rekor

Jadi Penyebab Gagalnya Ronaldo Lampaui Rekor Messi, Ini yang Dilakukan Ramsey

POJOKSATU.id, MOSCOW – Cristiano Ronaldo tidak hanya jadi bahan bully di media sosial karena kegagalan membobol gawang Lokomotiv Moscow, superstar Juventus itu juga gagal melampaui rekor Lionel Messi. Padahal CR7 punya kans cetak gol yang sayangnya ‘dirampok’ Aaron Ramsey.
Pada pertandingan di RZD Arena, Ronaldo mendapat peluang mencetak gol lewat tendangan bebas di awal laga. Sepakannya mengarah ke gawang dan kiper Lokomotiv, Guilherme gagal mengantisipasinya dengan sempurna.
Bola melewati kedua kaki Guilehrme dan sudah mengarah ke gawang. Tapi tiba-tiba muncul Ramsey menceploskan bola melewati garis gawang. Gelandang berkebangsaan Wales itu ‘merampok’ gol CR7. Namanya yang tercatat di papan skor, bukan Ronaldo.
Gelandang Juventus, Aaron Ramsey mencetak gol ke gawang Lokomotiv Moscow yang ‘seharusnya’ jadi milik Cristiano Ronaldo.
Dan hingga diganti pada menit 82, Ronaldo tak kunjung mencetak gol, meski pada akhirnya pertandingan itu dimenangkan Juventus lewat gol telat Douglas Costa.
Ronaldo pun gagal menjadi yang terdepan dalam daftar pemain paling banyak membobol gawang lawan di Liga Champions. Ronaldo dan rival abadinya, Lionel Messi masih sama-sama memegang rekor ini dengan 33 klub.
Usai pertandingan, Ramsey menjelaskan mengapa dirinya menyontek bola yang sudah nyaris melewati garis gawang itu.
“Saya pikir kiper jauh lebih dekat dari saya dan memiliki kesempatan untuk merebut (bola) kembali atau mungkin menghalaunya. Naluri saya mengambil alih untuk memastikan bahwa bola melewati garis,” kata Ramsey, dikutip Pojoksatu.id dari Bleacher Report.
Atas respon cepatnya yang berujung pada kegagalan Ronaldo membobol gawang Lokomotiv Moscow dalam dua pertemuan, Ramsey meminta maaf.
“Saya sudah meminta maaf kepada Cristiano,” ujar mantan gelandang Arsenal itu.
(fat/pojoksatu)

Lionel Messi Cetak Rekor Lagi, Pelatih Barcelona Bilang Begini

POJOKSATU.id, PRAHA – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde mengomentari keberhasilan anak asuhnya, Lionel Messi mencatat rekor baru di Liga Champions. Valverde bangga. Dia menyebut La Pulga tampak alami dan begitu mudah mencatat rekor, padahal sesungguhnya sangat sulit dicapai.
Pada pertandingan di Sinobo Stadium, Praha, Kamis (24/10/2019) dini hari WIB, Barcelona menang 2-1 atas Slavia Praha.
BACA JUGA: Hasil Lengkap Liga Champions Tadi Malam: Inter Taklukkan Dortmund, 4 Tim Tamu Menang
Messi membuka keungulan tim tamu atas klub Republik Ceko itu saat laga baru berjalan 3 menit.
Berhasil merebut bola di area pertahanan lawan, Messi kemudian bekerja sama dengan Arthur sebelum menceploskan si kulit bundar ke gawang Slavia. Skor 1-0 untuk Barca.
Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan pada menit 50 lewat aksi Jan Boril. Namun gol bunuh diri Peter Olayinka pada menit 57 memastikan kemenangan bagi anak asuh Ernesto Valverde.
Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde.
Dan gol ke gawang Slavia Praha dini hari tadi membuat nama Messi kembali masuk dalam buku rekor Liga Champions. Dikutip Pojoksatu.id dari Coral, Messi menjadi pemain pertama yang selalu mencetak gol dalam 15 musim berturut-turut.
Laporan Goal Internasional, gol ke gawang Slavia itu juga membuat Messi menyamai Cristiano Ronaldo dan Raul Gonzales yang mencetak gol melawan 33 lawan yang berbeda dalam kompetisi klub utama Eropa.
BACA JUGA: Prakiraan Jam Bertanding Wakil Indonesia di French Open 2019 Malam Ini, Mayoritas Lawan Tiongkok
Usai pertandingan, Valverde mengungkapkan bahwa Messi selalu berkembang dan menjadi lebih baik sehingga membuatnya mudah memecahkan rekor.
“Dia adalah pemain yang bisa memutuskan permainan apa pun. Setiap hari kita melihatnya dia lebih baik,” kata Valverde memuji pemain 32 tahun itu.

