.id dari Express, Inter berusaha untuk mendapatkan bintang United, Romelu Lukaku ketika Antonio Conte ingin menjadikannya pengganti Mauro Icardi.
Tapi sekarang mereka juga menginginkan Matic.
Dan laporan itu mengklaim bahwa United akan ditawari uang dan Nainggolan dengan harapan MU mau melepas pemain 30 tahun itu.
Gelandang Manchester United, Nemanja Matic.
Nainggolan telah dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Premier beberapa waktu lalu.
Dan pemain internasional Belgia itu mengungkapkan pada 2017 bahwa dia menolak kesempatan untuk bermain di Inggris.
“Chelsea pada musim panas 2017 menawarkan saya lebih banyak uang daripada Italia,” kata mantan bintang Roma itu.
“Dan pastinya itu adalah klub yang hebat. Tetapi saya ingin bangun di pagi hari di tempat di mana saya merasa baik, dan saya tidak ingin membuang semua rasa hormat yang layak saya dapatkan dalam 12 tahun di Italia dan karenanya saya bekerja sangat keras.”
“Ada banyak komponen yang harus dievaluasi. Ada juga Manchester United, tetapi saya tidak peduli.
“Jika Anda ingin menonton pertunjukan sepak bola, Anda jelas menonton Liga Premier. Stadion-stadion penuh, ladang sempurna dan ritme tinggi. Di Inggris, sepak bola tidak sepraktis di Italia.”
Radja Nainggolan – Gelandang Inter Milan.
“Jika mereka bertanya di mana saya ingin bermain, saya bisa mengatakan di Premier League, tapi saya sudah di sini, di Italia begitu lama sehingga saya tidak perlu mengubah apa pun,” tutur gelandang berdarah Batak itu.
Solskjaer menginginkan setidaknya dua gelandang musim panas ini bersama Bruno Fernandes dan Sean Longstaff.
Tetapi yang ketiga mungkin diperlukan jika Matic setuju pindah ke Italia dan Nainggolan juga mau berkarir di Old Trafford.
(fat/pojoksatu)

Pantas Inter Murka, yang Dilakukan Radja Nainggolan Sudah Keterlaluan!

POJOKSATU.id, MILAN – Gelandang Inter Milan, Radja Nainggolan benar-benar tak abaikan saat Inter Milan sukses memetik kemenangan atas Napoli dengan skor tipis 1-0 di Guiseppe Meazza, dini hari tadi.
Sebelumnya, klub memang telah mengumumkan tidak akan memainkannya di laga itu sebagai sanksi atas tindakan indisipliner sang pemain.
Selain sanksi, pemain keturunan Indonesia itu juga dikenai denda finansial sebesar EUR 100 ribu atau setara Rp1,6 miliar.
Sebagaimana diketahui, Nainggolan dikenai sanksi karena kerap terlambat datang ke sesi latihan. Namun, belakangan mencuat jika sanksi tegas yang diberikan Inter terhadapnya atas tindakan pembangkangan terhadap klub.
Dikutip dari Goal, media di Italia, La Gazzetta dello Sport melaporkan jika, sanksi yang dijatuhkan pada Nainggolan setelah kedapatan menggelar pesta sesaat setelah Inter ditahan imbang 1-1 oleh Chievo Verona di Verona akhir pekan lalu.
Pemain berjuluk ‘Ninja’ itu bahkan menolak pulang ke ‘kandang’ bersama tim saat ini. Ia justru memilih menghabiskan malam di sebuah klub malam setempat hingga larut malam. Sehari berselang, dia terlambat datang latihan reguler hingga akhirnya dihukum.
Penampilan Nainggolan bersama Inter sejauh musim ini belum dibilang mengenaskan. Memainkan 15 pertandingan, eks penggawa AS Roma itu baru megemas 3 gol.
(qur/pojoksatu)

Jengah, Inter Milan Beri Sinyal Depak Pemain Keturunan Indonesia Ini!

POJOKSATU.id, MILAN – Gelandang Inter Milan keturunan Indonesia, Radja Nainggolan tengah dhukum timnya atas persoalan indisipliner.
Mantan penggawa AS Roma itu ditepikan di laga pekan 18 saat Nerrazurri tampil kontra Napoli dalam lanjutan Serie A Italia, Kamis (27/12) dini hari WIB.
Inter bahkan berpotensi melepasnya pada bursa transfer pemain musim dingin Januari mendatang karena sudah kehilangan kesabaran menghadapi sikap indisipliner sang pemain.
Gelandang Barcelona Ini Berdoa Mati-matian demi Neymar
Anjlok, Segini Nilai Jual Neymar di Pasaran!
Dikutip dari Goal, Nainggolan sudah berulang kali datang terlambat mengikuti sesi latihan. Gazzetta dello Sport melaporkan pihak manajemen sudah jengah dan berencana untuk “membuangnya” awal tahun depan.
Inter Milan sendiri mendapatkan tanda tangannya dari AS Roma pada musim panas tahun ini dengan nilai mahar senilai EUR 38 juta atau setara Rp628 miliar.
Di sisi lain, salasatu klub raksasa Tiongkok, Guangzhou Evergrande pernah mengungkapkan ketertarikannya untuk menandatangani pemain berdarah Batak tersebut.
(qur/pojoksatu)