Cetak Gol ke Gawang Klub Ceko, Lionel Messi Catat Rekor Baru di Liga Chammpions

POJOKSATU.id, PRAHA – Superstar sekaligus Kapten Barcelona, Lionel Messi kembali mencatat rekor baru. Sebuah gol yang dilesakkan ke gawang Slavia Praha, Kamis (24/10/2019) dini hari tadi WIB, membawa Messi kini menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam 15 musim beruntun di Liga Champions.
Pada matchday ketiga Grup F UCL musim 2019/20 dini hari tadi, Barcelona membungkam tuan rumah Slavia Praha di Sinobo Stadium, Praha. Messi membuka keungulan tim tamu atas klub Republik Ceko itu saat laga baru berjalan 3 menit.
Berhasil merebut bola di area pertahanan lawan, Messi kemudian bekerja sama dengan Arthur sebelum menceploskan si kulit bundar ke gawang Slavia. Skor 1-0 untuk Barca.
Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan pada menit 50 lewat aksi Jan Boril. Namun gol bunuh diri Peter Olayinka pada menti 57 memastikan kemenangan bagi anak asuh Ernesto Valverde.
Dan gol ke gawang Slavia Praha dini hari tadi membuat nama Messi kembali masuk dalam buku rekor Liga Champions. Dikutip Pojoksatu.id dari Coral, Messi menjadi pemain pertama yang selalu mencetak gol dalam 15 musim berturut-turut.
Messi yang masuk tim senior Barcelona sejak musim 2004/2005, mencetak gol pertamanya di Liga Champions pada musim keduanya di Camp Nou.
Setelah itu, pemain yang kini berusia 32 tahun itu selalu mencatatkan namanya di daftar pencetak gol Liga Champions setiap musim. Gol terbanyak dibukukan Messi di kompetisi paling elit antar klub Eropa ini terjadi pada musim 2011/2012 dengan 14 gol.

Lionel Messi is the first player to score in 15 consecutive #UCL seasons:
2005-06 2006-07 2007-08 2008-09 2009-10 2010-11 2011-12 2012-13 2013-14 2014-15 2015-16 2016-17 2017-18 2018-19 2019-20
Going where no GOAT has gone before pic.twitter.com/uRyiEjJzNs
— Coral (@Coral) October 23, 2019

Musim ini, Messi memang baru mencetak satu gol di UCL. Dua laga sebelumnya, lawan Inter Milan dan Borussia Dortmund, La Pulga gagal mencatatkan namanya di papan skor.
(fat/pojoksatu)

Lampaui Rekor Gol Messi, Bintang Brasil Sanjung Puji Kylian Mbappe

POJOKSATU.id, BRUSSEL – Bintang Timnas Brasil, Thiago Silva memuji rekan setimnya di Paris Saint-Germain setelah tampil brilian menghadapi klub Belgia, Club Brugge. Mbappe mencetak hattrick pada laga itu dan mematahkan rekor gol Lionel Messi.
Hebatnya, Mbappe menampilkan performa apik itu sebagai pemain pengganti. Dia baru dimasukkan Thomas Tuchel pada menit 52 pada laga di Jan Breydel Stadion (Brugge), Rabu (23/10/2019) dini hari WIB.
Mbappe kemudian mencetak gol pada menit 61, lalu memberi assist untuk gol Mauro Icardi dua menit berselang. Pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 itu lalu mencetak dua gol untuk mencatat hattrick pada menit 79 dan 83. PSG pun menang 5-0.
Dikutip Pojoksatu.id dari Squawka, PSG menjadi pemain termuda yang mencetak 15 gol Liga Champions berusia 20 tahun, 306 hari, melampaui rekor superstar Barcelona Lionel Messi – yang mencatat 15 gol UCL saat berusia 21 tahun, 288 hari.