Indisipliner, Inter Milan Akan Parkir Radja Nainggolan

POJOKSATU.id, MILAN – Inter Milan telah menjatuhkan sanksi untuk pemainnya, Radja Nainggolan karena persoalan indisipliner.
Dikutip dari BBC Sports, gelandang keturunan Indonesia itu telah diskors termasuk dikenakan denda oleh klubnya karena alasan disiplin.
Nainggolan dihukum karena terlambat mengikuti program latihan, dan sang pemain bukan pertama kalinya melakukan tindakan indispliner tersebut.
Nainggolan bergabung dengan Inter Milan dari AS Roma dalam kesepakatan pertukaran 33 juta poundsterling di musim panas dan telah mencetak tiga gol dalam 15 pertandingan untuk timnya.
Namun, Nainggolan akan melewatkan pertandingan Serie A melawan Napoli, yang berada di urutan kedua, di San Siro pada 26 Desember mendatang.
Nainggolan dijatuhkan untuk pertandingan Roma pada awal 2018 karena video Malam Tahun Baru karena menggunggah aktivitas minum minuman alkohol dan merokok.
Radja Nainggolan sendiri telah memutuskan mundur dari Timnas Belgia setelah tak diperhitungkan namanya di pentas Piala Dunia 2018 Rusia saat Belgia tampil sebagai juara ketiga.
(qur/pojoksatu)

Pemain Keturunan Indonesia Ini Tak Menyesal Pernah Tolak Klub-Klub Raksasa

POJOKSATU.id, MILAN – Gelandang serang Inter Milan, Radja Nainggolan tengah mengalami musim terbaiknya bersama Nerrazurri.
Bergabung dengan salahsatu raksasa kota mode Milan, Nainggolan mengaku sangat bangga bahkan mengaku makin terasah dan betah.
Padahal, sebelum memutuskan bergabung dengan Inter dari klub sebelumnya, AS Roma, pemain keturunan Indonesia itu ternyata pernah sangat diinginkan dua raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea dan Manchester United.
Namun Nainggolan mengaku lebih memilih tetap di Serie A Italia dan tak pernah menyesal menolak pinangan dua klub raksasa itu.
“Saya pernah memiliki banyak peluang untuk hengkang,” kata Nainggolan kepada  ESPN seperti dikutip dari Goal.
“Saya adalah tipe orang yang mengutamakan hidup dengan baik dan berada di klub yang bermain untuk menang, atau di mana saya bahagia dengan hidup saya,” sebut dia.
Nainggolan bahkan mengaku jika diri sempat diiming-imingi gaji selangit oleh Chelsea saat masih berkostum AS Roma.
“Ada banyak komponen–banyak yang harus dievaluasi. Saya bertahan di Italia, dengan AS Roma, karena saya harus mengakhiri dengan cara sebaik mungkin. Ada dari Manchester juga. Ada banyak hal yang saya tidak tertarik sama sekali. Tentu, Anda merasa tersanjung dengan minat itu, tapi beginilah keadaannya,” paparnya.
“Di Italia, Anda hidup dengan sangat baik–saya suka budaya dan gaya hidup di sini. Chelsea menawari saya lebih banyak uang dan mereka adalah klub besar,” imbuhnya.
(qur/pojokatu)

Radja Nainggolan Sebut Manajemen Inter Milan yang Terbaik

POJOKSATU.id, MILAN – jelang Derby della Madonnina antara Inter Milan versus AC Milan di giornata 9 lanjutan Serie A Italia, gelandang anyar Inter, Radja Nainggolan melontarkan pernyataan yang membuat panas kuping kubu I Rossonerri.
Dikemukakan mantan penggawa AS Roma berdarah keturunan Indonesia itu, Inter punya banyak pemain dengan kualitas level tertinggi.
“Namun saya juga melihat kekuatan Milan dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka tim kuat yang akan membuat kami berkeringat,” tutur Nainggolan pada La Gazzetta dello Sport seperti dikutip dari Goal.
Menurutnya, Inter adalah klub dengan manajemen yang lebih baik dibandingkan dengan klub-klub lainnya di Serie A, termasuk dengan mantan klubnya, AS Roma.
“Pada diri Inter saya melihat sebuah perusahaan yang benar-benar disiapkan secara baik. Mereka tahu cara menjalankan klub, orang-orang terbaik ada di sini. Steven Zhang selalu bersama kami,” sebut dia.
“Di AS Roma presiden hanya datang setahun sekali dan saya pikir seharusnya dia selalu hadir untuk memimpin klub,” tandasnya.
Karena itu, Nainggolan memberikan sinyalemen jika sikapnya selama ini menolak tawaran Juventus tidak terlepas dari ketertarikannya pada kondisi Nerrazurri tersebut.
“Inter harus meminimalkan kesalahan untuk memberi pesan kuat siap memanfaatkan setiap kesalahan yang dilakukan Juventus.” Ujarnya.
Ia pun mengaku tidak pernah iri dengan Juventus yang masih mendominasi dalam perebutan Scudetto “Juventus adalah tim kuat, mereka juara dalam tujuh tahun ke belakang tetapi liga masih panjang,” ucapnya.
“Iri pada Juve? Mereka memburu saya dalam lima tahun beruntun dan selalu saya tolak,” sambungnya menandaskan.
(qur/pojksatu)