Kylian Mbappé is the youngest player in Champions League history to score 15 #UCL goals.
The player’s record he has broken? Lionel Messi. pic.twitter.com/jZF1aIykC2
— Squawka Football (@Squawka) October 22, 2019

Laporan Goal Internasional, Silva benar-benar terkesan dengan Kylian Mbappe yang baru saja menderita cedera punggung.
Kapten PSG, Thiago Silva.
“Dia hadir dengan baik, dia siap, dia memberi hadiah, saya tidak bisa memberi tahu lebih banyak karena dia adalah pemain yang luar biasa,” kata Silva.
“Saya sangat bahagia karenanya, untuk tim, untuk cara kami bermain hari ini. Di babak pertama, sangat sulit, kami tahu itu, tetapi di babak kedua kami jauh lebih efektif.”
“Kami memiliki peluang, kami mencetak gol. Terutama Kylian (Mbappe), pemain ini luar biasa.”
Kemenangan di Brugge membuat PSG semakin dekat menyegel tiket 16 besar. Mereka kokoh di puncak klasemen sementara Grup A dengan menyapu bersih tiga laga awal. PSG juga belum kebobolan sama sekali.
(fat/pojoksatu)

Cetak Brace ke Gawang Liverpool, Messi Samai Rekor Spesial Bintang Bayern

POJOKSATU.id, BARCELONA – Lionel Messi menjadi bintang kemenangan Barcelona saat membungkam Liverpool 3-0, Kamis (2/5/2019) dini hari. Pada laga leg pertama semifinal Liga Champions 2018/19 itu, Messi mencetak sepasang gol alias brace.
Barca membuka keunggulan lewat sontekan Luis Suarez usai menyontek bola sodoran Jordi Alba pada menit 26. Anak asuh Ernesto Valverde kemudian menggandakan keunggulan pada menit 75 setelah Messi menuntaskan bola rebound hasil sepekan Suarez yang mengenai mistar.
BACA JUGA: Jadwal Semifinal Liga Europa 3 Mei 2019
Messi menegaskan kemenangan tuan rumah setelah tendangan bebas cantik dari jarak jauh bersarang ke pojok kanan gawang Alisson Becker. Gol peraih lima Ballon d’Or pada menit 82 itu membuta Barca mengunci kemenangan 3-0.
Hasil yang membuat satu kaki Barca sudah berada di final. Mereka hanya butuh hasil imbang pada leg kedua pekan depan atau kalah tidak lebih dari dua gol.
Khusus bagi Messi, dwigol ke gawang Liverpool membuat dirinya menyamai rekor spesial penyerang Bayern Muenchen, Thomas Muller.
Thomas Muller. (@bayern/twitter)
Selama ini Muller menjadi satu-satunya pemain yang mampu membobol tiga klub berbeda dari Premier League sekaligus dalam satu musim Liga Champions, menurut catatan Opta.
BACA JUGA: Terkena Serangan Jantung, Begini Kondisi Iker Casillas
Muller melakukannya pada 2013/14 melawan Arsenal, Manchester City dan Manchester United. Sementara Messi membobol tiga klub Inggris musim ini, saat melawan Tottenham, Manchester United, dan sekarang Liverpool.
Dengan Liga Inggris yang sering menyebut dirinya sebagai liga terbaik di dunia, tentu jadi catatan mengesankan bagi Messi. Bagaimana dirinya bisa menaklukkan klub-klub dari Premier League itu. Catatan spesial yang sebelumnya hanya bisa dilakukan Muller.

3 – Lionel Messi is only the second player to score against three different English clubs in the same Champions League season (Spurs, Man Utd and Liverpool), after Thomas Muller in 2013-14 (Arsenal, Man City and Man Utd). Difference. #FCBLIV pic.twitter.com/CtjLs9VJyP
— OptaJoe (@OptaJoe) May 1, 2019

Pada pertandingan dini hari tadi, Messi juga mencetak gol ke-600 untuk Barcelona. Adapun leg kedua di markas Liverpool nanti dihelat pada Rabu (8/5/2019) mendatang.
(fat/pojoksatu)

Juara Piala Asia 2019, Qatar Ukir Sejarah Baru

POJOKSATU.id, ABU DHABI – Qatar tampil sebagai kampiun Piala Asia 2019 usai membungkam Samurai Biru, Jepang dengan skor meyakinkan 3-1.
Tiga gol Qatar disarangkan Almoez Ali di menit 12, Abdulaziz Hatem menit 27 dan Akram Afif lewat eksekusi penalti di menit 83.
Sedangkan satu gol Jepang di laga yang digelar di Sheikh Zayed Sports City, UEA, Jumat (1/2/2019) malam WIB itu dikreasi Minamino di menit 69.
Fantastis, Qatar Juara Piala Asia 2019

Historic night for Qatar! #AsianCupFinal #AsianCup2019 pic.twitter.com/CRLTOTODip
— #AsianCup2019 (@afcasiancup) February 1, 2019

Dengan hasil gemilang ini, Qatar sekaligus mencatatkan sejarah baru mengingat tahun ini adalah pertama kalinya mereka berhasil menembus final.
Selain itu, hasil minor yang diderita Samurai Biru menjadi kekalahan perdana mereka  setelah sebelumnya selalu menang dalam empat pertandingan final di Piala Asia.
Selain mencatatkan rekor tim, Qatar juga menyumbang seorang pemainnya Almoez Ali yang juga sukses mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak.
Ali yang turut menorehkan satu gol di laga final tersebut sukses mengoleksi sembilan gol di ajang tersebut sekaligus untuk melampaui jumlah top skorer sebelumnya, Ali Daei pada 1996 silam yang mengemas delapan gol.
(qur/pojoksatu)

Catat Empat Kali Menang Beruntun, Ole Gunnar Solskjaer Samai Rekor Sir Matt Busby

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Ole Gunnar Solskjaer sukses mensejajarkan diri dengan Sir Matt Busby yang memenangkan empat pertandingan beruntun pertamanya sebagai manajer Manchester United.
Capaian rekor Solskjaer itu didapat setelah United menyegel kemenangan meyakinkan 2-0 atas Newcastle United di St. James Park dalam Boxing Day pekan 21 lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis (3/1/2019) dini hari WIB.
Meski sempat kesulitan di periode pertama, United akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-64 melalui Romelu Lukaku, yang baru masuk ke lapangan kurang dari semenit sebelumnya.
Manchester United Empat Kali Menang Beruntun, Begini Perasaan Ole Gunnar Solskjaer
Marcus Rashford kemudian menggandakan skor tim tamu sepuluh menit sebelum laga usai atau di menit 80 dengan memaksimalkan umpan Alexis Sanchez.
Sejak ditunjuk sebagai manajer interim menggantikan Jose Mourinho yang dipecat, Solskjaer telah mencatatkan empat kemenangan alias menyumbang 12 poin dengan 14 gol yang tercipta.
Di bawah arahan Solskjaer, United melumat Cardiff City 5-1, membungkam Huddersfield 3-1 dan menang atas Bournemouth 4-1, dan terakhir mencuri poin penuh atas Newcastle United dengan skor 2-0.
Dikutip Pojoksatu.id dari Metro, dengan catatan ini, ia menjadi manajer United pertama sejak Sir Matt Busby yang legendaris pada tahun 1946 yang memenangkan empat pertandingan liga.
Rekor ini sendiri tak pernah diraih oleh manajer sekaliber Sir Alex Ferguson maupun Jose Mourinho sepanjang kiprahnya di Old Trafford.
Usai pertandingan pria asal Norwegia itu tak sanggup menutupi kegembiraannya. Ia menyebut para pemainnya mampu mengejawantahkan semua instruksinya.
“Akhirnya kami bisa meneruskan kemenangan. Performa yang sangat profesional. Kami memegang kendali, terus berusaha,” katanya seperti dikutip Pojoksatu.id dari Sky Sport.
Solskjaer pun memberikan catatan khusus untuk kedua pendonasi gol, Marcus Rasford dan Romelu Lukaku yang menurutnya tampil cukup mengesankan.
“Serangan hebat lagi dari Marcus, reaksi yang baik dari Rom (Lukaku). Ketika Anda melihat ‘Big Rom’ berlari ke arah Anda, saya pikir Anda akan menjauhkan tangan Anda,” ucapnya.
“Anda dapat bermain dengan mereka berdua (Rashford dan Lukaku), tidak masalah. Itu memberi saya pilihan,” sebut dia.
Solskjaer memang kemenangan ini sangat penting sebagai bekal positif timnya menatap pekan-pekan paling menentukan di Maret dan April, termasuk menghadapi babak 16 besar Liga Champions pada Februari mendatang.
“Ini saat yang tepat sekarang. Anda membutuhkan kebugaran itu. Menjelang bulan Maret dan April kita akan membutuhkan kaki (stamina),” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Bukan Ronaldo Saja, Lionel Messi Juga Baru Saja Pecahkan Rekor di Liga Champions

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Cristiano Ronaldo boleh saja memecahkan rekor sebagai pemain yang memetik 100 kemenangan di Liga Champions.
Namun, superstar Barcelona, Lionel Messi juga tak mau ketinggalan. Messi yang mencetak satu gol ke gawang PSV Eindhoven di matchday 5 Liga Champions baru saja memecahkan rekor sebagai pencetak gol paling produktif untuk klub tunggal.
Golnya ke gawang wakil Eravedise di menit ke-61 itu menegaskan ia lebih unggul dari Cristinao Ronaldo saat ia masih berkostum Real Madrid.
Peraih 5 Ballon d’Or itu kini telah membukukan gol ke-106 sepanjang kariernya bersama raksasa Catalonia tersebut.
Sejauh ini, La Pulga telah mencetak lima gol di Liga Champions musim ini untuk mengantarkan Azulgrana lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup B.
Terkait rekor ini, di bawah Lionel Messi diisi legenda Real Madrid, Raul yang berada di urutan ketiga dengan raihan 66 gol, sementara Karim Benzema duduk di posisi keempat berkat 47 gol yang dia cetak sejak tiba di Santiago Bernabeu pada 2009.
Thomas Muller dari Bayern Munchen dan legenda Juventus kini, Alessandro del Piero berbagi tempat di posisi kelima dengan kemasan 42 gol.
(qur/pojoksatu)

Cetak Hat-trick, Gabriel Jesus Catat Rekor Ciamik

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Striker Manchester City, Gabriel Jesus tampil menggila setelah mencetak hat-trick ke gawang Shakhtar Donesk di laga matchday 4 Liga Champions 2018/19 di Etihad Stadium.
Jesus mencetak gol dua kali lewat titik putih di menit 24 dan menit 72 serta gol di masa injury time di menit 90+2 untuk kemenangan setengah lusin The Citizens atas tim tamu.
Kemenangan telak 6-0 ini pun menjadi kemenangan terbesar skuat besutan Pep Guaridola di pentas paling prestisius di Eropa tersebut.
Lorenzo Insigne Catat Sejarah di Liga Champions, Apa Itu!
Dikutip dari Opta, Jesus menjadi pemain pertama yang mencetak dua penalti dalam pertandingan Liga Champions untuk klub Inggris, setelah Wayne Rooney (Manchester United) saat melawan Otelul Galati pada Oktober 2011.
Atas kemenangan gemilang itu pun, Manchester City kini kukuh di puncak klasemen Grup F Liga Champions dengan sembilan poin, diikuti Lyon (enam poin), Hoffeinheim (tiga) dan Shakhtar Donetsk (dua).
“Ini adalah penampilan yang luar biasa dari pemain. Sayang, kami belum lolos ke 16 Besar, tapi kami sangat dekat,” ujar Guardiola seperti dikutip dari BBC Sport.
City sebelumnya belum pernah menang 6-0 dalam sejarah klub di Liga Champions. Kemenangan terbesar sebelumnya dicapat saat mengalahkan Steaua Bucharest 5-0 Agustus 2016.
City kini makin menunjukkan betapa ganasnya mereka. Sebelum menang 6-0 atas Donetsk, The Citizens menang 6-1 atas Southampton di Premier League, empat hari lalu.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Lorenzo Insigne Catat Sejarah di Liga Champions, Apa Itu!

POJOKSATU.id, NAPOLI – Napoli terus menjaga asa lolos ke fase knock-out Liga Champions setelah memuncaki klasemen Grup C dengan raihan enam poin.
Di matchday 4 pertengahan pekan ini, Napoli harus berbagi angka dengan Paris Saint-Germain setelah laga yang digelar di San Paolo Stadium berakhir imbang 1-1.
Eksekusi penalti Lorenzo Insigne menyelamatkan kekalahan tuan rumah dari tamunya yang sempat unggul terlebih dahulu.

5 – Lorenzo Insigne is the first Italian player in Champions League history to score in five successive home matches in the competition. Poacher. pic.twitter.com/HGueNr5auF
— OptaJoe (@OptaJoe) November 6, 2018

Selain menyelamatkan muka Napoli dihadapan tifosinya, gol Insigne tersebut sekaligus memecahkan rekor individual baru di pentas paling prestisius di Eropa tersebut.
Dikutip dari Goal, merujuk pada satistik Opta, gol Insigne ditahbiskan sebagai pemain Italia pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol dalam lima partai kandang konsekutif.
Rekor pemain berusia 27 tahun itu dimulai dengan mengoyak jala Feyenoord dalam kemenangan 3-1 Napoli musim lalu.
Berikutnya, Insigne berturut-turut menyumbang gol saat I Partenopei menjamu Manchester City, Shakhtar Donetsk, serta Liverpool sebelum menjamu PSG.
Sejauh ini, Insigne telah mengemas total tiga gol Liga Champions musim ini dan tujuh gol di Serie A Italia untuk tim asuhan Carlo Ancelotti.
(qur/pojoksatu)